KARO – Bupati Karo Antonius Ginting beraudensi ke Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia di Kantor Kemenko Pangan Jakarta pada Rabu (10/6) kemarin. Pertemuan itu guna membahas kerja sama lintas sektor demi memajukan potensi pertanian, pariwisata, dan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Karo.
Dalam audiensi tersebut, Antonius Ginting didampingi Kepala Bappedalitbang Abel Tarwai Tarigan, Kabid Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappedalitbang Henry Sharon Sitepu, membawa tiga agenda dan usulan proposal prioritas untuk langsung diserahkan kepada pihak kementerian.
Ketiga agenda itu meliputi, mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Di mana Pemerintah Kabupaten Karo menyampaikan proposal program kegiatan komprehensif guna memperkuat sektor pertanian daerah.
Program ini dirancang untuk menjaga kestabilan pangan nasional sekaligus mendongkrak pendapatan serta kesejahteraan para petani lokal di Tanah Karo. Kedua, revitalisasi Jalan Tongkoh (Simpang Pelawi)-Jaranguda untuk pariwisata.
Tujuannya untuk mendukung sektor pariwisata yang menjadi salah satu motor ekonomi daerah, Bupati Karo mengajukan proposal pinjam pakai lahan hutan. Lahan ini akan digunakan untuk revitalisasi Jalur Tongkoh (Simpang Pelawi) menuju Jaranguda, sehingga akses wisatawan menjadi lebih aman, nyaman, dan representatif.
Sebagai solusi konkret penanganan lingkungan hidup dan masalah domestik, Pemkab Karo mengajukan usulan pinjam pakai kawasan hutan untuk dialokasikan sebagai lokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah yang modern dan ramah lingkungan.
Antonius Ginting menegaskan bahwa langkah jemput bola ke pemerintah pusat ini merupakan komitmen nyata untuk mengatasi keterbatasan anggaran daerah demi pembangunan skala prioritas.
“Kabupaten Karo memiliki potensi pertanian dan pariwisata yang luar biasa. Melalui audiensi ini, kita berharap Kementerian Koordinator Bidang Pangan dapat memberikan dukungan penuh terhadap proposal yang kami ajukan. Sinergi ini sangat krusial, baik untuk kesejahteraan petani, kenyamanan wisatawan, hingga pengelolaan lingkungan hidup yang bersih melalui TPA yang layak,” ujar Antonius Ginting.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyambut baik kedatangan dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Karo. Pihak kementerian menyatakan akan segera mengkaji dan menindaklanjuti usulan-usulan tersebut bersama kementerian teknis terkait agar realisasinya dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. (deo/azw)
KARO – Bupati Karo Antonius Ginting beraudensi ke Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia di Kantor Kemenko Pangan Jakarta pada Rabu (10/6) kemarin. Pertemuan itu guna membahas kerja sama lintas sektor demi memajukan potensi pertanian, pariwisata, dan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Karo.
Dalam audiensi tersebut, Antonius Ginting didampingi Kepala Bappedalitbang Abel Tarwai Tarigan, Kabid Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappedalitbang Henry Sharon Sitepu, membawa tiga agenda dan usulan proposal prioritas untuk langsung diserahkan kepada pihak kementerian.
Ketiga agenda itu meliputi, mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Di mana Pemerintah Kabupaten Karo menyampaikan proposal program kegiatan komprehensif guna memperkuat sektor pertanian daerah.
Program ini dirancang untuk menjaga kestabilan pangan nasional sekaligus mendongkrak pendapatan serta kesejahteraan para petani lokal di Tanah Karo. Kedua, revitalisasi Jalan Tongkoh (Simpang Pelawi)-Jaranguda untuk pariwisata.
Tujuannya untuk mendukung sektor pariwisata yang menjadi salah satu motor ekonomi daerah, Bupati Karo mengajukan proposal pinjam pakai lahan hutan. Lahan ini akan digunakan untuk revitalisasi Jalur Tongkoh (Simpang Pelawi) menuju Jaranguda, sehingga akses wisatawan menjadi lebih aman, nyaman, dan representatif.
Sebagai solusi konkret penanganan lingkungan hidup dan masalah domestik, Pemkab Karo mengajukan usulan pinjam pakai kawasan hutan untuk dialokasikan sebagai lokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah yang modern dan ramah lingkungan.
Antonius Ginting menegaskan bahwa langkah jemput bola ke pemerintah pusat ini merupakan komitmen nyata untuk mengatasi keterbatasan anggaran daerah demi pembangunan skala prioritas.
“Kabupaten Karo memiliki potensi pertanian dan pariwisata yang luar biasa. Melalui audiensi ini, kita berharap Kementerian Koordinator Bidang Pangan dapat memberikan dukungan penuh terhadap proposal yang kami ajukan. Sinergi ini sangat krusial, baik untuk kesejahteraan petani, kenyamanan wisatawan, hingga pengelolaan lingkungan hidup yang bersih melalui TPA yang layak,” ujar Antonius Ginting.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyambut baik kedatangan dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Karo. Pihak kementerian menyatakan akan segera mengkaji dan menindaklanjuti usulan-usulan tersebut bersama kementerian teknis terkait agar realisasinya dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. (deo/azw)

4 hours ago
4

















































