<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:snf="http://www.smartnews.be/snf">
    <channel>
        <title>seputarnegara.com</title>
        <link>https://www.seputarnegara.com/</link>
        <description>Seputarnegara.com mengulas berita terkini dari berbagai negara, mencakup isu-isu global di bidang politik, ekonomi, dan budaya. Dengan sajian informatif, situs ini cocok bagi pembaca yang ingin memperluas wawasan internasional dan memahami dinamika dunia.</description>
        <lastBuildDate>Sun, 05 Apr 2026 10:09:11 +0700</lastBuildDate>
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
                    <item>
                <title>Viral! Uni Parjo Solo Jadi Magnet Baru, Kuliner Minang dan Jawa Tumpah Ruah di Jongke</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/viral-uni-parjo-solo-jadi-magnet-baru-kuliner-minang-dan-jawa-tumpah-ruah-di-jongke-12762.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG-20260405-WA0002.jpg?fit=1024%2C772&amp;ssl=1" data-caption="Ketua DPD IKM Kota Surakarta, Yunaldi Efendi Piliang. Istimewa "><img width="1024" height="772" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG-20260405-WA0002.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG-20260405-WA0002.jpg?w=1024&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG-20260405-WA0002.jpg?resize=100%2C75&amp;ssl=1 100w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG-20260405-WA0002.jpg?resize=180%2C135&amp;ssl=1 180w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG-20260405-WA0002.jpg?resize=238%2C178&amp;ssl=1 238w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG-20260405-WA0002.jpg?resize=681%2C513&amp;ssl=1 681w" sizes=" 1024px) 100vw, 1024px" alt="Kuliner" title="Kuliner"></a>Ketua DPD IKM Kota Surakarta, Yunaldi Efendi Piliang. Istimewa </figure></div>&#13;
        
<p><strong>SOLO, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong>&ndash; Suasana Pelataran Pasar Jongke, Kota Surakarta, mendadak berubah jadi lautan manusia, Sabtu (4/4/2026) sore. Peresmian UNI PARJO (Urang Minang Pasar Jongke) langsung menyedot perhatian warga. Ketua DPD Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Surakarta, Yunaldi Efendi Piliang, menegaskan momen ini bukan sekadar acara biasa&mdash;melainkan simbol kuat persaudaraan Minangkabau dan Jawa di tanah rantau.</p>
<p>Acara yang berlangsung dari pukul 16.00 hingga 23.00 WIB ini sukses menghadirkan atmosfer meriah, penuh warna budaya dan aroma kuliner yang menggoda dari berbagai penjuru Pasar Jongke. Ribuan pengunjung tampak antusias menikmati setiap sudut kegiatan yang menggabungkan kekayaan budaya Minang dan Jawa dalam satu panggung besar.</p>

<p>Dalam sambutannya, Yunaldi mengangkat filosofi Minangkabau yang sarat makna, &ldquo;di ma bumi dipijak, di sinan langik dijunjuang.&rdquo; Filosofi ini menjadi cerminan bagaimana masyarakat Minang mampu beradaptasi dan menghormati budaya lokal tanpa kehilangan identitasnya.</p>


<p>&ldquo;Di Solo kami hidup berdampingan dengan masyarakat Jawa, saling menghormati dan memperkuat nilai kebersamaan, sembari tetap memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau,&rdquo; ujarnya.</p>

<p>Tak hanya soal budaya, UNI PARJO juga menjadi panggung strategis bagi pelaku UMKM dan komunitas lokal. Event ini mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam ruang kolaborasi yang hidup dan produktif. Targetnya jelas&mdash;menjadikan UNI PARJO sebagai ikon baru wisata kuliner dan budaya di Solo yang wajib dikunjungi.</p>


<p>Ketua Panitia, Franky Simon, mengungkapkan bahwa ragam kuliner Nusantara menjadi magnet utama acara ini. Deretan menu khas Minang seperti nasi padang, sate padang, soto padang, lontong padang, teh talua, hingga kopi kawa, berpadu dengan kuliner Jawa seperti nasi pecel, nasi liwet, sate kere, bakmi, wedang uwuh, dan ronde.</p>



<p>Pengunjung tak hanya makan, tapi benar-benar merasakan perpaduan budaya dalam setiap sajian.</p>
<p>&ldquo;UNI PARJO kami hadirkan sebagai ruang kebersamaan, di mana masyarakat bisa menikmati ragam kuliner sekaligus merasakan harmoni budaya Minang dan Jawa,&rdquo; jelas Franky.</p>

<p>Tak berhenti di kuliner, panggung hiburan juga ikut mengguncang suasana. Penampilan KlaNesia Band feat Uda Robby sukses memanaskan malam, ditambah pertunjukan seni dari ISI Surakarta yang menghadirkan nuansa budaya autentik dan memukau.</p>


<p>Event ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Surakarta, Ikatan Keluarga Minang (IKM), serta Paguyuban Pedagang Pasar Jongke. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan kuatnya sinergi dalam mengangkat potensi lokal sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.</p>



<p>Perwakilan Pemkot melalui Lurah Pajang turut memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara ini. Ia menilai UNI PARJO sebagai contoh nyata kolaborasi lintas budaya yang mampu mempererat persatuan masyarakat di tengah keberagaman.</p>
<p>Yunaldi pun menegaskan harapannya agar UNI PARJO tidak berhenti sebagai acara seremonial semata. Ia ingin kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM di kawasan Pasar Jongke.</p>



<p>&ldquo;Kami mengundang seluruh masyarakat Solo dan dunsanak untuk hadir dan merasakan langsung kebersamaan ini. Mari jadikan UNI PARJO sebagai rumah bersama&mdash;tempat budaya bertemu, ekonomi tumbuh, dan persaudaraan menguat,&rdquo; tandasnya. <strong>Aris Arianto</strong></p>


<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Suasana Pelataran Pasar Jongke, Kota Surakarta, mendadak berubah jadi lautan manusia, Sabtu (4/4/2026) sore. Peresmian UNI PARJO (Urang Minang Pasar Jongke) langsung menyedot perhatian warga. Ketua DPD Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Surakarta, Yunaldi Efendi Piliang,...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/viral-uni-parjo-solo-jadi-magnet-baru-kuliner-minang-dan-jawa-tumpah-ruah-di-jongke-12762.html</guid>
                <pubDate>Sun, 05 Apr 2026 10:09:11 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG-20260405-WA0002.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Nasi Intip Meledak! Tapi Bukan Camilan, ini Strategi Tak Biasa Kecamatan Karangtengah Dongkrak IKD &amp; Pajak</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/nasi-intip-meledak-tapi-bukan-camilan-ini-strategi-tak-biasa-kecamatan-karangtengah-dongkrak-ikd-pajak-12760.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/Screenshot_20260405-084427_1.jpg?fit=627%2C484&amp;ssl=1" data-caption="Nasi Intip inovasi Kecamatan Karangtengah Wonogiri. Istimewa "><img width="627" height="484" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/Screenshot_20260405-084427_1.jpg" alt="Nasi Intip" title="Nasi Intip"></a>Nasi Intip inovasi Kecamatan Karangtengah Wonogiri. Istimewa </figure></div>&#13;
        
<p><strong>WONOGIRI, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Langkah tak biasa dilakukan <a href="https://joglosemarnews.com/topik/kecamatan-karangtengah/" title="Kecamatan Karangtengah">Kecamatan Karangtengah</a> Wonogiri demi mengejar target besar tahun 2026. Kolaborasi lintas seksi melahirkan inovasi unik bertajuk &ldquo;Nasi Intip&rdquo;, akronim dari Sinergi Aktivasi IKD dengan Intensifikasi Pembayaran Pajak PBB, yang kini mulai digencarkan sebagai strategi ganda meningkatkan pelayanan sekaligus pendapatan daerah.</p>
<p>Camat Karangtengah, Lilik Hendratno, secara tegas mengungkapkan bahwa kondisi wilayah yang tidak mudah menjadi tantangan utama. Medan pegunungan, cuaca yang dinamis, serta wilayah yang luas memaksa pemerintah kecamatan bergerak dengan pendekatan kolaboratif agar target tidak meleset.</p>

<p>&ldquo;Medan Karangtengah yang menantang, luas, cuaca dinamis disertai topografi pegunungan, memerlukan strategi gerak kolaborasi antar seksi guna memaksimalkan target capaian Aktivasi IKD dan pelunasan PBB,&rdquo; ungkapnya, dilansir dari laman resmi Pemkab Jateng Tenggara, Minggu (5/4/2026).</p>


<p>Langkah ini bukan tanpa alasan. Data terbaru hingga Kamis (2/4/2026) menunjukkan capaian Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) Karangtengah sudah menembus 60,74% atau 11.657 pengguna, menempatkannya di posisi keempat dari 25 kecamatan di Kabupaten Wonogiri. Angka ini menjadi modal kuat untuk bersaing di ajang <a href="https://joglosemarnews.com/topik/anugerah-desa-nyawiji-migunani-2026/" title="Anugerah Desa Nyawiji Migunani 2026">Anugerah Desa Nyawiji Migunani 2026</a>.</p>

<p>Kepala Seksi Kesra dan Pelayanan Umum, Sarwoko Epnu Seputro, menegaskan bahwa Karangtengah bukan pemain baru dalam kompetisi tersebut. Setiap tahun, kecamatan ini hampir selalu masuk nominasi juara, bahkan menargetkan kembali masuk kategori 15 besar dengan capaian IKD yang lebih signifikan.</p>


<p>Tak hanya itu, tradisi prestasi juga terlihat dalam urusan pajak. <a href="https://joglosemarnews.com/topik/kecamatan-karangtengah/" title="Kecamatan Karangtengah">Kecamatan Karangtengah</a> dikenal konsisten menembus lima besar pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tercepat se-Kabupaten Wonogiri.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Seksi Tata Pemerintahan, Agus Suprapto, menekankan bahwa inovasi &ldquo;Nasi Intip&rdquo; bukan sekadar program biasa, melainkan strategi penting untuk menggerakkan kesadaran masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sangat penting sebagai sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD), diantaranya untuk membiayai pembangunan infrastruktur, fasilitas umum, pendidikan, dan kesehatan. Selain menjadi kewajiban hukum warga negara, PBB menjamin legalitas aset, meningkatkan nilai properti, serta menghindari sanksi denda dan mempermudah transaksi jual-beli. Oleh karenanya <a href="https://joglosemarnews.com/topik/inovasi-nasi-intip/" title="Inovasi Nasi Intip">Inovasi Nasi Intip</a> ini kami gencarkan untuk menggugah semangat masyarakat mempertahankan tradisi baik yang telah berjalan,&rdquo; ungkapnya.</p>

<p>Yang menarik, kini pembayaran PBB semakin praktis. Warga cukup memanfaatkan sistem digital dengan metode QRIS, hanya dengan memindai barcode pada lembar SPPT atau yang dikenal masyarakat sebagai &ldquo;pipil&rdquo;.</p>


<p>Dengan kombinasi digitalisasi layanan dan pendekatan kolaboratif, &ldquo;Nasi Intip&rdquo; menjadi senjata baru Karangtengah untuk mengejar dua target sekaligus: peningkatan IKD dan optimalisasi pajak daerah. <strong>Aris Arianto</strong></p>





<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Langkah tak biasa dilakukan Kecamatan Karangtengah Wonogiri demi mengejar target besar tahun 2026. Kolaborasi lintas seksi melahirkan inovasi unik bertajuk “Nasi Intip”, akronim dari Sinergi Aktivasi IKD dengan Intensifikasi Pembayaran Pajak PBB, yang kini mulai digencarkan...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/nasi-intip-meledak-tapi-bukan-camilan-ini-strategi-tak-biasa-kecamatan-karangtengah-dongkrak-ikd-pajak-12760.html</guid>
                <pubDate>Sun, 05 Apr 2026 10:09:11 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/Screenshot_20260405-084427_1.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Perkelahian Berdarah di SPBU Punti Kayu, Sopir Truk Tewas Ditusuk, Dua Pegawai SPBU Diamankan</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/perkelahian-berdarah-di-spbu-punti-kayu-sopir-truk-tewas-ditusuk-dua-pegawai-spbu-diamankan-12761.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2023/09/1909-ilustrasi-kasus-pembacokan.jpg?fit=700%2C393&amp;ssl=1" data-caption="Ilustrasi kasus pembacokan "><img width="700" height="393" src="https://joglosemarnews.com/images/2023/09/1909-ilustrasi-kasus-pembacokan.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2023/09/1909-ilustrasi-kasus-pembacokan.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2023/09/1909-ilustrasi-kasus-pembacokan.jpg?resize=681%2C382&amp;ssl=1 681w" sizes=" 700px) 100vw, 700px" alt="" title="1909 - ilustrasi kasus pembacokan"></a>Ilustrasi kasus pembacokan </figure></div>&#13;
        
<p><strong>JAKARTA, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Perselisihan sepele di ruang publik kembali berubah menjadi tragedi berdarah. Hanya karena persoalan teknis saat pengisian bahan bakar, emosi yang tak terkendali berujung pada hilangnya satu nyawa di Palembang, Sumatera Selatan.</p>
<p>Seorang sopir truk berinisial MEP (26) tewas setelah terlibat duel dengan pegawai SPBU di kawasan SPBU Punti Kayu, Jalan Kolonel H. Burlian Kilometer 7, Kecamatan Sukarami, Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 03.50 WIB.</p>

<p>Insiden bermula saat korban melakukan pengisian solar. Namun, proses tersebut terhenti karena dispenser atau pompa mesin tiba-tiba mati sebelum pengisian dianggap selesai oleh korban.</p>


<p>Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana, menjelaskan bahwa kondisi itu memicu ketegangan antara korban dan petugas SPBU.</p>

<p>&ldquo;Kejadiannya sekitar 03.50 WIB dini hari, tepatnya di luar SPBU, bukan di dalam SPBU.&rdquo;</p>


<p>&ldquo;Berawal dari korban tidak terima karena pada saat pengisian mesinnya mati sehingga menanyakan kepada pengawas SPBU,&rdquo; ujarnya.</p>



<p>Ia menambahkan, mesin pengisian tersebut sebenarnya telah diatur secara otomatis menggunakan sistem waktu.</p>
<p>&ldquo;Mesinnya sudah di-setting dalam waktu, apabila waktunya sudah mencukupi maka dia akan off,&rdquo;</p>

<p>&ldquo;Saat mesin terhenti pengisian belum selesai itulah yang menimbulkan komplain,&rdquo; ujarnya.</p>


<p>Ketegangan kemudian meningkat menjadi adu mulut. Korban yang tidak puas disebut menantang pengawas SPBU berinisial SI (25), yang saat itu bertugas bersama seorang petugas keamanan berinisial EPP (22).</p>



<p>&ldquo;Dari pengawas SPBU menjelaskan bahwa memang ada timernya pada saat pengisian sehingga terjadilah cekcok mulut yang membuat korban tidak terima akhirnya korban memberikan tantangan kepada pengawas tersebut,&rdquo; terangnya.</p>
<p>Upaya klarifikasi yang semula dilakukan justru berujung pada konflik fisik. Pertikaian berpindah ke seberang SPBU, di mana situasi semakin tidak terkendali.</p>



<p>&ldquo;Pengawas ini kemudian awalnya ingin mengklarifikasi, namun ternyata cekcok berlanjut di seberang SPBU, kemudian pengawas ini tidak bisa menahan diri sehingga menikam dada korban sebanyak satu kali,&rdquo;</p>
<p>&ldquo;Setelah itu pengawas dari sekuritinya lari mengamankan diri di SPBU,&rdquo; sambungnya.</p>

<p>Akibat luka tusuk tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, kedua pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian tak lama setelah insiden terjadi.</p>




<p>Keduanya kini dijerat Pasal 262 Ayat 4 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.</p>

<p>Terpisah, pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut.</p>
<p>&ldquo;Pertamina Patra Niaga turut menyampaikan duka cita atas meninggalnya korban dalam peristiwa tersebut serta simpati kepada keluarga yang ditinggalkan,&rdquo; kata Area Manager Communication, Relation &amp; CSR Pertamina Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan.</p>



<p>Pihaknya juga menegaskan bahwa kejadian berlangsung di luar area operasional SPBU dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat.</p>
<p>&ldquo;Pertamina Patra Niaga menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan, serta menjunjung asas praduga tak bersalah,&rdquo;</p>



<p>&ldquo;Kami mengajak seluruh pihak untuk menunggu hasil resmi dari aparat kepolisian agar informasi yang diperoleh akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,&rdquo; katanya.</p>


<p>Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa konflik kecil yang tidak dikelola dengan baik dapat berujung fatal, terlebih ketika emosi lebih dominan dibanding akal sehat di ruang publik. [*] <em>Disarikan dari sumber berita media daring</em></p>




<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Perselisihan sepele di ruang publik kembali berubah menjadi tragedi berdarah. Hanya karena persoalan teknis saat pengisian bahan bakar, emosi yang tak terkendali berujung pada hilangnya satu nyawa di Palembang, Sumatera Selatan. Seorang sopir truk berinisial MEP...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/perkelahian-berdarah-di-spbu-punti-kayu-sopir-truk-tewas-ditusuk-dua-pegawai-spbu-diamankan-12761.html</guid>
                <pubDate>Sun, 05 Apr 2026 10:09:11 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2023/09/1909-ilustrasi-kasus-pembacokan.jpg?fit=700%2C393&amp;ssl=1"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Siswa Tolak MBG Demi Guru, JPPI: Ini Tamparan Bagi Pemerintah</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/siswa-tolak-mbg-demi-guru-jppi-ini-tamparan-bagi-pemerintah-12759.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/01/0801-Ubaid-Matraji.jpg?fit=700%2C500&amp;ssl=1" data-caption="Ubaid Matraji | dok JPPI"><img width="700" height="500" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/01/0801-Ubaid-Matraji.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/01/0801-Ubaid-Matraji.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/01/0801-Ubaid-Matraji.jpg?resize=681%2C486&amp;ssl=1 681w" sizes=" 700px) 100vw, 700px" alt="" title="0801 - Ubaid Matraji"></a>Ubaid Matraji | dok JPPI</figure></div>&#13;
        
<p><strong>JAKARTA, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Di tengah gencarnya program makan bergizi gratis (MBG), muncul suara tak terduga dari seorang pelajar di daerah yang justru menyoroti persoalan yang selama ini kerap luput dari perhatian, yakni kesejahteraan guru. Kritik itu bahkan dinilai lebih tajam daripada sekadar evaluasi kebijakan biasa.</p>
<p>Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menilai langkah pelajar di Kudus, Jawa Tengah, yang menolak jatah MBG untuk dirinya sebagai sinyal keras bagi pemerintah agar menata ulang prioritas di sektor pendidikan.</p>

<p>Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, menyebut tindakan tersebut bukan sekadar ekspresi pribadi, melainkan refleksi kepekaan sosial yang patut menjadi bahan introspeksi pengambil kebijakan.</p>


<p>&ldquo;Apa yang dilakukan pelajar di Kudus ini adalah tamparan keras bagi pemerintah. Seorang anak saja punya kepekaan melihat bahwa ada hal yang jauh lebih darurat daripada sekadar MBG, yaitu kesejahteraan gurunya,&rdquo; kata Ubaid saat dihubungi, Jumat (3/4/2026).</p>

<p>Menurut Ubaid, sikap itu menunjukkan empati yang kuat terhadap kondisi nyata di lingkungan sekolah, khususnya terhadap guru yang masih menghadapi persoalan kesejahteraan.</p>


<p>&ldquo;Dia telah menunjukkan pelajaran karakter yang sesungguhnya,&rdquo; ujarnya.</p>



<p>JPPI juga menilai, fenomena itu secara tidak langsung membuka tabir bahwa kebijakan MBG belum menyentuh akar persoalan pendidikan, terutama terkait nasib guru honorer yang masih menerima penghasilan di bawah standar.</p>
<p>Sorotan itu mencuat setelah seorang siswa SMK di Kudus, Muhammad Rafif Arsya Maulidi, mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto. Dalam suratnya, Rafif secara terbuka menyatakan menolak menerima manfaat MBG dan meminta agar alokasi anggaran tersebut dialihkan untuk mendukung kesejahteraan guru.</p>

<p>&ldquo;Jika memungkinkan, dana yang seharusnya dialokasikan untuk saya kiranya dapat dialihkan sebagai tambahan tunjangan bagi guru-guru saya,&rdquo; kata Rafif saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).</p>


<p>Rafif mengaku keputusannya dilandasi keprihatinan terhadap kondisi guru di sekolahnya yang tetap mengajar dengan penuh dedikasi, meski belum memperoleh kesejahteraan yang layak.</p>



<p>Ia bahkan menghitung secara sederhana nilai manfaat program MBG yang akan diterimanya hingga lulus, yakni sekitar Rp 6,75 juta. Perhitungan itu didasarkan pada sisa masa belajarnya selama satu setengah tahun.</p>
<p>&ldquo;Saat ini saya masih memiliki sekitar satu setengah tahun masa belajar di SMK. Jika dihitung secara sederhana, (18 bulan x 25 hari x Rp 15 ribu = Rp 6.750.000),&rdquo; ujarnya.</p>



<p>Menurut Rafif, nilai tersebut mungkin tidak terlalu berarti bagi dirinya, namun bisa menjadi bentuk penghargaan yang lebih bermakna bagi para guru.</p>
<p>Hingga kini, pemerintah belum memberikan tanggapan resmi terkait surat tersebut. Upaya konfirmasi kepada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi maupun Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana belum membuahkan respons hingga berita ini diturunkan.</p>

<p>Kasus tersebut &nbsp;menambah daftar panjang kritik terhadap kebijakan pendidikan yang dinilai belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan mendasar di lapangan&mdash;di mana kesejahteraan guru masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. [*]&nbsp; <em>Disarikan dari sumber berita media daring</em></p>








<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Di tengah gencarnya program makan bergizi gratis (MBG), muncul suara tak terduga dari seorang pelajar di daerah yang justru menyoroti persoalan yang selama ini kerap luput dari perhatian, yakni kesejahteraan guru. Kritik itu bahkan dinilai lebih...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/siswa-tolak-mbg-demi-guru-jppi-ini-tamparan-bagi-pemerintah-12759.html</guid>
                <pubDate>Sun, 05 Apr 2026 06:09:33 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/01/0801-Ubaid-Matraji.jpg?fit=700%2C500&amp;ssl=1"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Ingin Keluar Geng, Dua Pelajar Malah Terluka Parah dalam Duel Berdarah</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/ingin-keluar-geng-dua-pelajar-malah-terluka-parah-dalam-duel-berdarah-12758.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2023/09/1909-ilustrasi-kasus-pembacokan.jpg?fit=700%2C393&amp;ssl=1" data-caption="Ilustrasi kasus pembacokan "><img width="700" height="393" src="https://joglosemarnews.com/images/2023/09/1909-ilustrasi-kasus-pembacokan.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2023/09/1909-ilustrasi-kasus-pembacokan.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2023/09/1909-ilustrasi-kasus-pembacokan.jpg?resize=681%2C382&amp;ssl=1 681w" sizes=" 700px) 100vw, 700px" alt="" title="1909 - ilustrasi kasus pembacokan"></a>Ilustrasi kasus pembacokan </figure></div>&#13;
        
<p><strong>YOGYAKARTA, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Fenomena kekerasan antar pelajar kembali menelan korban di Yogyakarta. Alih-alih menjadi ruang pembinaan, keberadaan geng justru memicu aksi brutal yang nyaris merenggut nyawa, hanya demi sebuah &ldquo;ritual&rdquo; keluar dari kelompok.</p>
<p>Kasus perkelahian yang disebut sebagai aksi &ldquo;gladiatoran&rdquo; itu kini mulai menemukan titik terang. Aparat dari Polresta Yogyakarta telah menetapkan satu orang sebagai tersangka.</p>

<p>&ldquo;Sudah ada satu yang diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka atas nama FS,&rdquo; kata Anton Budi Susilo, Jumat (3/4/2026).</p>


<p>Meski demikian, pihak kepolisian belum mengungkap secara rinci peran FS dalam peristiwa berdarah tersebut. Polisi masih terus mendalami keterlibatan tersangka maupun kemungkinan adanya pelaku lain.</p>

<p>&ldquo;Info lebih lengkap segera menyusul,&rdquo; tambahnya.</p>


<p>Peristiwa itu sendiri terjadi di Jalan Ki Mangun Sarkoro, kawasan Pakualaman, Kota Yogyakarta, pada Rabu dini hari (25/3/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Aksi kekerasan tersebut melibatkan sejumlah pelajar yang diduga tergabung dalam satu geng.</p>



<p>Dari hasil penyelidikan awal, duel itu bukan terjadi secara spontan, melainkan sudah direncanakan sebelumnya. Dua pelajar yang menjadi korban diketahui ingin keluar dari geng, namun diwajibkan menjalani duel sebagai syarat.</p>
<p>Mereka kemudian sepakat bertemu di lokasi kejadian untuk melangsungkan perkelahian menggunakan senjata tajam.</p>

<p>Akibatnya, dua pelajar mengalami luka serius. Korban berinisial AP (18), warga Mergangsan, mengalami luka di bagian pundak kiri, lengan kanan dan kiri, serta jempol tangan kanan. Sementara RA (17), warga Depok, Sleman, menderita luka parah di bagian dada kiri hingga menembus paru-paru.</p>


<p>Keduanya sempat mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit di Yogyakarta.</p>



<p>Kasus ini terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan dari rumah sakit terkait adanya pasien dengan luka mencurigakan yang awalnya diduga akibat kecelakaan lalu lintas.</p>
<p>&ldquo;Anggota Polsek Umbulharjo mendatangi RS Pratama untuk mengecek korban, dalam pengecekan tersebut di ruang IGD terdapat pasien dengan luka sayatan sajam diduga korban perkelahian,&rdquo; kata Anton.</p>



<p>Dari keterangan saksi, diketahui para pelaku dan korban saling mengenal dan berada dalam satu kelompok. Dalam duel tersebut, masing-masing pihak bahkan telah membawa senjata tajam.</p>
<p>&ldquo;RA membawa dua celurit dan AP membawa satu celurit kemudian sewaktu terjadi bentrokan yang mengalami luka itu RA dan AP,&rdquo; ujarnya.</p>

<p>Polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua senjata tajam yang digunakan dalam peristiwa tersebut.</p>




<p>&ldquo;Dimungkinkan antara korban dan pelaku sama-sama membawa Sajam namun korban kalah jumlah masa dengan pelaku, kejadian ini juga bukan karena papasan dan saling ejek namun antara kedua kelompok sudah saling janjian ketemuan untuk melaksanakan fagter atau gladiatoran,&rdquo; ujar Anton Budi.</p>

<p>Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan penyidik untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat, sekaligus mendalami motif dan jaringan geng pelajar yang diduga menjadi pemicu utama aksi kekerasan tersebut. [*] <em>Disarikan dari sumber berita media daring</em></p>






<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Fenomena kekerasan antar pelajar kembali menelan korban di Yogyakarta. Alih-alih menjadi ruang pembinaan, keberadaan geng justru memicu aksi brutal yang nyaris merenggut nyawa, hanya demi sebuah “ritual” keluar dari kelompok. Kasus perkelahian yang disebut sebagai aksi...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/ingin-keluar-geng-dua-pelajar-malah-terluka-parah-dalam-duel-berdarah-12758.html</guid>
                <pubDate>Sat, 04 Apr 2026 18:09:16 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2023/09/1909-ilustrasi-kasus-pembacokan.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Penuh Kejutan! HUT ke-47 SMPN 4 Wonogiri Suguhkan Aksi dan Hadiah Tak Terduga</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/penuh-kejutan-hut-ke-47-smpn-4-wonogiri-suguhkan-aksi-dan-hadiah-tak-terduga-12757.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG_20260494_121410013.jpeg?fit=872%2C392&amp;ssl=1" data-caption="HUT ke-47 SMPN 4 Wonogiri. Dok. Panitia "><img width="872" height="392" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG_20260494_121410013.jpeg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG_20260494_121410013.jpeg?w=872&amp;ssl=1 872w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG_20260494_121410013.jpeg?resize=681%2C306&amp;ssl=1 681w" sizes=" 872px) 100vw, 872px" alt="Ultah" title="Ultah"></a>HUT ke-47 SMPN 4 Wonogiri. Dok. Panitia </figure></div>&#13;
        
<p><strong>WONOGIRI, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Pengujung bulan ketiga, Selasa (31/3/2026) jadi momen yang tak terlupakan bagi keluarga besar SMP Negeri 4 Wonogiri. Genap berusia 47 tahun, sekolah ini menggelar perayaan meriah yang penuh semangat, energi, dan kebersamaan sejak pagi hingga siang hari.</p>
<p>Mengusung tema &ldquo;47th Tetap Semangat Mewujudkan <a href="https://joglosemarnews.com/topik/generasi-rabbani/" title="Generasi Rabbani">Generasi Rabbani</a>, Berprestasi, dan Berbudi Pekerti Luhur&rdquo;, seluruh rangkaian kegiatan benar-benar terasa hidup dan penuh makna.</p>

<p>Dalam rilis yang diterima, Sabtu (4/4/2026), sejak pukul 07.00 WIB, suasana sudah terasa berbeda. Apel pagi dibuka langsung oleh ketua panitia, Koni Wandono, yang dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk mensyukuri perjalanan panjang sekolah dalam mencetak generasi unggul. Ia menegaskan bahwa usia 47 tahun bukan sekadar angka, melainkan bukti perjalanan panjang penuh perjuangan menuju masa depan yang lebih gemilang.</p>


<p>Setelah apel, suasana langsung pecah dengan kegiatan jalan sehat yang diberangkatkan oleh komite sekolah, Giyono. Ratusan peserta tumpah ruah mengikuti rute dengan penuh antusias, menciptakan energi kebersamaan yang begitu terasa.</p>

<p>Puncak acara berlangsung penuh haru dan khidmat saat pembacaan sejarah singkat sekolah dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kepala <a href="https://joglosemarnews.com/topik/smpn-4-wonogiri/" title="SMPN 4 Wonogiri">SMPN 4 Wonogiri</a>, Saleha. Momen ini menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan panjang sekolah yang terus berkontribusi dalam dunia pendidikan.</p>


<p>&ldquo;Selama 47 tahun berdiri, sekolah ini telah menciptakan orang-orang hebat, dan mari terus lanjutkan perjuangan untuk mencetak <a href="https://joglosemarnews.com/topik/generasi-rabbani/" title="generasi Rabbani">generasi Rabbani</a>, berprestasi, dan berbudi pekerti luhur,&rdquo; ujar Saleha.</p>



<p>Tak berhenti di situ, kemeriahan semakin menjadi saat pentas seni digelar. Setiap kelas menampilkan kreativitas terbaik mereka, mulai dari tari hingga vokal, baik individu maupun kelompok. Penampilan demi penampilan sukses memukau penonton dan menunjukkan bahwa bakat siswa <a href="https://joglosemarnews.com/topik/smpn-4-wonogiri/" title="SMPN 4 Wonogiri">SMPN 4 Wonogiri</a> benar-benar luar biasa.</p>
<p>Yang paling ditunggu? Ratusan doorprize dibagikan secara acak, membuat suasana makin panas dan penuh kejutan. Ditambah lagi, voucher makan gratis diberikan kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan, membuat acara semakin seru dan kompetitif.</p>

<p>Kesuksesan acara ini bukan terjadi begitu saja. Kolaborasi solid antara pihak sekolah, alumni, komite, dan berbagai stakeholder pendidikan menjadi kunci utama terselenggaranya perayaan spektakuler ini. Kebersamaan inilah yang memperkuat posisi <a href="https://joglosemarnews.com/topik/smpn-4-wonogiri/" title="SMPN 4 Wonogiri">SMPN 4 Wonogiri</a> sebagai sekolah yang terus berkembang dan berintegritas.</p>


<p>Melalui perayaan ini, diharapkan seluruh keluarga besar sekolah&mdash;mulai dari siswa, guru, alumni, hingga orang tua&mdash;semakin solid dalam membangun masa depan pendidikan yang lebih unggul dan berkarakter. <strong>Aris Arianto</strong></p>





