Pancasila Harus Jadi Pedoman Generasi Muda

15 hours ago 10

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H Zulkarnaen SKM, menegaskan bahwa Pancasila merupakan sumber dari segala sumber kehidupan berbangsa dan bernegara yang wajib dijadikan pedoman oleh seluruh rakyat Indonesia. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus budaya luar, nilai-nilai luhur Pancasila dinilai semakin penting untuk dipertahankan, khususnya di kalangan generasi muda.

Penegasan tersebut disampaikan Zulkarnaen saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan bertema “Pancasila sebagai Sumber Nilai, Moral dan Etika Publik” di Jalan Denai No. 105, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Sabtu (30/5/2026).

Dalam kegiatan yang dihadiri Camat Medan Denai Yogi Prayoga, perwakilan Kelurahan Tegal Sari Mandala II, tokoh masyarakat, serta ratusan warga itu, Zulkarnaen mengingatkan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila merupakan sumber segala sumber berbangsa dan bernegara. Sebagai warga negara Indonesia, kita wajib menjunjung tinggi dan mempedomani nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra tersebut menilai saat ini bangsa Indonesia menghadapi tantangan serius berupa menurunnya pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, kemajuan teknologi yang tidak diimbangi dengan penguatan karakter dapat menyebabkan lunturnya moral dan jati diri bangsa.

“Pancasila adalah warisan berharga para pendiri bangsa. Jangan sampai nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya tergeser oleh budaya asing yang masuk melalui perkembangan teknologi dan informasi,” katanya.

Zulkarnaen menjelaskan, kelima sila dalam Pancasila mengandung nilai-nilai fundamental yang mengatur seluruh aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Mulai dari pengakuan terhadap keesaan Tuhan, penghormatan terhadap kemanusiaan, semangat persatuan, demokrasi yang berlandaskan musyawarah, hingga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Karena itu, ia menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol negara, melainkan sumber nilai, moral, dan etika publik yang harus menjadi landasan dalam setiap tindakan masyarakat.

“Pancasila adalah pedoman yang membentuk karakter bangsa. Jika nilai-nilai Pancasila terus dijaga, maka persatuan dan keharmonisan bangsa akan tetap terpelihara,” tegasnya.

Zulkarnaen juga menekankan pentingnya kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, edukasi semacam ini menjadi sarana untuk memperkuat kesadaran masyarakat agar tetap menjadikan Pancasila sebagai panduan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Mengutip pesan Proklamator RI Ir. Soekarno, Zulkarnaen menyebut Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia yang harus terus diwariskan kepada generasi penerus.

“Jangan sampai nilai-nilai Pancasila tergerus oleh zaman. Ketika nilai-nilai itu hilang, maka kita akan kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya.

Senada dengan itu, Camat Medan Denai, Yogi Prayoga, menyampaikan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah menjaga agar generasi muda tetap memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah derasnya pengaruh teknologi digital.

“Pancasila adalah jati diri bangsa. Karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menanamkan dan menjaga nilai-nilai luhur tersebut kepada anak-anak dan generasi muda,” katanya. (map/ila)

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H Zulkarnaen SKM, menegaskan bahwa Pancasila merupakan sumber dari segala sumber kehidupan berbangsa dan bernegara yang wajib dijadikan pedoman oleh seluruh rakyat Indonesia. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus budaya luar, nilai-nilai luhur Pancasila dinilai semakin penting untuk dipertahankan, khususnya di kalangan generasi muda.

Penegasan tersebut disampaikan Zulkarnaen saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan bertema “Pancasila sebagai Sumber Nilai, Moral dan Etika Publik” di Jalan Denai No. 105, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Sabtu (30/5/2026).

Dalam kegiatan yang dihadiri Camat Medan Denai Yogi Prayoga, perwakilan Kelurahan Tegal Sari Mandala II, tokoh masyarakat, serta ratusan warga itu, Zulkarnaen mengingatkan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila merupakan sumber segala sumber berbangsa dan bernegara. Sebagai warga negara Indonesia, kita wajib menjunjung tinggi dan mempedomani nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra tersebut menilai saat ini bangsa Indonesia menghadapi tantangan serius berupa menurunnya pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, kemajuan teknologi yang tidak diimbangi dengan penguatan karakter dapat menyebabkan lunturnya moral dan jati diri bangsa.

“Pancasila adalah warisan berharga para pendiri bangsa. Jangan sampai nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya tergeser oleh budaya asing yang masuk melalui perkembangan teknologi dan informasi,” katanya.

Zulkarnaen menjelaskan, kelima sila dalam Pancasila mengandung nilai-nilai fundamental yang mengatur seluruh aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Mulai dari pengakuan terhadap keesaan Tuhan, penghormatan terhadap kemanusiaan, semangat persatuan, demokrasi yang berlandaskan musyawarah, hingga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Karena itu, ia menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol negara, melainkan sumber nilai, moral, dan etika publik yang harus menjadi landasan dalam setiap tindakan masyarakat.

“Pancasila adalah pedoman yang membentuk karakter bangsa. Jika nilai-nilai Pancasila terus dijaga, maka persatuan dan keharmonisan bangsa akan tetap terpelihara,” tegasnya.

Zulkarnaen juga menekankan pentingnya kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, edukasi semacam ini menjadi sarana untuk memperkuat kesadaran masyarakat agar tetap menjadikan Pancasila sebagai panduan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Mengutip pesan Proklamator RI Ir. Soekarno, Zulkarnaen menyebut Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia yang harus terus diwariskan kepada generasi penerus.

“Jangan sampai nilai-nilai Pancasila tergerus oleh zaman. Ketika nilai-nilai itu hilang, maka kita akan kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya.

Senada dengan itu, Camat Medan Denai, Yogi Prayoga, menyampaikan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah menjaga agar generasi muda tetap memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah derasnya pengaruh teknologi digital.

“Pancasila adalah jati diri bangsa. Karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menanamkan dan menjaga nilai-nilai luhur tersebut kepada anak-anak dan generasi muda,” katanya. (map/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|