Viral! Uni Parjo Solo Jadi Magnet Baru, Kuliner Minang dan Jawa Tumpah Ruah di Jongke

15 hours ago 8
KulinerKetua DPD IKM Kota Surakarta, Yunaldi Efendi Piliang. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Suasana Pelataran Pasar Jongke, Kota Surakarta, mendadak berubah jadi lautan manusia, Sabtu (4/4/2026) sore. Peresmian UNI PARJO (Urang Minang Pasar Jongke) langsung menyedot perhatian warga. Ketua DPD Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Surakarta, Yunaldi Efendi Piliang, menegaskan momen ini bukan sekadar acara biasa—melainkan simbol kuat persaudaraan Minangkabau dan Jawa di tanah rantau.

Acara yang berlangsung dari pukul 16.00 hingga 23.00 WIB ini sukses menghadirkan atmosfer meriah, penuh warna budaya dan aroma kuliner yang menggoda dari berbagai penjuru Pasar Jongke. Ribuan pengunjung tampak antusias menikmati setiap sudut kegiatan yang menggabungkan kekayaan budaya Minang dan Jawa dalam satu panggung besar.

Dalam sambutannya, Yunaldi mengangkat filosofi Minangkabau yang sarat makna, “di ma bumi dipijak, di sinan langik dijunjuang.” Filosofi ini menjadi cerminan bagaimana masyarakat Minang mampu beradaptasi dan menghormati budaya lokal tanpa kehilangan identitasnya.

“Di Solo kami hidup berdampingan dengan masyarakat Jawa, saling menghormati dan memperkuat nilai kebersamaan, sembari tetap memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau,” ujarnya.

Tak hanya soal budaya, UNI PARJO juga menjadi panggung strategis bagi pelaku UMKM dan komunitas lokal. Event ini mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam ruang kolaborasi yang hidup dan produktif. Targetnya jelas—menjadikan UNI PARJO sebagai ikon baru wisata kuliner dan budaya di Solo yang wajib dikunjungi.

Ketua Panitia, Franky Simon, mengungkapkan bahwa ragam kuliner Nusantara menjadi magnet utama acara ini. Deretan menu khas Minang seperti nasi padang, sate padang, soto padang, lontong padang, teh talua, hingga kopi kawa, berpadu dengan kuliner Jawa seperti nasi pecel, nasi liwet, sate kere, bakmi, wedang uwuh, dan ronde.

Pengunjung tak hanya makan, tapi benar-benar merasakan perpaduan budaya dalam setiap sajian.

“UNI PARJO kami hadirkan sebagai ruang kebersamaan, di mana masyarakat bisa menikmati ragam kuliner sekaligus merasakan harmoni budaya Minang dan Jawa,” jelas Franky.

Tak berhenti di kuliner, panggung hiburan juga ikut mengguncang suasana. Penampilan KlaNesia Band feat Uda Robby sukses memanaskan malam, ditambah pertunjukan seni dari ISI Surakarta yang menghadirkan nuansa budaya autentik dan memukau.

Event ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Surakarta, Ikatan Keluarga Minang (IKM), serta Paguyuban Pedagang Pasar Jongke. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan kuatnya sinergi dalam mengangkat potensi lokal sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

Perwakilan Pemkot melalui Lurah Pajang turut memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara ini. Ia menilai UNI PARJO sebagai contoh nyata kolaborasi lintas budaya yang mampu mempererat persatuan masyarakat di tengah keberagaman.

Yunaldi pun menegaskan harapannya agar UNI PARJO tidak berhenti sebagai acara seremonial semata. Ia ingin kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM di kawasan Pasar Jongke.

“Kami mengundang seluruh masyarakat Solo dan dunsanak untuk hadir dan merasakan langsung kebersamaan ini. Mari jadikan UNI PARJO sebagai rumah bersama—tempat budaya bertemu, ekonomi tumbuh, dan persaudaraan menguat,” tandasnya. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|