<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pengujung bulan ketiga, Selasa (31/3/2026) jadi momen yang tak terlupakan bagi keluarga besar SMP Negeri 4 Wonogiri. Genap berusia 47 tahun, sekolah ini menggelar perayaan meriah yang penuh semangat, energi, dan kebersamaan sejak pagi hingga siang...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/penuh-kejutan-hut-ke-47-smpn-4-wonogiri-suguhkan-aksi-dan-hadiah-tak-terduga-12757.html</guid>
                <pubDate>Sat, 04 Apr 2026 14:09:10 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG_20260494_121410013.jpeg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Senator Penrad Siagian Bongkar ‘Pembangkangan’ Perusahaan Kehutanan di Nias Selatan</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/senator-penrad-siagian-bongkar-pembangkangan-perusahaan-kehutanan-di-nias-selatan-12756.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>JAKARTA, SumutPos.co&ndash; Sebuah tabir gelap operasional kehutanan di Kepulauan Batu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatra Utara, terkuak dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI, Rabu (1/4/2026). Anggota DPD RI, Pdt Penrad Siagian, melontarkan kritik pedas terhadap dugaan &ldquo;pembangkangan&rdquo; yang dilakukan oleh PT Teluk Nauli dan PT Gunung Raya Utama Timber Industri (GRUTI).</p>
<p>Meski izin operasional kedua perusahaan tersebut telah resmi dicabut oleh negara melalui SK Kementerian Kehutanan Nomor 89 dan 92 Tahun 2026, fakta di lapangan justru berbicara lain.</p>
<p>Dalam rapat yang dihadiri perwakilan Kementerian ATR/BPN, ESDM, Kehutanan, dan Lingkungan Hidup, Penrad mengungkapkan temuan mengejutkan dari hasil kunjungan langsungnya ke lokasi. Ia menyebut PT Teluk Nauli masih nekat beroperasi seolah-olah kebal hukum.</p>
<p>&ldquo;Saya turun langsung. PT Gruti memang sudah tutup, tapi PT Teluk Nauli masih berjalan. Bahkan, tim yang mau mengecek lapangan pun dilarang masuk. Ini bentuk pembangkangan terhadap keputusan negara!&rdquo; tegas Penrad dengan nada tinggi.</p>
<p>Menurutnya, tindakan ini adalah penghinaan terhadap wibawa pemerintah dan Presiden. Jika Surat Keputusan (SK) pencabutan sudah terbit namun aktivitas tetap berjalan, maka perusahaan dianggap telah memposisikan diri di atas hukum.</p>
<p>Senada dengan Penrad, Ketua Umum Aliansi Masyarakat Lintas Sektoral (AMAL) Nias Selatan, Amoni Zega, membeberkan duka lara warga Kepulauan Batu selama hampir empat dekade. Bukannya kesejahteraan, kehadiran perusahaan justru menyisakan kerusakan ekologis yang permanen.</p>
<p>&ldquo;39 tahun mereka di sana, apa hasilnya? Listrik tidak ada, sekolah rusak parah. Hutan gundul, sumber air tawar hilang karena intrusi air laut, bahkan habitat buaya terganggu sampai memakan korban jiwa warga kami,&rdquo; ungkap Amoni yang juga anggota DPRD Nias Selatan.</p>
<p>Amoni mendesak agar pemerintah tidak hanya mencabut izin di atas kertas, tetapi juga mengejar kewajiban perusahaan yang tertunggak, mulai dari dana reboisasi, pajak, hingga ganti rugi kerusakan lingkungan.</p>
<p>Isu sensitif lain yang mencuat adalah dugaan kriminalisasi terhadap aktivis dan masyarakat yang vokal menolak kerusakan hutan. Penrad Siagian menyayangkan sikap Polres Nias Selatan yang dinilai terlalu &ldquo;cepat tanggap&rdquo; terhadap laporan perusahaan namun lamban melindungi warga.</p>
<p>Bahkan, seorang anggota DPRD yang sedang menjalankan fungsi pengawasan dilaporkan ke polisi. Penrad pun mengingatkan aparat tentang hak imunitas wakil rakyat yang dilindungi Undang-Undang MD3.</p>
<p>&ldquo;Kapolres seharusnya paham hukum. Jangan sembarangan menetapkan tersangka kepada warga yang mempertahankan tanahnya. Apalagi ini ada anggota dewan yang punya hak imunitas. Kami akan minta Kapolri mengevaluasi kinerja Kapolres Nias Selatan yang bahkan tidak hadir dalam rapat hari ini tanpa penjelasan,&rdquo; cecar Penrad.</p>
<p>Merespons tekanan dari DPD RI, Direktur Jenderal Planologi Kehutanan, Ade Tri Aji Kusumah menegaskan, secara hukum, PT GRUTI (126.550 hektare) dan PT Teluk Nauli (3.845 hektare) sudah &ldquo;mati&rdquo;.</p>
<p>Berdasarkan SK pencabutan, seluruh barang tidak bergerak di dalam kawasan tersebut kini resmi menjadi milik negara. Pemerintah juga telah menugaskan Gubernur Sumatra Utara dan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) untuk mengawasi aset tersebut agar tidak lagi dijarah.</p>
<p>Menutup rapat, Penrad Siagian menegaskan bahwa DPD RI akan mengeluarkan rekomendasi tegas. Selain penghentian total aktivitas di lapangan, ia menuntut penghentian segala bentuk kriminalisasi terhadap masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Pulau-pulau kecil ini rapuh. Jika hutannya dirusak, sumber kehidupan mereka musnah. Kami akan kawal ini sampai perusahaan benar-benar angkat kaki dan keadilan bagi warga Nias Selatan tegak berdiri,&rdquo; pungkasnya. (adz)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>JAKARTA, SumutPos.co&ndash; Sebuah tabir gelap operasional kehutanan di Kepulauan Batu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatra Utara, terkuak dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI, Rabu (1/4/2026). Anggota DPD RI, Pdt Penrad Siagian, melontarkan kritik pedas terhadap dugaan &ldquo;pembangkangan&rdquo; yang dilakukan oleh PT Teluk Nauli dan PT Gunung Raya Utama Timber Industri (GRUTI).</p>
<p>Meski izin operasional kedua perusahaan tersebut telah resmi dicabut oleh negara melalui SK Kementerian Kehutanan Nomor 89 dan 92 Tahun 2026, fakta di lapangan justru berbicara lain.</p>
<p>Dalam rapat yang dihadiri perwakilan Kementerian ATR/BPN, ESDM, Kehutanan, dan Lingkungan Hidup, Penrad mengungkapkan temuan mengejutkan dari hasil kunjungan langsungnya ke lokasi. Ia menyebut PT Teluk Nauli masih nekat beroperasi seolah-olah kebal hukum.</p>
<p>&ldquo;Saya turun langsung. PT Gruti memang sudah tutup, tapi PT Teluk Nauli masih berjalan. Bahkan, tim yang mau mengecek lapangan pun dilarang masuk. Ini bentuk pembangkangan terhadap keputusan negara!&rdquo; tegas Penrad dengan nada tinggi.</p>
<p>Menurutnya, tindakan ini adalah penghinaan terhadap wibawa pemerintah dan Presiden. Jika Surat Keputusan (SK) pencabutan sudah terbit namun aktivitas tetap berjalan, maka perusahaan dianggap telah memposisikan diri di atas hukum.</p>
<p>Senada dengan Penrad, Ketua Umum Aliansi Masyarakat Lintas Sektoral (AMAL) Nias Selatan, Amoni Zega, membeberkan duka lara warga Kepulauan Batu selama hampir empat dekade. Bukannya kesejahteraan, kehadiran perusahaan justru menyisakan kerusakan ekologis yang permanen.</p>
<p>&ldquo;39 tahun mereka di sana, apa hasilnya? Listrik tidak ada, sekolah rusak parah. Hutan gundul, sumber air tawar hilang karena intrusi air laut, bahkan habitat buaya terganggu sampai memakan korban jiwa warga kami,&rdquo; ungkap Amoni yang juga anggota DPRD Nias Selatan.</p>
<p>Amoni mendesak agar pemerintah tidak hanya mencabut izin di atas kertas, tetapi juga mengejar kewajiban perusahaan yang tertunggak, mulai dari dana reboisasi, pajak, hingga ganti rugi kerusakan lingkungan.</p>
<p>Isu sensitif lain yang mencuat adalah dugaan kriminalisasi terhadap aktivis dan masyarakat yang vokal menolak kerusakan hutan. Penrad Siagian menyayangkan sikap Polres Nias Selatan yang dinilai terlalu &ldquo;cepat tanggap&rdquo; terhadap laporan perusahaan namun lamban melindungi warga.</p>
<p>Bahkan, seorang anggota DPRD yang sedang menjalankan fungsi pengawasan dilaporkan ke polisi. Penrad pun mengingatkan aparat tentang hak imunitas wakil rakyat yang dilindungi Undang-Undang MD3.</p>
<p>&ldquo;Kapolres seharusnya paham hukum. Jangan sembarangan menetapkan tersangka kepada warga yang mempertahankan tanahnya. Apalagi ini ada anggota dewan yang punya hak imunitas. Kami akan minta Kapolri mengevaluasi kinerja Kapolres Nias Selatan yang bahkan tidak hadir dalam rapat hari ini tanpa penjelasan,&rdquo; cecar Penrad.</p>
<p>Merespons tekanan dari DPD RI, Direktur Jenderal Planologi Kehutanan, Ade Tri Aji Kusumah menegaskan, secara hukum, PT GRUTI (126.550 hektare) dan PT Teluk Nauli (3.845 hektare) sudah &ldquo;mati&rdquo;.</p>
<p>Berdasarkan SK pencabutan, seluruh barang tidak bergerak di dalam kawasan tersebut kini resmi menjadi milik negara. Pemerintah juga telah menugaskan Gubernur Sumatra Utara dan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) untuk mengawasi aset tersebut agar tidak lagi dijarah.</p>
<p>Menutup rapat, Penrad Siagian menegaskan bahwa DPD RI akan mengeluarkan rekomendasi tegas. Selain penghentian total aktivitas di lapangan, ia menuntut penghentian segala bentuk kriminalisasi terhadap masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Pulau-pulau kecil ini rapuh. Jika hutannya dirusak, sumber kehidupan mereka musnah. Kami akan kawal ini sampai perusahaan benar-benar angkat kaki dan keadilan bagi warga Nias Selatan tegak berdiri,&rdquo; pungkasnya. (adz)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Sebuah tabir gelap operasional kehutanan di Kepulauan Batu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatra Utara, terkuak dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI, Rabu (1/4/2026). Anggota DPD RI, Pdt Penrad Siagian, melontarkan kritik pedas terhadap dugaan...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/senator-penrad-siagian-bongkar-pembangkangan-perusahaan-kehutanan-di-nias-selatan-12756.html</guid>
                <pubDate>Sat, 04 Apr 2026 10:09:25 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-04-at-8.36.28-AM.jpeg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Dari Tak Pernah Organisasi, Ilham Jadi Gubernur BEM dan Lulus Cumlaude di UMS  </title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/dari-tak-pernah-organisasi-ilham-jadi-gubernur-bem-dan-lulus-cumlaude-di-ums-12755.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0304-Wisuda-UMS1-gendong.jpg?fit=700%2C466&amp;ssl=1" data-caption="
Momen ketika lulusan FK UMS, Ilham Hafizha Maulana Anam, S.Ked., digendong oleh ayahnya, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., yang juga Dekan FKIP UMS  | Istimewa
"><img width="700" height="466" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/0304-Wisuda-UMS1-gendong.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0304-Wisuda-UMS1-gendong.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0304-Wisuda-UMS1-gendong.jpg?resize=681%2C453&amp;ssl=1 681w" sizes=" 700px) 100vw, 700px" alt="" title="0304 - Wisuda UMS1-gendong"></a>
Momen ketika lulusan FK UMS, Ilham Hafizha Maulana Anam, S.Ked., digendong oleh ayahnya, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., yang juga Dekan FKIP UMS  | Istimewa
</figure></div>&#13;
        
<p><strong>SURAKARTA, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Suasana haru mewarnai acara Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor Periode III Tahun Akademik 2025/2026&nbsp; Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan, Jumat-Sabtu (3-4/4/2026).</p>
<p>Di antara ribuan wisudawan, sosok Ilham Hafizha Maulana Anam, S.Ked., lulusan Program Studi Kedokteran UMS mencuri perhatian. Ia meraih predikat cumlaude sekaligus dinobatkan sebagai wisudawan kategori aktivis. Ilham juga merupakan putra dari Dekan FKIP UMS, Anam Sutopo.</p>

<p>Momen paling mengharukan terjadi saat prosesi pemindahan samir dan penyerahan ijazah. Dalam suasana penuh kebanggaan, Anam Sutopo tampak menggendong putranya di atas panggung, menciptakan suasana emosional yang menyentuh keluarga dan para hadirin.</p>


<p>Perjalanan Ilham terbilang unik. Ia mengaku tidak pernah aktif berorganisasi saat masih duduk di bangku SMP hingga SMA. Namun, titik balik terjadi ketika ia mulai menempuh pendidikan di UMS.</p>

<p>&ldquo;Dulu saya tidak ikut organisasi sama sekali. Baru saat kuliah, saya mulai belajar dan ternyata justru diberi kepercayaan besar oleh teman-teman,&rdquo; ungkap Ilham.</p>


<p>Kepercayaan itu dibuktikan dengan terpilihnya Ilham sebagai Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran UMS pada 2023. Ia juga aktif di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Ar-Razi FK UMS sebagai Ketua Bidang Media dan Komunikasi.</p>



<p>Pengalaman organisasinya semakin luas saat mengikuti Indonesian Medical Students&rsquo; Summit (IMSS) 2024 di Banjarmasin, sebuah forum nasional yang mempertemukan pimpinan mahasiswa kedokteran dari seluruh Indonesia.</p>
<p>&ldquo;Itu menjadi salah satu momen paling berkesan. Saya bisa bertemu dan berdiskusi dengan Gubernur BEM FK se-Indonesia, membuka wawasan baru tentang peran mahasiswa kedokteran,&rdquo; tuturnya.</p>

<p>Di tengah kesibukan organisasi, Ilham tetap mampu menjaga prestasi akademiknya hingga lulus dengan predikat cumlaude. Ia menilai kunci keberhasilan terletak pada kemampuan mengenali metode belajar serta disiplin dalam mengatur waktu.</p>


<p>&ldquo;Kalau sudah tahu cara belajar yang tepat, tinggal bagaimana mengatur waktu. Ada skala prioritas antara yang mendesak dan penting. Dari situ semuanya bisa berjalan beriringan,&rdquo; jelasnya.</p>



<p>Bagi Ilham, menjadi mahasiswa tidak hanya soal capaian akademik, tetapi juga proses pembentukan karakter dan kepemimpinan.</p>
<p>Rasa bangga juga disampaikan sang ayah. Anam Sutopo mengaku terharu melihat perkembangan putranya, terutama dalam hal kepemimpinan yang dinilai tumbuh pesat selama menempuh pendidikan di UMS.</p>



<p>&ldquo;Saya melihat perubahan yang sangat besar. Dulu belum tampak jiwa kepemimpinannya, tapi di UMS justru berkembang pesat. Bahkan saya sampai terkejut ketika dia dipercaya menjadi Gubernur BEM,&rdquo; ungkapnya.</p>
<p>Ke depan, Ilham berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialis dengan minat pada bidang ortopedi, serta tetap aktif berkontribusi dalam organisasi profesi kedokteran.</p>

<p>&ldquo;Semoga apa yang saya pelajari di UMS bisa bermanfaat bagi bangsa, negara, dan agama,&rdquo; pungkasnya.</p>




<p>Selain Ilham, wisuda kali ini juga diikuti oleh putra-putri sejumlah dosen dan pejabat yang mempercayakan pendidikan anaknya di UMS, di antaranya dari Direktur RS UMS, Direktur RS PKU Wonogiri, Rektor Universitas PKU Surakarta, serta Wakil Dekan III FIK UMS. Kehadiran mereka menjadi bukti kepercayaan para akademisi dan pimpinan institusi terhadap kualitas pendidikan di UMS. [*]<em> Disarikan dari sumber berita media daring</em></p>








<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SURAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Suasana haru mewarnai acara Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor Periode III Tahun Akademik 2025/2026  Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan, Jumat-Sabtu (3-4/4/2026). Di antara ribuan wisudawan, sosok Ilham Hafizha Maulana Anam, S.Ked.,...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/dari-tak-pernah-organisasi-ilham-jadi-gubernur-bem-dan-lulus-cumlaude-di-ums-12755.html</guid>
                <pubDate>Sat, 04 Apr 2026 10:09:17 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0304-Wisuda-UMS1-gendong.jpg?fit=700%2C466&amp;ssl=1"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Polisi Bongkar Mafia Elpiji Subsidi di Karanganyar, Pelaku Raup Miliaran per Bulan</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/polisi-bongkar-mafia-elpiji-subsidi-di-karanganyar-pelaku-raup-miliaran-per-bulan-12754.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2021/11/1211-borgol-4.jpg?fit=700%2C393&amp;ssl=1" data-caption="Ilustrasi  tangan diborgol   / pixabay"><img width="700" height="393" src="https://joglosemarnews.com/images/2021/11/1211-borgol-4.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2021/11/1211-borgol-4.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2021/11/1211-borgol-4.jpg?resize=500%2C281&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2021/11/1211-borgol-4.jpg?resize=681%2C382&amp;ssl=1 681w" sizes=" 700px) 100vw, 700px" alt="pelaku aksi begal payudara" title="1211 - borgol"></a>Ilustrasi  tangan diborgol   / pixabay</figure></div>&#13;
        
<p><strong>KARANGANYAR, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Di tengah upaya pemerintah menjaga distribusi energi bersubsidi tetap tepat sasaran, praktik curang justru kembali terkuak. Aparat kepolisian membongkar dugaan penyalahgunaan elpiji subsidi yang diduga telah berlangsung sistematis dan merugikan negara dalam jumlah besar.</p>
<p>Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh Polda Jawa Tengah melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus di sebuah lokasi di wilayah Desa Buran, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.</p>

<p>Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng, Djoko Julianto, menjelaskan pengungkapan bermula dari kecurigaan petugas terhadap aktivitas mencurigakan sebuah mobil pikap yang hilir mudik dari sebuah gudang sambil membawa tabung elpiji.</p>


<p>&ldquo;Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan praktik ilegal berupa pemindahan isi gas elpiji bersubsidi 3 kilogram ke tabung non subsidi berukuran 12 kg dan 50 kg,&rdquo; ujar Djoko, Jumat (3/4/2026).</p>

<p>Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan dua orang tersangka masing-masing berinisial N (36), warga Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, serta NA (31), warga Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.</p>


<p>Barang bukti yang disita terbilang besar, mulai dari ratusan tabung elpiji berbagai ukuran hingga peralatan modifikasi seperti selang regulator dan segel tabung. Total terdapat 820 tabung elpiji yang diamankan, terdiri dari tabung 3 kilogram, 12 kilogram, hingga 50 kilogram.</p>



<p>Kedua tersangka diketahui menjalankan modus dengan memindahkan isi elpiji subsidi ke tabung non subsidi, lalu menjualnya kembali melalui jaringan pemasaran tertentu. Aktivitas ilegal ini diduga menghasilkan keuntungan fantastis.</p>
<p>&ldquo;Kapasitas produksi mencapai 200&ndash;300 tabung per hari, dengan keuntungan harian sekitar Rp 24 juta hingga Rp 36 juta, atau setara Rp 1,08 miliar per bulan,&rdquo; tutur Djoko.</p>

<p>Selain merugikan negara dari sisi subsidi, praktik ini juga dinilai membahayakan masyarakat. Hasil pemeriksaan menunjukkan isi tabung yang diedarkan tidak sesuai standar, bahkan lebih ringan dari ketentuan untuk ukuran 12 kilogram maupun 50 kilogram.</p>


<p>Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, serta Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen juncto Pasal 20 dan/atau Pasal 21 KUHP.</p>



<p>&ldquo;Dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara dan/atau denda hingga Rp 500 juta,&rdquo; kata Djoko.</p>
<p>Polda Jateng juga mengimbau masyarakat untuk lebih aktif mengawasi distribusi elpiji bersubsidi dan segera melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak sekaligus mencegah potensi bahaya dari praktik ilegal tersebut. [*]&nbsp; <em>Disarikan dari sumber berita media daring</em></p>






<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Di tengah upaya pemerintah menjaga distribusi energi bersubsidi tetap tepat sasaran, praktik curang justru kembali terkuak. Aparat kepolisian membongkar dugaan penyalahgunaan elpiji subsidi yang diduga telah berlangsung sistematis dan merugikan negara dalam jumlah besar. Pengungkapan kasus...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/polisi-bongkar-mafia-elpiji-subsidi-di-karanganyar-pelaku-raup-miliaran-per-bulan-12754.html</guid>
                <pubDate>Sat, 04 Apr 2026 10:09:17 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2021/11/1211-borgol-4.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Eratkan Silaturahmi, Yayasan Amal Sahabat dan Al-Azhar Syifa Budi Solo Gelar Pengajian Syawal</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/eratkan-silaturahmi-yayasan-amal-sahabat-dan-al-azhar-syifa-budi-solo-gelar-pengajian-syawal-12753.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0304-Amal-sahabat2-fober-pengurus.jpg?fit=700%2C466&amp;ssl=1" data-caption="Pengurus Yayasan Amal Sahabat tengah berfoto bersama usai acara Silaturahmi dan Pengajian Halal Bihalal 1447 H di Gedung Ndalem Marsum, Solo, Jumat (3/4/2026) |Foto: Istimewa"><img width="700" height="466" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/0304-Amal-sahabat2-fober-pengurus.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0304-Amal-sahabat2-fober-pengurus.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0304-Amal-sahabat2-fober-pengurus.jpg?resize=681%2C453&amp;ssl=1 681w" sizes=" 700px) 100vw, 700px" alt="" title="0304 - Amal sahabat2-fober pengurus"></a>Pengurus Yayasan Amal Sahabat tengah berfoto bersama usai acara Silaturahmi dan Pengajian Halal Bihalal 1447 H di Gedung Ndalem Marsum, Solo, Jumat (3/4/2026) |Foto: Istimewa</figure></div>&#13;
        
<p><strong>SOLO, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Silaturahmi dan Pengajian Halal Bihalal 1447 Hijriah yang diselenggarakan Yayasan Amal Sahabat Surakarta bersama Sekolah Al-Azhar Syifa Budi Solo, Jumat (3/4/2026).</p>
<p>Kegiatan yang digelar di Gedung Ndalem Marsum, Jalan Bhayangkara, Solo itu dihadiri sekitar 400 peserta. Mereka terdiri dari pembina, pengurus, pengawas yayasan, keluarga besar anggota yayasan, serta seluruh guru dan karyawan Al-Azhar Syifa Budi Solo mulai dari jenjang TA-TK, SD, SMP hingga SMA.</p>

<figure id="attachment_632422" aria-describedby="caption-attachment-632422"><img data-recalc-dims="1" fetchpriority="high" decoding="async" src="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0304-Amal-sahabat1-banyak.jpg?resize=640%2C426&amp;ssl=1" alt="" width="640" height="426" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0304-Amal-sahabat1-banyak.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0304-Amal-sahabat1-banyak.jpg?resize=681%2C453&amp;ssl=1 681w" sizes=" 640px) 100vw, 640px"><br>Peserta yang menghadiri acara Silaturahmi dan Pengajian Halal Bihalal 1447 H yang diselenggarakan Yayasan Amal Sahabat Surakarta di Solo. | Foto: Istimewa</figure>
<p>Acara tersebut mengusung tema <em>&ldquo;Sucikan Hati, Eratkan Silaturahmi, Bangun Kebersamaan&rdquo;</em>. Momentum Syawal ini dimanfaatkan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat sinergi antar lembaga, serta meneguhkan komitmen bersama dalam pengabdian di bidang sosial, pendidikan, dan keagamaan.</p>


<p>Kegiatan diisi dengan tausiyah oleh Ustaz Dr. Muhammad Nur Islam, M.Pd.I yang memberikan siraman rohani kepada para peserta. Selain itu, suasana juga semakin semarak dengan pembagian doorprize berupa berbagai hadiah menarik, mulai dari televisi, kulkas, magic com, kipas angin, dispenser, hingga voucher belanja dan uang tunai.</p>

<p>Kemeriahan acara kian terasa dengan penampilan penyanyi Tia AFI yang turut menghibur para peserta. Kehadirannya disambut antusias, terlebih ia juga merupakan orang tua murid SMP Al-Azhar Syifa Budi Solo.</p>


<figure id="attachment_632421" aria-describedby="caption-attachment-632421"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0304-Amal-sahabat3-Jamal.jpg?resize=640%2C426&amp;ssl=1" alt="" width="640" height="426" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0304-Amal-sahabat3-Jamal.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0304-Amal-sahabat3-Jamal.jpg?resize=681%2C453&amp;ssl=1 681w" sizes=" 640px) 100vw, 640px">Ketua Yayasan Amal Sahabat, Prof.&nbsp; Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum. tengah memberikan sambutan dalam acara Silaturahmi dan Pengajian Halal Bihalal | Foto: Istimewa</figure>
<p>Ketua Yayasan Amal Sahabat Surakarta, Prof. Dr. H. Jamal Wiwoho, SH., M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan itu &nbsp;diharapkan mampu mempererat hubungan antar seluruh elemen yayasan dan sekolah, sekaligus memperkuat kolaborasi ke depan.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Panitia Dr. H. Sya&rsquo;roni Kariem, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa momentum Syawal menjadi pengingat bagi semua pihak untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan.</p>
<p>&ldquo;Momentum Syawal ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk saling memaafkan, memperkuat ukhuwah, dan melangkah bersama dalam kebaikan serta kebermanfaatan,&rdquo; ujarnya, seperti dikuti dalam rilisnya ke <em>Joglosemarnews</em>.</p>

<p>Acara ditutup dalam suasana penuh kebahagiaan, dengan harapan semangat kebersamaan yang terjalin dapat terus terjaga dan menjadi landasan dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. [*]</p>













<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Silaturahmi dan Pengajian Halal Bihalal 1447 Hijriah yang diselenggarakan Yayasan Amal Sahabat Surakarta bersama Sekolah Al-Azhar Syifa Budi Solo, Jumat (3/4/2026). Kegiatan yang digelar di Gedung Ndalem Marsum, Jalan...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/eratkan-silaturahmi-yayasan-amal-sahabat-dan-al-azhar-syifa-budi-solo-gelar-pengajian-syawal-12753.html</guid>
                <pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:09:19 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/0304-Amal-sahabat2-fober-pengurus.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Festival FORSGI Wonogiri 2026 Dibuka, Bibit Pesepak Bola Muda Langsung Unjuk Gigi</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/festival-forsgi-wonogiri-2026-dibuka-bibit-pesepak-bola-muda-langsung-unjuk-gigi-12752.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG-20260403-WA0030.jpg?fit=1024%2C770&amp;ssl=1" data-caption="Festival FORSGI Wonogiri 2026. Dok. Polres Wonogiri "><img width="1024" height="770" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG-20260403-WA0030.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG-20260403-WA0030.jpg?w=1024&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG-20260403-WA0030.jpg?resize=100%2C75&amp;ssl=1 100w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG-20260403-WA0030.jpg?resize=180%2C135&amp;ssl=1 180w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG-20260403-WA0030.jpg?resize=238%2C178&amp;ssl=1 238w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG-20260403-WA0030.jpg?resize=681%2C512&amp;ssl=1 681w" sizes=" 1024px) 100vw, 1024px" alt="Sepakbola" title="Sepakbola"></a>Festival FORSGI Wonogiri 2026. Dok. Polres Wonogiri </figure></div>&#13;
        
<p><strong>WONOGIRI, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &mdash; Suasana Lapangan Sport Center Singodutan Stadium, Kecamatan Selogiri Wonogiri, langsung pecah sejak pagi, Jumat (3/4/2026). Ratusan peserta usia dini dari berbagai penjuru Wonogiri tumpah ruah dalam pembukaan Festival FORSGI Piala <a href="https://joglosemarnews.com/topik/bupati-wonogiri/" title="Bupati Wonogiri">Bupati Wonogiri</a> 2026. Sekitar 150 anak dari kategori U10 dan U12 ikut ambil bagian, menjadikan ajang ini bukan sekadar turnamen biasa, tapi panggung awal lahirnya calon bintang sepak bola masa depan.</p>
<p>Sejak pukul 07.30 WIB, kegiatan sudah dipadati peserta, pelatih, dan orang tua yang antusias. Pembukaan berlangsung meriah dengan rangkaian seremoni resmi mulai dari menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan para tokoh, hingga momen simbolis penyerahan bola oleh <a href="https://joglosemarnews.com/topik/bupati-wonogiri/" title="Bupati Wonogiri">Bupati Wonogiri</a> Setyo Sukarno kepada Ketua <a href="https://joglosemarnews.com/topik/forsgi-wonogiri/" title="FORSGI Wonogiri">FORSGI Wonogiri</a> sebagai tanda dimulainya kompetisi.</p>

<p>Hadir dalam acara ini sejumlah pejabat penting daerah seperti Wakil Bupati Imron Rizkyarno, jajaran Forkopimcam Selogiri, Ketua <a href="https://joglosemarnews.com/topik/persiwi-wonogiri/" title="Persiwi Wonogiri">Persiwi Wonogiri</a> Sugianto, unsur TNI-Polri, serta tokoh masyarakat yang ikut memberi dukungan penuh terhadap kegiatan pembinaan usia dini tersebut.</p>


<p>Ketua panitia Purnomo menegaskan bahwa festival ini bukan hanya soal menang atau kalah. Menurutnya, FORSGI menjadi sarana penting dalam membentuk karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi disiplin, tangguh, dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia menyebut, nilai kebersamaan dan mental bertanding jauh lebih penting daripada sekadar hasil akhir.</p>

<p>Hal senada disampaikan Ketua <a href="https://joglosemarnews.com/topik/persiwi-wonogiri/" title="Persiwi Wonogiri">Persiwi Wonogiri</a> Sugianto yang berharap ajang ini mampu menghidupkan kembali gairah sepak bola di Wonogiri. Ia optimistis dari lapangan sederhana ini akan lahir pemain-pemain berbakat yang mampu menembus level nasional bahkan internasional jika pembinaan dilakukan secara konsisten.</p>


<p><a href="https://joglosemarnews.com/topik/bupati-wonogiri/" title="Bupati Wonogiri">Bupati Wonogiri</a> Setyo Sukarno juga memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya festival ini. Ia menilai kegiatan seperti ini menjadi langkah konkret dalam membangun generasi muda melalui jalur olahraga.</p>



<p>&ldquo;Sepak bola bukan hanya soal teknik, tetapi juga sarana membentuk mental kuat, kerja keras, dan disiplin sejak dini,&rdquo; sebut Bupati.</p>
<p><a href="https://joglosemarnews.com/topik/festival-forsgi-2026/" title="Festival FORSGI 2026">Festival FORSGI 2026</a> diikuti enam tim dari berbagai kecamatan, yaitu Wonogiri, Eromoko, Jatipuro A, Jatipuro B, Jatiroto, dan Purwantoro. Seluruh pertandingan digelar dalam satu hari penuh, menghadirkan atmosfer kompetisi yang padat, cepat, dan penuh semangat juang anak-anak.</p>

<p>Di sisi keamanan, Kapolsek Selogiri AKP Setiyono memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian turut memberikan rasa nyaman bagi peserta dan penonton yang memadati lokasi.</p>


<p>Sementara itu, Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo menegaskan dukungan penuh terhadap kegiatan positif seperti ini. Ia menilai festival <a href="https://joglosemarnews.com/topik/sepak-bola-usia-dini/" title="sepak bola usia dini">sepak bola usia dini</a> menjadi sarana efektif untuk membangun karakter anak sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat.</p>



<p>Dengan semangat tinggi dan dukungan penuh berbagai pihak, Festival FORSGI Piala <a href="https://joglosemarnews.com/topik/bupati-wonogiri/" title="Bupati Wonogiri">Bupati Wonogiri</a> 2026 bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum penting mencetak generasi emas sepak bola dari daerah. Dari lapangan ini, mimpi-mimpi besar mulai dibangun. <strong>Aris Arianto</strong></p>


<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Suasana Lapangan Sport Center Singodutan Stadium, Kecamatan Selogiri Wonogiri, langsung pecah sejak pagi, Jumat (3/4/2026). Ratusan peserta usia dini dari berbagai penjuru Wonogiri tumpah ruah dalam pembukaan Festival FORSGI Piala Bupati Wonogiri 2026. Sekitar 150 anak...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/festival-forsgi-wonogiri-2026-dibuka-bibit-pesepak-bola-muda-langsung-unjuk-gigi-12752.html</guid>
                <pubDate>Fri, 03 Apr 2026 22:09:19 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/IMG-20260403-WA0030.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Sembunyi di Petilasan, Bandar Narkoba Whiterabit Akhirnya Dibekuk Polisi</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/sembunyi-di-petilasan-bandar-narkoba-whiterabit-akhirnya-dibekuk-polisi-12751.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/09/2109-ilustrasi-borgol.jpg?fit=700%2C393&amp;ssl=1" data-caption="Ilustrasi borgol / pixabay"><img width="700" height="393" src="https://joglosemarnews.com/images/2025/09/2109-ilustrasi-borgol.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/09/2109-ilustrasi-borgol.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/09/2109-ilustrasi-borgol.jpg?resize=681%2C382&amp;ssl=1 681w" sizes=" 700px) 100vw, 700px" alt="" title="2109 - ilustrasi borgol"></a>Ilustrasi borgol / pixabay</figure></div>&#13;
        
<p><strong>JAKARTA, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Upaya pelarian dengan cara tak biasa dilakukan seorang bandar narkoba yang mencoba menghindari kejaran aparat. Alih-alih lolos, langkahnya justru berakhir di tangan polisi saat bersembunyi di lokasi yang dianggap sakral di Sukabumi, Jawa Barat.</p>
<p>Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap Denny Wiraatmaja alias Koko, sosok yang disebut sebagai pengendali peredaran narkotika di kelab malam Whiterabit, Jakarta Selatan. Ia diringkus setelah beberapa hari berpindah tempat dan akhirnya bersembunyi di kawasan petilasan Eyang Sembah Dalem.</p>

<p>Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim, Brigadir Jenderal Eko Hadi Santoso, mengungkapkan bahwa Koko sempat melarikan diri usai penggerebekan di Whiterabit yang menyeret sejumlah pelaku lain.</p>


<p>&ldquo;Koko menggunakan sepeda motor menuju Sukabumi untuk menemui Pak Hamid yang merupakan ahli spiritual,&rdquo; kata Eko dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4/2026).</p>

