SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura terus memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil. Plh. Sekda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan program strategis nasional di sektor pemenuhan gizi masyarakat.
Menurutnya, saat ini pembangunan SPPG terus berjalan dengan target sebanyak 31 SPPG, termasuk sekitar 30 dapur terpencil yang diupayakan dapat terealisasi secara menyeluruh. “Bupati terus melakukan koordinasi dengan seluruh elemen pemerintah untuk mendukung kebijakan pembangunan daerah maupun program strategis nasional,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah juga mendorong agar pengelolaan SPPG memanfaatkan potensi pangan lokal Kabupaten Jayapura sehingga kebutuhan bahan baku tidak lagi bergantung dari luar daerah.
Menurut Abdul Rahman Basri, pemanfaatan hasil produksi lokal dan dukungan koperasi diharapkan dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional, Gunalan, mengatakan Kabupaten Jayapura dipilih sebagai lokasi awal sosialisasi program promosi dan edukasi karena dinilai memiliki inovasi luar biasa dalam pelaksanaan program MBG.
Menurutnya, kegiatan sosialisasi tersebut menghadirkan 23 modul promosi dan edukasi yang akan dipelajari para petugas SPPG, kepala dapur, ahli gizi, hingga tenaga akuntansi agar dapat menjadi agen edukasi di masyarakat.
“Kabupaten Jayapura sebelumnya telah mendapat perhatian dari UNICEF dan delegasi Tiongkok karena keberhasilan pelaksanaan program MBG,” jelasnya.
Dari hasil kunjungan tersebut, terdapat enam testimoni positif, salah satunya meningkatnya minat siswa datang ke sekolah karena tertarik mendapatkan menu MBG.
“Testimoni dari Jayapura ini kami sebarkan ke seluruh Indonesia sebagai penyemangat bahwa Kabupaten Jayapura mampu memberikan kontribusi yang baik terhadap program MBG,” ujarnya.
SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura terus memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil. Plh. Sekda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan program strategis nasional di sektor pemenuhan gizi masyarakat.
Menurutnya, saat ini pembangunan SPPG terus berjalan dengan target sebanyak 31 SPPG, termasuk sekitar 30 dapur terpencil yang diupayakan dapat terealisasi secara menyeluruh. “Bupati terus melakukan koordinasi dengan seluruh elemen pemerintah untuk mendukung kebijakan pembangunan daerah maupun program strategis nasional,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah juga mendorong agar pengelolaan SPPG memanfaatkan potensi pangan lokal Kabupaten Jayapura sehingga kebutuhan bahan baku tidak lagi bergantung dari luar daerah.
Menurut Abdul Rahman Basri, pemanfaatan hasil produksi lokal dan dukungan koperasi diharapkan dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional, Gunalan, mengatakan Kabupaten Jayapura dipilih sebagai lokasi awal sosialisasi program promosi dan edukasi karena dinilai memiliki inovasi luar biasa dalam pelaksanaan program MBG.
Menurutnya, kegiatan sosialisasi tersebut menghadirkan 23 modul promosi dan edukasi yang akan dipelajari para petugas SPPG, kepala dapur, ahli gizi, hingga tenaga akuntansi agar dapat menjadi agen edukasi di masyarakat.
“Kabupaten Jayapura sebelumnya telah mendapat perhatian dari UNICEF dan delegasi Tiongkok karena keberhasilan pelaksanaan program MBG,” jelasnya.
Dari hasil kunjungan tersebut, terdapat enam testimoni positif, salah satunya meningkatnya minat siswa datang ke sekolah karena tertarik mendapatkan menu MBG.
“Testimoni dari Jayapura ini kami sebarkan ke seluruh Indonesia sebagai penyemangat bahwa Kabupaten Jayapura mampu memberikan kontribusi yang baik terhadap program MBG,” ujarnya.


















































