Ketua Panitia Kurban GSI, Yuhan Perdana (kiri) saat penyerahan hewan kurban, Selasa (26/5/2026) | IstimewaSOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gerakan Solusi Indonesia (GSI) menyalurkan sejumlah hewan kurban ke berbagai wilayah di Karesidenan Surakarta dalam momentum Hari Raya Idul Adha 2026. Hewan kurban yang disalurkan tersebut dibeli langsung dari peternak lokal di Kabupaten Boyolali dan Kota Solo.
Ketua Panitia Kurban GSI, Yuhan Perdana, mengatakan, hewan kurban yang dibeli terdiri atas tiga ekor sapi dan sejumlah kambing. Menurutnya, pembelian hewan kurban dari peternak lokal merupakan bentuk dukungan nyata terhadap perekonomian masyarakat.
Penampakan sapi kurban dari Gerakan Solusi Indonesia (GSI), Selasa (26/5/2026). Salah satunya disalurkan di Mushola Sawit | Istimewa“Peternak-peternak lokal sapi dan kambing harus kita larisi. Apalagi Idul Adha hanya sekali setahun. Kalau kita datangi dan larisi tentu mereka senang,” ujar Yuhan saat mengantarkan hewan kurban, Selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan, jenis hewan yang dibeli antara lain sapi jawa, sapi madura dan kambing jawa. Menurutnya, kualitas ternak lokal tidak kalah karena proses perawatan dilakukan dengan baik sejak awal.
“Peternak lokal tidak kalah. Saat kami tanya, makanan hewan benar-benar diperhatikan. Kombinasi hijauan dan konsentratnya seimbang, termasuk vaksin dan vitaminnya juga diperhatikan,” paparnya, seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.
Yuhan menambahkan, hewan kurban tersebut disalurkan ke sejumlah daerah, di antaranya Mushola Mujahidin di Kecamatan Sawit, Boyolali, masjid di wilayah Masaran, Sragen, serta beberapa daerah lainnya di Soloraya.
Inilah penampakan kambing kurban dari Gerakan Solusi Indonesia (GSI), Selasa (26/5/2026) | IstimewaMenurutnya, penyaluran hewan kurban diprioritaskan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.
“Hewan kurban ini untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Semoga hewan kurban dari GSI bisa bermanfaat,” jelasnya.
Selain kegiatan kurban, GSI sebelumnya juga telah menggelar aksi sosial saat Hari Raya Idul Fitri dengan membagikan ribuan paket beras ukuran 5 kilogram kepada masyarakat. Beras tersebut juga dibeli dari petani lokal di wilayah Delanggu, Klaten.
“Kami ingin benar-benar hadir di masyarakat. Berasnya juga lokal, dari petani di Delanggu. Harapannya dari lokal untuk nasional. Produk lokal tidak kalah dengan produk lainnya,” tandasnya. [*]
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

22 hours ago
15

















