<p>Dalam pelariannya, Koko tidak sendiri. Ia pergi bersama seorang perempuan menuju Sukabumi dan kemudian diarahkan oleh seorang tokoh spiritual bernama Hamid untuk melakukan meditasi di lokasi petilasan tersebut.</p>


<p>Selama hampir sembilan hari, Koko tinggal di sebuah rumah kecil di sekitar area petilasan sebelum akhirnya ditangkap aparat pada Ahad (29/3/2026).</p>



<p>Sebelum melarikan diri, Koko mengaku sempat berusaha menghilangkan barang bukti. Ia menyebut membuang puluhan butir ekstasi dan paket ketamin melalui kloset untuk menghindari jejak penyidikan.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, Koko mengaku berada di bawah kendali seorang perempuan bernama Ika Novita Sari alias Mami Ika. Polisi kemudian bergerak cepat dan menangkap Mami Ika di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, sehari setelah penangkapan Koko.</p>

<p>Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita uang tunai senilai Rp 3,83 miliar yang diduga berkaitan dengan jaringan peredaran narkotika. Selain itu, aparat juga mengamankan Andry Yulianto yang berperan sebagai peracik atau &ldquo;apoteker&rdquo; dalam jaringan tersebut.</p>


<p>Pengembangan kasus mengarah pada sosok lain bernama Charlie, yang disebut sebagai penghubung jaringan. Belakangan diketahui, Charlie merupakan buronan Bareskrim bernama Andre Fernando alias Ko Andre, yang diduga menjadi pemasok narkoba, termasuk ke jaringan yang pernah melibatkan mantan Kapolresta Bima.</p>



<p>Seluruh tersangka kini diamankan di Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p>Sebelumnya, dalam kasus peredaran narkotika di Whiterabit, polisi telah menetapkan tujuh tersangka lain. Mereka terdiri dari bandar, manajemen, hingga karyawan kelab malam tersebut yang diduga terlibat dalam peredaran barang haram itu.</p>



<p>Kasus ini membuka kembali dugaan kuat bahwa peredaran narkotika di tempat hiburan malam masih melibatkan jaringan terorganisir dengan peran yang terstruktur, dari level pengedar hingga pengendali utama. [*] <em>Disarikan dari sumber berita media daring</em></p>


<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Upaya pelarian dengan cara tak biasa dilakukan seorang bandar narkoba yang mencoba menghindari kejaran aparat. Alih-alih lolos, langkahnya justru berakhir di tangan polisi saat bersembunyi di lokasi yang dianggap sakral di Sukabumi, Jawa Barat. Badan Reserse...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/sembunyi-di-petilasan-bandar-narkoba-whiterabit-akhirnya-dibekuk-polisi-12751.html</guid>
                <pubDate>Fri, 03 Apr 2026 14:09:11 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/09/2109-ilustrasi-borgol.jpg?fit=700%2C393&amp;ssl=1"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Bank Sumut Gelar Manasik Haji Akbar, Perkuat Peran sebagai Mitra Perjalanan Ibadah dan Ekonomi Masyarakat</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/bank-sumut-gelar-manasik-haji-akbar-perkuat-peran-sebagai-mitra-perjalanan-ibadah-dan-ekonomi-masyarakat-12750.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>MEDAN, SumutPos.co&ndash; PT Bank Sumut (Perseroda) kembali menegaskan komitmennya sebagai bank daerah yang tidak hanya unggul dalam layanan keuangan, tetapi juga hadir mendampingi masyarakat dalam setiap fase kehidupan, termasuk perjalanan ibadah.</p>
<p>Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Manasik Haji Akbar bagi nasabah Tabungan Smart IB Makbul di Asrama Haji Medan, Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Bank Sumut tidak sekadar menyediakan solusi finansial, tetapi juga berperan aktif dalam mempersiapkan calon jemaah haji secara menyeluruh, baik dari sisi spiritual, pengetahuan, maupun kesiapan teknis menuju Tanah Suci.</p>
<p>Inisiatif ini mendapat apresiasi dari berbagai pemangku kepentingan. Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Manajemen Risiko, Hukum, dan Kepatuhan, Acep Riana Jayaprawira, menilai langkah Bank Sumut sebagai inovasi layanan yang memberikan nilai tambah dan belum banyak dilakukan oleh perbankan lain.</p>
<p>&ldquo;Kami mengapresiasi Bank Sumut atas penyelenggaraan manasik ini. Ini adalah bentuk layanan yang komprehensif dan berdampak nyata bagi calon jemaah,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Apresiasi juga disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu? Surya, yang menilai kegiatan ini mencerminkan kepedulian dan peran aktif Bank Sumut dalam mendukung kesiapan masyarakat menjalankan ibadah haji.</p>
<p>&ldquo;Bank Sumut tidak hanya memberikan kemudahan secara finansial, tetapi juga membantu membangun kesiapan spiritual. Ini adalah nilai tambah yang sangat penting,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi wujud sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, BPKH, serta pemangku kepentingan lainnya dalam menghadirkan layanan yang holistik dan berdampak bagi masyarakat.</p>
<p>Direktur Utama Bank Sumut, Heru Mardiansyah, menjelaskan, Manasik Haji Akbar tahun ini diikuti 1.661 peserta dari total 1.807 jamaah yang telah melunasi biaya haji, yang dilaksanakan dalam dua gelombang pada 31 Maret&ndash;3 April dan 5&ndash;8 April 2026.</p>
<p>Peserta berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara, mencerminkan jangkauan layanan Bank Sumut yang luas dan inklusif. Kegiatan ini juga menjadi penyelenggaraan ke-15 sejak pertama kali digelar pada 2006 setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, sebagai bagian dari konsistensi Bank Sumut dalam memberikan nilai tambah kepada nasabah.</p>
<p>Sebagai bentuk apresiasi dan komitmen layanan, Bank Sumut menyediakan fasilitas lengkap, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga dukungan penerbangan bagi jemaah dari wilayah kepulauan. Selain itu, peserta juga mendapatkan perlengkapan ibadah serta pembekalan komprehensif dari para pembimbing berpengalaman.</p>
<p>&ldquo;Bank Sumut ingin memastikan bahwa setiap nasabah tidak hanya siap secara finansial, tetapi juga matang secara spiritual dan teknis dalam menjalankan ibadah haji,&rdquo; ujar Heru.</p>
<p>Ke depan, Bank Sumut akan terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis masyarakat, tidak hanya dalam layanan perbankan, tetapi juga dalam mendukung perjalanan hidup dan ibadah. Melalui inovasi produk seperti Tabungan Smart IB Makbul, Bank Sumut hadir memberikan kemudahan, kepastian, dan kenyamanan bagi masyarakat dalam merencanakan ibadah haji.</p>
<p>Dengan semangat &ldquo;Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi,&rdquo; Bank Sumut terus melangkah sebagai bank kebanggaan masyarakat Sumatera Utara yang berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. (adz)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>MEDAN, SumutPos.co&ndash; PT Bank Sumut (Perseroda) kembali menegaskan komitmennya sebagai bank daerah yang tidak hanya unggul dalam layanan keuangan, tetapi juga hadir mendampingi masyarakat dalam setiap fase kehidupan, termasuk perjalanan ibadah.</p>
<p>Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Manasik Haji Akbar bagi nasabah Tabungan Smart IB Makbul di Asrama Haji Medan, Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Bank Sumut tidak sekadar menyediakan solusi finansial, tetapi juga berperan aktif dalam mempersiapkan calon jemaah haji secara menyeluruh, baik dari sisi spiritual, pengetahuan, maupun kesiapan teknis menuju Tanah Suci.</p>
<p>Inisiatif ini mendapat apresiasi dari berbagai pemangku kepentingan. Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Manajemen Risiko, Hukum, dan Kepatuhan, Acep Riana Jayaprawira, menilai langkah Bank Sumut sebagai inovasi layanan yang memberikan nilai tambah dan belum banyak dilakukan oleh perbankan lain.</p>
<p>&ldquo;Kami mengapresiasi Bank Sumut atas penyelenggaraan manasik ini. Ini adalah bentuk layanan yang komprehensif dan berdampak nyata bagi calon jemaah,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Apresiasi juga disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu? Surya, yang menilai kegiatan ini mencerminkan kepedulian dan peran aktif Bank Sumut dalam mendukung kesiapan masyarakat menjalankan ibadah haji.</p>
<p>&ldquo;Bank Sumut tidak hanya memberikan kemudahan secara finansial, tetapi juga membantu membangun kesiapan spiritual. Ini adalah nilai tambah yang sangat penting,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi wujud sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, BPKH, serta pemangku kepentingan lainnya dalam menghadirkan layanan yang holistik dan berdampak bagi masyarakat.</p>
<p>Direktur Utama Bank Sumut, Heru Mardiansyah, menjelaskan, Manasik Haji Akbar tahun ini diikuti 1.661 peserta dari total 1.807 jamaah yang telah melunasi biaya haji, yang dilaksanakan dalam dua gelombang pada 31 Maret&ndash;3 April dan 5&ndash;8 April 2026.</p>
<p>Peserta berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara, mencerminkan jangkauan layanan Bank Sumut yang luas dan inklusif. Kegiatan ini juga menjadi penyelenggaraan ke-15 sejak pertama kali digelar pada 2006 setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, sebagai bagian dari konsistensi Bank Sumut dalam memberikan nilai tambah kepada nasabah.</p>
<p>Sebagai bentuk apresiasi dan komitmen layanan, Bank Sumut menyediakan fasilitas lengkap, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga dukungan penerbangan bagi jemaah dari wilayah kepulauan. Selain itu, peserta juga mendapatkan perlengkapan ibadah serta pembekalan komprehensif dari para pembimbing berpengalaman.</p>
<p>&ldquo;Bank Sumut ingin memastikan bahwa setiap nasabah tidak hanya siap secara finansial, tetapi juga matang secara spiritual dan teknis dalam menjalankan ibadah haji,&rdquo; ujar Heru.</p>
<p>Ke depan, Bank Sumut akan terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis masyarakat, tidak hanya dalam layanan perbankan, tetapi juga dalam mendukung perjalanan hidup dan ibadah. Melalui inovasi produk seperti Tabungan Smart IB Makbul, Bank Sumut hadir memberikan kemudahan, kepastian, dan kenyamanan bagi masyarakat dalam merencanakan ibadah haji.</p>
<p>Dengan semangat &ldquo;Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi,&rdquo; Bank Sumut terus melangkah sebagai bank kebanggaan masyarakat Sumatera Utara yang berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. (adz)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[PT Bank Sumut (Perseroda) kembali menegaskan komitmennya sebagai bank daerah yang tidak hanya unggul dalam layanan keuangan, tetapi juga hadir mendampingi masyarakat dalam setiap fase kehidupan, termasuk perjalanan ibadah.]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/bank-sumut-gelar-manasik-haji-akbar-perkuat-peran-sebagai-mitra-perjalanan-ibadah-dan-ekonomi-masyarakat-12750.html</guid>
                <pubDate>Fri, 03 Apr 2026 10:09:18 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260403-WA0004_copy_1024x683.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Mudik Berujung Panik! Ratusan Barang Penumpang Kereta Tertinggal Nilainya Tembus 130 Juta!</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/mudik-berujung-panik-ratusan-barang-penumpang-kereta-tertinggal-nilainya-tembus-130-juta-12749.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/grok_image_xxjounr.jpg?fit=1024%2C687&amp;ssl=1" data-caption="Ilustrasi barang tertinggal di KA. Istimewa "><img width="1024" height="687" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/grok_image_xxjounr.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/grok_image_xxjounr.jpg?w=1024&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/grok_image_xxjounr.jpg?resize=681%2C457&amp;ssl=1 681w" sizes=" 1024px) 100vw, 1024px" alt="Tertinggal" title="Tertinggal"></a>Ilustrasi barang tertinggal di KA. Istimewa </figure></div>&#13;
        
<p><strong>WONOGIRI, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong>&mdash; Masa <a href="https://joglosemarnews.com/topik/angkutan-lebaran-2026/" title="Angkutan Lebaran 2026">Angkutan Lebaran 2026</a> benar-benar menyisakan cerita tak terduga. Di tengah padatnya arus mudik dan balik yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026, pihak <a href="https://joglosemarnews.com/topik/kai-daop-6-yogyakarta/" title="KAI Daop 6 Yogyakarta">KAI Daop 6 Yogyakarta</a> justru menemukan ratusan barang milik penumpang yang tertinggal begitu saja di stasiun maupun di dalam kereta.</p>
<p>Data resmi menunjukkan total 133 barang temuan berhasil dikumpulkan oleh petugas, dengan nilai fantastis mencapai Rp129.580.000. Angka ini langsung mencerminkan betapa tingginya mobilitas masyarakat selama musim Lebaran, sekaligus menunjukkan masih banyaknya penumpang yang kurang teliti menjaga barang bawaannya.</p>

<p>Rinciannya tidak main-main. Barang yang tertinggal terdiri dari berbagai kategori, mulai dari yang sepele hingga bernilai tinggi:</p>


<p>&#10003; Makanan: 6 item<br>
&#10003; Barang biasa: 77 item<br>
&#10003; Barang berharga: 50 item</p>

<p>Sebaran lokasi penemuan juga terpusat di stasiun-stasiun dengan lonjakan penumpang tertinggi:</p>


<p>&bull; <a href="https://joglosemarnews.com/topik/stasiun-yogyakarta/" title="Stasiun Yogyakarta">Stasiun Yogyakarta</a>: 62 barang<br>
&bull; Stasiun <a href="https://joglosemarnews.com/topik/lempuyangan/" title="Lempuyangan">Lempuyangan</a>: 23 barang<br>
&bull; Stasiun <a href="https://joglosemarnews.com/topik/solo-balapan/" title="Solo Balapan">Solo Balapan</a>: 51 barang</p>



<p>Lonjakan temuan ini jelas bukan kebetulan. Ketiga stasiun tersebut menjadi simpul utama pergerakan pemudik selama periode Lebaran.</p>
<p>Manager Humas <a href="https://joglosemarnews.com/topik/kai-daop-6-yogyakarta/" title="KAI Daop 6 Yogyakarta">KAI Daop 6 Yogyakarta</a>, Feni Novida Saragih, menegaskan bahwa meningkatnya jumlah penumpang tidak membuat layanan tetap berjalan asal-asalan.</p>

<p>&ldquo;Selama masa <a href="https://joglosemarnews.com/topik/angkutan-lebaran-2026/" title="Angkutan Lebaran 2026">Angkutan Lebaran 2026</a>, tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi kereta tidak mempengaruhi kinerja Lost &amp; Found KAI, kami secara konsisten terus mengoptimalkan pelayanan Lost and Found di seluruh stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta, tidak hanya sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan, namun juga sebagai wujud komitmen kami dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada pelanggan. Namun demikian, kami senantiasa mengingatkan masyarakat bahwa barang bawaan penumpang merupakan tanggungjawab masing-masing penumpang. Oleh karenanya tetap fokus, tenang, dan teliti dalam memperhatikan barang bawaan,&rdquo; ujar dia, Jumat (3/4/2026).</p>


<p>Pernyataan tersebut menegaskan satu hal penting: sistem boleh rapi, petugas bisa sigap, tapi kelalaian tetap jadi faktor utama.</p>



<p>Setiap barang yang ditemukan langsung masuk prosedur ketat. Mulai dari pendataan detail, pengamanan, hingga proses pengembalian kepada pemilik yang melapor. Semua dilakukan secara transparan dan bisa dipertanggungjawabkan.</p>
<p>Feni juga menjelaskan bahwa pihak KAI terus menggencarkan edukasi kepada penumpang melalui berbagai kanal informasi agar kejadian serupa bisa ditekan.</p>



<p>&ldquo;Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk selalu melakukan pengecekan ulang terhadap barang bawaan pribadi, baik di dalam kereta maupun saat berada di area stasiun, karena meskipun KAI memiliki sistem pengelolaan barang temuan yang baik, upaya pencegahan tetap menjadi langkah utama agar perjalanan pelanggan dapat berlangsung dengan lebih nyaman, aman, dan tanpa kendala,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Bagi penumpang yang merasa kehilangan, masih ada harapan. Seluruh barang yang belum diambil akan tetap disimpan sesuai prosedur yang berlaku. Penumpang bisa langsung menghubungi petugas di stasiun atau melalui layanan <a href="https://joglosemarnews.com/topik/contact-center-kai-121/" title="Contact Center KAI 121">Contact Center KAI 121</a> untuk melakukan klaim.</p>

<p>Fenomena ini jadi pengingat keras: di tengah euforia mudik Lebaran, satu momen lengah saja bisa berujung kehilangan. Nilainya bukan hanya materi, tapi juga kenyamanan perjalanan. <strong>Aris Arianto</strong></p>






<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Masa Angkutan Lebaran 2026 benar-benar menyisakan cerita tak terduga. Di tengah padatnya arus mudik dan balik yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026, pihak KAI Daop 6 Yogyakarta justru menemukan ratusan barang milik penumpang...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/mudik-berujung-panik-ratusan-barang-penumpang-kereta-tertinggal-nilainya-tembus-130-juta-12749.html</guid>
                <pubDate>Fri, 03 Apr 2026 10:09:10 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/grok_image_xxjounr.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Waspada! 50 Anak di Kota Solo Suspect Campak, Dinkes Soroti Adanya Kelompok Masyarakat Anti Vaksin</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/waspada-50-anak-di-kota-solo-suspect-campak-dinkes-soroti-adanya-kelompok-masyarakat-anti-vaksin-12748.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <p><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/Kepala-Dinas-Kesehatan-Kota-Solo-Retno-Erawati-Wulandari.jpeg?fit=1024%2C576&amp;ssl=1" data-caption=""><img width="1024" height="576" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/Kepala-Dinas-Kesehatan-Kota-Solo-Retno-Erawati-Wulandari.jpeg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/Kepala-Dinas-Kesehatan-Kota-Solo-Retno-Erawati-Wulandari.jpeg?w=1024&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/Kepala-Dinas-Kesehatan-Kota-Solo-Retno-Erawati-Wulandari.jpeg?resize=681%2C383&amp;ssl=1 681w" sizes=" 1024px) 100vw, 1024px" alt="" title="Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Retno Erawati Wulandari"></a></p>&#13;
        
<p>SOLO, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b> &mdash; Sebanyak 50 anak-anak di Kota Solo suspect atau diduga terkena <a href="https://joglosemarnews.com/topik/campak/" title="campak">campak</a>. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Retno Erawati Wulandari, data anak yang suspect tersebut telah dikumpulkan dari bulan Januari hingga akhir Maret 2026.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Retno Erawati Wulandari, menjelaskan bahwa puluhan sampel dari anak-anak tersebut saat ini telah dikirim ke laboratorium di Yogyakarta untuk memastikan statusnya.</p>

<p>&ldquo;Itu sampel kita kumpulkan mulai dari Januari sampai dengan akhir Maret kemarin. Ini baru kita periksakan di lab Yogyakarta. Statusnya saat ini masih gejala, baru cenderung ke arah <a href="https://joglosemarnews.com/topik/campak/" title="campak">campak</a>,&rdquo; ungkap Retno saat ditemui, Kamis (02/04/2026).</p>


<p>Meski demikian, Retno menjelaskan bahwa data tersebut belum positif. Dikarenakan sifatnya masih menunjukkan gejala menyerupai <a href="https://joglosemarnews.com/topik/campak/" title="campak">campak</a>.</p>

<p>&ldquo;Itu sifatnya masih gejala, seperti cenderung ke <a href="https://joglosemarnews.com/topik/campak/" title="campak">campak</a>. Makanya teman-teman ambil sampel untuk diperiksa di lab-nya. Nah, itu nanti kita mencarinya setelah ketahuan lab-nya,&rdquo; terang Retno.</p>


<p>Apabila nanti dinyatakan positif <a href="https://joglosemarnews.com/topik/campak/" title="campak">campak</a>. Maka pihak Dinas Kesehatan akan melakukan pengecekan data status terkait imunisasi, hingga lingkungan sekitar. Apakah teman sekolah atau lingkungan keluarga tersebut memiliki riwayat <a href="https://joglosemarnews.com/topik/campak/" title="campak">campak</a>.</p>



<p>&ldquo;Nah, nanti baru kita data lebih rinci setelah itu, setelah kita ada hasil misalnya positif. Memang ini kan kita juga baru melaksanakan program catch up campaign ya, kejar serentak. Harapannya untuk anak-anak yang belum lengkap status imunisasinya itu bisa dilengkapi sekarang,&rdquo; sambungnya.</p>
<p>Retno menekankan bahwa mengenai persoalan vaksin ini membutuhkan kesadaran para orang tua. Pihaknya mengimbau bagi anak-anak yang belum imunisasi untuk segera dilakukan imunisasi.</p>

<p>&ldquo;Untuk vaksinasi sebenarnya sudah bagus. Cuman memang ada beberapa masyarakat yang masih mempunyai paham tidak mau imunisasi. Anti vaksin, ini yang perlu disadarkan. Mereka memang benar-benar enggak mau vaksin. Jadi mereka anak-anaknya itu masih zero dose. Zero dose itu tidak divaksin sama sekali,&rdquo; paparnya.</p>


<p>Anak-anak yang tidak mau divaksin ini kemudian akan menimbulkan kerentanan secara kelompok.</p>



<p>&ldquo;Kalau sebenarnya lebih banyak yang divaksin. Yang tidak divaksin hanya satu, ini akan timbul kekebal-kekebalan kelompok. Tapi manakala banyak yang tidak mau vaksin, ini artinya kelompoknya ini jadi rentan, rentan terserang virus-virus,&rdquo; tandasnya. Ando</p>


<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Sebanyak 50 anak-anak di Kota Solo suspect atau diduga terkena campak. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Retno Erawati Wulandari, data anak yang suspect tersebut telah dikumpulkan dari bulan Januari hingga akhir Maret 2026. Kepala Dinas...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/waspada-50-anak-di-kota-solo-suspect-campak-dinkes-soroti-adanya-kelompok-masyarakat-anti-vaksin-12748.html</guid>
                <pubDate>Fri, 03 Apr 2026 02:09:16 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/Kepala-Dinas-Kesehatan-Kota-Solo-Retno-Erawati-Wulandari.jpeg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Bos Judi Online Kamboja Diringkus Polisi di Tangerang</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/bos-judi-online-kamboja-diringkus-polisi-di-tangerang-12746.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/09/2109-ilustrasi-borgol.jpg?fit=700%2C393&amp;ssl=1" data-caption="Ilustrasi borgol / pixabay"><img width="700" height="393" src="https://joglosemarnews.com/images/2025/09/2109-ilustrasi-borgol.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/09/2109-ilustrasi-borgol.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/09/2109-ilustrasi-borgol.jpg?resize=681%2C382&amp;ssl=1 681w" sizes=" 700px) 100vw, 700px" alt="" title="2109 - ilustrasi borgol"></a>Ilustrasi borgol / pixabay</figure></div>&#13;
        
<p><strong>JAKARTA, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Bisnis <a href="https://joglosemarnews.com/topik/judi-online/" title="judi online">judi online</a> yang menyasar masyarakat Indonesia kembali terbongkar. Ironisnya, praktik ilegal ini dikendalikan lintas negara dengan keuntungan fantastis, sementara operator utamanya justru bersembunyi di wilayah Tangerang, Banten.</p>
<p>Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengamankan seorang pria berinisial LT (40), yang diduga menjadi pengendali dua situs <a href="https://joglosemarnews.com/topik/judi-online/" title="judi online">judi online</a>, yakni CIVICTOTO dan JALUTOTO. Dari aktivitas tersebut, LT disebut mampu meraup keuntungan antara Rp 200 juta hingga Rp 300 juta setiap bulan.</p>

<p>Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim, Brigadir Jenderal Ade Safri Simanjuntak, mengungkapkan bahwa praktik tersebut telah berlangsung cukup lama.</p>


<p>&ldquo;Diduga kuat situs tersebut menargetkan masyarakat Indonesia sebagai pengguna,&rdquo; kata Ade lewat keterangan tertulis, Kamis, 2 April 2026.</p>

<p>Menurutnya, LT menjalankan operasional sejak 2022 hingga akhir 2025 dengan total keuntungan diperkirakan mencapai Rp 3 miliar. Meski berbasis di Kamboja, jaringan ini tetap menjangkau pasar Indonesia secara masif.</p>


<p>Dalam menjalankan bisnisnya, LT tidak bekerja sendiri. Ia diketahui memiliki sedikitnya 17 orang karyawan yang terdiri dari satu manajer, dua admin, 13 operator, serta satu auditor. Seluruh aktivitas operasional situs dilakukan dari Kamboja.</p>



<p>Sementara itu, LT sendiri tinggal di sebuah rumah di kawasan Lengkong, Pagedangan, Tangerang. Dari lokasi inilah penyidik akhirnya melakukan penangkapan terhadap yang bersangkutan.</p>
<p>Dalam kasus ini, LT dijerat dengan Pasal 426 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait distribusi dan akses informasi elektronik bermuatan perjudian. Ia juga dikenakan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU). Ancaman hukuman yang dihadapi berupa pidana penjara maksimal sembilan tahun serta denda hingga Rp 2 miliar.</p>

<p>Proses hukum perkara ini telah memasuki tahap lanjutan. Berkas kasus dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan kini telah memasuki tahap II, yakni pelimpahan tersangka beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Tangerang pada 27 Maret 2026.</p>


<p>Dari tangan tersangka, aparat menyita sejumlah barang bukti bernilai besar. Di antaranya uang tunai sebesar Rp 202 juta, empat unit sepeda motor, dokumen kepemilikan kendaraan, lima dokumen transaksi jual beli tanah dan bangunan, serta berbagai jenis perhiasan.</p>



<p>Selain itu, polisi juga mengamankan emas batangan dengan beragam ukuran mulai dari 1 gram hingga 100 gram, tiga unit telepon genggam, buku tabungan dan kartu ATM, hingga belasan tas mewah yang diduga berkaitan dengan hasil kejahatan.</p>
<p>Kasus ini kembali menunjukkan bagaimana praktik <a href="https://joglosemarnews.com/topik/judi-online/" title="judi online">judi online</a> terus berkembang dengan pola lintas negara, memanfaatkan celah hukum dan teknologi untuk mengincar pasar domestik. [*] <em>Disarikan dari sumber berita media daring</em></p>






<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Bisnis judi online yang menyasar masyarakat Indonesia kembali terbongkar. Ironisnya, praktik ilegal ini dikendalikan lintas negara dengan keuntungan fantastis, sementara operator utamanya justru bersembunyi di wilayah Tangerang, Banten. Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengamankan seorang pria...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/bos-judi-online-kamboja-diringkus-polisi-di-tangerang-12746.html</guid>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 18:09:18 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/09/2109-ilustrasi-borgol.jpg?fit=700%2C393&amp;ssl=1"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Hilang Tanpa Jejak, Ditemukan Tak Bernyawa dengan Luka di Leher! Misteri Kematian Pria Girimarto Bikin Warga Merinding</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/hilang-tanpa-jejak-ditemukan-tak-bernyawa-dengan-luka-di-leher-misteri-kematian-pria-girimarto-bikin-warga-merinding-12747.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/Screenshot_20260402-171648_1.jpg?fit=595%2C294&amp;ssl=1" data-caption="Petugas kepolisian berada di lokasi penemuan mayat pria dengan luka di leher di Girimarto Wonogiri. Dok. Polres Wonogiri "><img width="595" height="294" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/Screenshot_20260402-171648_1.jpg" alt="Mayat" title="Mayat"></a>Petugas kepolisian berada di lokasi penemuan mayat pria dengan luka di leher di Girimarto Wonogiri. Dok. Polres Wonogiri </figure></div>&#13;
        
<p><strong>WONOGIRI, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Kasus kematian misterius mengguncang wilayah Kecamatan Girimarto. Seorang pria berinisial AF (32), warga Lingkungan Sawit RT 2 RW 6, Kelurahan Gemawang, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, menyisakan tanda tanya besar terutama karena adanya luka mencurigakan di bagian leher.</p>
<p>Kejadian ini bermula pada Rabu malam (1/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, istri korban, Kurnita Ambarsari (26), meninggalkan rumah untuk menghadiri pengajian di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. Situasi masih terlihat normal, tidak ada tanda-tanda mencurigakan ataupun firasat buruk.</p>

<p>Namun, semuanya berubah drastis ketika Kurnita pulang sekitar pukul 21.00 WIB. Rumah dalam kondisi sepi, dan korban sudah tidak berada di tempat. Yang membuat situasi semakin janggal, seluruh barang penting milik korban justru masih tertinggal di rumah&mdash;mulai dari sepeda motor, handphone, hingga rokok. Tidak ada tanda korban pergi jauh atau berencana keluar dalam waktu lama.</p>


<p>Kepanikan langsung menyelimuti keluarga. Tanpa menunggu lama, pencarian dilakukan secara mandiri bersama warga sekitar. Malam itu, upaya penyisiran dilakukan hingga larut, menyusuri berbagai titik di sekitar lingkungan. Namun hasilnya nihil&mdash;korban seolah menghilang tanpa jejak.</p>

<p>Harapan sempat muncul keesokan harinya, Kamis pagi (2/4/2026). Namun yang ditemukan justru mengubah segalanya menjadi duka mendalam.</p>


<p>Sekitar pukul 09.00 WIB, seorang kerabat bernama Jaimin (49) menemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Lokasinya mengejutkan, karena berada tidak jauh dari rumah korban, tepatnya di area belakang rumah kerabat lainnya. Posisi tubuh korban saat ditemukan langsung mengundang kecurigaan, terutama karena terlihat adanya luka di bagian leher.</p>



<p>Temuan ini langsung membuat warga geger. Informasi cepat menyebar, dan suasana sekitar lokasi mendadak dipenuhi rasa takut serta penasaran. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian sekitar pukul 12.30 WIB.</p>
<p>Aparat dari Polsek Girimarto segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah langkah langsung diambil, mulai dari pengumpulan barang bukti, pemeriksaan saksi, hingga evakuasi jenazah guna proses pemeriksaan lebih lanjut.</p>

<p>Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo membeberkan adanya kejadian tersebut dan memastikan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan intensif. Fokus utama saat ini adalah mengungkap kronologi pasti serta penyebab kematian korban, termasuk asal-usul luka di bagian leher yang menjadi perhatian utama.</p>


<p>Sejumlah fakta mencuat dan memperkuat kesan bahwa kasus ini tidak sederhana:</p>



<p>&#10003; Korban hilang secara tiba-tiba tanpa jejak<br>
&#10003; Tidak membawa barang pribadi sama sekali<br>
&#10003; Sepeda motor dan handphone tertinggal di rumah<br>
&#10003; Ditemukan di lokasi yang sangat dekat dari kediaman<br>
&#10003; Terdapat luka mencurigakan di bagian leher<br>
&#10003; Ditemukan setelah semalaman pencarian tanpa hasil</p>
<p>Rangkaian kejadian ini memunculkan banyak pertanyaan yang belum terjawab. Lokasi penemuan yang masih berada di sekitar lingkungan sendiri semakin mempertegas adanya kejanggalan yang sulit diabaikan.</p>



<p>Hingga saat ini, polisi masih terus menggali berbagai kemungkinan dan belum memberikan kesimpulan final. Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi liar, sembari menunggu hasil penyelidikan resmi yang diharapkan bisa mengungkap apa sebenarnya yang terjadi di balik kematian tragis ini. <strong>Aris Arianto</strong></p>


