Universitas Medan Area (UMA) kembali mengukuhkan komitmen dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan tinggi melalui pencapaian sertifikasi pendidik bagi para dosennya. Pada gelombang I kelulusan sertifikasi dosen tahun 2026, capaian dosen UMA yang mengantongi sertifikat profesional di lingkungan secara keseluruhan mencapai angka 91 persen.
Dari total 293 dosen di UMA, sebanyak 267 dosen kini telah berstatus tersertifikasi. Sedangkan 26 dosen sisanya berada dalam tahapan penyiapan dan pembinaan untuk kelulusan gelombang berikutnya. Demikian disampaikan Rektor UMA Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc di Medan, Selasa (22/9).
Rektor UMA mengapresiasi kepada para dosen yang telah berhasil melewati seluruh tahapan penilaian kualifikasi dan portofolio sertifikasi dosen tahun ini. “Pencapaian 91 persen dosen tersertifikasi ini merupakan bukti nyata dari dedikasi para pengajar UMA dalam menjaga profesionalisme dan standar mutu tridharma perguruan tinggi,” ujar rektor.
Sertifikasi dosen bukan sekadar formalitas. Menurut rektor, sertifikasi menunjukkan jaminan mutu bahwa proses pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di UMA dikelola oleh tenaga pendidik yang kompeten dan diakui secara nasional.
Kelulusan Serdos tahun 2026 per fakultas yakni lima dosen dari fakultas agama Islam, lima dosen dari fakultas hukum, empat dosen dari fakultas psikologi, tiga dosen dari fakultas ekonomi dan bisnis, tiga dosen dari fakultas pertanian, tiga dosen dari fakultas teknik serta seorang dosen dari fakultas ilmu sosial dan ilmu politik.
Dengan diraihnya sertifikasi profesional ini, menurut Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc, UMA terus memperkuat langkahnya untuk mendampingi 26 dosen yang belum tersertifikasi agar dapat segera memenuhi kualifikasi pada kelulusan periode mendatang. Upaya berkelanjutan ini diharapkan mampu membawa UMA menjadi perguruan tinggi yang semakin unggul, profesional, dan berdaya saing global. (dmp)
Universitas Medan Area (UMA) kembali mengukuhkan komitmen dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan tinggi melalui pencapaian sertifikasi pendidik bagi para dosennya. Pada gelombang I kelulusan sertifikasi dosen tahun 2026, capaian dosen UMA yang mengantongi sertifikat profesional di lingkungan secara keseluruhan mencapai angka 91 persen.
Dari total 293 dosen di UMA, sebanyak 267 dosen kini telah berstatus tersertifikasi. Sedangkan 26 dosen sisanya berada dalam tahapan penyiapan dan pembinaan untuk kelulusan gelombang berikutnya. Demikian disampaikan Rektor UMA Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc di Medan, Selasa (22/9).
Rektor UMA mengapresiasi kepada para dosen yang telah berhasil melewati seluruh tahapan penilaian kualifikasi dan portofolio sertifikasi dosen tahun ini. “Pencapaian 91 persen dosen tersertifikasi ini merupakan bukti nyata dari dedikasi para pengajar UMA dalam menjaga profesionalisme dan standar mutu tridharma perguruan tinggi,” ujar rektor.
Sertifikasi dosen bukan sekadar formalitas. Menurut rektor, sertifikasi menunjukkan jaminan mutu bahwa proses pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di UMA dikelola oleh tenaga pendidik yang kompeten dan diakui secara nasional.
Kelulusan Serdos tahun 2026 per fakultas yakni lima dosen dari fakultas agama Islam, lima dosen dari fakultas hukum, empat dosen dari fakultas psikologi, tiga dosen dari fakultas ekonomi dan bisnis, tiga dosen dari fakultas pertanian, tiga dosen dari fakultas teknik serta seorang dosen dari fakultas ilmu sosial dan ilmu politik.
Dengan diraihnya sertifikasi profesional ini, menurut Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc, UMA terus memperkuat langkahnya untuk mendampingi 26 dosen yang belum tersertifikasi agar dapat segera memenuhi kualifikasi pada kelulusan periode mendatang. Upaya berkelanjutan ini diharapkan mampu membawa UMA menjadi perguruan tinggi yang semakin unggul, profesional, dan berdaya saing global. (dmp)

9 hours ago
5

















































