Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Perjuangan terus menghadirkan inovasi pelayanan yang tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga memberikan pengalaman berkesan bagi pasangan pengantin. Terbaru, KUA Medan Perjuangan menghadirkan Wedding Wish Board atau Papan Harapan Pengantin sebagai ruang bagi pasangan yang baru menikah untuk menuangkan impian dan cita-cita mereka setelah resmi menjadi suami istri.
Inovasi yang digagas Kepala KUA Kecamatan Medan Perjuangan, H. Ramlan, MA, tersebut mulai diterapkan di kantor KUA yang berlokasi di Jalan Pendidikan No. 89, Kelurahan Tegal Rejo, Medan. Kehadiran papan harapan itu menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran pasangan pengantin bahwa pernikahan bukan hanya tentang prosesi akad, tetapi juga perjalanan panjang dalam membangun keluarga yang berkualitas.
“Pernikahan bukan hanya tentang akad dan seremoni, tetapi juga tentang komitmen jangka panjang untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, dan maslahah. Melalui Wedding Wish Board ini, kami ingin mengajak setiap pasangan untuk menuliskan impian serta tujuan mulia yang ingin mereka capai bersama setelah menikah,” ujar Ramlan, Jumat (12/6/2026).
Papan harapan tersebut ditempatkan di area pelayanan nikah sehingga dapat diakses oleh setiap pasangan yang telah melangsungkan akad. Berbagai harapan dan doa pun menghiasi papan itu, mulai dari keinginan membangun keluarga harmonis, memperoleh keturunan yang saleh dan salehah, hingga harapan untuk selalu diberikan kesehatan, keberkahan rezeki, dan kebahagiaan dalam mengarungi kehidupan rumah tangga.
Menurut Ramlan, kegiatan sederhana itu memiliki makna yang mendalam. Saat pasangan menuliskan harapan mereka, secara tidak langsung mereka sedang membangun visi dan komitmen bersama untuk masa depan keluarga.
“Ketika pasangan menuliskan harapan mereka, sesungguhnya mereka sedang membangun komitmen bersama. Ini menjadi langkah awal untuk memperkuat tujuan pernikahan dan menumbuhkan semangat dalam mengarungi kehidupan rumah tangga,” katanya.
Tak hanya menjadi media ekspresi, Wedding Wish Board juga diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi calon pengantin lainnya. Pesan-pesan positif yang ditinggalkan pasangan yang telah menikah dapat menjadi pengingat bahwa rumah tangga yang bahagia membutuhkan tujuan yang jelas, kerja sama, serta komitmen yang kuat dari kedua belah pihak.
Inovasi tersebut mendapat sambutan positif dari para pengantin. Mereka mengaku senang karena memiliki ruang khusus untuk mengabadikan harapan dan doa di salah satu momen paling penting dalam hidup mereka.
Melalui program ini, KUA Kecamatan Medan Perjuangan kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada administrasi pernikahan, tetapi juga pembinaan dan penguatan ketahanan keluarga sejak awal pernikahan.
Dengan mengusung tagline “Nikah di KUA Keren”, KUA Medan Perjuangan berharap berbagai inovasi yang dihadirkan dapat semakin mendekatkan masyarakat kepada KUA sekaligus mendorong lahirnya keluarga-keluarga Indonesia yang harmonis, berkualitas, dan penuh keberkahan. (omi/ila)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Perjuangan terus menghadirkan inovasi pelayanan yang tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga memberikan pengalaman berkesan bagi pasangan pengantin. Terbaru, KUA Medan Perjuangan menghadirkan Wedding Wish Board atau Papan Harapan Pengantin sebagai ruang bagi pasangan yang baru menikah untuk menuangkan impian dan cita-cita mereka setelah resmi menjadi suami istri.
Inovasi yang digagas Kepala KUA Kecamatan Medan Perjuangan, H. Ramlan, MA, tersebut mulai diterapkan di kantor KUA yang berlokasi di Jalan Pendidikan No. 89, Kelurahan Tegal Rejo, Medan. Kehadiran papan harapan itu menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran pasangan pengantin bahwa pernikahan bukan hanya tentang prosesi akad, tetapi juga perjalanan panjang dalam membangun keluarga yang berkualitas.
“Pernikahan bukan hanya tentang akad dan seremoni, tetapi juga tentang komitmen jangka panjang untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, dan maslahah. Melalui Wedding Wish Board ini, kami ingin mengajak setiap pasangan untuk menuliskan impian serta tujuan mulia yang ingin mereka capai bersama setelah menikah,” ujar Ramlan, Jumat (12/6/2026).
Papan harapan tersebut ditempatkan di area pelayanan nikah sehingga dapat diakses oleh setiap pasangan yang telah melangsungkan akad. Berbagai harapan dan doa pun menghiasi papan itu, mulai dari keinginan membangun keluarga harmonis, memperoleh keturunan yang saleh dan salehah, hingga harapan untuk selalu diberikan kesehatan, keberkahan rezeki, dan kebahagiaan dalam mengarungi kehidupan rumah tangga.
Menurut Ramlan, kegiatan sederhana itu memiliki makna yang mendalam. Saat pasangan menuliskan harapan mereka, secara tidak langsung mereka sedang membangun visi dan komitmen bersama untuk masa depan keluarga.
“Ketika pasangan menuliskan harapan mereka, sesungguhnya mereka sedang membangun komitmen bersama. Ini menjadi langkah awal untuk memperkuat tujuan pernikahan dan menumbuhkan semangat dalam mengarungi kehidupan rumah tangga,” katanya.
Tak hanya menjadi media ekspresi, Wedding Wish Board juga diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi calon pengantin lainnya. Pesan-pesan positif yang ditinggalkan pasangan yang telah menikah dapat menjadi pengingat bahwa rumah tangga yang bahagia membutuhkan tujuan yang jelas, kerja sama, serta komitmen yang kuat dari kedua belah pihak.
Inovasi tersebut mendapat sambutan positif dari para pengantin. Mereka mengaku senang karena memiliki ruang khusus untuk mengabadikan harapan dan doa di salah satu momen paling penting dalam hidup mereka.
Melalui program ini, KUA Kecamatan Medan Perjuangan kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada administrasi pernikahan, tetapi juga pembinaan dan penguatan ketahanan keluarga sejak awal pernikahan.
Dengan mengusung tagline “Nikah di KUA Keren”, KUA Medan Perjuangan berharap berbagai inovasi yang dihadirkan dapat semakin mendekatkan masyarakat kepada KUA sekaligus mendorong lahirnya keluarga-keluarga Indonesia yang harmonis, berkualitas, dan penuh keberkahan. (omi/ila)

3 hours ago
3

















