<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus kematian misterius mengguncang wilayah Kecamatan Girimarto. Seorang pria berinisial AF (32), warga Lingkungan Sawit RT 2 RW 6, Kelurahan Gemawang, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, menyisakan tanda tanya besar terutama karena adanya luka mencurigakan di...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/hilang-tanpa-jejak-ditemukan-tak-bernyawa-dengan-luka-di-leher-misteri-kematian-pria-girimarto-bikin-warga-merinding-12747.html</guid>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 18:09:18 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/Screenshot_20260402-171648_1.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>DPRD Sumut Desak Poldasu Sikat Sarang Judi Online</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/dprd-sumut-desak-poldasu-sikat-sarang-judi-online-12744.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>Anggota Komisi A DPRD Sumatera Utara, Berkat Kurniawan Laoli, mendesak Polda Sumatera Utara untuk lebih agresif memberantas praktik operator judi online (judol) yang dinilai semakin meresahkan masyarakat, khususnya di Kota Medan.</p>
<p>Desakan ini muncul setelah aparat kepolisian melakukan penggerebekan di sebuah apartemen mewah yang diduga menjadi markas operator judi online. Ia mengapresiasi langkah tersebut, namun menegaskan bahwa upaya penindakan tidak boleh berhenti pada satu kasus saja.</p>
<p>&ldquo;Kita mengapresiasi penggerebekan yang dilakukan. Tapi kita berharap ini terus berlanjut dengan razia di lokasi-lokasi lain yang disinyalir menjadi sarang mafia judi online,&rdquo; ucap Berkat, Rabu (1/4/2026).</p>
<p>Menurutnya, fenomena judi online kini sudah berada pada tahap mengkhawatirkan. Pasalnya, hal itu tidak hanya menyasar kalangan dewasa, praktik ini juga mulai menjangkau remaja dan berdampak langsung pada kehidupan rumah tangga.</p>
<p>&ldquo;Kita berharap razia ini tidak berhenti sampai penangkapan ini. Sebagaimana kita ketahui dari informasi media bahwa yang baru digerebek terakhir sudah dua tahun beroperasi. Berarti ada kecolongan dari aparat penegak hukum dalam mengidentifikasi situasi terkini di Sumut khususnya di Kota Medan selama ini,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Politisi Partai NasDem itu meyakini bahwa masih banyak tempat di Kota Medan menjadi sarang tersembunyi dari operator judi online. Untuk Itu, ia meminta Kapolda Sumut lebih serius lagi menangani kasus Judol.</p>
<p>&ldquo;Pembasmian judi online ini menjadi salah satu nawacita dan asta cita Presiden Prabowo. Kita berharap pihak kepolisian dari Polda, Polres hingga Polsek dapat serius memberantas Judi Online di Sumut,&rdquo; katanya.</p>
<p>Lebih jauh, ia memastikan DPRD Sumut akan membuka kemungkinan untuk mengambil langkah politik jika penanganan dinilai tidak maksimal. Salah satunya dengan membentuk panitia khusus (pansus) guna mengawasi secara lebih ketat praktik judi online di daerah.</p>
<p>&ldquo;Kalau tidak ada keseriusan dan masih banyak praktik operator judi online, bukan tidak mungkin DPRD akan mendorong pembentukan lebih serius melalui Pansus agar penanganannya lebih komprehensif dan terukur,&rdquo; pungkasnya.</p>
<p>Sebelumnya, Direktorat Reserse Siber Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) berhasil membongkar jaringan judi online di apartemen Kota Medan dengan mengamankan 19 orang tersangka.</p>
<p>Direktur Reserse Siber Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Bayu Wicaksono, menyatakan, sebanyak 19 orang yang diamankan dari dua lokasi apartemen di Kota Medan.</p>
<p>Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat mengenai aktivitas judi online di dua lokasi tersebut. Tim penyidik melakukan penyelidikan dan menemukan apartemen tempat para pelaku menjalankan aksinya. (map)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>Anggota Komisi A DPRD Sumatera Utara, Berkat Kurniawan Laoli, mendesak Polda Sumatera Utara untuk lebih agresif memberantas praktik operator judi online (judol) yang dinilai semakin meresahkan masyarakat, khususnya di Kota Medan.</p>
<p>Desakan ini muncul setelah aparat kepolisian melakukan penggerebekan di sebuah apartemen mewah yang diduga menjadi markas operator judi online. Ia mengapresiasi langkah tersebut, namun menegaskan bahwa upaya penindakan tidak boleh berhenti pada satu kasus saja.</p>
<p>&ldquo;Kita mengapresiasi penggerebekan yang dilakukan. Tapi kita berharap ini terus berlanjut dengan razia di lokasi-lokasi lain yang disinyalir menjadi sarang mafia judi online,&rdquo; ucap Berkat, Rabu (1/4/2026).</p>
<p>Menurutnya, fenomena judi online kini sudah berada pada tahap mengkhawatirkan. Pasalnya, hal itu tidak hanya menyasar kalangan dewasa, praktik ini juga mulai menjangkau remaja dan berdampak langsung pada kehidupan rumah tangga.</p>
<p>&ldquo;Kita berharap razia ini tidak berhenti sampai penangkapan ini. Sebagaimana kita ketahui dari informasi media bahwa yang baru digerebek terakhir sudah dua tahun beroperasi. Berarti ada kecolongan dari aparat penegak hukum dalam mengidentifikasi situasi terkini di Sumut khususnya di Kota Medan selama ini,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Politisi Partai NasDem itu meyakini bahwa masih banyak tempat di Kota Medan menjadi sarang tersembunyi dari operator judi online. Untuk Itu, ia meminta Kapolda Sumut lebih serius lagi menangani kasus Judol.</p>
<p>&ldquo;Pembasmian judi online ini menjadi salah satu nawacita dan asta cita Presiden Prabowo. Kita berharap pihak kepolisian dari Polda, Polres hingga Polsek dapat serius memberantas Judi Online di Sumut,&rdquo; katanya.</p>
<p>Lebih jauh, ia memastikan DPRD Sumut akan membuka kemungkinan untuk mengambil langkah politik jika penanganan dinilai tidak maksimal. Salah satunya dengan membentuk panitia khusus (pansus) guna mengawasi secara lebih ketat praktik judi online di daerah.</p>
<p>&ldquo;Kalau tidak ada keseriusan dan masih banyak praktik operator judi online, bukan tidak mungkin DPRD akan mendorong pembentukan lebih serius melalui Pansus agar penanganannya lebih komprehensif dan terukur,&rdquo; pungkasnya.</p>
<p>Sebelumnya, Direktorat Reserse Siber Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) berhasil membongkar jaringan judi online di apartemen Kota Medan dengan mengamankan 19 orang tersangka.</p>
<p>Direktur Reserse Siber Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Bayu Wicaksono, menyatakan, sebanyak 19 orang yang diamankan dari dua lokasi apartemen di Kota Medan.</p>
<p>Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat mengenai aktivitas judi online di dua lokasi tersebut. Tim penyidik melakukan penyelidikan dan menemukan apartemen tempat para pelaku menjalankan aksinya. (map)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Anggota Komisi A DPRD Sumatera Utara, Berkat Kurniawan Laoli, mendesak Polda Sumatera Utara untuk lebih agresif memberantas praktik operator judi online (judol) yang dinilai semakin meresahkan masyarakat, khususnya di Kota Medan.]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/dprd-sumut-desak-poldasu-sikat-sarang-judi-online-12744.html</guid>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 14:09:22 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/04/1-4-KUPING-Sarang-Judi-Online.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Alokasi 35% APBD untuk Medan Utara, Harus Menyeluruh Semua Sektor</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/alokasi-35-apbd-untuk-medan-utara-harus-menyeluruh-semua-sektor-12743.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Dr H Muslim Harahap MSP, menegaskan pentingnya segera merealisasikan alokasi minimal 35 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan untuk pembangunan di wilayah Medan Utara, yang mencakup Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Marelan, dan Medan Deli.</p>
<p>Menurut Muslim, ketentuan alokasi tersebut telah diamanatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan Tahun 2025-2029.</p>
<p>Ia menegaskan agar Pemko Medan tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memperhatikan sektor non-fisik yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Saat Musrenbang kemarin, saya sudah sampaikan kembali kepada Wali Kota Medan agar alokasi minimal 35 persen APBD Kota Medan segera terealisasi. Ketentuan ini sudah diamanatkan dalam RPJMD, jadi harus dijalankan,&rdquo; ujar Muslim kepada Sumut Pos, Rabu (1/4/2026).</p>
<p>Ia menambahkan, alokasi APBD untuk Medan Utara harus menyentuh berbagai sektor. Contohnya, bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat harus disalurkan minimal 35 persen untuk empat kecamatan di Medan Utara.</p>
<p>Hal ini dianggap penting mengingat angka kemiskinan di wilayah tersebut tergolong paling tinggi dibandingkan wilayah lain di Kota Medan.</p>
<p>&ldquo;Tidak wajar jika bansos dibagi rata ke 21 kecamatan. Selayaknya, 35 persen dari total bansos diberikan untuk masyarakat di Medan Utara. Ini akan sangat membantu menekan angka kemiskinan,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>Selain bansos, Muslim juga menekankan perlunya alokasi serupa untuk program pelatihan dan pembinaan UMKM serta program bedah rumah. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas hidup masyarakat dan mengatasi masalah rumah tidak layak huni di wilayah utara.</p>
<p>&ldquo;Intinya, alokasi 35 persen APBD untuk Medan Utara harus dilakukan secara menyeluruh dan mencakup semua sektor. Selama ini pembangunan Medan Utara tertinggal jauh, sementara fokus pembangunan lebih banyak diarahkan ke inti kota yang sebenarnya tidak langsung dirasakan masyarakat di wilayah utara,&rdquo; pungkas Muslim, yang merupakan wakil rakyat dari Dapil Medan II (Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan).</p>
<p>Dengan penekanan tersebut, DPRD Kota Medan mendorong agar Pemko Medan segera mengambil langkah nyata dalam merealisasikan alokasi anggaran yang proporsional dan menyeluruh demi pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kota Medan. (map/ila)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Dr H Muslim Harahap MSP, menegaskan pentingnya segera merealisasikan alokasi minimal 35 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan untuk pembangunan di wilayah Medan Utara, yang mencakup Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Marelan, dan Medan Deli.</p>
<p>Menurut Muslim, ketentuan alokasi tersebut telah diamanatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan Tahun 2025-2029.</p>
<p>Ia menegaskan agar Pemko Medan tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memperhatikan sektor non-fisik yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Saat Musrenbang kemarin, saya sudah sampaikan kembali kepada Wali Kota Medan agar alokasi minimal 35 persen APBD Kota Medan segera terealisasi. Ketentuan ini sudah diamanatkan dalam RPJMD, jadi harus dijalankan,&rdquo; ujar Muslim kepada Sumut Pos, Rabu (1/4/2026).</p>
<p>Ia menambahkan, alokasi APBD untuk Medan Utara harus menyentuh berbagai sektor. Contohnya, bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat harus disalurkan minimal 35 persen untuk empat kecamatan di Medan Utara.</p>
<p>Hal ini dianggap penting mengingat angka kemiskinan di wilayah tersebut tergolong paling tinggi dibandingkan wilayah lain di Kota Medan.</p>
<p>&ldquo;Tidak wajar jika bansos dibagi rata ke 21 kecamatan. Selayaknya, 35 persen dari total bansos diberikan untuk masyarakat di Medan Utara. Ini akan sangat membantu menekan angka kemiskinan,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>Selain bansos, Muslim juga menekankan perlunya alokasi serupa untuk program pelatihan dan pembinaan UMKM serta program bedah rumah. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas hidup masyarakat dan mengatasi masalah rumah tidak layak huni di wilayah utara.</p>
<p>&ldquo;Intinya, alokasi 35 persen APBD untuk Medan Utara harus dilakukan secara menyeluruh dan mencakup semua sektor. Selama ini pembangunan Medan Utara tertinggal jauh, sementara fokus pembangunan lebih banyak diarahkan ke inti kota yang sebenarnya tidak langsung dirasakan masyarakat di wilayah utara,&rdquo; pungkas Muslim, yang merupakan wakil rakyat dari Dapil Medan II (Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan).</p>
<p>Dengan penekanan tersebut, DPRD Kota Medan mendorong agar Pemko Medan segera mengambil langkah nyata dalam merealisasikan alokasi anggaran yang proporsional dan menyeluruh demi pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kota Medan. (map/ila)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Dr H Muslim Harahap MSP, menegaskan pentingnya segera merealisasikan alokasi minimal 35 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan untuk pembangunan di wilayah Medan Utara, yang mencakup Medan Belawan, Medan...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/alokasi-35-apbd-untuk-medan-utara-harus-menyeluruh-semua-sektor-12743.html</guid>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 14:09:22 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/04/1-4-KUPING-Medan-Utara-.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Segel Ruko di Titi Kuning Dicabut, DPC MAI Medan Lapor Satpol PP</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/segel-ruko-di-titi-kuning-dicabut-dpc-mai-medan-lapor-satpol-pp-12745.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan resmi melaporkan dugaan pencabutan line segel secara ilegal pada sebuah ruko berlantai dua di kawasan Titi Kuning kepada Satpol PP Kota Medan, Selasa (31/3/2026).</p>
<p>Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPC MAI Kota Medan, Suwarno SE MM didampingi Sekretaris Zullifkar AB ST dan segenap pengurus.</p>
<p>Kehadiran jajaran pengurus MAI bersama Ketua Garda Merah Putih, Dedi Harvisyahari diterima Sekretaris Satpol PP Kota Medan, Andi S. Harahap.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC MAI Kota Medan, Suwarno, memberikan pernyataan tegas terkait temuan di lapangan. Ia menilai, tindakan oknum yang mencopot segel tersebut sebagai bentuk pembangkangan terhadap hukum.</p>
<p>&ldquo;Kami menyayangkan adanya pihak tidak bertanggung jawab yang berani mencabut segel resmi pemerintah. Tindakan ini bukan hanya pelanggaran hukum, tapi juga bentuk pelecehan terhadap wibawa Pemko Medan. Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa aturan harus tegak tanpa pandang bulu,&rdquo; ucap Suwarno.</p>
<p>Suwarno juga menambahkan, pengawasan ini dilakukan demi kepentingan masyarakat luas, khususnya dalam memastikan retribusi daerah terserap maksimal.&rdquo;Jangan ada oknum yang merasa kebal hukum. Jika segel sudah dipasang karena pelanggaran, maka harus ditaati sampai prosesnya selesai. Kami mendukung penuh Satpol PP untuk menindak tegas pelakunya,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Merespons laporan itu, Andi S Harahap langsung menginstruksikan Kasi Wasdik, Akbar, dan Petugas Tindak Internal (PTI), Saut Daniel Tampubolon, untuk turun ke lapangan guna memasang kembali segel di ruko Titi Kuning pada hari yang sama. &ldquo;Kami akan menindaklanjuti masalah ini secara prosedural,&rdquo; ujar Andi.</p>
<p>Ia juga mengapresiasi kepedulian DPC MAI yang konsisten mendukung pemerintah dalam mengawal retribusi demi menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).</p>
<p>Senada dengan Andi, Kasi Wasdik Satpol PP, Akbar, menegaskan bahwa pencabutan segel sepihak adalah pelanggaran serius. Pihaknya menyatakan akan segera membuat laporan resmi ke Polsek setempat agar diproses secara hukum. &ldquo;Siapapun yang terbukti mencopot segel tersebut harus mempertanggungjawabkannya di hadapan hukum,&rdquo; pungkasnya. (map/ila)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan resmi melaporkan dugaan pencabutan line segel secara ilegal pada sebuah ruko berlantai dua di kawasan Titi Kuning kepada Satpol PP Kota Medan, Selasa (31/3/2026).</p>
<p>Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPC MAI Kota Medan, Suwarno SE MM didampingi Sekretaris Zullifkar AB ST dan segenap pengurus.</p>
<p>Kehadiran jajaran pengurus MAI bersama Ketua Garda Merah Putih, Dedi Harvisyahari diterima Sekretaris Satpol PP Kota Medan, Andi S. Harahap.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC MAI Kota Medan, Suwarno, memberikan pernyataan tegas terkait temuan di lapangan. Ia menilai, tindakan oknum yang mencopot segel tersebut sebagai bentuk pembangkangan terhadap hukum.</p>
<p>&ldquo;Kami menyayangkan adanya pihak tidak bertanggung jawab yang berani mencabut segel resmi pemerintah. Tindakan ini bukan hanya pelanggaran hukum, tapi juga bentuk pelecehan terhadap wibawa Pemko Medan. Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa aturan harus tegak tanpa pandang bulu,&rdquo; ucap Suwarno.</p>
<p>Suwarno juga menambahkan, pengawasan ini dilakukan demi kepentingan masyarakat luas, khususnya dalam memastikan retribusi daerah terserap maksimal.&rdquo;Jangan ada oknum yang merasa kebal hukum. Jika segel sudah dipasang karena pelanggaran, maka harus ditaati sampai prosesnya selesai. Kami mendukung penuh Satpol PP untuk menindak tegas pelakunya,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Merespons laporan itu, Andi S Harahap langsung menginstruksikan Kasi Wasdik, Akbar, dan Petugas Tindak Internal (PTI), Saut Daniel Tampubolon, untuk turun ke lapangan guna memasang kembali segel di ruko Titi Kuning pada hari yang sama. &ldquo;Kami akan menindaklanjuti masalah ini secara prosedural,&rdquo; ujar Andi.</p>
<p>Ia juga mengapresiasi kepedulian DPC MAI yang konsisten mendukung pemerintah dalam mengawal retribusi demi menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).</p>
<p>Senada dengan Andi, Kasi Wasdik Satpol PP, Akbar, menegaskan bahwa pencabutan segel sepihak adalah pelanggaran serius. Pihaknya menyatakan akan segera membuat laporan resmi ke Polsek setempat agar diproses secara hukum. &ldquo;Siapapun yang terbukti mencopot segel tersebut harus mempertanggungjawabkannya di hadapan hukum,&rdquo; pungkasnya. (map/ila)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan resmi melaporkan dugaan pencabutan line segel secara ilegal pada sebuah ruko berlantai dua di kawasan Titi Kuning kepada Satpol PP Kota Medan, Selasa (31/3/2026).]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/segel-ruko-di-titi-kuning-dicabut-dpc-mai-medan-lapor-satpol-pp-12745.html</guid>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 14:09:22 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/04/1-4-KUPING-Segel-Ruko-.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>QNET Berbagi Untuk 100 Anak dari 3 Yayasan di Solo</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/qnet-berbagi-untuk-100-anak-dari-3-yayasan-di-solo-12742.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/QNET-Berbagi.jpeg?fit=1024%2C717&amp;ssl=1" data-caption="QNET berbagi untuk 100 anak dari tiga yayasan di Kota Solo, dalam rangka Bulan Ramadan 2026. Melalui kegiatan tersebut, QNET mewujudkan rasa syukur dan berbagi kebahagiaan kepada anak-anak. Istimewa"><img width="1024" height="717" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/QNET-Berbagi.jpeg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/QNET-Berbagi.jpeg?w=1024&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/QNET-Berbagi.jpeg?resize=681%2C477&amp;ssl=1 681w" sizes=" 1024px) 100vw, 1024px" alt="" title="QNET Berbagi"></a>QNET berbagi untuk 100 anak dari tiga yayasan di Kota Solo, dalam rangka Bulan Ramadan 2026. Melalui kegiatan tersebut, QNET mewujudkan rasa syukur dan berbagi kebahagiaan kepada anak-anak. Istimewa</figure></div>&#13;
        
<p>SOLO, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b> &mdash; <a href="https://joglosemarnews.com/topik/qnet/" title="QNET">QNET</a> berbagi untuk 100 anak dari tiga yayasan di Kota Solo, dalam rangka Bulan Ramadan 2026. Melalui kegiatan tersebut, <a href="https://joglosemarnews.com/topik/qnet/" title="QNET">QNET</a> mewujudkan rasa syukur dan berbagi kebahagiaan kepada anak-anak.</p>
<p><a href="https://joglosemarnews.com/topik/qnet/" title="QNET">QNET</a> perusahaan penjualan langsung global, mengundang 100 anak anak dari 3 yayasan untuk buka bersama di salah satu hotel di kota Solo, Ramadan 2026 kemarin.</p>

<p>&ldquo;Setiap tahun <a href="https://joglosemarnews.com/topik/qnet/" title="QNET">QNET</a> selalu mengadakan kegiatan berbagi keberkahan dan kebahagiaan bulan Ramadan. Program tersebut dibuat sebagai salah satu bentuk komitmen <a href="https://joglosemarnews.com/topik/qnet/" title="QNET">QNET</a> dalam menghadirkan kebaikan dan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata oleh semua orang,&rdquo; ujar General Manager <a href="https://joglosemarnews.com/topik/qnet/" title="QNET">QNET</a> Indonesia, Ade Suci Suknawati, belum lama ini.</p>


<p>Suci menambahkan anak &ndash; anak yang datang berasal dari Yayasan Nur Hidayah, Yayasan Maju Bangsaku, dan Pondok Yatim Darul Ihsan. Masing &ndash; masing anak yang hadir diberikan paket perangkat alat tulis sekolah dan uang. Selain itu <a href="https://joglosemarnews.com/topik/qnet/" title="QNET">QNET</a> juga memberikan sumbangan untuk kebutuhan sarana prasana di yayasan.</p>

<p>&ldquo;Acara tahunan ini adalah implementasi dari filosofi <a href="https://joglosemarnews.com/topik/qnet/" title="QNET">QNET</a> yaitu Raise Yourself To Help Mankind (RYTHM). Apa yang <a href="https://joglosemarnews.com/topik/qnet/" title="QNET">QNET</a> dapatkan dari bisnis penjualan langsung, harus dimanfaatkan untuk menciptakan kebahagiaan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat yang tidak bisa lepas dari tanggung jawab <a href="https://joglosemarnews.com/topik/qnet/" title="QNET">QNET</a>, termasuk berbagi kepada anak &ndash; anak. Selain memberikan materi, kami juga memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak untuk terus meningkatkan belajar dan kerja keras, kerja cerdas, kerja iklas, agar cita &ndash; cita bisa tercapai,&rdquo; tegas Ade.</p>


<p>Dalam kesempatan yang sama, Siti Aminuriyah mewakili penerima donasi meyambut baik dan mengungkapkan kebahagiaan anak-anak menerima donasi.</p>



<p>&ldquo;Anak-anak sangat ceria, sangat bersemangat mengikuti buka bersama dan mendapatkan bingkisan perlengkapan sekolah untuk menunjang kegiatan belajar. Bukti terima kasih dari anak-anak dan kami, ditunjukan dengan keterampilan anak-anak dalam pertunjukan puisi dan nyanyian nasid yang dipersembahkan menjelang waktu berbuka, yang turut menambah suasana hangat dan penuh kebersamaan dalam acara. Buka bersama di hotel adalah pengalaman dalam menumbuhkan kesehatan mental anak.Pengalaman seperti ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri serta motivasi bagi anak-anak. Bertemu dengan orang-orang yang peduli dan dermawan dapat menginspirasi mereka untuk memiliki cita-cita dan semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik,&rdquo; tukasnya. <strong>Prihatsari</strong></p>


<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — QNET berbagi untuk 100 anak dari tiga yayasan di Kota Solo, dalam rangka Bulan Ramadan 2026. Melalui kegiatan tersebut, QNET mewujudkan rasa syukur dan berbagi kebahagiaan kepada anak-anak. QNET perusahaan penjualan langsung global, mengundang 100 anak...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/qnet-berbagi-untuk-100-anak-dari-3-yayasan-di-solo-12742.html</guid>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 14:09:11 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/QNET-Berbagi.jpeg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Krisis di Depan Mata! Kita Kekurangan 5 Ribu Penghulu, Layanan Nikah Terancam Kacau?</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/krisis-di-depan-mata-kita-kekurangan-5-ribu-penghulu-layanan-nikah-terancam-kacau-12741.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/03/1742867197668_1.jpg?fit=898%2C720&amp;ssl=1" data-caption="Ilustrasi pernikahan adat Jawa. Istimewa "><img width="898" height="720" src="https://joglosemarnews.com/images/2025/03/1742867197668_1.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/03/1742867197668_1.jpg?w=898&amp;ssl=1 898w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/03/1742867197668_1.jpg?resize=681%2C546&amp;ssl=1 681w" sizes=" 898px) 100vw, 898px" alt="Pernikahan" title="Pernikahan"></a>Ilustrasi pernikahan adat Jawa. Istimewa </figure></div>&#13;
        
<p><strong>WONOGIRI, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong>&ndash; Fakta mencengangkan terungkap: Indonesia saat ini menghadapi <a href="https://joglosemarnews.com/topik/kekurangan-penghulu/" title="kekurangan penghulu">kekurangan penghulu</a> dalam skala besar. Kebutuhan ideal secara nasional mencapai 16.237 orang, namun kondisi terbaru tahun 2026 menunjukkan jumlah yang tersedia baru 11.918 orang. Artinya, ada selisih besar yang berpotensi berdampak langsung pada layanan pernikahan dan urusan keagamaan di masyarakat.</p>
<p>Dari total yang ada, sebanyak 10.706 merupakan PNS dan 1.212 lainnya berstatus PPPK. Namun persoalan tidak berhenti di situ. Dalam empat tahun ke depan, gelombang pensiun akan memperparah kondisi ini.</p>

<p>&ldquo;Apalagi dalam rentang empat tahun mendatang, sebanyak 1.850 penghulu akan pensiun, dengan rincian, tahun 2026 sebanyak 300 orang, tahun 2027 berjumlah 463 orang, tahun 2028 ada 508 orang, dan tahun 2029 berjumlah 579 orang,&rdquo; ungkap Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi.</p>


<p>Kondisi ini memaksa pemerintah bergerak cepat. Kementerian Agama kini tengah berkoordinasi intensif dengan Kemenpan RB untuk mencari solusi konkret demi menutup kekurangan SDM penghulu yang semakin mengkhawatirkan.</p>

<p>Berbagai langkah strategis mulai disiapkan, mulai dari pembukaan formasi CPNS secara berkelanjutan hingga skema inpassing atau peralihan jabatan ke dalam Jabatan Fungsional Penghulu.</p>


<p>&ldquo;Terdapat beberapa opsi yang sedang dikaji, mulai dari pembukaan formasi CPNS secara berkelanjutan hingga mekanisme peralihan jabatan dari posisi lain ke dalam Jabatan Fungsional Penghulu (Inpassing), guna memastikan ketersediaan SDM yang kompeten di setiap lini layanan,&rdquo; terang Zayadi.</p>



<p>Di sisi lain, persoalan kesejahteraan juga ikut disorot. Tunjangan fungsional penghulu diketahui tidak pernah mengalami kenaikan sejak tahun 2007. Padahal beban kerja terus meningkat, seiring kompleksitas layanan masyarakat yang semakin tinggi.</p>
<p>Meski begitu, pemerintah memastikan tidak ada diskriminasi antara penghulu PNS dan PPPK dalam hal tunjangan.</p>

<p>&ldquo;Saat ini, tidak ada perbedaan dalam besaran tunjangan fungsional di antara keduanya, yang mencerminkan prinsip keadilan dalam birokrasi,&rdquo; tegas Zayadi.</p>


<p>Upaya peningkatan kesejahteraan kini terus didorong melalui koordinasi lintas kementerian, termasuk usulan penyesuaian tunjangan serta kenaikan kelas jabatan sebagai bentuk penghargaan atas profesionalisme penghulu.</p>



<p>Saat ini struktur jabatan penghulu masih berada pada:<br>
&#10003; Penghulu Ahli Pertama: Grade 8<br>
&#10003; Penghulu Ahli Muda: Grade 9<br>
&#10003; Penghulu Ahli Madya: Grade 11</p>
<p>Tak hanya itu, pemerintah juga mulai mengusulkan jabatan fungsional penghulu hingga level Ahli Utama untuk memperkuat struktur karier sekaligus meningkatkan kualitas layanan keagamaan.</p>



<p>Namun di lapangan, tantangan yang dihadapi jauh lebih kompleks. Program revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) yang terus didorong juga menghadapi berbagai hambatan serius.</p>
<p>Beberapa kendala utama yang muncul antara lain:<br>
&bull; Masalah sertifikasi lahan yang menghambat pendanaan SBSN<br>
&bull; Kekurangan SDM penghulu dan penyuluh di berbagai daerah<br>
&bull; Kesenjangan infrastruktur digital, terutama di wilayah 3T<br>
&bull; Tingginya angka pernikahan dini yang menambah beban layanan</p>

<p>Meski program <a href="https://joglosemarnews.com/topik/revitalisasi-kua/" title="revitalisasi KUA">revitalisasi KUA</a> tetap berjalan, realitas di lapangan menunjukkan bahwa pembenahan tidak bisa setengah-setengah. Dibutuhkan solusi terintegrasi agar layanan keagamaan tetap bisa menjangkau seluruh masyarakat tanpa hambatan.</p>




<p>Jika tidak segera ditangani serius, <a href="https://joglosemarnews.com/topik/kekurangan-penghulu/" title="kekurangan penghulu">kekurangan penghulu</a> ini bukan sekadar angka statistik&mdash;melainkan ancaman nyata terhadap kelancaran layanan pernikahan dan urusan keagamaan di Indonesia. <strong>Aris Arianto</strong></p>



<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Fakta mencengangkan terungkap: Indonesia saat ini menghadapi kekurangan penghulu dalam skala besar. Kebutuhan ideal secara nasional mencapai 16.237 orang, namun kondisi terbaru tahun 2026 menunjukkan jumlah yang tersedia baru 11.918 orang. Artinya, ada selisih besar yang...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/krisis-di-depan-mata-kita-kekurangan-5-ribu-penghulu-layanan-nikah-terancam-kacau-12741.html</guid>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 14:09:11 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2025/03/1742867197668_1.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Ogah Ikut Pusat, Sleman Pilih WFO. Bupati Harda: WFH Jumat Ganggu Pelayanan  </title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/ogah-ikut-pusat-sleman-pilih-wfo-bupati-harda-wfh-jumat-ganggu-pelayanan-12738.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-Harda.jpg?fit=700%2C393&amp;ssl=1" data-caption="Bupati Sleman Harda Kiswaya | Wikipedia"><img width="700" height="393" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-Harda.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-Harda.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-Harda.jpg?resize=681%2C382&amp;ssl=1 681w" sizes=" 700px) 100vw, 700px" alt="" title="0104 - Harda"></a>Bupati Sleman Harda Kiswaya | Wikipedia</figure></div>&#13;
        
<p><strong>SLEMAN, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Di tengah dorongan pemerintah pusat untuk menerapkan skema kerja dari rumah (WFH) setiap Jumat, Pemerintah Kabupaten Sleman justru mengambil arah berbeda. Bupati Sleman memilih tetap mempertahankan pola kerja dari kantor (WFO) dengan alasan menjaga kualitas pelayanan publik.</p>
<p>Keputusan ini mencerminkan adanya tarik-menarik antara kebijakan nasional dan realitas di lapangan. Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menilai penerapan WFH belum tentu relevan untuk semua daerah, terutama wilayah dengan karakter pelayanan yang dominan bersentuhan langsung dengan masyarakat.</p>

<p>&ldquo;Sehingga saya tetap melayani masyarakat seperti biasa. Gitu. Mungkin kami salah, mungkin ya, tapi berkaitan dengan itu apa ya, situasional. Kalau di Sleman WFH itu pelayanan nggak bisa optimal, saya pengen mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat,&rdquo; katanya, Rabu (1/4/2026).</p>


<p>Menurutnya, banyak layanan di lingkungan Pemkab Sleman yang membutuhkan kehadiran fisik ASN. Ia khawatir jika WFH dipaksakan, justru akan memperlambat respons terhadap kebutuhan mendesak warga.</p>

<p>&ldquo;Nanti kalau ada masyarakat yang betul-betul (butuh) segera mendapatkan pertolongan, nanti akan ribet, nggih. Banyak hal lah yang artinya pertimbangan kami, untuk kami melayani seperti biasa,&rdquo; imbuhnya.</p>


<p>Harda juga mengungkapkan bahwa keputusan tersebut bukan diambil sepihak. Ia telah berdiskusi dengan jajaran ASN, dan hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar pekerjaan tidak memungkinkan dilakukan secara jarak jauh.</p>



<p>Ia mencontohkan, hanya sebagian kecil sektor seperti Dinas Komunikasi dan Informatika yang mungkin bisa menjalankan WFH. Namun jika diterapkan tidak merata, berpotensi memunculkan kecemburuan di kalangan pegawai.</p>
<p>&ldquo;Karena mungkin saya nyuwun sewu pada saat perintah ini diturunkan kan mungkin secara umum aja dilihat pelayanan, tapi di wilayah nggak dipertimbangkan,&rdquo; ujarnya.</p>

<p>Meski demikian, Harda menegaskan tetap akan mengikuti kebijakan tersebut jika nantinya bersifat wajib. Namun selama masih berupa imbauan, ia memilih memprioritaskan pelayanan langsung kepada masyarakat.</p>


<p>Di sisi lain, terkait tujuan efisiensi energi yang menjadi dasar kebijakan WFH, Pemkab Sleman memilih pendekatan berbeda. Alih-alih memangkas anggaran secara langsung, pihaknya akan melakukan evaluasi mendalam terhadap program kerja yang dinilai tidak mendesak.</p>



<p>&ldquo;Kami tidak serampangan, langsung &lsquo;Oh ini dikurangi&rsquo;, nggak juga. Sehingga kegiatan-kegiatan perangkat daerah itu apa. Kalau ada kegiatan-kegiatan yang memang bisa ditunda atau ditiadakan, ya jangan dilakukan. Sehingga betul-betul BBM itu sebagai napasnya kegiatan bisa apa ya, bisa dilakukan agendanya dengan baik,&rdquo; katanya.</p>
<p>Ia menekankan bahwa efisiensi harus dilakukan secara hati-hati agar tidak mengganggu program prioritas, terutama yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>



<p>&ldquo;Tidak ada agenda-agenda dihilangkan atau tertunda hanya karena serampangan &lsquo;Oh efisiensi kamu langsung saya potong sekian&rsquo;, nggak begitu. Nggih, kita harus hati-hati karena betul-betul program kami yang sudah kita susun itu dalam rangka menuju pengurangan kemiskinan, menuju kesejahteraan. Sehingga kami tidak serampangan langsung potong. Akan saya petani (teliti), akan identifikasi kegiatan apa saja yang memang seharusnya tidak dilakukan, ya jangan dilakukan,&rdquo; imbuhnya.</p>
<p>Terkait anjuran penggunaan transportasi ramah lingkungan seperti sepeda, Harda menilai hal tersebut belum sepenuhnya realistis diterapkan di Sleman. Faktor jarak tempuh dan kondisi geografis menjadi kendala utama.</p>

<p>&ldquo;Kalau sepeda ya sing suka (yang suka) aja, nek (kalau) omahnya Cangkringan rene (ke sini) ngepit bendino (naik sepeda setiap hari) ya (capek),&rdquo; katanya.</p>




<p>Sebagai informasi, kebijakan WFH bagi ASN setiap Jumat tertuang dalam surat edaran yang diterbitkan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Aturan tersebut mulai berlaku 1 April 2026 dan akan dievaluasi secara berkala setiap dua bulan. [*]</p>




