Komisi 4 DPRD Medan Desak Perbaikan Jalan Benteng Mabar Hilir, Warga Puluhan Tahun Terjebak Lumpur

14 hours ago 7

Komisi 4 DPRD Kota Medan mendesak Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan segera memperbaiki Jalan Benteng di Lingkungan 4, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli. Jalan sepanjang sekitar 700 meter itu disebut mengalami kerusakan parah dan telah menjadi keluhan warga selama puluhan tahun.

Desakan tersebut disampaikan Ketua Komisi 4 DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi bersama warga pada Sabtu (30/5/2026). Dari hasil tinjauan, kondisi jalan terlihat berlumpur, berlubang, dan sulit dilalui, terutama saat hujan turun.

“Kami sudah melihat langsung kondisi Jalan Benteng. Kerusakannya sangat memprihatinkan dan sudah lama dikeluhkan masyarakat. Ini harus segera menjadi perhatian pemerintah,” ujar Paul kepada wartawan, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, Jalan Benteng merupakan akses utama yang digunakan warga setiap hari untuk beraktivitas. Kerusakan jalan tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada anak-anak sekolah yang harus melewati jalur tersebut.

Paul mengungkapkan, banyak pelajar terpaksa membuka sepatu saat berangkat maupun pulang sekolah karena kondisi jalan yang dipenuhi lumpur. Situasi tersebut dinilai tidak layak terjadi di wilayah Kota Medan.

“Kasihan anak-anak sekolah. Mereka harus membuka sepatu agar tidak kotor karena jalan yang berlumpur. Ini menunjukkan perlunya penanganan segera,” katanya.

Karena itu, Komisi 4 DPRD Medan meminta Dinas SDABMBK menjadikan perbaikan Jalan Benteng sebagai program prioritas agar masyarakat dapat menikmati akses jalan yang aman dan nyaman.

Selain persoalan jalan rusak, Paul juga menerima keluhan terkait minimnya fasilitas penerangan di kawasan tersebut. Berdasarkan pengamatan di lapangan, Lingkungan 4 dan Lingkungan 5 masih minim Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), sehingga kondisi lingkungan menjadi gelap pada malam hari.

“Tidak ada lampu penerangan yang memadai. Warga mengeluhkan kondisi lingkungan yang gelap gulita dan tentu berpotensi mengganggu keamanan serta kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, Paul meminta Dinas Perhubungan Kota Medan segera memasang LPJU di kawasan tersebut guna meningkatkan keselamatan warga, terutama pada malam hari.

Ia menilai kondisi infrastruktur di kawasan Mabar Hilir perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Medan. Menurutnya, kerusakan jalan, buruknya drainase, serta minimnya penerangan membuat lingkungan terkesan kumuh dan tertinggal.

“Kami berharap Pemko Medan segera turun tangan. Infrastruktur yang layak adalah kebutuhan dasar masyarakat dan harus menjadi prioritas pembangunan,” tegas Paul.

Warga berharap aspirasi yang telah disampaikan melalui DPRD Kota Medan dapat segera ditindaklanjuti, sehingga persoalan jalan rusak dan minimnya penerangan yang telah berlangsung bertahun-tahun dapat segera teratasi. (map/ila)

Komisi 4 DPRD Kota Medan mendesak Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan segera memperbaiki Jalan Benteng di Lingkungan 4, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli. Jalan sepanjang sekitar 700 meter itu disebut mengalami kerusakan parah dan telah menjadi keluhan warga selama puluhan tahun.

Desakan tersebut disampaikan Ketua Komisi 4 DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi bersama warga pada Sabtu (30/5/2026). Dari hasil tinjauan, kondisi jalan terlihat berlumpur, berlubang, dan sulit dilalui, terutama saat hujan turun.

“Kami sudah melihat langsung kondisi Jalan Benteng. Kerusakannya sangat memprihatinkan dan sudah lama dikeluhkan masyarakat. Ini harus segera menjadi perhatian pemerintah,” ujar Paul kepada wartawan, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, Jalan Benteng merupakan akses utama yang digunakan warga setiap hari untuk beraktivitas. Kerusakan jalan tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada anak-anak sekolah yang harus melewati jalur tersebut.

Paul mengungkapkan, banyak pelajar terpaksa membuka sepatu saat berangkat maupun pulang sekolah karena kondisi jalan yang dipenuhi lumpur. Situasi tersebut dinilai tidak layak terjadi di wilayah Kota Medan.

“Kasihan anak-anak sekolah. Mereka harus membuka sepatu agar tidak kotor karena jalan yang berlumpur. Ini menunjukkan perlunya penanganan segera,” katanya.

Karena itu, Komisi 4 DPRD Medan meminta Dinas SDABMBK menjadikan perbaikan Jalan Benteng sebagai program prioritas agar masyarakat dapat menikmati akses jalan yang aman dan nyaman.

Selain persoalan jalan rusak, Paul juga menerima keluhan terkait minimnya fasilitas penerangan di kawasan tersebut. Berdasarkan pengamatan di lapangan, Lingkungan 4 dan Lingkungan 5 masih minim Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), sehingga kondisi lingkungan menjadi gelap pada malam hari.

“Tidak ada lampu penerangan yang memadai. Warga mengeluhkan kondisi lingkungan yang gelap gulita dan tentu berpotensi mengganggu keamanan serta kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, Paul meminta Dinas Perhubungan Kota Medan segera memasang LPJU di kawasan tersebut guna meningkatkan keselamatan warga, terutama pada malam hari.

Ia menilai kondisi infrastruktur di kawasan Mabar Hilir perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Medan. Menurutnya, kerusakan jalan, buruknya drainase, serta minimnya penerangan membuat lingkungan terkesan kumuh dan tertinggal.

“Kami berharap Pemko Medan segera turun tangan. Infrastruktur yang layak adalah kebutuhan dasar masyarakat dan harus menjadi prioritas pembangunan,” tegas Paul.

Warga berharap aspirasi yang telah disampaikan melalui DPRD Kota Medan dapat segera ditindaklanjuti, sehingga persoalan jalan rusak dan minimnya penerangan yang telah berlangsung bertahun-tahun dapat segera teratasi. (map/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|