BINJAI – Polemik pengelolaan parkir di Kota Binjai kian memanas. Di tengah tuntutan para juru parkir terkait kenaikan setoran yang dinilai tidak transparan, Ketua Persatuan Tukang Parkir (PETIR), Dedi Alamsyah, melaporkan dugaan intimidasi dan penganiayaan yang dialaminya ke Polres Binjai.
Laporan tersebut dibuat setelah Dedi mengaku menjadi korban tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh dua orang koordinator juru parkir berinisial SD dan IB. Peristiwa itu disebut terjadi sesaat sebelum Aliansi Pemuda dan Tukang Parkir menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Binjai, Kamis (11/6/2026).
Berdasarkan laporan yang diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Binjai, korban mengaku mengalami tindakan fisik yang diduga mengarah pada pengeroyokan. Dalam laporan tersebut disebutkan, salah seorang terlapor diduga memiting leher korban, sementara terlapor lainnya disebut melakukan pencekikan disertai ucapan bernada kasar.
Kasus tersebut kini telah masuk ke meja penyidik Polres Binjai untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Sebelumnya, Aliansi Pemuda dan Tukang Parkir tetap menggelar unjuk rasa di depan Balai Kota Binjai dengan membawa sejumlah tuntutan terkait tata kelola perparkiran.
Dalam aksi tersebut, massa meminta Pemerintah Kota Binjai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan parkir, termasuk mekanisme penarikan setoran kepada para juru parkir yang dinilai menimbulkan persoalan di lapangan.
Massa juga menyoroti transparansi pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir. Mereka meminta adanya keterbukaan informasi mengenai pendapatan yang diperoleh dari seluruh titik parkir yang tersebar di Kota Binjai.
Selain itu, para demonstran mendesak pemerintah untuk menertibkan oknum-oknum yang diduga melakukan tekanan terhadap juru parkir terkait kenaikan setoran tanpa sosialisasi maupun dasar yang jelas.
Sebagai bentuk transparansi, massa juga mengusulkan agar Dinas Perhubungan Kota Binjai secara berkala mempublikasikan capaian PAD sektor parkir kepada masyarakat. (ted/ila)
BINJAI – Polemik pengelolaan parkir di Kota Binjai kian memanas. Di tengah tuntutan para juru parkir terkait kenaikan setoran yang dinilai tidak transparan, Ketua Persatuan Tukang Parkir (PETIR), Dedi Alamsyah, melaporkan dugaan intimidasi dan penganiayaan yang dialaminya ke Polres Binjai.
Laporan tersebut dibuat setelah Dedi mengaku menjadi korban tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh dua orang koordinator juru parkir berinisial SD dan IB. Peristiwa itu disebut terjadi sesaat sebelum Aliansi Pemuda dan Tukang Parkir menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Binjai, Kamis (11/6/2026).
Berdasarkan laporan yang diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Binjai, korban mengaku mengalami tindakan fisik yang diduga mengarah pada pengeroyokan. Dalam laporan tersebut disebutkan, salah seorang terlapor diduga memiting leher korban, sementara terlapor lainnya disebut melakukan pencekikan disertai ucapan bernada kasar.
Kasus tersebut kini telah masuk ke meja penyidik Polres Binjai untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Sebelumnya, Aliansi Pemuda dan Tukang Parkir tetap menggelar unjuk rasa di depan Balai Kota Binjai dengan membawa sejumlah tuntutan terkait tata kelola perparkiran.
Dalam aksi tersebut, massa meminta Pemerintah Kota Binjai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan parkir, termasuk mekanisme penarikan setoran kepada para juru parkir yang dinilai menimbulkan persoalan di lapangan.
Massa juga menyoroti transparansi pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir. Mereka meminta adanya keterbukaan informasi mengenai pendapatan yang diperoleh dari seluruh titik parkir yang tersebar di Kota Binjai.
Selain itu, para demonstran mendesak pemerintah untuk menertibkan oknum-oknum yang diduga melakukan tekanan terhadap juru parkir terkait kenaikan setoran tanpa sosialisasi maupun dasar yang jelas.
Sebagai bentuk transparansi, massa juga mengusulkan agar Dinas Perhubungan Kota Binjai secara berkala mempublikasikan capaian PAD sektor parkir kepada masyarakat. (ted/ila)

4 hours ago
4

















