<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Di tengah dorongan pemerintah pusat untuk menerapkan skema kerja dari rumah (WFH) setiap Jumat, Pemerintah Kabupaten Sleman justru mengambil arah berbeda. Bupati Sleman memilih tetap mempertahankan pola kerja dari kantor (WFO) dengan alasan menjaga kualitas pelayanan...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/ogah-ikut-pusat-sleman-pilih-wfo-bupati-harda-wfh-jumat-ganggu-pelayanan-12738.html</guid>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 10:09:11 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-Harda.jpg?fit=700%2C393&amp;ssl=1"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Waspada! Ratusan Kasus Suspect Campak di Brebes, 4 Terbukti Positif</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/waspada-ratusan-kasus-suspect-campak-di-brebes-4-terbukti-positif-12739.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-campak.jpg?fit=700%2C466&amp;ssl=1" data-caption="Ilustrasi campak | freepik"><img width="700" height="466" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-campak.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-campak.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-campak.jpg?resize=681%2C453&amp;ssl=1 681w" sizes=" 700px) 100vw, 700px" alt="" title="0104 - campak"></a>Ilustrasi campak | freepik</figure></div>&#13;
        
<p><strong>BREBES, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Lonjakan kasus campak di Kabupaten Brebes mulai memicu kekhawatiran, seiring meningkatnya jumlah pasien dengan gejala yang menyerupai flu namun berpotensi berkembang menjadi penyakit serius.</p>
<p>Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes mencatat ratusan kasus suspek dalam beberapa hari terakhir. Dari jumlah tersebut, sebagian sudah menunjukkan hasil laboratorium yang mengarah pada konfirmasi positif.</p>

<p>Kepala Dinkes Brebes, dr Heru Padmonobo, mengungkapkan adanya tren kenaikan kasus yang cukup signifikan dalam waktu singkat.</p>


<p>&ldquo;Kasus campak suspect per hari ini ada 202. Hari sebelumnya ada 197 kasus.&rdquo;</p>

<p>&ldquo;Jadi per hari ini ada penambahan 5 kasus,&rdquo; ujarnya, Rabu (1/4/2026).</p>


<p>Dari ratusan kasus tersebut, pihaknya telah melakukan pengambilan sampel terhadap sejumlah pasien. Hasil awal menunjukkan sebagian besar sampel mengarah pada infeksi campak.</p>



<p>&ldquo;Hasilnya empat dari sampel tersebut di angka 80 persen positif.&rdquo;</p>
<p>Empat pasien yang terindikasi positif saat ini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit wilayah Jawa Barat, karena jaraknya dinilai lebih dekat dari domisili pasien.</p>

<p>Sementara itu, pemeriksaan lanjutan terhadap kasus lain masih terkendala proses laboratorium.</p>


<p>&ldquo;Untuk yang lain belum kami periksa karena ada kendala di laboratorium dari Yogyakarta terkait reaktifnya,&rdquo; terangnya.</p>



<p>Menurut dr Heru, peningkatan kasus campak tidak hanya terjadi di Brebes, tetapi juga hampir merata di berbagai wilayah Jawa Tengah. Kondisi ini menjadi peringatan agar penanganan dilakukan lebih serius guna mencegah dampak yang lebih luas.</p>
<p>Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi komplikasi yang dapat ditimbulkan penyakit ini.</p>



<p>&ldquo;Harapannya tidak ada angka kematian. Harapan kami juga komplikasi dari campak tidak berat,&rdquo; harapnya.</p>
<p>Sebagai langkah antisipasi, Dinkes telah memperketat prosedur operasional standar (SOP), termasuk perlindungan tenaga kesehatan agar tidak ikut terpapar saat menangani pasien.</p>

<p>&ldquo;Status kesehatan nakes dengan SOP agar dalam penanganan juga terlindungi agar tidak ikutan sakit,&rdquo; ungkapnya.</p>




<p>Di sisi lain, masyarakat diminta tidak mengabaikan upaya pencegahan, terutama dengan menjaga daya tahan tubuh dan memastikan status imunisasi tetap lengkap.</p>

<p>&ldquo;Untuk masyarakat jaga imunitas. Jaga daya tahan tubuh dengan istirahat cukup, makan yang terjamin, dan status imunisasi jangan disepelekan,&rdquo; imbaunya.</p>
<p>Kasus terbanyak saat ini dilaporkan berasal dari wilayah selatan Brebes, khususnya area binaan Puskesmas Bentar. Pasien umumnya mengalami gejala awal berupa demam, ruam merah, batuk pilek, hingga nyeri pada tubuh.</p>



<p>&ldquo;Di daerah atas yang positif itu ada di wilayah binaan Puskesmas Bentar, dengan gejala panas, ruam-ruam merah, batuk pilek, nyeri tulang, nyeri badan.&rdquo;</p>
<p>&ldquo;Dan yang dikhawatirkan komplikasi berat seperti menginitis hingga peneumonia,&rdquo; pungkasnya. [*] <em>Disarikan dari sumber berita media daring</em></p>








<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[BREBES, JOGLOSEMARNEWS.COM – Lonjakan kasus campak di Kabupaten Brebes mulai memicu kekhawatiran, seiring meningkatnya jumlah pasien dengan gejala yang menyerupai flu namun berpotensi berkembang menjadi penyakit serius. Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes mencatat ratusan kasus suspek dalam beberapa hari terakhir....]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/waspada-ratusan-kasus-suspect-campak-di-brebes-4-terbukti-positif-12739.html</guid>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 10:09:11 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-campak.jpg?fit=700%2C466&amp;ssl=1"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Jahe Gajah Karangtengah Lolos dari Ancaman Hama, Panen Besar di Ujung Mata Petani Bisa Tersenyum Lebar</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/jahe-gajah-karangtengah-lolos-dari-ancaman-hama-panen-besar-di-ujung-mata-petani-bisa-tersenyum-lebar-12740.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/Screenshot_20260402-061159_1.jpg?fit=656%2C482&amp;ssl=1" data-caption="Jahe. Istimewa "><img width="656" height="482" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/Screenshot_20260402-061159_1.jpg" alt="Jahe" title="Jahe"></a>Jahe. Istimewa </figure></div>&#13;
        
<p><strong>WONOGIRI, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong>&ndash; Wilayah Karangtengah kembali menunjukkan tajinya sebagai salah satu sentra rempah unggulan. Di tengah berbagai tantangan pertanian, <a href="https://joglosemarnews.com/topik/budidaya-jahe/" title="budidaya Jahe">budidaya Jahe</a> Gajah (Zingiber officinale var. officinarum) di Desa Jeblogan justru memperlihatkan hasil yang mengejutkan. Tanaman dengan rimpang besar ini terbukti mampu bertahan dari ancaman serius Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang selama ini menjadi momok bagi para petani.</p>
<p><a href="https://joglosemarnews.com/topik/jahe-gajah/" title="Jahe gajah">Jahe gajah</a> bukan sekadar komoditas biasa. Dengan ukuran rimpang yang besar, serat halus, dan rasa yang lebih bersahabat dibanding jenis lain seperti jahe merah atau emprit, tanaman ini menjadi primadona di berbagai sektor. Mulai dari industri jamu, suplemen kesehatan, hingga kebutuhan dapur rumah tangga dan olahan makanan, permintaan terhadap <a href="https://joglosemarnews.com/topik/jahe-gajah/" title="jahe gajah">jahe gajah</a> terus stabil bahkan cenderung meningkat, baik di pasar lokal maupun internasional.</p>

<p>Namun di balik potensi besar tersebut, ancaman nyata tetap mengintai. Serangan hama dan penyakit bisa datang kapan saja dan berisiko menyebabkan kerugian besar hingga gagal panen. Beberapa OPT yang dikenal paling berbahaya antara lain:</p>


<p>&#10003; Penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum)<br>
&#10003; Busuk rimpang (Fusarium sp.)<br>
&#10003; Nematoda akar (Meloidogyne spp.)<br>
&#10003; Lalat rimpang (Mimegralla coeruleifrons)<br>
&#10003; Kutu perisai<br>
&#10003; Uret tanah</p>

<p>Melihat potensi risiko tersebut, langkah cepat langsung dilakukan oleh petugas Pengamat Hama Tanaman dari Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Karangtengah dengan melakukan survei lapangan secara langsung di Desa Jeblogan. Pemeriksaan ini menjadi krusial untuk memastikan kondisi tanaman tetap aman dan produktif.</p>


<p>&ldquo;Kami melakukan survey lahan untuk memastikan <a href="https://joglosemarnews.com/topik/budidaya-jahe/" title="budidaya Jahe">budidaya Jahe</a> Gajah di Wilayah Desa Jeblogan aman dari organisme pengganggu tanaman. Hal ini penting dilakukan agar tidak terjadi gagal panen, apabila ditemukan indikasi serangan awal dapat segera ditangani dengan langkah pencegahan yang paling efektif,&rdquo; ungkap Fredhy Pradana selaku Pengamat Hama.</p>



<p>Langkah pencegahan yang disarankan tidak main-main dan harus dilakukan secara disiplin oleh petani, di antaranya:</p>
<p>&bull; Menggunakan benih sehat dan berkualitas<br>
&bull; Mengatur sistem drainase agar tidak terjadi genangan<br>
&bull; Melakukan rotasi tanaman secara berkala<br>
&bull; Menggunakan fungisida sesuai kebutuhan</p>

<p>Hasilnya tidak mengecewakan. Dari observasi langsung di lapangan, kondisi tanaman <a href="https://joglosemarnews.com/topik/jahe-gajah/" title="Jahe Gajah">Jahe Gajah</a> di Desa Jeblogan dinyatakan aman dari serangan OPT. Indikasi ini terlihat jelas dari kualitas rimpang yang dihasilkan.</p>


<p>Ciri-ciri jahe yang sehat dan bebas hama tersebut antara lain:</p>



<p>&#10003; Rimpang besar, gemuk, dan tidak keriput<br>
&#10003; Warna kulit putih kekuningan hingga kuning muda yang cerah<br>
&#10003; Tekstur padat dan keras saat dipegang<br>
&#10003; Tidak terdapat bercak coklat atau hitam<br>
&#10003; Aroma khas jahe yang tajam dan segar</p>
<p>&ldquo;Tidak ditemui juga bercak coklat/hitam tanda busuk, serta memiliki aroma khas jahe yang tajam dan segar.&rdquo;</p>



<p>Kondisi ini menjadi sinyal kuat bahwa pengelolaan budidaya di Karangtengah berjalan dengan baik dan terarah. Jika konsistensi ini terus dijaga, bukan tidak mungkin kawasan ini akan semakin dikenal sebagai pusat <a href="https://joglosemarnews.com/topik/jahe-gajah/" title="jahe gajah">jahe gajah</a> berkualitas tinggi yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.</p>
<p>Harapan besar kini tertuju pada keberlanjutan &ldquo;<a href="https://joglosemarnews.com/topik/kampung-rempah/" title="Kampung Rempah">Kampung Rempah</a>&rdquo; Karangtengah. Dengan dukungan pengawasan yang rutin dan teknik budidaya yang tepat, potensi ekonomi dari <a href="https://joglosemarnews.com/topik/jahe-gajah/" title="jahe gajah">jahe gajah</a> bisa terus dimaksimalkan dan menjadi sumber kesejahteraan nyata bagi para petani di Wonogiri. <strong>Aris Arianto</strong></p>



<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Wilayah Karangtengah kembali menunjukkan tajinya sebagai salah satu sentra rempah unggulan. Di tengah berbagai tantangan pertanian, budidaya Jahe Gajah (Zingiber officinale var. officinarum) di Desa Jeblogan justru memperlihatkan hasil yang mengejutkan. Tanaman dengan rimpang besar ini...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/jahe-gajah-karangtengah-lolos-dari-ancaman-hama-panen-besar-di-ujung-mata-petani-bisa-tersenyum-lebar-12740.html</guid>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 10:09:11 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/Screenshot_20260402-061159_1.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Mengadu Nasib Sejak 1988, Tak Ada Alasan Tak Pulang</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/mengadu-nasib-sejak-1988-tak-ada-alasan-tak-pulang-12735.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p><strong>Kakek Ushar Rela Berlayar 32 Jam Sendirian Demi Pulang ke Bulukumba Untuk Berkumpul Keluarga</strong></p>
<p><em>Usianya sudah tergolong senior, 66 tahun. Tapi itu tidak menghalangi Ushar Hamid untuk merasakan keriuhan mudik Lebaran. Iapun rela meski harus menghabiskan waktu puluhan jam dalam perjalanan.</em></p>
<p><em><strong>Laporan: Novia Herawati</strong></em></p>
<p>Ushar tetap tampak bersemangat pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Untuk mudik lebaran ke ujung kaki Celebes, Ushar tidak lewat jalur udara. Ia memilih jalur yang ditempuh para leluhurnya, yakni jalur laut. Di ruang tunggu penumpang Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kakek Ushar duduk tenang di bangku besi berwarna biru. Ia mengenakan kemeja warna coklat susu yang digulung setengah, serta peci bermotif khas.</p>
<p>Di sampingnya tersandar dua tas besar dan satu tas selempang hitam. Barang bawaan itu diletakkan rapi di dekat kakinya, seolah selalu siap dibawa ketika panggilan keberangkatan kapal sudah disiarkan. Wajahnya tampak tenang namun penuh perhatian. Sesekali pandangannya berkeliling, menoleh ke kanan dan ke kiri, mengikuti lalu lalang penumpang yang datang dan pergi di ruang tunggu penumpang.</p>
<p>&ldquo;Lagi nunggu kapal, mau mudik ke Makassar, silaturahmi,&rdquo; ucap Ushar kepada JawaPos.com, Senin (16/3).</p>
<p>Tubuhnya masih bugar, namun suaranya amat lirih. Penulis pun harus mendekat agar bisa mendengar ucapannya dengan jelas. Mengadu Nasib di Madura, Bertemu Jodoh di Tanah Rantau. Ushar bercerita bahwa dirinya mulai merantau ke Pulau Madura sejak tahun 1988, saat usianya masih muda. Kala itu, ia datang dengan harapan sederhana: mencari pekerjaan dan memperbaiki nasib.</p>
<p>Di pulau garam, Ushar bekerja di sebuah perusahaan swasta. Siapa sangka, niat hati ingin mengadu nasib, Ushar justru dipertemukan dengan pujaan hatinya di tanah rantau. Dari perkenalan sederhana, keduanya kemudian menikah dan membangun rumah tangga bersama.Mereka kini hidup sederhana di Kecamatan Socah, Bangkalan, sambil membesarkan ketiga anak mereka.</p>
<p>&ldquo;Anak saya tiga, yang paling sulung usianya 32 tahun, kemudian anak kedua dan ketiga itu kembar, usianya 27 tahun. Anak-anak sudah pada berkeluarga,&rdquo; lanjut kakek berkacamata tebal itu.</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p><strong>Kakek Ushar Rela Berlayar 32 Jam Sendirian Demi Pulang ke Bulukumba Untuk Berkumpul Keluarga</strong></p>
<p><em>Usianya sudah tergolong senior, 66 tahun. Tapi itu tidak menghalangi Ushar Hamid untuk merasakan keriuhan mudik Lebaran. Iapun rela meski harus menghabiskan waktu puluhan jam dalam perjalanan.</em></p>
<p><em><strong>Laporan: Novia Herawati</strong></em></p>
<p>Ushar tetap tampak bersemangat pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Untuk mudik lebaran ke ujung kaki Celebes, Ushar tidak lewat jalur udara. Ia memilih jalur yang ditempuh para leluhurnya, yakni jalur laut. Di ruang tunggu penumpang Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kakek Ushar duduk tenang di bangku besi berwarna biru. Ia mengenakan kemeja warna coklat susu yang digulung setengah, serta peci bermotif khas.</p>
<p>Di sampingnya tersandar dua tas besar dan satu tas selempang hitam. Barang bawaan itu diletakkan rapi di dekat kakinya, seolah selalu siap dibawa ketika panggilan keberangkatan kapal sudah disiarkan. Wajahnya tampak tenang namun penuh perhatian. Sesekali pandangannya berkeliling, menoleh ke kanan dan ke kiri, mengikuti lalu lalang penumpang yang datang dan pergi di ruang tunggu penumpang.</p>
<p>&ldquo;Lagi nunggu kapal, mau mudik ke Makassar, silaturahmi,&rdquo; ucap Ushar kepada JawaPos.com, Senin (16/3).</p>
<p>Tubuhnya masih bugar, namun suaranya amat lirih. Penulis pun harus mendekat agar bisa mendengar ucapannya dengan jelas. Mengadu Nasib di Madura, Bertemu Jodoh di Tanah Rantau. Ushar bercerita bahwa dirinya mulai merantau ke Pulau Madura sejak tahun 1988, saat usianya masih muda. Kala itu, ia datang dengan harapan sederhana: mencari pekerjaan dan memperbaiki nasib.</p>
<p>Di pulau garam, Ushar bekerja di sebuah perusahaan swasta. Siapa sangka, niat hati ingin mengadu nasib, Ushar justru dipertemukan dengan pujaan hatinya di tanah rantau. Dari perkenalan sederhana, keduanya kemudian menikah dan membangun rumah tangga bersama.Mereka kini hidup sederhana di Kecamatan Socah, Bangkalan, sambil membesarkan ketiga anak mereka.</p>
<p>&ldquo;Anak saya tiga, yang paling sulung usianya 32 tahun, kemudian anak kedua dan ketiga itu kembar, usianya 27 tahun. Anak-anak sudah pada berkeluarga,&rdquo; lanjut kakek berkacamata tebal itu.</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Di sampingnya tersandar dua tas besar dan satu tas selempang hitam. Barang bawaan itu diletakkan rapi di dekat kakinya, seolah selalu siap dibawa ketika panggilan keberangkatan kapal sudah disiarkan. Wajahnya tampak tena]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/mengadu-nasib-sejak-1988-tak-ada-alasan-tak-pulang-12735.html</guid>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 06:09:47 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/1-kakek-ushar-hamid.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Publikasikan Kegiatan Pembangunan, Pemkab Tolikara Gandeng Media Massa</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/publikasikan-kegiatan-pembangunan-pemkab-tolikara-gandeng-media-massa-12733.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p>JAYAPURA-Dalam upaya penyebarluasan informasi kebijakan dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Tolikara, Pemkab Tolikara kembali menjalin kerjasama dengan sejumlah media massa. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan MoU dengan pimpinan media massa, antara lain Cenderawasih Pos, TVRI, Jaya TV, CV Dany Production House dan Opsi id.</p>
<p>Penandatanganan MoU yang digelar di Aula Graha Pena Papua, Selasa (31/3) tadi malam, dihadiri langsung oleh Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos. Acara juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tolikara, Dr. Yosua Noak Duw, Ketua TP PKK Kabupaten Tolikara Ny. Elisabeth F. Wandik yang juga Kepala Baperinda Kabupaten Tolikara, serta Kepada Dinas Komdigi Tolikara Derwes Jikwa.</p>
<p>Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Komdigi Derwes Jikwa mengungkapkan bahwa penandatanganan kerjasama Pemkab Tolikara dengan pimpinan media ini, merupakan yang kedua kalinya di bawah pimpinan Bupati Willem Wandik.</p>
<p>&ldquo;Kami menjalin kerjasama dengan beberapa media massa ini untuk penyebarluasan informasi kegiatan pembangunan yang dijalankan di Kabupaten Tolikara, agar masyarakat mengetahui kebijakan dan program pembangunan yang sudah dilaksanakan di Tolikara,&rdquo; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Tolikara Willem Wandik, S. Sos memberikan apresiasi kepada sejumlah media massa yang selama ini sudah bekerja sama dan membantu Pemkab Tolikara dalam publikasi kegiatan pembangunan di Tolikara.</p>
<p>Menurut Bupati, penandatanganan MoU ini juga jadi sarana untuk jaga silaturahmi dengan pimpinan dan awak media.</p>
<p>&ldquo;Puji syukur kepada Tuhan kita bisa hadir untuk melakukan penandatanganan MoU ini, semoga ke depan bisa terus ditingkatkan dan berjalan lancar,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Bupati mengaku Pemkab Tolikara terbuka untuk menerima kritikan atau masukan demi kemajuan pembangunan di Tolikara. Namun di satu sisi, kritikan yang tidak disertai data yang akurat, bisa menjadi fitnah yang berbahaya. Oleh karena itu, diharapkan peran media massa ini untuk bisa membantu meluruskan informasi yang tidak benar yang berkembang di tengah masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Kami harapkan media massa ini bisa membantu Pemkab Tolikara meluruskan informasi, atau mengkonter fitnah dengan berita yang benar,&rdquo; ujar Bupati Willem Wandik.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tolikara, Dr. Yosua Noak Duw menambahkan bahwa tipe masyarakat di Kabupaten Tolikara ini, ada yang suka membaca, tapi ada juga yang hanya suka mendengar atau menonton. Oleh karena itu, kerjasama ini selain dengan media cetak juga dengan media elektronik, baik RRI maupuan TVRI.</p>
<p>&ldquo;Saya harapkan semua kegiatan pimpinan daerah ini bisa diback up untuk diinformasikan atau diberitakan kepada publik. &ldquo;ujarnya.</p>
<p>Diakui Sekda, bahwa peran media massa ini sangat penting untuk meluruskan informasi yang tidak benar. Karena itu, salah satu tujuan kerjasama dengan media ini adalah untuk menyikapi informasi yang tidak tepat yang berkembang di masyarakat, agar bisa diluruskan.</p>
<p>&ldquo;Tidak boleh ada pembiaran informasi yang tidak jelas dan tidak bisa dipertanggungjawabkan beredar di tengah masyarakat, karena ini bisa berbahaya,&rdquo; tandasnya.</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p>JAYAPURA-Dalam upaya penyebarluasan informasi kebijakan dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Tolikara, Pemkab Tolikara kembali menjalin kerjasama dengan sejumlah media massa. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan MoU dengan pimpinan media massa, antara lain Cenderawasih Pos, TVRI, Jaya TV, CV Dany Production House dan Opsi id.</p>
<p>Penandatanganan MoU yang digelar di Aula Graha Pena Papua, Selasa (31/3) tadi malam, dihadiri langsung oleh Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos. Acara juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tolikara, Dr. Yosua Noak Duw, Ketua TP PKK Kabupaten Tolikara Ny. Elisabeth F. Wandik yang juga Kepala Baperinda Kabupaten Tolikara, serta Kepada Dinas Komdigi Tolikara Derwes Jikwa.</p>
<p>Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Komdigi Derwes Jikwa mengungkapkan bahwa penandatanganan kerjasama Pemkab Tolikara dengan pimpinan media ini, merupakan yang kedua kalinya di bawah pimpinan Bupati Willem Wandik.</p>
<p>&ldquo;Kami menjalin kerjasama dengan beberapa media massa ini untuk penyebarluasan informasi kegiatan pembangunan yang dijalankan di Kabupaten Tolikara, agar masyarakat mengetahui kebijakan dan program pembangunan yang sudah dilaksanakan di Tolikara,&rdquo; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Tolikara Willem Wandik, S. Sos memberikan apresiasi kepada sejumlah media massa yang selama ini sudah bekerja sama dan membantu Pemkab Tolikara dalam publikasi kegiatan pembangunan di Tolikara.</p>
<p>Menurut Bupati, penandatanganan MoU ini juga jadi sarana untuk jaga silaturahmi dengan pimpinan dan awak media.</p>
<p>&ldquo;Puji syukur kepada Tuhan kita bisa hadir untuk melakukan penandatanganan MoU ini, semoga ke depan bisa terus ditingkatkan dan berjalan lancar,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Bupati mengaku Pemkab Tolikara terbuka untuk menerima kritikan atau masukan demi kemajuan pembangunan di Tolikara. Namun di satu sisi, kritikan yang tidak disertai data yang akurat, bisa menjadi fitnah yang berbahaya. Oleh karena itu, diharapkan peran media massa ini untuk bisa membantu meluruskan informasi yang tidak benar yang berkembang di tengah masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Kami harapkan media massa ini bisa membantu Pemkab Tolikara meluruskan informasi, atau mengkonter fitnah dengan berita yang benar,&rdquo; ujar Bupati Willem Wandik.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tolikara, Dr. Yosua Noak Duw menambahkan bahwa tipe masyarakat di Kabupaten Tolikara ini, ada yang suka membaca, tapi ada juga yang hanya suka mendengar atau menonton. Oleh karena itu, kerjasama ini selain dengan media cetak juga dengan media elektronik, baik RRI maupuan TVRI.</p>
<p>&ldquo;Saya harapkan semua kegiatan pimpinan daerah ini bisa diback up untuk diinformasikan atau diberitakan kepada publik. &ldquo;ujarnya.</p>
<p>Diakui Sekda, bahwa peran media massa ini sangat penting untuk meluruskan informasi yang tidak benar. Karena itu, salah satu tujuan kerjasama dengan media ini adalah untuk menyikapi informasi yang tidak tepat yang berkembang di masyarakat, agar bisa diluruskan.</p>
<p>&ldquo;Tidak boleh ada pembiaran informasi yang tidak jelas dan tidak bisa dipertanggungjawabkan beredar di tengah masyarakat, karena ini bisa berbahaya,&rdquo; tandasnya.</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Komdigi Derwes Jikwa mengungkapkan bahwa penandatanganan kerjasama Pemkab Tolikara dengan pimpinan media ini, merupakan yang kedua kalinya di bawah pimpinan Bupati Willem Wandik.]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/publikasikan-kegiatan-pembangunan-pemkab-tolikara-gandeng-media-massa-12733.html</guid>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 06:09:47 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/1-bupati-tolikara-willem-wandik.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Donald Trump Sentil Para Sekutunya, Diminta Cari Minyak Sendiri</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/donald-trump-sentil-para-sekutunya-diminta-cari-minyak-sendiri-12734.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p><strong>Kesal Karena Bersama Israel Terseok-seok Melawan Iran</strong></p>
<p>JAKARTA &ndash; Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kian memanas di tengah lonjakan harga energi global, memunculkan kekhawatiran baru soal ketahanan pasokan minyak dunia. Di saat yang sama, pernyataan keras Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, justru memicu polemik setelah ia menyindir sekutu-sekutunya terkait krisis tersebut.</p>
<p>Trump secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya terhadap negara-negara sekutu yang dinilai tidak membantu upaya Amerika Serikat membuka kembali jalur strategis Selat Hormuz yang kini berada dalam kendali Iran. Dalam unggahannya di Truth Social, Trump melontarkan pernyataan yang bagi banyak orang yang mengikuti perkembangan soal perang ini bisa dianggap sebagai sinyal kekalahan dan rasa frustasi.</p>
<p>&ldquo;Kalian harus mulai belajar berjuang sendiri. AS tidak akan selalu membantu kalian, sama seperti kalian tidak membantu kami. Iran pada dasarnya sudah dilumpuhkan. Bagian tersulit sudah selesai. Pergi dan cari minyak kalian sendiri,&rdquo; kata Trump.</p>
<p>Pernyataan tersebut muncul di tengah narasi yang berkembang bahwa Amerika Serikat dan Israel menghadapi tekanan besar dalam konflik melawan Iran, meskipun Trump mengklaim Iran telah &lsquo;decimated&rsquo; atau dilumpuhkan.</p>
<p>Komentar Trump bertepatan dengan lonjakan harga bahan bakar di Amerika Serikat. Data dari AAA menunjukkan harga rata-rata bensin nasional telah menembus USD 4,02 per galon, naik lebih dari USD 1 dibanding sebelum konflik pecah pada 28 Februari lalu.</p>
<p>Kenaikan ini menjadi yang tertinggi sejak 2022, bahkan mendekati level saat invasi Rusia ke Ukraina memicu krisis energi global beberapa tahun lalu. Kondisi ini memperlihatkan betapa rentannya pasar energi terhadap eskalasi konflik geopolitik. Sementara itu, situasi di lapangan terus memburuk. Iran meluncurkan serangan rudal ke berbagai wilayah di Timur Tengah sebagai respons atas serangan terbaru Israel ke Teheran.</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p><strong>Kesal Karena Bersama Israel Terseok-seok Melawan Iran</strong></p>
<p>JAKARTA &ndash; Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kian memanas di tengah lonjakan harga energi global, memunculkan kekhawatiran baru soal ketahanan pasokan minyak dunia. Di saat yang sama, pernyataan keras Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, justru memicu polemik setelah ia menyindir sekutu-sekutunya terkait krisis tersebut.</p>
<p>Trump secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya terhadap negara-negara sekutu yang dinilai tidak membantu upaya Amerika Serikat membuka kembali jalur strategis Selat Hormuz yang kini berada dalam kendali Iran. Dalam unggahannya di Truth Social, Trump melontarkan pernyataan yang bagi banyak orang yang mengikuti perkembangan soal perang ini bisa dianggap sebagai sinyal kekalahan dan rasa frustasi.</p>
<p>&ldquo;Kalian harus mulai belajar berjuang sendiri. AS tidak akan selalu membantu kalian, sama seperti kalian tidak membantu kami. Iran pada dasarnya sudah dilumpuhkan. Bagian tersulit sudah selesai. Pergi dan cari minyak kalian sendiri,&rdquo; kata Trump.</p>
<p>Pernyataan tersebut muncul di tengah narasi yang berkembang bahwa Amerika Serikat dan Israel menghadapi tekanan besar dalam konflik melawan Iran, meskipun Trump mengklaim Iran telah &lsquo;decimated&rsquo; atau dilumpuhkan.</p>
<p>Komentar Trump bertepatan dengan lonjakan harga bahan bakar di Amerika Serikat. Data dari AAA menunjukkan harga rata-rata bensin nasional telah menembus USD 4,02 per galon, naik lebih dari USD 1 dibanding sebelum konflik pecah pada 28 Februari lalu.</p>
<p>Kenaikan ini menjadi yang tertinggi sejak 2022, bahkan mendekati level saat invasi Rusia ke Ukraina memicu krisis energi global beberapa tahun lalu. Kondisi ini memperlihatkan betapa rentannya pasar energi terhadap eskalasi konflik geopolitik. Sementara itu, situasi di lapangan terus memburuk. Iran meluncurkan serangan rudal ke berbagai wilayah di Timur Tengah sebagai respons atas serangan terbaru Israel ke Teheran.</p>
</div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Trump secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya terhadap negara-negara sekutu yang dinilai tidak membantu upaya Amerika Serikat membuka kembali jalur strategis Selat Hormuz yang kini berada dalam kendali Iran. Dalam ung]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/donald-trump-sentil-para-sekutunya-diminta-cari-minyak-sendiri-12734.html</guid>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 06:09:47 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/1-donald-trump.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Tragedi Dokter Muda: Tiga Peserta Internship Wafat dalam Sebulan</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/tragedi-dokter-muda-tiga-peserta-internship-wafat-dalam-sebulan-12736.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p><strong>Kemenkes Bergerak Cepat Evaluasi Program Nasional</strong></p>
<p><strong>KUDUS</strong> &ndash; Dunia kedokteran Indonesia tengah berduka sedalam-dalamnya. Dalam kurun waktu satu bulan, tepatnya sepanjang Maret 2026, tiga dokter muda yang sedang menjalani Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan tugas.</p>
<p>Fenomena ini memicu diskusi publik yang hangat mengenai kesejahteraan dan beban kerja tenaga medis muda di tanah air. Ketiga dokter tersebut bertugas di tiga lokasi berbeda yang tersebar di wilayah Jawa dan Bali, yakni: Cianjur, Jawa Barat, Rembang, Jawa Tengah, Denpasar, Bali. Rentetan kejadian yang terjadi dalam waktu yang berdekatan ini menimbulkan kekhawatiran mengenai adanya tekanan kerja yang ekstrem atau fenomena burnout di kalangan dokter magang.</p>
<p>Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI segera melakukan penelusuran awal terkait dugaan kelelahan kerja atau overwork sebagai pemicu kematian. Juru bicara Kemenkes menegaskan bahwa berdasarkan data logistik dan absensi, jam kerja para dokter internship tersebut diklaim masih berada dalam batas wajar.</p>
<p>&ldquo;Hasil evaluasi sementara menunjukkan bahwa jam kerja mereka masih di bawah ambang batas 40 jam per minggu, sesuai dengan regulasi yang berlaku dalam pedoman PIDI,&rdquo; jelas pihak Kemenkes dalam keterangan resminya.</p>
<p>Berdasarkan temuan medis sementara, penyebab kematian ketiga dokter muda tersebut diduga kuat berkaitan dengan kondisi kesehatan akut dan komplikasi penyakit menular, antara lain: Komplikasi akibat penyakit Campak, kondisi anemia berat, infeksi demam berdarah dengue (DBD) yang memburuk. Meskipun pemerintah mengeluarkan bantahan terkait isu kelelahan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memberikan catatan kritis.</p>
<p>IDI menyoroti adanya kesenjangan (gap) antara regulasi di atas kertas dengan praktik nyata di lapangan. Menurut IDI, banyak fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang masih membebankan tugas di luar kapasitas dokter internship. Beberapa poin yang disoroti meliputi: Jadwal jaga malam yang tidak diikuti dengan waktu istirahat yang cukup, hak cuti atau izin sakit yang sulit dipenuhi karena kurangnya personel, paparan infeksi di lingkungan kerja yang tinggi tanpa proteksi kesehatan yang memadai bagi residen dan dokter magang.</p>
<p>&ldquo;Kami menerima laporan bahwa di beberapa daerah, beban kerja dokter muda sangat dinamis dan sering kali melebihi laporan formal. Perlindungan kesehatan bagi mereka harus menjadi prioritas utama,&rdquo; ungkap perwakilan IDI. </p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p><strong>Kemenkes Bergerak Cepat Evaluasi Program Nasional</strong></p>
<p><strong>KUDUS</strong> &ndash; Dunia kedokteran Indonesia tengah berduka sedalam-dalamnya. Dalam kurun waktu satu bulan, tepatnya sepanjang Maret 2026, tiga dokter muda yang sedang menjalani Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan tugas.</p>
<p>Fenomena ini memicu diskusi publik yang hangat mengenai kesejahteraan dan beban kerja tenaga medis muda di tanah air. Ketiga dokter tersebut bertugas di tiga lokasi berbeda yang tersebar di wilayah Jawa dan Bali, yakni: Cianjur, Jawa Barat, Rembang, Jawa Tengah, Denpasar, Bali. Rentetan kejadian yang terjadi dalam waktu yang berdekatan ini menimbulkan kekhawatiran mengenai adanya tekanan kerja yang ekstrem atau fenomena burnout di kalangan dokter magang.</p>
<p>Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI segera melakukan penelusuran awal terkait dugaan kelelahan kerja atau overwork sebagai pemicu kematian. Juru bicara Kemenkes menegaskan bahwa berdasarkan data logistik dan absensi, jam kerja para dokter internship tersebut diklaim masih berada dalam batas wajar.</p>
<p>&ldquo;Hasil evaluasi sementara menunjukkan bahwa jam kerja mereka masih di bawah ambang batas 40 jam per minggu, sesuai dengan regulasi yang berlaku dalam pedoman PIDI,&rdquo; jelas pihak Kemenkes dalam keterangan resminya.</p>
<p>Berdasarkan temuan medis sementara, penyebab kematian ketiga dokter muda tersebut diduga kuat berkaitan dengan kondisi kesehatan akut dan komplikasi penyakit menular, antara lain: Komplikasi akibat penyakit Campak, kondisi anemia berat, infeksi demam berdarah dengue (DBD) yang memburuk. Meskipun pemerintah mengeluarkan bantahan terkait isu kelelahan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memberikan catatan kritis.</p>
<p>IDI menyoroti adanya kesenjangan (gap) antara regulasi di atas kertas dengan praktik nyata di lapangan. Menurut IDI, banyak fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang masih membebankan tugas di luar kapasitas dokter internship. Beberapa poin yang disoroti meliputi: Jadwal jaga malam yang tidak diikuti dengan waktu istirahat yang cukup, hak cuti atau izin sakit yang sulit dipenuhi karena kurangnya personel, paparan infeksi di lingkungan kerja yang tinggi tanpa proteksi kesehatan yang memadai bagi residen dan dokter magang.</p>
<p>&ldquo;Kami menerima laporan bahwa di beberapa daerah, beban kerja dokter muda sangat dinamis dan sering kali melebihi laporan formal. Perlindungan kesehatan bagi mereka harus menjadi prioritas utama,&rdquo; ungkap perwakilan IDI. </p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Fenomena ini memicu diskusi publik yang hangat mengenai kesejahteraan dan beban kerja tenaga medis muda di tanah air. Ketiga dokter tersebut bertugas di tiga lokasi berbeda yang tersebar di wilayah Jawa dan Bali, yakni:]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/tragedi-dokter-muda-tiga-peserta-internship-wafat-dalam-sebulan-12736.html</guid>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 06:09:47 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/1-ilustrasi-tim-medis.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>7 Orang di Mamuju Keracunan Daging Anjing, Kemenkes Ingatkan Bahaya Zoonosis</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/7-orang-di-mamuju-keracunan-daging-anjing-kemenkes-ingatkan-bahaya-zoonosis-12737.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p><strong>SURABAYA</strong> &ndash; Kasus dugaan keracunan makanan kembali terjadi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Sebanyak tujuh warga, termasuk balita dan remaja, dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah menyantap daging anjing yang sebelumnya terlihat sakit.</p>
<p>Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Aji Muhawarman mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam mengonsumsi hewan yang berpotensi menjadi vektor penyakit zoonosis.</p>
<p>&ldquo;Berhati-hati dalam konsumsi hewan yang menjadi vektor penyakit zoonosis seperti rabies, salah satunya anjing,&rdquo; ujarnya, Selasa (31/3).</p>
<p>Aji menekankan pentingnya memastikan hewan yang dikonsumsi dalam kondisi sehat, dicuci bersih, dan dimasak hingga matang. &ldquo;Jangan yang dalam kondisi sakit atau tidak jelas status kesehatannya,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>Peristiwa terjadi di Desa Karama, Kecamatan Kalumpang, Mamuju, Minggu (29/3).</p>
<p>Kapolsek Kalumpang Ipda Lukman Rahman menjelaskan bahwa seorang petani berinisial JS, 30, melihat anjing peliharaan warga muntah-muntah. JS kemudian memotong dan memasak anjing tersebut. Setelah daging matang, sejumlah warga menyantapnya. Tak lama kemudian, dua orang mulai merasakan mual dan muntah.</p>
<p>&ldquo;Sekitar pukul 15.30 Wita, kondisi kesehatan lima orang lainnya makin lemas dan memburuk sehingga dievakuasi ke Puskesmas Karama,&rdquo; terang Lukman.</p>
<p>Saat ini, ketujuh korban masih menjalani perawatan medis. Mereka terdiri dari orang dewasa, remaja hingga balita. Mayoritas gejala yang dialami mulai dari pusing, nyeri dada, rasa terbakar di perut.</p>
<p>Polisi menduga kuat bahwa anjing yang dikonsumsi tersebut telah terpapar racun tikus sebelum disembelih.&rdquo;Dugaan sementara, anjing tersebut mati atau sakit karena memakan racun tikus. Hal ini diperkuat dengan kondisi anjing yang terlihat muntah-muntah sebelum dipotong,&rdquo; jelas Lukman.</p>
<p>Meskipun mengonsumsi daging anjing merupakan hal yang lumrah bagi sebagian masyarakat di wilayah tersebut, Lukman menyebut, kejadian keracunan massal ini baru pertama kali terjadi di Desa Karama.</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p><strong>SURABAYA</strong> &ndash; Kasus dugaan keracunan makanan kembali terjadi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Sebanyak tujuh warga, termasuk balita dan remaja, dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah menyantap daging anjing yang sebelumnya terlihat sakit.</p>
<p>Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Aji Muhawarman mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam mengonsumsi hewan yang berpotensi menjadi vektor penyakit zoonosis.</p>
<p>&ldquo;Berhati-hati dalam konsumsi hewan yang menjadi vektor penyakit zoonosis seperti rabies, salah satunya anjing,&rdquo; ujarnya, Selasa (31/3).</p>
<p>Aji menekankan pentingnya memastikan hewan yang dikonsumsi dalam kondisi sehat, dicuci bersih, dan dimasak hingga matang. &ldquo;Jangan yang dalam kondisi sakit atau tidak jelas status kesehatannya,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>Peristiwa terjadi di Desa Karama, Kecamatan Kalumpang, Mamuju, Minggu (29/3).</p>
<p>Kapolsek Kalumpang Ipda Lukman Rahman menjelaskan bahwa seorang petani berinisial JS, 30, melihat anjing peliharaan warga muntah-muntah. JS kemudian memotong dan memasak anjing tersebut. Setelah daging matang, sejumlah warga menyantapnya. Tak lama kemudian, dua orang mulai merasakan mual dan muntah.</p>
<p>&ldquo;Sekitar pukul 15.30 Wita, kondisi kesehatan lima orang lainnya makin lemas dan memburuk sehingga dievakuasi ke Puskesmas Karama,&rdquo; terang Lukman.</p>
<p>Saat ini, ketujuh korban masih menjalani perawatan medis. Mereka terdiri dari orang dewasa, remaja hingga balita. Mayoritas gejala yang dialami mulai dari pusing, nyeri dada, rasa terbakar di perut.</p>
<p>Polisi menduga kuat bahwa anjing yang dikonsumsi tersebut telah terpapar racun tikus sebelum disembelih.&rdquo;Dugaan sementara, anjing tersebut mati atau sakit karena memakan racun tikus. Hal ini diperkuat dengan kondisi anjing yang terlihat muntah-muntah sebelum dipotong,&rdquo; jelas Lukman.</p>
<p>Meskipun mengonsumsi daging anjing merupakan hal yang lumrah bagi sebagian masyarakat di wilayah tersebut, Lukman menyebut, kejadian keracunan massal ini baru pertama kali terjadi di Desa Karama.</p>
</div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Kapolsek Kalumpang Ipda Lukman Rahman menjelaskan bahwa seorang petani berinisial JS, 30, melihat anjing peliharaan warga muntah-muntah. JS kemudian memotong dan memasak anjing tersebut. Setelah daging matang, sejumlah w]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/7-orang-di-mamuju-keracunan-daging-anjing-kemenkes-ingatkan-bahaya-zoonosis-12737.html</guid>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 06:09:47 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/1-ilustrasi-penjualan-daging.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Kritik WFH bagi ASN Tiap Jumat, DPR: Rawan Disalahgunakan untuk Long Weekend  </title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/kritik-wfh-bagi-asn-tiap-jumat-dpr-rawan-disalahgunakan-untuk-long-weekend-12732.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-WFH.jpg?fit=700%2C393&amp;ssl=1" data-caption="Ilustrasi WFH | freepik"><img width="700" height="393" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-WFH.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-WFH.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-WFH.jpg?resize=681%2C382&amp;ssl=1 681w" sizes=" 700px) 100vw, 700px" alt="" title="0104 - WFH"></a>Ilustrasi WFH | freepik</figure></div>&#13;
        
