GILA! Wonogiri Sapu Bersih Layanan Adminduk 100 Persen, IKD Melejit Daerah Lain Sampai Datang Belajar!

16 hours ago 6
Perekaman e-KTP di Wonogiri. Foto diambil sebelum pandemi COVID-19

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Performa pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) Kabupaten Wonogiri benar-benar bikin geleng kepala. Data per 6 April 2026 menunjukkan capaian yang tidak main-main: sejumlah layanan utama sukses menembus angka 100 persen. Mulai dari perekaman KTP elektronik (e-KTP/KTP-el), kepemilikan akta kelahiran usia 0–18 tahun, hingga Kartu Identitas Anak (KIA), semuanya tuntas tanpa celah.

Namun yang paling mencuri perhatian adalah laju Identitas Kependudukan Digital (IKD). Saat ini, angka aktivasi sudah menyentuh 45,05 persen atau setara 377.060 penduduk. Angka ini bukan sekadar statistik—ini sinyal kuat bahwa Wonogiri sedang melaju kencang menuju era layanan publik full digital.

Di balik capaian ini, strategi yang diterapkan bukan setengah-setengah. Pemerintah Kabupaten Wonogiri melalui Disdukcapil langsung memotong jalur lama dengan menghapus layanan tatap muka di kantor dinas sejak 5 Juni 2023. Sebagai gantinya, masyarakat diarahkan menggunakan layanan berbasis digital yang terintegrasi.

Desa Nyawiji Migunani di seluruh desa/kelurahan
✓ Aplikasi Telunjuk Sakti (Android & Web App)
✓ Sistem layanan online tanpa antre, tanpa datang ke kantor

Langkah ini terbukti bukan sekadar eksperimen. Justru dari sinilah percepatan terjadi secara masif dan merata hingga ke tingkat desa.

Efek domino pun tak terhindarkan. Keberhasilan Wonogiri langsung jadi magnet perhatian daerah lain. Terbaru, Disdukcapil Kabupaten Batang datang langsung untuk mengintip dapur strategi sukses ini. Kunjungan koordinasi digelar Rabu (29/4/2026) di Kantor Disdukcapil Wonogiri, diikuti 15 personel yang serius menggali praktik terbaik.

Mereka tidak sekadar datang, tapi ingin membongkar formula keberhasilan—bagaimana Wonogiri bisa melesat jauh dalam layanan Adminduk online, sesuatu yang masih jadi tantangan di banyak daerah lain.

Di sisi lain, Disdukcapil Wonogiri menyambut kunjungan ini sebagai bentuk kolaborasi nyata antar daerah. Transfer pengetahuan dan pengalaman dianggap penting agar transformasi digital pelayanan publik bisa berjalan lebih cepat dan merata di Indonesia.

Kepala Disdukcapil Wonogiri, Herdian, secara tegas membeberkan kunci keberhasilan tersebut.

“Capaian aktivasi IKD kami mungkin sudah tertinggi se-Indonesia, hal ini karena semua bergerak, dinas kecamatan desa/kelurahan dan PKK, bergerak bersama, dan tentunya tidak lepas dari kesadaran Adminduk masyarakat Wonogiri yang sangat tinggi,” ujarnya.

Pernyataan ini menegaskan satu hal: keberhasilan ini bukan kerja satu pihak, melainkan gerakan kolektif dari pemerintah hingga masyarakat.

Dengan capaian 100 persen di layanan utama dan percepatan IKD yang terus menanjak, Wonogiri kini bukan sekadar mengikuti tren—melainkan sudah berada di depan sebagai role model transformasi digital Adminduk. Daerah lain? Mau tidak mau harus mulai mengejar. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|