<p><strong>JAKARTA, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Kebijakan pemerintah yang menetapkan skema kerja dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat menuai sorotan dari kalangan legislatif. Selain dipertanyakan efektivitasnya, kebijakan itu juga dinilai berpotensi menimbulkan celah penurunan disiplin kerja.</p>
<p>Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin, mengingatkan bahwa penetapan hari Jumat sebagai jadwal tetap WFH berisiko menciptakan pola kerja yang kurang optimal. Ia menilai, secara psikologis, pegawai bisa terdorong memanfaatkan kebijakan tersebut sebagai perpanjangan akhir pekan.</p>

<p>Menurutnya, meski pemerintah memiliki kewenangan penuh dalam mengatur sistem kerja birokrasi, aspek efektivitas tetap harus menjadi perhatian utama. Kebijakan tersebut, kata dia, tidak boleh hanya berhenti pada tataran administratif tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap kinerja pelayanan publik.</p>


<p>Khozin menegaskan pentingnya sistem pengawasan yang ketat agar pelaksanaan WFH tetap berjalan sesuai tujuan. Ia mendorong kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah untuk memastikan kehadiran dan produktivitas ASN tetap terukur, meskipun bekerja dari luar kantor.</p>

<p>Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa tujuan utama kebijakan itu adalah efisiensi energi, khususnya dalam menekan konsumsi bahan bakar akibat mobilitas harian pegawai. Oleh karena itu, manfaat konkret dari kebijakan tersebut harus benar-benar bisa dirasakan, bukan sekadar simbolik.</p>


<p>Selain aspek energi, DPR juga melihat peluang lain yang bisa dimanfaatkan dari kebijakan tersebut, yakni perbaikan sistem transportasi publik. Pengurangan aktivitas perjalanan pada hari tertentu dinilai bisa menjadi momentum untuk membenahi layanan transportasi massal sekaligus menekan tingkat polusi di wilayah perkotaan.</p>



<p>Di sisi lain, pemerintah menegaskan bahwa penerapan WFH tersebut merupakan bagian dari strategi efisiensi nasional di tengah dinamika global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut kebijakan itu berlaku bagi ASN di pusat dan daerah dengan pengaturan satu hari kerja dari rumah setiap pekan, yakni Jumat.</p>
<p>Tak hanya itu, pemerintah juga mengatur pembatasan mobilitas lainnya, seperti pengurangan penggunaan kendaraan dinas hingga 50 persen serta pengetatan perjalanan dinas, baik dalam negeri maupun luar negeri. Langkah tersebut diharapkan mampu menekan konsumsi energi secara signifikan.</p>

<p>Untuk memastikan kebijakan berjalan disiplin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya pemantauan berbasis teknologi. ASN yang menjalankan WFH diwajibkan mengaktifkan perangkat telepon seluler agar keberadaannya dapat terdeteksi melalui sistem geo-location yang terintegrasi dengan data kepegawaian.</p>


<p>Meski demikian, tidak semua sektor dapat menerapkan WFH. Sejumlah layanan vital seperti kesehatan, pendidikan, perizinan, hingga keamanan tetap diwajibkan bekerja dari kantor. Termasuk pula pejabat struktural tertentu serta aparat di tingkat wilayah seperti camat dan lurah.</p>



<p>Sementara itu, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI turut menyesuaikan kebijakan internal dengan menerapkan kombinasi WFH dan work from anywhere (WFA). Pola kerja diubah menjadi empat hari efektif, dengan sistem piket pada hari Jumat untuk memastikan aktivitas kelembagaan tetap berjalan.</p>
<p>Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, menyatakan bahwa langkah efisiensi juga diterapkan melalui pengaturan jam kerja dan penghematan listrik, termasuk pembatasan penggunaan energi di lingkungan kantor.</p>



<p>Dengan berbagai penyesuaian tersebut, pemerintah berharap kebijakan WFH tidak hanya berdampak pada efisiensi anggaran dan energi, tetapi juga mendorong transformasi budaya kerja ASN menjadi lebih fleksibel tanpa mengorbankan kualitas layanan publik. [*] <em>Disarikan dari sumber berita media daring</em></p>




<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kebijakan pemerintah yang menetapkan skema kerja dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat menuai sorotan dari kalangan legislatif. Selain dipertanyakan efektivitasnya, kebijakan itu juga dinilai berpotensi menimbulkan celah penurunan disiplin...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/kritik-wfh-bagi-asn-tiap-jumat-dpr-rawan-disalahgunakan-untuk-long-weekend-12732.html</guid>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 06:09:15 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-WFH.jpg?fit=700%2C393&amp;ssl=1"/>
            </item>
                    <item>
                <title>3 Calon Sekda Pemprov Papua Pegunungan Ikuti Seleksi Tahap Akhir</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/3-calon-sekda-pemprov-papua-pegunungan-ikuti-seleksi-tahap-akhir-12731.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p>WAMENA -Usai melakukan seleksi berkas dan asesment pada 25- 26 Februari lalu di Jayapura, kini seleksi terhadap Pejabat Tinggi Madya Sekda Pemprov Papua Pegunungan memasuki tahap akhir, dimana 3 calon harus mengikuti penulisan makalah, penelusuran rekam jejak, dan wawancara yang dipimpin timsel dari Kementrian dalam negeri.</p>
<p>Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Pegunungan Elyas Wenda mengakui jika untuk tahapan pelaksanaan seleksi terbuka Pejabat Tinggi Madya Sekda Provinsi Papua Pegunungan ini menjadi tahap terakhir dari 3 calon yang mengikuti seleksi untuk menduduki jabatan ini.</p>
<figure id="attachment_172254" aria-describedby="caption-attachment-172254"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/f-2-kanan-okminzet-300x169.webp" alt="F-2 KANAN OKMINZET" width="300" height="169" srcset="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/f-2-kanan-okminzet-300x169.webp 300w, https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/f-2-kanan-okminzet.webp 680w" sizes=" 300px) 100vw, 300px">Kepala BKPSDM Papua Pegunungan Elyas Wenda (foto:Denny/Cepos)</figure>
<p>&ldquo;Untuk seleksi ini sudah masuk dalam tahapan penulisan makala, penelusuran rekam jejak dan juga wawancara yang dipimpin langsung oleh tim seleksi dari kementrian dalam negeri guna menindak lanjuti hasil dari seleksi berkas dan Asesment yang dilakukan BKN di Jayapura,&rdquo;ungkapnya di hotel Grand Baliem Wamena Senin (30/1)</p>
<p>Menurutnya, usai melakukan seleksi ini, timsel akan melanjutkan merampungkan semuanya dalam pleno dan hasil itu menjadi bagian dari rekomendasi yang akan dilaporkan kepada Gubernur Papua Pegunungan yang akan meneruskan lagi kepada kementrian dalam negeri, dan dilanjutkan ke Presiden melalui Mensesneg.</p>
<p>&ldquo;Sejak awal seleksi terbuka Pejabat Tinggi Madya Sekda Provinsi Papua Pegunungan, sesuai ketentuan itu peserta harus lebih dari 3 orang dan pada saat pendaftaran yang mendaftar itu 5 orang namun setelah seleksi administrasi 2 orang dinyatakan gugur dan 3 orang lolos,&rdquo;jelas Elyas Wenda.</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p>WAMENA -Usai melakukan seleksi berkas dan asesment pada 25- 26 Februari lalu di Jayapura, kini seleksi terhadap Pejabat Tinggi Madya Sekda Pemprov Papua Pegunungan memasuki tahap akhir, dimana 3 calon harus mengikuti penulisan makalah, penelusuran rekam jejak, dan wawancara yang dipimpin timsel dari Kementrian dalam negeri.</p>
<p>Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Pegunungan Elyas Wenda mengakui jika untuk tahapan pelaksanaan seleksi terbuka Pejabat Tinggi Madya Sekda Provinsi Papua Pegunungan ini menjadi tahap terakhir dari 3 calon yang mengikuti seleksi untuk menduduki jabatan ini.</p>
<figure id="attachment_172254" aria-describedby="caption-attachment-172254"><img decoding="async" src="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/f-2-kanan-okminzet-300x169.webp" alt="F-2 KANAN OKMINZET" width="300" height="169" srcset="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/f-2-kanan-okminzet-300x169.webp 300w, https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/f-2-kanan-okminzet.webp 680w" sizes=" 300px) 100vw, 300px">Kepala BKPSDM Papua Pegunungan Elyas Wenda (foto:Denny/Cepos)</figure>
<p>&ldquo;Untuk seleksi ini sudah masuk dalam tahapan penulisan makala, penelusuran rekam jejak dan juga wawancara yang dipimpin langsung oleh tim seleksi dari kementrian dalam negeri guna menindak lanjuti hasil dari seleksi berkas dan Asesment yang dilakukan BKN di Jayapura,&rdquo;ungkapnya di hotel Grand Baliem Wamena Senin (30/1)</p>
<p>Menurutnya, usai melakukan seleksi ini, timsel akan melanjutkan merampungkan semuanya dalam pleno dan hasil itu menjadi bagian dari rekomendasi yang akan dilaporkan kepada Gubernur Papua Pegunungan yang akan meneruskan lagi kepada kementrian dalam negeri, dan dilanjutkan ke Presiden melalui Mensesneg.</p>
<p>&ldquo;Sejak awal seleksi terbuka Pejabat Tinggi Madya Sekda Provinsi Papua Pegunungan, sesuai ketentuan itu peserta harus lebih dari 3 orang dan pada saat pendaftaran yang mendaftar itu 5 orang namun setelah seleksi administrasi 2 orang dinyatakan gugur dan 3 orang lolos,&rdquo;jelas Elyas Wenda.</p>
</div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Pegunungan Elyas Wenda mengakui jika untuk tahapan pelaksanaan seleksi terbuka Pejabat Tinggi Madya Sekda Provinsi Papua Pegunungan in]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/3-calon-sekda-pemprov-papua-pegunungan-ikuti-seleksi-tahap-akhir-12731.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 22:09:23 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/f-2-kanan-ok-e1775038709283.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Pemkab Tolikara Gelar Bimtek Penatausahaan Keuangan SIPD</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/pemkab-tolikara-gelar-bimtek-penatausahaan-keuangan-sipd-12728.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p><strong>JAYAPURA</strong>&ndash;Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penatausahaan Pengelolaan Keuangan dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), di Hotel Horison Jayapura, Senin (30/3/2026).</p>
<p>Langkah ini diambil sebagai upaya nyata mempercepat reformasi birokrasi dan memastikan pengelolaan APBD yang lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos dalam sambutannya mengatakan, Bimtek tersebut dilaksanakan berdasarkan regulasi baru pemerintah melalui Permendagri Nomor 70 Tahun 2019 tentang SIPD, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, serta Permendagri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah.</p>
<p>&ldquo;Dalam rangka pengelolaan keuangan daerah yang efektif, transparan, dan berorientasi pada hasil, yang merupakan prasyarat utama bagi keberhasilan pembangunan daerah, maka Pemerintah Kabupaten Tolikara perlu melakukan penguatan tata kelola APBD melalui reformasi kebijakan anggaran, percepatan realisasi belanja, efisiensi anggaran, penguatan pengawasan, serta peningkatan kapasitas aparatur,&rdquo; ucap Bupati Willem Wandik.</p>
<p>Bupati berharap kepada masing-masing peserta Bimtek Penatausahaan Keuangan SIPD agar dapat mengikuti seluruh kegiatan pelatihan dengan baik dan sungguh-sungguh.</p>
<p>Dengan demikian, diperoleh pengetahuan dan kemampuan penatausahaan pengelolaan keuangan yang komprehensif, yang nantinya akan mempengaruhi kemampuan setiap OPD dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan, khususnya di bidang pengelolaan keuangan, sehingga penyerapan anggaran APBD Kabupaten Tolikara dapat sesuai dengan target yang ditetapkan.</p>
<p>Kepada para pemateri, ia berpesan agar dapat memberikan pelatihan dan bimbingan dengan metode dan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta. Hal ini bertujuan agar seluruh materi yang diberikan, baik teori maupun praktik lapangan, dapat diterima dengan baik oleh seluruh peserta sehingga tujuan dari bimbingan teknis ini dapat terlaksana dengan baik dan mencapai hasil yang optimal. </p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p><strong>JAYAPURA</strong>&ndash;Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penatausahaan Pengelolaan Keuangan dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), di Hotel Horison Jayapura, Senin (30/3/2026).</p>
<p>Langkah ini diambil sebagai upaya nyata mempercepat reformasi birokrasi dan memastikan pengelolaan APBD yang lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos dalam sambutannya mengatakan, Bimtek tersebut dilaksanakan berdasarkan regulasi baru pemerintah melalui Permendagri Nomor 70 Tahun 2019 tentang SIPD, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, serta Permendagri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah.</p>
<p>&ldquo;Dalam rangka pengelolaan keuangan daerah yang efektif, transparan, dan berorientasi pada hasil, yang merupakan prasyarat utama bagi keberhasilan pembangunan daerah, maka Pemerintah Kabupaten Tolikara perlu melakukan penguatan tata kelola APBD melalui reformasi kebijakan anggaran, percepatan realisasi belanja, efisiensi anggaran, penguatan pengawasan, serta peningkatan kapasitas aparatur,&rdquo; ucap Bupati Willem Wandik.</p>
<p>Bupati berharap kepada masing-masing peserta Bimtek Penatausahaan Keuangan SIPD agar dapat mengikuti seluruh kegiatan pelatihan dengan baik dan sungguh-sungguh.</p>
<p>Dengan demikian, diperoleh pengetahuan dan kemampuan penatausahaan pengelolaan keuangan yang komprehensif, yang nantinya akan mempengaruhi kemampuan setiap OPD dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan, khususnya di bidang pengelolaan keuangan, sehingga penyerapan anggaran APBD Kabupaten Tolikara dapat sesuai dengan target yang ditetapkan.</p>
<p>Kepada para pemateri, ia berpesan agar dapat memberikan pelatihan dan bimbingan dengan metode dan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta. Hal ini bertujuan agar seluruh materi yang diberikan, baik teori maupun praktik lapangan, dapat diterima dengan baik oleh seluruh peserta sehingga tujuan dari bimbingan teknis ini dapat terlaksana dengan baik dan mencapai hasil yang optimal. </p>
</div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Langkah ini diambil sebagai upaya nyata mempercepat reformasi birokrasi dan memastikan pengelolaan APBD yang lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos dalam sambutannya mengatak]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/pemkab-tolikara-gelar-bimtek-penatausahaan-keuangan-sipd-12728.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 18:09:56 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/f-bawah.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Harga Bapok di Pasar Youtefa dan Otonom Menurun</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/harga-bapok-di-pasar-youtefa-dan-otonom-menurun-12726.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p>JAYAPURA &ndash; Harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) di Kota Jayapura, perlahan turun setelah Lebaran 2026. Penurunan harga paling terasa pada komoditas cabai yang sempat melonjak hingga Rp 180 ribu per kilogram selama lebaran. Penurunan harga ini terlihat di sejumlah pasar tradisional di Kota Jayapura, termasuk di Pasar Induk Youtefa dan Otonom.</p>
<p>Seorang pedagang di Pasar Youtefa, Sulastri (53) menyebut, harga cabai rawit kini berangsur turun dari sebelumnya Rp 180 ribu per kilogram menjadi Rp 140 ribu per kilogram. Kemudian cabe hijau dan merah panjang masih stabil berkisar Rp 50 per kilogram.</p>
<p>&ldquo;Sekarang sudah mulai turun, cabai rawit yang kemarin pas lebaran itu sempat Rp 180 ribu per kilo sekarang jadi Rp 140 ribu, karena stok sudah mulai banyak, meskipun harga ini masih dikategorikan mahal (Rp 140),&rdquo; ungkapnya, Senin (30/3).</p>
<p>Ia mengatakan kondisi ini terjadi karena pasokan cabai yang mulai melimpah baik lokal maupun impor dari berbagai daerah Indonesia, membuat harga perlahan stabil dan tidak lagi setinggi saat momen Lebaran.</p>
<p>Sementara itu, harga bawang merah tercatat masih stabil di kisaran Rp 60 ribu per kilogram dan bawang putih Rp 40-50 ribu per kilogram. Untuk bawang bombai berkisaran Rp 60 per kilogram. &ldquo;Kalau (harga) bawang merah sama bawang putih masih sama, belum ada perubahan, masih di harga Rp 60 ribu dan Rp 40 ribu per kilo,&rdquo; katanya.</p>
<p>Di sisi lain, harga sayuran juga dikatakannya masih tetap stabil, seperti kol di kisaran Rp 20 ribu per kilogram, wortel Rp 15-20 ribu per kilogram, dan tomat Rp 15 ribu per kilogram.</p>
<p>Meski telah turun dari puncaknya, harga komoditas ini dinilai belum kembali ke level normal. Di Pasar Otonom Kotaraja, perubahan harga itu masih dirasakan langsung oleh pedagang.</p>
<p>La Ode (35), salah satu penjual cabai, mengungkapkan lonjakan harga terjadi dalam waktu singkat menjelang Lebaran. &ldquo;Kemarin itu harga cabai rawit sampai Rp180 ribu, naiknya dua hari jelang Lebaran,&rdquo; ujarnya saat ditemui, pada Senin (30/3).</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p>JAYAPURA &ndash; Harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) di Kota Jayapura, perlahan turun setelah Lebaran 2026. Penurunan harga paling terasa pada komoditas cabai yang sempat melonjak hingga Rp 180 ribu per kilogram selama lebaran. Penurunan harga ini terlihat di sejumlah pasar tradisional di Kota Jayapura, termasuk di Pasar Induk Youtefa dan Otonom.</p>
<p>Seorang pedagang di Pasar Youtefa, Sulastri (53) menyebut, harga cabai rawit kini berangsur turun dari sebelumnya Rp 180 ribu per kilogram menjadi Rp 140 ribu per kilogram. Kemudian cabe hijau dan merah panjang masih stabil berkisar Rp 50 per kilogram.</p>
<p>&ldquo;Sekarang sudah mulai turun, cabai rawit yang kemarin pas lebaran itu sempat Rp 180 ribu per kilo sekarang jadi Rp 140 ribu, karena stok sudah mulai banyak, meskipun harga ini masih dikategorikan mahal (Rp 140),&rdquo; ungkapnya, Senin (30/3).</p>
<p>Ia mengatakan kondisi ini terjadi karena pasokan cabai yang mulai melimpah baik lokal maupun impor dari berbagai daerah Indonesia, membuat harga perlahan stabil dan tidak lagi setinggi saat momen Lebaran.</p>
<p>Sementara itu, harga bawang merah tercatat masih stabil di kisaran Rp 60 ribu per kilogram dan bawang putih Rp 40-50 ribu per kilogram. Untuk bawang bombai berkisaran Rp 60 per kilogram. &ldquo;Kalau (harga) bawang merah sama bawang putih masih sama, belum ada perubahan, masih di harga Rp 60 ribu dan Rp 40 ribu per kilo,&rdquo; katanya.</p>
<p>Di sisi lain, harga sayuran juga dikatakannya masih tetap stabil, seperti kol di kisaran Rp 20 ribu per kilogram, wortel Rp 15-20 ribu per kilogram, dan tomat Rp 15 ribu per kilogram.</p>
<p>Meski telah turun dari puncaknya, harga komoditas ini dinilai belum kembali ke level normal. Di Pasar Otonom Kotaraja, perubahan harga itu masih dirasakan langsung oleh pedagang.</p>
<p>La Ode (35), salah satu penjual cabai, mengungkapkan lonjakan harga terjadi dalam waktu singkat menjelang Lebaran. &ldquo;Kemarin itu harga cabai rawit sampai Rp180 ribu, naiknya dua hari jelang Lebaran,&rdquo; ujarnya saat ditemui, pada Senin (30/3).</p>
</div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Seorang pedagang di Pasar Youtefa, Sulastri (53) menyebut, harga cabai rawit kini berangsur turun dari sebelumnya Rp 180 ribu per kilogram menjadi Rp 140 ribu per kilogram. Kemudian cabe hijau dan merah panjang masih sta]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/harga-bapok-di-pasar-youtefa-dan-otonom-menurun-12726.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 18:09:56 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/foto-3-tengah.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Disiplin Administrasi, ASN Wajib Berikan LPPD, IKK dan LHKPN</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/disiplin-administrasi-asn-wajib-berikan-lppd-ikk-dan-lhkpn-12727.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p>JAYAPURA &mdash; Pemerintah Kota Jayapura terus memperkuat kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) tidak hanya dari sisi kehadiran, tetapi juga kepatuhan terhadap kewajiban administrasi.</p>
<p>Hal ini ditegaskan dalam apel gabungan pascalibur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah yang dipimpin Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Kota Jayapura, Muchlis Karim, Senin (30/3).</p>
<p>Muchlis Karim menyoroti pentingnya penyelesaian berbagai laporan wajib yang menjadi bagian dari akuntabilitas kinerja pemerintah daerah kepada pemerintah pusat. Ia menyebutkan sejumlah laporan strategis seperti Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Indikator Kinerja Kunci (IKK), serta Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) harus segera dituntaskan tepat waktu.</p>
<p>Menurutnya, ketepatan dan kelengkapan pelaporan menjadi indikator penting dalam menilai kinerja dan integritas pemerintah daerah. Oleh karena itu, ia meminta seluruh ASN yang memiliki kewajiban pelaporan untuk tidak menunda-nunda penyelesaian administrasi tersebut.</p>
<p>&ldquo;Masih ada sekitar 11 ASN wajib lapor yang belum menyampaikan LHKPN. Padahal, batas waktu pelaporan jatuh pada hari ini. Kami harapkan seluruh ASN yang wajib lapor segera menyelesaikan kewajiban LHKPN hari ini,&rdquo; tegas Muchlis.</p>
<p>Ia menambahkan, keterlambatan atau kelalaian dalam pelaporan tidak hanya berdampak pada individu ASN yang bersangkutan, tetapi juga dapat memengaruhi penilaian kinerja Pemerintah Kota Jayapura secara keseluruhan.</p>
<p>Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah Monitoring Center for Prevention (MCP) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Penilaian MCP mencakup berbagai aspek pencegahan korupsi, termasuk kepatuhan pelaporan LHKPN oleh pejabat negara.</p>
<p>&ldquo;Ini penting agar Pemerintah Kota Jayapura tidak mendapat penilaian kurang dalam MCP dari KPK. Kita ingin memastikan bahwa seluruh kewajiban administrasi dipenuhi dengan baik sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Muchlis mengingatkan bahwa pelaporan LHKPN bukan sekadar kewajiban formal, melainkan bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi. </p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p>JAYAPURA &mdash; Pemerintah Kota Jayapura terus memperkuat kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) tidak hanya dari sisi kehadiran, tetapi juga kepatuhan terhadap kewajiban administrasi.</p>
<p>Hal ini ditegaskan dalam apel gabungan pascalibur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah yang dipimpin Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Kota Jayapura, Muchlis Karim, Senin (30/3).</p>
<p>Muchlis Karim menyoroti pentingnya penyelesaian berbagai laporan wajib yang menjadi bagian dari akuntabilitas kinerja pemerintah daerah kepada pemerintah pusat. Ia menyebutkan sejumlah laporan strategis seperti Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Indikator Kinerja Kunci (IKK), serta Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) harus segera dituntaskan tepat waktu.</p>
<p>Menurutnya, ketepatan dan kelengkapan pelaporan menjadi indikator penting dalam menilai kinerja dan integritas pemerintah daerah. Oleh karena itu, ia meminta seluruh ASN yang memiliki kewajiban pelaporan untuk tidak menunda-nunda penyelesaian administrasi tersebut.</p>
<p>&ldquo;Masih ada sekitar 11 ASN wajib lapor yang belum menyampaikan LHKPN. Padahal, batas waktu pelaporan jatuh pada hari ini. Kami harapkan seluruh ASN yang wajib lapor segera menyelesaikan kewajiban LHKPN hari ini,&rdquo; tegas Muchlis.</p>
<p>Ia menambahkan, keterlambatan atau kelalaian dalam pelaporan tidak hanya berdampak pada individu ASN yang bersangkutan, tetapi juga dapat memengaruhi penilaian kinerja Pemerintah Kota Jayapura secara keseluruhan.</p>
<p>Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah Monitoring Center for Prevention (MCP) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Penilaian MCP mencakup berbagai aspek pencegahan korupsi, termasuk kepatuhan pelaporan LHKPN oleh pejabat negara.</p>
<p>&ldquo;Ini penting agar Pemerintah Kota Jayapura tidak mendapat penilaian kurang dalam MCP dari KPK. Kita ingin memastikan bahwa seluruh kewajiban administrasi dipenuhi dengan baik sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Muchlis mengingatkan bahwa pelaporan LHKPN bukan sekadar kewajiban formal, melainkan bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi. </p>
</div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Muchlis Karim menyoroti pentingnya penyelesaian berbagai laporan wajib yang menjadi bagian dari akuntabilitas kinerja pemerintah daerah kepada pemerintah pusat. Ia menyebutkan sejumlah laporan strategis seperti Laporan P]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/disiplin-administrasi-asn-wajib-berikan-lppd-ikk-dan-lhkpn-12727.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 18:09:56 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/muchlis-karim.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Musrenbang Otsus 2026, Fokus Perkuat OAP Port Numbay</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/musrenbang-otsus-2026-fokus-perkuat-oap-port-numbay-12724.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p>JAYAPURA &mdash; Pemerintah Kota Jayapura menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Otonomi Khusus (Musrenbang Otsus) Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam merumuskan arah kebijakan dan program pembangunan yang berpihak pada Orang Asli Papua (OAP), khususnya masyarakat Port Numbay.</p>
<p>Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim, menegaskan bahwa akurasi data serta tahapan perencanaan yang sistematis menjadi kunci utama dalam pengelolaan dana Otsus.</p>
<p>Ia menyampaikan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus menyusun program secara berjenjang, dimulai dari Musrenbang tingkat kelurahan, distrik, hingga kota, serta dikolaborasikan dengan hasil reses DPRD.</p>
<p>&ldquo;Perencanaan dana Otsus harus benar-benar berbasis data yang akurat dan melalui tahapan yang jelas. Sinkronisasi antar tahapan sangat penting agar program yang disusun memberikan dampak nyata bagi Orang Asli Papua, khususnya masyarakat Port Numbay,&rdquo; ujarnya usai buka Musrembang di Jayapura, Senin (30/3).</p>
<p>Muchlis juga menekankan pentingnya percepatan realisasi program Otsus Tahun 2026 agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat. Ia mengingatkan OPD untuk meminimalisir Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) melalui pelaksanaan program yang tepat waktu dan efektif.</p>
<p>&ldquo;Program harus segera dilaksanakan agar tidak menimbulkan Silpa yang besar. Dana Otsus harus dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penyusunan Rencana Anggaran Program (RAP) Otsus Tahun 2027 harus mengacu pada visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura, dengan prioritas pada sektor pendidikan dan kesehatan.</p>
<p>Bahkan, ia mendorong agar layanan pendidikan dan kesehatan gratis bagi OAP dapat diwujudkan secara bertahap. &ldquo;Kalau pendidikan dan layanan kesehatan gratis bagi Orang Asli Papua, khususnya masyarakat Port Numbay, harus menjadi prioritas,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>Selain itu, Dinas Tenaga Kerja diminta untuk memprioritaskan program pelatihan kerja yang menyasar OAP guna meningkatkan kapasitas dan daya saing tenaga kerja lokal di tengah persaingan yang semakin ketat.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Jayapura, Robby Kepas Awi, menjelaskan bahwa Musrenbang Otsus merupakan forum penting untuk menyinkronkan dan mengintegrasikan usulan program dari seluruh OPD pengelola dana Otsus.</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p>JAYAPURA &mdash; Pemerintah Kota Jayapura menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Otonomi Khusus (Musrenbang Otsus) Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam merumuskan arah kebijakan dan program pembangunan yang berpihak pada Orang Asli Papua (OAP), khususnya masyarakat Port Numbay.</p>
<p>Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim, menegaskan bahwa akurasi data serta tahapan perencanaan yang sistematis menjadi kunci utama dalam pengelolaan dana Otsus.</p>
<p>Ia menyampaikan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus menyusun program secara berjenjang, dimulai dari Musrenbang tingkat kelurahan, distrik, hingga kota, serta dikolaborasikan dengan hasil reses DPRD.</p>
<p>&ldquo;Perencanaan dana Otsus harus benar-benar berbasis data yang akurat dan melalui tahapan yang jelas. Sinkronisasi antar tahapan sangat penting agar program yang disusun memberikan dampak nyata bagi Orang Asli Papua, khususnya masyarakat Port Numbay,&rdquo; ujarnya usai buka Musrembang di Jayapura, Senin (30/3).</p>
<p>Muchlis juga menekankan pentingnya percepatan realisasi program Otsus Tahun 2026 agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat. Ia mengingatkan OPD untuk meminimalisir Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) melalui pelaksanaan program yang tepat waktu dan efektif.</p>
<p>&ldquo;Program harus segera dilaksanakan agar tidak menimbulkan Silpa yang besar. Dana Otsus harus dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penyusunan Rencana Anggaran Program (RAP) Otsus Tahun 2027 harus mengacu pada visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura, dengan prioritas pada sektor pendidikan dan kesehatan.</p>
<p>Bahkan, ia mendorong agar layanan pendidikan dan kesehatan gratis bagi OAP dapat diwujudkan secara bertahap. &ldquo;Kalau pendidikan dan layanan kesehatan gratis bagi Orang Asli Papua, khususnya masyarakat Port Numbay, harus menjadi prioritas,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>Selain itu, Dinas Tenaga Kerja diminta untuk memprioritaskan program pelatihan kerja yang menyasar OAP guna meningkatkan kapasitas dan daya saing tenaga kerja lokal di tengah persaingan yang semakin ketat.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Jayapura, Robby Kepas Awi, menjelaskan bahwa Musrenbang Otsus merupakan forum penting untuk menyinkronkan dan mengintegrasikan usulan program dari seluruh OPD pengelola dana Otsus.</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim, menegaskan bahwa akurasi data serta tahapan perencanaan yang sistematis menjadi kunci utama dalam pengelolaan dana Otsus.]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/musrenbang-otsus-2026-fokus-perkuat-oap-port-numbay-12724.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 18:09:56 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/foto-a-opening-2.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Bupati Yalimo Gelar Pertemuan dengan Forkopimda</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/bupati-yalimo-gelar-pertemuan-dengan-forkopimda-12725.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p><strong>YALIMO</strong>&ndash; Bupati Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, S.Pd,MM, memimpin rapat Forkopimda Kabupaten Yalimo. Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Yalimo, Elia Yare, S.Sos, Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samonsabra, SH,MH, Dandim 1702 Jayawijaya yang diwakili oleh Danunit Kodim 1702 Lettu Stefanus Tisel, Kasi Intel Kejaksaan Jayawijaya Boston Siahaan, Senin (30/3) di Wamena.</p>
<p>Bupati Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, S.Pd,MM menyampaikan bahwa jika masyarakat ingin menyampaikan kritik maka dipersilakan. jika ada yang ingin menyampaikan kritikannya dipersilahkan dalam bentuk kritik untuk membangun Kabupaten Yalimo.</p>
<p>Kemudian bupati menegaskan Pemulihan Kabupaten Yalimo, meminta kepada TNI/Polri untuk tetap menjalankan tupoksinya seperti biasa untuk mengayomi Masyarakat.<br>
Dikatakan pemerintah dan gereja terus bersinergi dengan Masyarakat bergandengan tangan untuk membangun dan memajukan Kabupaten Yalimo.</p>
<p>&ldquo;Kita terus membangun komunikasi dengan bank Papua agar Bank Papua Kembali beroperasi di Elelim, dan kita semua yang tinggal di Yalimo agar tetap menjaga situasi dan kondisi karena Yalimo merupakan milik kita Bersama,&rdquo; bebernya.</p>
<p>Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samonsabra mengatakan kerjasama antar Forkopimda dan masyarakat untuk terus menjaga Kamtibmas di Yalimo.</p>
<p>&ldquo;Selama ini kami dari Polres Yalimo terus berjalan kesetiap Gereja yang ada di Yalimo untuk datang koordinasi dan konsultasi kami dari Polres Yalimo memberikan masukan kepada Pemerintah Kabupaten Yalimo bahwa semua PNS, TNI/Polri mengadakan pembelian hasil kebun mama mama Papua untuk menaikkan perekonomian di Yalimo.</p>
<p>Di tempat yang sama ketua DPRD Yalimo, Elia Yare, S.Sos mengatakan ekesekutif dan legislatif selalu berdampingan untuk terus membangun Kabupaten Yalimo. &rdquo; Situasi di Yalimo sudah Kembali kondusif pasca kejadian 16 September 2025, kita wajib menjaga situasi dan kondisi di Yalimo</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p><strong>YALIMO</strong>&ndash; Bupati Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, S.Pd,MM, memimpin rapat Forkopimda Kabupaten Yalimo. Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Yalimo, Elia Yare, S.Sos, Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samonsabra, SH,MH, Dandim 1702 Jayawijaya yang diwakili oleh Danunit Kodim 1702 Lettu Stefanus Tisel, Kasi Intel Kejaksaan Jayawijaya Boston Siahaan, Senin (30/3) di Wamena.</p>
<p>Bupati Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, S.Pd,MM menyampaikan bahwa jika masyarakat ingin menyampaikan kritik maka dipersilakan. jika ada yang ingin menyampaikan kritikannya dipersilahkan dalam bentuk kritik untuk membangun Kabupaten Yalimo.</p>
<p>Kemudian bupati menegaskan Pemulihan Kabupaten Yalimo, meminta kepada TNI/Polri untuk tetap menjalankan tupoksinya seperti biasa untuk mengayomi Masyarakat.<br>
Dikatakan pemerintah dan gereja terus bersinergi dengan Masyarakat bergandengan tangan untuk membangun dan memajukan Kabupaten Yalimo.</p>
<p>&ldquo;Kita terus membangun komunikasi dengan bank Papua agar Bank Papua Kembali beroperasi di Elelim, dan kita semua yang tinggal di Yalimo agar tetap menjaga situasi dan kondisi karena Yalimo merupakan milik kita Bersama,&rdquo; bebernya.</p>
<p>Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samonsabra mengatakan kerjasama antar Forkopimda dan masyarakat untuk terus menjaga Kamtibmas di Yalimo.</p>
<p>&ldquo;Selama ini kami dari Polres Yalimo terus berjalan kesetiap Gereja yang ada di Yalimo untuk datang koordinasi dan konsultasi kami dari Polres Yalimo memberikan masukan kepada Pemerintah Kabupaten Yalimo bahwa semua PNS, TNI/Polri mengadakan pembelian hasil kebun mama mama Papua untuk menaikkan perekonomian di Yalimo.</p>
<p>Di tempat yang sama ketua DPRD Yalimo, Elia Yare, S.Sos mengatakan ekesekutif dan legislatif selalu berdampingan untuk terus membangun Kabupaten Yalimo. &rdquo; Situasi di Yalimo sudah Kembali kondusif pasca kejadian 16 September 2025, kita wajib menjaga situasi dan kondisi di Yalimo</p>
</div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Bupati Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, S.Pd,MM menyampaikan bahwa jika masyarakat ingin menyampaikan kritik maka dipersilakan. jika ada yang ingin menyampaikan kritikannya dipersilahkan dalam bentuk kritik untuk membangun Kabu]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/bupati-yalimo-gelar-pertemuan-dengan-forkopimda-12725.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 18:09:56 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/f-tengah-yalimo-e1775039732317.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Apel Gabungan Pemkot, 75% ASN Masuk Kerja</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/apel-gabungan-pemkot-75-asn-masuk-kerja-12729.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p>JAYAPURA &mdash; Pemerintah Kota Jayapura menggelar apel gabungan pascalibur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah pada Senin (30/3). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengembalikan ritme kerja aparatur sipil negara (ASN) setelah masa libur panjang, sekaligus menegaskan kembali komitmen terhadap disiplin dan peningkatan pelayanan publik.</p>
<p>Apel gabungan yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura tersebut dipimpin oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Kota Jayapura, Muchlis Karim. Dalam arahannya, ia menyoroti tingkat kehadiran ASN yang masih perlu ditingkatkan.</p>
<p>&ldquo;Pascalibur hari raya, kita melakukan apel gabungan untuk memastikan kedisiplinan ASN. Tingkat kehadiran saat ini sekitar 75 persen, dan ke depan harus terus ditingkatkan,&rdquo; ujar Muchlis Karim di hadapan peserta apel.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa kehadiran ASN tidak hanya menjadi indikator kedisiplinan, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap perangkat daerah diminta untuk melakukan pengawasan internal serta memastikan seluruh pegawai kembali aktif menjalankan tugas sesuai tanggung jawabnya.</p>
<p>Menurutnya, masa setelah libur panjang sering kali menjadi titik krusial dalam menjaga konsistensi kinerja aparatur. Jika tidak diantisipasi dengan baik, hal ini dapat berdampak pada menurunnya produktivitas kerja serta terganggunya pelayanan publik.</p>
<p>&ldquo;Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu. ASN harus segera kembali fokus dan bekerja maksimal. Kita ingin memastikan bahwa seluruh layanan pemerintah berjalan normal bahkan lebih baik,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Muchlis juga mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berintegritas di seluruh jajaran Pemerintah Kota Jayapura.<br>
Ia mengajak para ASN untuk menjadikan momen pascalibur sebagai titik awal untuk meningkatkan semangat kerja serta memperbaiki kinerja di masing-masing unit kerja.</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p>JAYAPURA &mdash; Pemerintah Kota Jayapura menggelar apel gabungan pascalibur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah pada Senin (30/3). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengembalikan ritme kerja aparatur sipil negara (ASN) setelah masa libur panjang, sekaligus menegaskan kembali komitmen terhadap disiplin dan peningkatan pelayanan publik.</p>
<p>Apel gabungan yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura tersebut dipimpin oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Kota Jayapura, Muchlis Karim. Dalam arahannya, ia menyoroti tingkat kehadiran ASN yang masih perlu ditingkatkan.</p>
<p>&ldquo;Pascalibur hari raya, kita melakukan apel gabungan untuk memastikan kedisiplinan ASN. Tingkat kehadiran saat ini sekitar 75 persen, dan ke depan harus terus ditingkatkan,&rdquo; ujar Muchlis Karim di hadapan peserta apel.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa kehadiran ASN tidak hanya menjadi indikator kedisiplinan, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap perangkat daerah diminta untuk melakukan pengawasan internal serta memastikan seluruh pegawai kembali aktif menjalankan tugas sesuai tanggung jawabnya.</p>
<p>Menurutnya, masa setelah libur panjang sering kali menjadi titik krusial dalam menjaga konsistensi kinerja aparatur. Jika tidak diantisipasi dengan baik, hal ini dapat berdampak pada menurunnya produktivitas kerja serta terganggunya pelayanan publik.</p>
<p>&ldquo;Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu. ASN harus segera kembali fokus dan bekerja maksimal. Kita ingin memastikan bahwa seluruh layanan pemerintah berjalan normal bahkan lebih baik,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Muchlis juga mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berintegritas di seluruh jajaran Pemerintah Kota Jayapura.<br>
Ia mengajak para ASN untuk menjadikan momen pascalibur sebagai titik awal untuk meningkatkan semangat kerja serta memperbaiki kinerja di masing-masing unit kerja.</p>
</div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Apel gabungan yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura tersebut dipimpin oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Kota Jayapura, Muchlis Karim. Dalam arahannya, ia menyoroti tingkat kehadiran ASN]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/apel-gabungan-pemkot-75-asn-masuk-kerja-12729.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 18:09:56 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/foto-3-atas.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Dishut Papua Dorong Pengembangan Hutan Kampung</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/dishut-papua-dorong-pengembangan-hutan-kampung-12730.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p><strong>JAYAPURA</strong>&ndash;Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial (Pokja PPS) Provinsi Papua tahun 2026 menggelar rapat koordinasi guna memperkuat sinergi multipihak dalam mendorong akselerasi perhutanan sosial yang inklusif dan berkelanjutan menuju Papua Cerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Ultima Entrop, Kota Jayapura, Senin (30/3).</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Yakonias Maitindom, mengatakan rapat ini bertujuan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan perhutanan sosial yang telah berjalan, sekaligus menyusun peta jalan (roadmap) pengembangannya ke depan.</p>
<p>&ldquo;Tujuan besar kita adalah melakukan review terhadap proses perhutanan sosial di Papua, kemudian menyusun roadmap agar pelaksanaannya lebih terarah dan berdampak,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 47 unit perhutanan sosial di Papua yang telah memiliki surat keputusan (SK), namun baru sekitar 15 yang aktif dan tersebar di sejumlah kabupaten/kota.</p>
<p>Menurutnya, penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan sangat diperlukan agar program perhutanan sosial dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar kawasan hutan.</p>
<p>&ldquo;Perhutanan sosial ini kita dorong pada hutan desa atau hutan kampung, termasuk hutan kemasyarakatan yang dapat dikelola langsung oleh masyarakat,&rdquo; katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, Yakonias menekankan pentingnya penguatan kelembagaan masyarakat serta pengakuan terhadap hutan adat sebagai dasar utama pengembangan perhutanan sosial. Hingga kini, tercatat sekitar enam hutan adat di Kabupaten Jayapura, namun belum dimanfaatkan secara optimal karena minimnya identifikasi potensi.</p>
<p>&ldquo;Kita perlu identifikasi secara jelas potensi di dalam hutan adat, apakah itu kayu, rotan, atau jasa lingkungan, sehingga bisa dikembangkan dan memberi nilai ekonomi bagi masyarakat,&rdquo; jelasnya.</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p><strong>JAYAPURA</strong>&ndash;Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial (Pokja PPS) Provinsi Papua tahun 2026 menggelar rapat koordinasi guna memperkuat sinergi multipihak dalam mendorong akselerasi perhutanan sosial yang inklusif dan berkelanjutan menuju Papua Cerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Ultima Entrop, Kota Jayapura, Senin (30/3).</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Yakonias Maitindom, mengatakan rapat ini bertujuan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan perhutanan sosial yang telah berjalan, sekaligus menyusun peta jalan (roadmap) pengembangannya ke depan.</p>
<p>&ldquo;Tujuan besar kita adalah melakukan review terhadap proses perhutanan sosial di Papua, kemudian menyusun roadmap agar pelaksanaannya lebih terarah dan berdampak,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 47 unit perhutanan sosial di Papua yang telah memiliki surat keputusan (SK), namun baru sekitar 15 yang aktif dan tersebar di sejumlah kabupaten/kota.</p>
<p>Menurutnya, penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan sangat diperlukan agar program perhutanan sosial dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar kawasan hutan.</p>
<p>&ldquo;Perhutanan sosial ini kita dorong pada hutan desa atau hutan kampung, termasuk hutan kemasyarakatan yang dapat dikelola langsung oleh masyarakat,&rdquo; katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, Yakonias menekankan pentingnya penguatan kelembagaan masyarakat serta pengakuan terhadap hutan adat sebagai dasar utama pengembangan perhutanan sosial. Hingga kini, tercatat sekitar enam hutan adat di Kabupaten Jayapura, namun belum dimanfaatkan secara optimal karena minimnya identifikasi potensi.</p>
<p>&ldquo;Kita perlu identifikasi secara jelas potensi di dalam hutan adat, apakah itu kayu, rotan, atau jasa lingkungan, sehingga bisa dikembangkan dan memberi nilai ekonomi bagi masyarakat,&rdquo; jelasnya.</p>
</div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Yakonias Maitindom, mengatakan rapat ini bertujuan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan perhutanan sosial yang telah berjala]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/dishut-papua-dorong-pengembangan-hutan-kampung-12730.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 18:09:56 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/20260330_124846.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Tata Penggunaan Rumpon Untuk Memberikan Akses Ruaya Ikan di Laut</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/tata-penggunaan-rumpon-untuk-memberikan-akses-ruaya-ikan-di-laut-12723.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p><strong>Strategi Dinas Perikanan dan Kelautan Papua Untuk Memberdayakan Nelayan Kecil</strong></p>
<p><em>Keluhan nelayan tradisional di Jayapura terkait semakin sempitnya ruang tangkap akibat maraknya kapal dan pemasangan rumpon mendapat perhatian serius dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua. Dinas Perikanan berupaya mencari strategi memberdayakan para nelayan kecil ini.</em></p>
<p><em><strong>Laporan: Karolus Daot_Jayapura</strong> </em></p>
<p>Keberadaan nelayan kecil di Kota Jayapura atau Papua pada umumnya perlu menjadi perhatian serius. Dimana salah satu akademisi Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, Popi Ayer menilai pemerintah daerah harus melindungi nelayan kecil dari aktifitas kapal besar, untuk menjamin keberlangsungan mata pencaharian dan keadilan ekologis.</p>
<figure id="attachment_172210" aria-describedby="caption-attachment-172210"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/imam-djuniawal-300x214.webp" alt="imam djuniawal" width="300" height="214" srcset="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/imam-djuniawal-300x214.webp 300w, https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/imam-djuniawal.webp 644w" sizes=" 300px) 100vw, 300px">Iman Djuniawal (FOTO:Karel/Cepos)</figure>
<p>Ketua Program Studi Ilmu Kelautan dan Perikanan, Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, FMIPA, Uncen ini , mengatakan peran pemerintah bukan hanya sebagai donatur tetapi juga sebagai penggerak dalam menyediakan lingkungan kebijakan yang memungkinkan nelayan kecil berkembang.</p>
<p>&ldquo;Untuk itu pemerintah wajib melindungi nelayan terhadap praktik penangkapan destruktif, ketimpangan rantai pasar, penegakan zonasi dan wilayah tangkap serta pemberian subsidi bagi nelayan yang tepat sasaran,&rdquo; katanya seperti yang dilansir Antara di Jayapura, Sabtu (28/3).</p>
<p>Dia menjelaskan peran pemerintah dalam pendampingan nelayan adalah sebagai fasilitator, pelindung, dan penghubung yang menjamin keberlanjutan sosial, ekonomi, dan ekologi melalui pendekatan partisipatif berbasis adat dan ilmu pengetahuan. </p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p><strong>Strategi Dinas Perikanan dan Kelautan Papua Untuk Memberdayakan Nelayan Kecil</strong></p>
<p><em>Keluhan nelayan tradisional di Jayapura terkait semakin sempitnya ruang tangkap akibat maraknya kapal dan pemasangan rumpon mendapat perhatian serius dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua. Dinas Perikanan berupaya mencari strategi memberdayakan para nelayan kecil ini.</em></p>
<p><em><strong>Laporan: Karolus Daot_Jayapura</strong> </em></p>
<p>Keberadaan nelayan kecil di Kota Jayapura atau Papua pada umumnya perlu menjadi perhatian serius. Dimana salah satu akademisi Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, Popi Ayer menilai pemerintah daerah harus melindungi nelayan kecil dari aktifitas kapal besar, untuk menjamin keberlangsungan mata pencaharian dan keadilan ekologis.</p>
<figure id="attachment_172210" aria-describedby="caption-attachment-172210"><img decoding="async" src="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/imam-djuniawal-300x214.webp" alt="imam djuniawal" width="300" height="214" srcset="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/imam-djuniawal-300x214.webp 300w, https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/imam-djuniawal.webp 644w" sizes=" 300px) 100vw, 300px">Iman Djuniawal (FOTO:Karel/Cepos)</figure>
<p>Ketua Program Studi Ilmu Kelautan dan Perikanan, Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, FMIPA, Uncen ini , mengatakan peran pemerintah bukan hanya sebagai donatur tetapi juga sebagai penggerak dalam menyediakan lingkungan kebijakan yang memungkinkan nelayan kecil berkembang.</p>
<p>&ldquo;Untuk itu pemerintah wajib melindungi nelayan terhadap praktik penangkapan destruktif, ketimpangan rantai pasar, penegakan zonasi dan wilayah tangkap serta pemberian subsidi bagi nelayan yang tepat sasaran,&rdquo; katanya seperti yang dilansir Antara di Jayapura, Sabtu (28/3).</p>
<p>Dia menjelaskan peran pemerintah dalam pendampingan nelayan adalah sebagai fasilitator, pelindung, dan penghubung yang menjamin keberlanjutan sosial, ekonomi, dan ekologi melalui pendekatan partisipatif berbasis adat dan ilmu pengetahuan. </p>
</div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Keberadaan nelayan kecil di Kota Jayapura atau Papua pada umumnya perlu menjadi perhatian serius. Dimana salah satu akademisi Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, Popi Ayer menilai pemerintah daerah harus me]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/tata-penggunaan-rumpon-untuk-memberikan-akses-ruaya-ikan-di-laut-12723.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 18:09:56 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/04/foto-boks-bawah.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Senator Muhammad Nuh Dukung MUI Desak Pemerintah RI Keluar dari BoP</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/senator-muhammad-nuh-dukung-mui-desak-pemerintah-ri-keluar-dari-bop-12722.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>MEDAN, SumutPos.co&ndash; Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kian membara menyusul gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan. Ketiga prajurit tersebut tewas akibat serangan militer Zionis Israel pada Senin (30/3).</p>
<p>Menanggapi insiden berdarah tersebut, Senator RI asal Sumatera Utara, Muhammad Nuh, MSP, mengecam keras tindakan brutal militer Israel yang menyasar personel penjaga perdamaian.</p>
<p>&ldquo;Saya mengutuk keras serangan Zionis Israel terhadap prajurit TNI penjaga perdamaian yang sedang bertugas di Lebanon,&rdquo; tegas Muhammad Nuh saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (31/3).</p>
<p>Anggota Komite IV DPD RI ini menilai tindakan Amerika Serikat dan Israel telah melangkahi hukum internasional. Menurutnya, kedua negara tersebut seolah menerapkan &ldquo;hukum rimba&rdquo; dengan mengabaikan mandat dan keberadaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).</p>
<p>&ldquo;Mereka merasa kuat dan berbuat sekehendaknya tanpa mandat PBB. Bahkan lembaga resmi dunia itu mereka kesampingkan,&rdquo; ujar tokoh yang juga menjabat sebagai Dewan Pertimbangan MUI Sumatera Utara tersebut.</p>
<p>Lebih lanjut, Muhammad Nuh menyatakan dukungannya terhadap sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang meminta Pemerintah RI mengevaluasi posisi Indonesia di Board of Peace (BoP). Usulan ini sebelumnya dilontarkan oleh Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Prof. Sudarnoto, sebagai bentuk protes diplomatik yang tegas.</p>
<p>Nuh menekankan bahwa sebagai negara besar, Indonesia harus memprioritaskan harga diri bangsa di mata internasional. Ia mengingatkan pemerintah akan amanat Pembukaan UUD 1945 alinea ke-4 untuk &ldquo;melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.&rdquo;</p>
<p>Secara regulasi, ia menegaskan bahwa kewajiban negara sudah sangat jelas dalam UU No. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri, di mana pemerintah wajib memberikan pengayoman dan bantuan hukum bagi WNI di luar negeri.</p>
<p>&ldquo;Perlindungan terhadap WNI di luar negeri harus maksimum, tidak boleh setengah-setengah. Hal ini sejalan dengan prinsip Perlindungan Maksimum yang ditegaskan dalam UU Nomor 12 Tahun 2006,&rdquo; pungkasnya.</p>
<p>Insiden ini diharapkan menjadi titik balik bagi pemerintah untuk mengambil langkah diplomatik yang lebih berani dan konkret demi menjamin keselamatan putra-putri terbaik bangsa yang tengah menjalankan tugas kemanusiaan di zona konflik. (adz)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>MEDAN, SumutPos.co&ndash; Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kian membara menyusul gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan. Ketiga prajurit tersebut tewas akibat serangan militer Zionis Israel pada Senin (30/3).</p>
<p>Menanggapi insiden berdarah tersebut, Senator RI asal Sumatera Utara, Muhammad Nuh, MSP, mengecam keras tindakan brutal militer Israel yang menyasar personel penjaga perdamaian.</p>
<p>&ldquo;Saya mengutuk keras serangan Zionis Israel terhadap prajurit TNI penjaga perdamaian yang sedang bertugas di Lebanon,&rdquo; tegas Muhammad Nuh saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (31/3).</p>
<p>Anggota Komite IV DPD RI ini menilai tindakan Amerika Serikat dan Israel telah melangkahi hukum internasional. Menurutnya, kedua negara tersebut seolah menerapkan &ldquo;hukum rimba&rdquo; dengan mengabaikan mandat dan keberadaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).</p>
<p>&ldquo;Mereka merasa kuat dan berbuat sekehendaknya tanpa mandat PBB. Bahkan lembaga resmi dunia itu mereka kesampingkan,&rdquo; ujar tokoh yang juga menjabat sebagai Dewan Pertimbangan MUI Sumatera Utara tersebut.</p>
<p>Lebih lanjut, Muhammad Nuh menyatakan dukungannya terhadap sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang meminta Pemerintah RI mengevaluasi posisi Indonesia di Board of Peace (BoP). Usulan ini sebelumnya dilontarkan oleh Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Prof. Sudarnoto, sebagai bentuk protes diplomatik yang tegas.</p>
<p>Nuh menekankan bahwa sebagai negara besar, Indonesia harus memprioritaskan harga diri bangsa di mata internasional. Ia mengingatkan pemerintah akan amanat Pembukaan UUD 1945 alinea ke-4 untuk &ldquo;melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.&rdquo;</p>
<p>Secara regulasi, ia menegaskan bahwa kewajiban negara sudah sangat jelas dalam UU No. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri, di mana pemerintah wajib memberikan pengayoman dan bantuan hukum bagi WNI di luar negeri.</p>
<p>&ldquo;Perlindungan terhadap WNI di luar negeri harus maksimum, tidak boleh setengah-setengah. Hal ini sejalan dengan prinsip Perlindungan Maksimum yang ditegaskan dalam UU Nomor 12 Tahun 2006,&rdquo; pungkasnya.</p>
<p>Insiden ini diharapkan menjadi titik balik bagi pemerintah untuk mengambil langkah diplomatik yang lebih berani dan konkret demi menjamin keselamatan putra-putri terbaik bangsa yang tengah menjalankan tugas kemanusiaan di zona konflik. (adz)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kian membara menyusul gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan. Ketiga prajurit tersebut tewas akibat serangan militer Zionis Israel pada Senin (30/3).]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/senator-muhammad-nuh-dukung-mui-desak-pemerintah-ri-keluar-dari-bop-12722.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 18:09:24 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260401-WA0070.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Temui Wali Kota Solo, Dubes Iran Sempat Temui Jokowi di Rumah Sumber</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/temui-wali-kota-solo-dubes-iran-sempat-temui-jokowi-di-rumah-sumber-12719.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-Dubes-Iran2-Respati.jpg?fit=700%2C394&amp;ssl=1" data-caption="Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi saat bertemu dengan Wali Kota Solo, Respati Ardi, di Balai Kota Surakarta, Rabu (1/4/2026) | Ando"><img width="700" height="394" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-Dubes-Iran2-Respati.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-Dubes-Iran2-Respati.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-Dubes-Iran2-Respati.jpg?resize=681%2C383&amp;ssl=1 681w" sizes=" 700px) 100vw, 700px" alt="" title="0104 - Dubes Iran2-Respati"></a>Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi saat bertemu dengan Wali Kota Solo, Respati Ardi, di Balai Kota Surakarta, Rabu (1/4/2026) | Ando</figure></div>&#13;
        
<p><strong>SOLO, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Pertemuan antara Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, dengan Wali Kota Solo, Respati Ardi, di Balai Kota Surakarta, Rabu (1/4/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat solidaritas sekaligus membuka peluang kerja sama internasional.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, Boroujerdi tidak hanya membahas potensi kolaborasi ekonomi, tetapi juga mengajak masyarakat Solo untuk ikut menyuarakan kampanye penolakan terhadap perang. Ia menegaskan pentingnya peran masyarakat internasional dalam menolak konflik bersenjata yang berdampak pada warga sipil.</p>

<p>Melalui penerjemahnya, Boroujerdi menyampaikan bahwa perang hanya akan menimbulkan penderitaan, khususnya bagi masyarakat yang tidak bersalah. Ia pun mengajak berbagai elemen di Indonesia, termasuk Pemerintah Kota Solo, untuk bersama-sama menggaungkan pesan perdamaian.</p>


<p>Selain itu, Boroujerdi juga menyampaikan apresiasi atas sikap solidaritas yang ditunjukkan oleh masyarakat dan Pemerintah Kota Solo terhadap Iran di tengah konflik yang sedang berlangsung. Menurutnya, dukungan moral tersebut memiliki arti penting bagi negaranya.</p>

<p>Dalam dialog itu, turut dibahas peluang kerja sama konkret antara Solo dan Iran, khususnya di bidang ekonomi dan perdagangan. Salah satu opsi yang mengemuka adalah rencana pembentukan sister city antara Solo dan kota di Iran yang memiliki karakteristik serupa.</p>


<p>Rencana tersebut masih dalam tahap penjajakan. Kedutaan Besar Iran berencana membentuk tim khusus untuk mengkaji kota yang dinilai memiliki kesamaan dari sisi sejarah, budaya, dan potensi ekonomi sebelum diajukan sebagai mitra resmi.</p>



<p>Menanggapi hal itu, Wali Kota Solo Respati Ardi menyambut positif berbagai gagasan yang disampaikan. Ia menegaskan bahwa Pemkot Solo akan mengkaji setiap peluang kerja sama secara serius agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Respati juga menyatakan komitmennya untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban konflik di Iran melalui lembaga yang terpercaya. Ia menekankan bahwa nilai solidaritas tidak diukur dari besaran bantuan, melainkan dari kepedulian dan dukungan moral yang diberikan.</p>

<p>Selain itu, Pemkot Solo bersama berbagai organisasi seperti Kadin, PHRI, HIPMI, serta komunitas ekonomi kreatif siap mendukung realisasi kerja sama jika situasi sudah memungkinkan. Upaya tersebut diharapkan dapat membuka peluang baru, khususnya di sektor ekonomi dan pariwisata.</p>


<figure id="attachment_632335" aria-describedby="caption-attachment-632335"><img data-recalc-dims="1" fetchpriority="high" decoding="async" src="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-Dubes-Iran1-Jkw.jpg?resize=640%2C359&amp;ssl=1" alt="" width="640" height="359" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-Dubes-Iran1-Jkw.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-Dubes-Iran1-Jkw.jpg?resize=681%2C382&amp;ssl=1 681w" sizes=" 640px) 100vw, 640px">Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi juga menyempatkan diri menemui mantan presiden Jokowi di rumahnya, Sumber | Ando</figure>
<p>Di sela agenda di Balai Kota, Boroujerdi juga diketahui sempat mengunjungi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo di kawasan Sumber. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan diisi dengan diskusi mengenai kondisi Iran serta pentingnya menjaga hubungan bilateral dan perdamaian global.</p>



<p>Kunjungan ini menegaskan posisi Solo tidak hanya sebagai kota budaya, tetapi juga sebagai ruang strategis dalam membangun jejaring kerja sama internasional sekaligus menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian. <strong>[Ando]</strong></p>






<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pertemuan antara Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, dengan Wali Kota Solo, Respati Ardi, di Balai Kota Surakarta, Rabu (1/4/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat solidaritas sekaligus membuka peluang kerja sama internasional. Dalam pertemuan tersebut,...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/temui-wali-kota-solo-dubes-iran-sempat-temui-jokowi-di-rumah-sumber-12719.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 18:09:16 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/0104-Dubes-Iran2-Respati.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>6 Hal Penting yang Harus Dicek Saat Beli AC Kapasitas Besar Agar Tidak Rugi</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/6-hal-penting-yang-harus-dicek-saat-beli-ac-kapasitas-besar-agar-tidak-rugi-12720.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/ilustrasi-ac.jpg?fit=1024%2C614&amp;ssl=1" data-caption="Ilustrasi AC ruangan. Pixabay"><img width="1024" height="614" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/ilustrasi-ac.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/ilustrasi-ac.jpg?w=1024&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/ilustrasi-ac.jpg?resize=681%2C408&amp;ssl=1 681w" sizes=" 1024px) 100vw, 1024px" alt="" title="ilustrasi ac"></a>Ilustrasi AC ruangan. Pixabay</figure></div>&#13;
        
<p>Membeli AC kapasitas besar, seperti yang berkapasitas 1,5 PK hingga 2,5 PK ke atas, bukan hanya soal memilih merek dan harga saja. Ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan agar AC yang Anda pilih bisa bekerja optimal sesuai kebutuhan. Salah hitung kapasitas atau daya listrik yang tidak mencukupi bisa membuat AC boros listrik atau bahkan sulit dipasang di rumah Anda.</p>
<p>Kalau Anda merasa bingung, beberapa tips beli AC besar ini akan sangat membantu untuk membuat keputusan lebih tepat dan menghindari kerugian. Lebih dari itu, jangan lupa juga untuk cek <a href="https://www.blibli.com/jual/ac-aqua-2-pk">beli ac aqua 2 pk di blibli jaminan garansi resmi</a> agar mendapatkan perlindungan dan layanan purna jual terbaik.</p>

<h2><strong>Hal-Hal yang Perlu Dicek Saat Beli AC Kapasitas Besar</strong></h2>
<p>Sebelum memutuskan membeli AC kapasitas besar, ada beberapa hal penting yang wajib Anda perhatikan agar tidak salah pilih.</p>


<h3><strong>1. Hitung Kapasitas AC yang Dibutuhkan Sesuai Luas Ruangan</strong></h3>
<p>Jangan asal beli AC berdasarkan saran atau kebiasaan tanpa perhitungan yang jelas. Anda perlu menghitung kapasitas AC dengan menggunakan rumus BTU (British Thermal Unit). Cara menghitungnya adalah dengan mengalikan luas ruangan dalam meter persegi dengan 500 BTU per jam.</p>

<p>Sebagai contoh, ruang keluarga 6&times;5 m (30 m&sup2;) dengan banyak cahaya matahari sebaiknya menggunakan AC dengan kapasitas minimal 18.000 BTU atau setara dengan AC 2 PK. Jangan sampai AC yang Anda beli terlalu kecil karena akan bekerja terlalu keras, cepat rusak, dan ruangan tidak dingin sempurna. Sebaliknya, AC terlalu besar bisa menyebabkan pemborosan listrik dan ruangan terasa lembap karena siklus pengurangan kelembaban terganggu.</p>


<h3><strong>2. Pastikan Daya Listrik Rumah Mencukupi</strong></h3>
<p>AC kapasitas besar menggunakan daya listrik lebih tinggi dibanding AC kecil. Untuk AC 1,5 PK non-inverter, konsumsi listriknya sekitar 1.200&ndash;1.500 watt, sedangkan AC 2 PK non-inverter bisa mencapai 1.600&ndash;2.000 watt. Jika Anda memilih AC 2 PK dengan teknologi inverter, konsumsi daya bisa lebih efisien, sekitar 600&ndash;1.800 watt tergantung kebutuhan pendinginan.</p>



<p>Kalau daya listrik rumah Anda hanya 900 VA atau 1.300 VA, memasang AC 2 PK berisiko membuat MCB sering turun karena overload. Sebaiknya upgrade daya listrik minimal ke 2.200 VA dahulu agar penggunaan AC kapasitas besar menjadi lebih aman dan lancar.</p>
<h3><strong>3. Pilih AC dengan Teknologi Inverter untuk Kapasitas Besar</strong></h3>
<p>AC dengan teknologi inverter lebih efisien dibanding non-inverter. Konsumsi listrik bisa lebih hemat hingga 30&ndash;39%. Hal ini karena kompresor inverter bekerja menyesuaikan kecepatan secara dinamis, tidak menyala dan mati terus seperti AC non-inverter.&nbsp; Terlebih jika AC kapasitas besar dipakai di ruang keluarga atau ruang tamu yang sering dipakai sepanjang hari.</p>

<h3><strong>4. Periksa Instalasi</strong></h3>
<p>Sebelum membeli, lakukan survei lokasi pemasangan AC. Pastikan posisi unit indoor idealnya dipasang setinggi 2,3&ndash;2,7 meter dari lantai dan tidak terhalang banyak benda agar aliran udara optimal. Jarak unit indoor dari dinding juga harus cukup, setidaknya 15 cm.</p>


<p>Untuk unit outdoor, pilih lokasi yang memiliki ventilasi baik dan tidak terkena sinar matahari langsung secara terus-menerus agar performa AC tetap maksimal dan umur AC lebih panjang. Selain itu, periksa juga panjang pipa yang akan dipakai jika lebih dari 5 meter, karena instalasi yang melebihi itu berisiko menurunkan efisiensi pendinginan.</p>



<h3><strong>5. Perhatikan Jenis Freon yang Digunakan</strong></h3>
<p>Freon atau refrigerant memengaruhi efisiensi dan dampak lingkungan AC. AC kapasitas besar biasanya menggunakan salah satu dari tiga jenis freon: R22 (freon lama), R410A, atau R32.</p>
<p>R22 sudah jarang dipakai karena merusak lapisan ozon dan tidak ramah lingkungan. R410A lebih ramah lingkungan daripada R22, tapi tekanan kerjanya lebih tinggi dibanding R32. Sementara R32 adalah freon modern yang paling ramah lingkungan dengan efisiensi energi yang tinggi serta mudah ditemukan di berbagai merek AC.</p>



<h3><strong>6. Cek Garansi dan Ketersediaan Servis Center</strong></h3>
<p>AC kapasitas besar adalah investasi jangka panjang, oleh karena itu penting juga memastikan garansi dan layanan purna jualnya. Pilih AC dengan garansi unit minimal 1 tahun dan garansi kompresor minimal 5 tahun, beberapa merek bahkan menawarkan hingga 10 tahun.</p>
<p>Selain itu, periksa ketersediaan service center resmi di kota Anda. Sebaiknya pilih merek yang teknisinya resmi dari produsen, bukan teknisi umum, agar perawatan dan perbaikan lebih terpercaya. Pastikan juga biaya instalasi sudah termasuk dalam pembelian dan Anda membeli dari official store atau toko resmi agar mendapat produk asli dan garansi resmi.</p>

<p>Sebelum Anda membeli AC kapasitas besar, wajib memeriksa enam hal penting diatas. Dengan melakukan checklist ini, risiko salah beli AC yang bisa memboroskan listrik dan kurang maksimal akan sangat kecil. AC yang Anda beli pun bisa bertahan optimal selama bertahun-tahun.</p>




<p>Kalau Anda sedang mencari AC kapasitas besar yang terpercaya, jangan lupa cek beli ac aqua 2 pk di blibli jaminan garansi resmi untuk mendapatkan produk yang lengkap dengan garansi dan layanan resmi yang bisa membuat Anda lebih tenang.</p>



<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Membeli AC kapasitas besar, seperti yang berkapasitas 1,5 PK hingga 2,5 PK ke atas, bukan hanya soal memilih merek dan harga saja. Ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan agar AC yang Anda pilih bisa bekerja optimal sesuai kebutuhan. Salah...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/6-hal-penting-yang-harus-dicek-saat-beli-ac-kapasitas-besar-agar-tidak-rugi-12720.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 18:09:16 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/ilustrasi-ac.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Tarif Listrik Tak Naik hingga Juni 2026, Setelah Itu?</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/tarif-listrik-tak-naik-hingga-juni-2026-setelah-itu-12721.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2024/03/meteran-listrik.jpeg?fit=960%2C720&amp;ssl=1" data-caption="Ilustrasi meteran listrik PLN | Dok. Joglosemarnews"><img width="960" height="720" src="https://joglosemarnews.com/images/2024/03/meteran-listrik.jpeg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2024/03/meteran-listrik.jpeg?w=960&amp;ssl=1 960w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2024/03/meteran-listrik.jpeg?resize=100%2C75&amp;ssl=1 100w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2024/03/meteran-listrik.jpeg?resize=180%2C135&amp;ssl=1 180w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2024/03/meteran-listrik.jpeg?resize=238%2C178&amp;ssl=1 238w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2024/03/meteran-listrik.jpeg?resize=681%2C511&amp;ssl=1 681w" sizes=" 960px) 100vw, 960px" alt="" title="meteran listrik"></a>Ilustrasi meteran listrik PLN | Dok. Joglosemarnews</figure></div>&#13;
        
<p><strong>JAKARTA, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Pemerintah memastikan tarif tenaga listrik tidak mengalami perubahan sepanjang triwulan II tahun 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah menjaga kestabilan ekonomi nasional di tengah tekanan global sekaligus melindungi daya beli masyarakat.</p>
<p>Keputusan tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno. Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir karena <a href="https://joglosemarnews.com/topik/tarif-listrik/" title="tarif listrik">tarif listrik</a> untuk periode April hingga Juni 2026 telah diputuskan tetap.</p>

<p>Penetapan ini berlaku untuk seluruh kelompok pelanggan, baik non-subsidi maupun subsidi. Tercatat ada 13 golongan pelanggan non-subsidi dan 25 golongan pelanggan bersubsidi yang tidak mengalami perubahan tarif.</p>


<p>Menurut Tri, keputusan tersebut merupakan hasil evaluasi berkala yang dilakukan setiap tiga bulan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024. Peninjauan tarif dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah indikator ekonomi makro, antara lain nilai tukar rupiah, harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP), tingkat inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA).</p>

<p>Untuk triwulan II 2026, perhitungan mengacu pada realisasi ekonomi periode November 2025 hingga Januari 2026. Dalam periode tersebut, kurs rupiah tercatat berada di level Rp16.743,46 per dolar AS, ICP sebesar US$62,78 per barel, inflasi 0,22 persen, dan HBA sebesar US$70 per ton.</p>


<p>Meski secara perhitungan formula terdapat peluang perubahan tarif, pemerintah memilih untuk tidak melakukan penyesuaian. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi serta meningkatkan daya saing industri dalam negeri di tengah ketidakpastian global.</p>



<p>Selain itu, pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tetap menggunakan listrik secara hemat dan efisien. Upaya penghematan energi dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan energi nasional dalam jangka panjang.</p>
<p>Sementara itu, PT PLN (Persero) menyatakan siap menjalankan kebijakan tersebut dengan tetap memastikan pasokan listrik yang andal di seluruh wilayah Indonesia. Perusahaan juga didorong untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan serta menjaga efisiensi operasional.</p>

<p>Adapun rincian <a href="https://joglosemarnews.com/topik/tarif-listrik/" title="tarif listrik">tarif listrik</a> yang berlaku pada triwulan II 2026 di antaranya untuk golongan rumah tangga 900 VA sebesar Rp1.352 per kWh, 1.300 VA hingga 2.200 VA sebesar Rp1.444,70 per kWh, serta pelanggan dengan daya di atas 3.500 VA sebesar Rp1.699,53 per kWh.</p>


<p>Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap stabilitas ekonomi tetap terjaga, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk tetap produktif tanpa terbebani kenaikan biaya energi. [*]&nbsp; <em>Disarikan dari sumber berita media daring</em></p>






<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemerintah memastikan tarif tenaga listrik tidak mengalami perubahan sepanjang triwulan II tahun 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah menjaga kestabilan ekonomi nasional di tengah tekanan global sekaligus melindungi daya beli masyarakat. Keputusan tersebut disampaikan oleh Pelaksana...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/tarif-listrik-tak-naik-hingga-juni-2026-setelah-itu-12721.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 18:09:16 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2024/03/meteran-listrik.jpeg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Wali Kota Tebingtinggi Turun Langsung Meninjau, Ribuan Warga Bajenis Terima Bantuan Pangan</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/wali-kota-tebingtinggi-turun-langsung-meninjau-ribuan-warga-bajenis-terima-bantuan-pangan-12711.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>TEBING TINGGI &ndash; Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih meninjau langsung penyaluran bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) di dua kelurahan di Kecamatan Bajenis, yakni Kelurahan Pinang Mancung dan Kelurahan Bulian, Selasa (31/3). Langkah itu dilakukan untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran sekaligus sebagai bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.</p>
<p>Dalam kunjungannya, Iman menegaskan bahwa paket bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan kolaborasi nyata antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan keluarga.</p>
<p>Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima paket bantuan berupa 20 kg beras (2 karung @10 kg) serta 4 liter minyak goreng. Wali Kota menjamin bahwa seluruh komoditas yang disalurkan telah melalui pengecekan kualitas.</p>
<p>&ldquo;Kami hadir di tengah masyarakat untuk membantu meringankan beban bapak dan ibu sekalian. Memberikan, menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng. Saya pastikan bantuan yang diberikan berkualitas baik, layak, dan sehat untuk dikonsumsi keluarga,&rdquo; ujar Iman Irdian Saragih di hadapan warga.</p>
<p>Dalam arahannya, Iman juga menegaskan kepada seluruh penerima manfaat agar tidak menyalahgunakan bantuan tersebut. Iman menekankan bahwa bantuan ini bertujuan untuk konsumsi rumah tangga, bukan untuk diperjualbelikan.</p>
<p>&ldquo;Jadi kita sepakat, bantuan tidak boleh diperjualbelikan. Apabila ketahuan, akan langsung di blacklist, disampaikan ke Dinas Sosial, ke Kementerian Sosial, langsung dikeluarkan, tidak sebagai penerima manfaat lagi,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Menutup rangkaian peninjauan, Iman menyempatkan diri untuk menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait pelayanan publik di Kota Tebingtinggi.</p>
<p>&ldquo;Dalam kesempatan ini, saya juga menyampaikan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Apabila selama ini pelayanan kami masih ada yang kurang maksimal, mohon dimaafkan. Kami terus berupaya memberikan yang terbaik,&rdquo; pungkasnya.</p>

<p>Adapun penyaluran bantuan di Kecamatan Bajenis kali ini diberikan kepada ribuan jiwa penerima manfaat, dengan rincian penerima manfaat di Kelurahan Pinang Mancung sebanyak 706 penerima dan di Kelurahan Bulian sebanyak 998 penerima.</p>
<p>Proses distribusi ini akan berlangsung secara serentak di lima kelurahan se-Kecamatan Bajenis selama lima hari ke depan, terhitung mulai Selasa (31/3) hingga Sabtu (4/4).</p>
<p>Turut hadir mendampingi Iman, Camat Bajenis Ary Miranda, Lurah Pinangmancung Riyan Nugraha, Lurah Bulian Muhammad Taufik, Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, serta tim peliputan Diskominfo Kota Tebingtinggi. (mag-3/azw)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>TEBING TINGGI &ndash; Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih meninjau langsung penyaluran bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) di dua kelurahan di Kecamatan Bajenis, yakni Kelurahan Pinang Mancung dan Kelurahan Bulian, Selasa (31/3). Langkah itu dilakukan untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran sekaligus sebagai bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.</p>
<p>Dalam kunjungannya, Iman menegaskan bahwa paket bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan kolaborasi nyata antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan keluarga.</p>
<p>Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima paket bantuan berupa 20 kg beras (2 karung @10 kg) serta 4 liter minyak goreng. Wali Kota menjamin bahwa seluruh komoditas yang disalurkan telah melalui pengecekan kualitas.</p>
<p>&ldquo;Kami hadir di tengah masyarakat untuk membantu meringankan beban bapak dan ibu sekalian. Memberikan, menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng. Saya pastikan bantuan yang diberikan berkualitas baik, layak, dan sehat untuk dikonsumsi keluarga,&rdquo; ujar Iman Irdian Saragih di hadapan warga.</p>
<p>Dalam arahannya, Iman juga menegaskan kepada seluruh penerima manfaat agar tidak menyalahgunakan bantuan tersebut. Iman menekankan bahwa bantuan ini bertujuan untuk konsumsi rumah tangga, bukan untuk diperjualbelikan.</p>
<p>&ldquo;Jadi kita sepakat, bantuan tidak boleh diperjualbelikan. Apabila ketahuan, akan langsung di blacklist, disampaikan ke Dinas Sosial, ke Kementerian Sosial, langsung dikeluarkan, tidak sebagai penerima manfaat lagi,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Menutup rangkaian peninjauan, Iman menyempatkan diri untuk menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait pelayanan publik di Kota Tebingtinggi.</p>
<p>&ldquo;Dalam kesempatan ini, saya juga menyampaikan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Apabila selama ini pelayanan kami masih ada yang kurang maksimal, mohon dimaafkan. Kami terus berupaya memberikan yang terbaik,&rdquo; pungkasnya.</p>

<p>Adapun penyaluran bantuan di Kecamatan Bajenis kali ini diberikan kepada ribuan jiwa penerima manfaat, dengan rincian penerima manfaat di Kelurahan Pinang Mancung sebanyak 706 penerima dan di Kelurahan Bulian sebanyak 998 penerima.</p>
<p>Proses distribusi ini akan berlangsung secara serentak di lima kelurahan se-Kecamatan Bajenis selama lima hari ke depan, terhitung mulai Selasa (31/3) hingga Sabtu (4/4).</p>
<p>Turut hadir mendampingi Iman, Camat Bajenis Ary Miranda, Lurah Pinangmancung Riyan Nugraha, Lurah Bulian Muhammad Taufik, Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, serta tim peliputan Diskominfo Kota Tebingtinggi. (mag-3/azw)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih meninjau langsung penyaluran bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) di dua kelurahan di Kecamatan Bajenis, yakni Kelurahan Pinang Mancung dan Kelurahan Bulian, Selasa (31/3).]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/wali-kota-tebingtinggi-turun-langsung-meninjau-ribuan-warga-bajenis-terima-bantuan-pangan-12711.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 14:09:38 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/04/31-3-Hl-4-mag-3-Ribuan-Warga-Bajenis-Terima-Bantuan-Pangan-Wali-Kota-Tebing-Tinggi-Turun-Langsung-Meninjau.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Senator Penrad Siagian Kritik Keras Kemendes: Pendamping Desa Itu Manusia, Bukan Barang dan Jasa!</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/senator-penrad-siagian-kritik-keras-kemendes-pendamping-desa-itu-manusia-bukan-barang-dan-jasa-12715.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>JAKARTA, SumutPos.co &ndash; Kebijakan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) yang mengategorikan Tenaga Pendamping Profesional Desa (TPP) ke dalam kelompok &ldquo;Barang dan Jasa&rdquo; menuai kritik tajam. Anggota Komite I DPD RI, Pdt. Penrad Siagian, menilai regulasi tersebut sangat tidak manusiawi dan merendahkan martabat para pendamping desa yang telah mengabdi belasan tahun.</p>
<p>Kritikan pedas ini disampaikan Penrad dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Relawan Pemberdayaan Desa Nusantara (RPDN) di Kompleks DPD RI, Selasa (31/3/2026).</p>
<p>Penrad menyoroti akar permasalahan karut-marut tata kelola pendamping desa terletak pada status mereka dalam sistem pengadaan. &ldquo;Pendamping desa ini dimasukkan dalam kategori barang dan jasa. Artinya, Bapak dan Ibu disamakan dengan ATK (alat tulis kantor). Ini adalah regulasi yang tidak humanis,&rdquo; tegas Senator asal Sumatera Utara tersebut.</p>
<p>Menurutnya, menempatkan manusia yang memiliki kontribusi strategis bagi pembangunan nasional ke dalam kategori &ldquo;barang&rdquo; adalah bentuk pengabaian terhadap hak kewargaan. Ia mendesak pemerintah segera mengubah status TPP menjadi bagian dari infrastruktur pelayanan kementerian.</p>
<p>Persoalan ini memuncak pasca terbitnya Surat Keputusan (SK) Nomor 733 Tahun 2025. Penrad mengungkapkan bahwa dari sekitar 2.400 pendamping desa di seluruh Indonesia yang tidak direkrut ulang, hampir setengahnya berasal dari Sumatera Utara.</p>
<p>Ironisnya, banyak dari mereka yang memiliki masa kerja di atas 10 tahun dengan evaluasi kinerja kategori A dan B, namun kontraknya tetap diputus tanpa alasan yang jelas. &ldquo;Jangan Menteri Desa membuat keputusan, tapi menabrak sendiri aturan kementeriannya. Ini yang membuka celah terjadinya transaksi dan subjektivitas,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Lebih jauh, Penrad mengungkap adanya temuan lapangan yang mengkhawatirkan terkait proses perpanjangan kontrak. Muncul indikasi bahwa faktor kedekatan, afiliasi politik, hingga dugaan praktik transaksi uang menjadi penentu nasib para pendamping desa.</p>
<p>Ia menyebut telah mengantongi bukti berupa video dan pesan WhatsApp yang saat ini bahkan sudah dilaporkan ke pengadilan. &ldquo;Subjektivitas itu memengaruhi SK. Apakah karena politik, kedekatan, atau kekerabatan. Proses ini harus transparan dan akuntabel!&rdquo; seru Penrad.</p>
<p><strong>Kawal Hingga Tuntas</strong><br>
Meski pada Februari 2026 sebanyak 720 orang di Sumut telah dimasukkan kembali melalui SK baru, Penrad menilai masalah belum usai. Masih ada sekitar 1.500 pendamping desa di tingkat nasional yang memenuhi syarat namun tetap &ldquo;terdepak&rdquo;.</p>
<p>Sebagai tindak lanjut, Komite I DPD RI mendorong pertemuan lanjutan dengan menghadirkan Menteri Desa. Penrad berkomitmen untuk terus mengawal isu ini demi memastikan keadilan bagi para ujung tombak pembangunan desa menuju Indonesia Emas 2045. &ldquo;Ini soal kemanusiaan dan profesionalisme. Saya akan kawal agar proses rekrutmen ke depan mengedepankan rasa keadilan,&rdquo; pungkasnya. (adz)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>JAKARTA, SumutPos.co &ndash; Kebijakan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) yang mengategorikan Tenaga Pendamping Profesional Desa (TPP) ke dalam kelompok &ldquo;Barang dan Jasa&rdquo; menuai kritik tajam. Anggota Komite I DPD RI, Pdt. Penrad Siagian, menilai regulasi tersebut sangat tidak manusiawi dan merendahkan martabat para pendamping desa yang telah mengabdi belasan tahun.</p>
<p>Kritikan pedas ini disampaikan Penrad dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Relawan Pemberdayaan Desa Nusantara (RPDN) di Kompleks DPD RI, Selasa (31/3/2026).</p>
<p>Penrad menyoroti akar permasalahan karut-marut tata kelola pendamping desa terletak pada status mereka dalam sistem pengadaan. &ldquo;Pendamping desa ini dimasukkan dalam kategori barang dan jasa. Artinya, Bapak dan Ibu disamakan dengan ATK (alat tulis kantor). Ini adalah regulasi yang tidak humanis,&rdquo; tegas Senator asal Sumatera Utara tersebut.</p>
<p>Menurutnya, menempatkan manusia yang memiliki kontribusi strategis bagi pembangunan nasional ke dalam kategori &ldquo;barang&rdquo; adalah bentuk pengabaian terhadap hak kewargaan. Ia mendesak pemerintah segera mengubah status TPP menjadi bagian dari infrastruktur pelayanan kementerian.</p>
<p>Persoalan ini memuncak pasca terbitnya Surat Keputusan (SK) Nomor 733 Tahun 2025. Penrad mengungkapkan bahwa dari sekitar 2.400 pendamping desa di seluruh Indonesia yang tidak direkrut ulang, hampir setengahnya berasal dari Sumatera Utara.</p>
<p>Ironisnya, banyak dari mereka yang memiliki masa kerja di atas 10 tahun dengan evaluasi kinerja kategori A dan B, namun kontraknya tetap diputus tanpa alasan yang jelas. &ldquo;Jangan Menteri Desa membuat keputusan, tapi menabrak sendiri aturan kementeriannya. Ini yang membuka celah terjadinya transaksi dan subjektivitas,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Lebih jauh, Penrad mengungkap adanya temuan lapangan yang mengkhawatirkan terkait proses perpanjangan kontrak. Muncul indikasi bahwa faktor kedekatan, afiliasi politik, hingga dugaan praktik transaksi uang menjadi penentu nasib para pendamping desa.</p>
<p>Ia menyebut telah mengantongi bukti berupa video dan pesan WhatsApp yang saat ini bahkan sudah dilaporkan ke pengadilan. &ldquo;Subjektivitas itu memengaruhi SK. Apakah karena politik, kedekatan, atau kekerabatan. Proses ini harus transparan dan akuntabel!&rdquo; seru Penrad.</p>
<p><strong>Kawal Hingga Tuntas</strong><br>
Meski pada Februari 2026 sebanyak 720 orang di Sumut telah dimasukkan kembali melalui SK baru, Penrad menilai masalah belum usai. Masih ada sekitar 1.500 pendamping desa di tingkat nasional yang memenuhi syarat namun tetap &ldquo;terdepak&rdquo;.</p>
<p>Sebagai tindak lanjut, Komite I DPD RI mendorong pertemuan lanjutan dengan menghadirkan Menteri Desa. Penrad berkomitmen untuk terus mengawal isu ini demi memastikan keadilan bagi para ujung tombak pembangunan desa menuju Indonesia Emas 2045. &ldquo;Ini soal kemanusiaan dan profesionalisme. Saya akan kawal agar proses rekrutmen ke depan mengedepankan rasa keadilan,&rdquo; pungkasnya. (adz)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Kebijakan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) yang mengategorikan Tenaga Pendamping Profesional Desa (TPP) ke dalam kelompok "Barang dan Jasa" menuai kritik tajam. Anggota Komite I DPD RI, Pdt. Penrad Siagian, menilai regulasi tersebut sangat tidak manusiawi...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/senator-penrad-siagian-kritik-keras-kemendes-pendamping-desa-itu-manusia-bukan-barang-dan-jasa-12715.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 14:09:38 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-01-at-10.14.10-AM.jpeg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Diplomasi Budaya dari Pematanggenting, Songket Batubara Menuju Dunia Internasional</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/diplomasi-budaya-dari-pematanggenting-songket-batubara-menuju-dunia-internasional-12712.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>BATUBARA &ndash; Upaya memperkuat identitas budaya lokal agar mampu bersaing di panggung global terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Batubara. Di antaranya melalui pengembangan tenun songket sebagai warisan budaya unggulan daerah.</p>
<p>Komitmen itu ditunjukkan langsung oleh Bupati Batubara, H Baharuddin Siagian saat meninjau Kampung Tenun &lsquo;Tonun&rsquo; di Desa Pematanggenting, Kecamatan Talawi, Senin (30/3).</p>
<p>Kunjungan tersebut turut dihadiri Bendahara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sumatera Utara (Sumut), Meriyawaty Amelia Prasetio (Ibu Ain), bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara, di antaranya Asisten II, Kepala Kesbangpol, Kepala Bapenda, Kepala Pelaksana tugas (Plt) Dinas Perkim LH, serta jajaran Bagian Perekonomian dan Pembangunan.</p>
<p>Di hadapan para pengrajin, bupati yang akrab dipanggil Bahar itu menegaskan bahwa tenun songket bukan sekadar produk kerajinan, melainkan simbol jati diri masyarakat Batubara yang harus dijaga, dilestarikan, sekaligus didorong menembus pasar internasional.</p>
<p>&ldquo;Kita ingin songket Batubara tidak hanya dikenal sebagai warisan lokal, tetapi menjadi identitas budaya yang punya daya saing global,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Kampung Tenun &lsquo;Tonun&rsquo; selama ini dikenal sebagai sentra produksi songket khas Batubara yang mempertahankan teknik tradisional. Seluruh proses pengerjaan masih menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM), yang menuntut ketelitian tinggi serta kesabaran para pengrajin.</p>
<p>Untuk menghasilkan satu lembar kain songket, dibutuhkan waktu antara lima hingga enam hari, tergantung tingkat kerumitan motif yang dikerjakan.</p>
<p>Eksistensi songket Batubara sendiri kini mulai mendapat pengakuan lebih luas. Bahkan, kain khas daerah ini telah tampil di ajang bergengsi Paris Fashion Week, melalui karya desainer Didit Hediprasetyo sebagai bagian dari promosi budaya Indonesia di kancah internasional.</p>
<p>Momentum tersebut, kata Bahar, harus dimanfaatkan sebagai pintu masuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pengrajin lokal.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Ibu Ain juga berkesempatan mencoba langsung proses menenun bersama para pengrajin. Ia mengaku takjub dengan tingkat kesulitan yang dihadapi dalam setiap proses pembuatan.</p>
<p>&ldquo;Ternyata tidak mudah, butuh kesabaran dan ketelitian yang luar biasa,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Pemkab Batubara berharap, melalui penguatan Kampung Tenun &lsquo;Tonun&rsquo; industri kreatif berbasis budaya ini tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh sebagai kekuatan ekonomi baru yang berakar pada kearifan lokal.</p>
<p>Dengan demikian, songket Batubara tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga tampil sebagai wajah budaya Indonesia di mata dunia. (aci/azw)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>BATUBARA &ndash; Upaya memperkuat identitas budaya lokal agar mampu bersaing di panggung global terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Batubara. Di antaranya melalui pengembangan tenun songket sebagai warisan budaya unggulan daerah.</p>
<p>Komitmen itu ditunjukkan langsung oleh Bupati Batubara, H Baharuddin Siagian saat meninjau Kampung Tenun &lsquo;Tonun&rsquo; di Desa Pematanggenting, Kecamatan Talawi, Senin (30/3).</p>
<p>Kunjungan tersebut turut dihadiri Bendahara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sumatera Utara (Sumut), Meriyawaty Amelia Prasetio (Ibu Ain), bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara, di antaranya Asisten II, Kepala Kesbangpol, Kepala Bapenda, Kepala Pelaksana tugas (Plt) Dinas Perkim LH, serta jajaran Bagian Perekonomian dan Pembangunan.</p>
<p>Di hadapan para pengrajin, bupati yang akrab dipanggil Bahar itu menegaskan bahwa tenun songket bukan sekadar produk kerajinan, melainkan simbol jati diri masyarakat Batubara yang harus dijaga, dilestarikan, sekaligus didorong menembus pasar internasional.</p>
<p>&ldquo;Kita ingin songket Batubara tidak hanya dikenal sebagai warisan lokal, tetapi menjadi identitas budaya yang punya daya saing global,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Kampung Tenun &lsquo;Tonun&rsquo; selama ini dikenal sebagai sentra produksi songket khas Batubara yang mempertahankan teknik tradisional. Seluruh proses pengerjaan masih menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM), yang menuntut ketelitian tinggi serta kesabaran para pengrajin.</p>
<p>Untuk menghasilkan satu lembar kain songket, dibutuhkan waktu antara lima hingga enam hari, tergantung tingkat kerumitan motif yang dikerjakan.</p>
<p>Eksistensi songket Batubara sendiri kini mulai mendapat pengakuan lebih luas. Bahkan, kain khas daerah ini telah tampil di ajang bergengsi Paris Fashion Week, melalui karya desainer Didit Hediprasetyo sebagai bagian dari promosi budaya Indonesia di kancah internasional.</p>
<p>Momentum tersebut, kata Bahar, harus dimanfaatkan sebagai pintu masuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pengrajin lokal.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Ibu Ain juga berkesempatan mencoba langsung proses menenun bersama para pengrajin. Ia mengaku takjub dengan tingkat kesulitan yang dihadapi dalam setiap proses pembuatan.</p>
<p>&ldquo;Ternyata tidak mudah, butuh kesabaran dan ketelitian yang luar biasa,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Pemkab Batubara berharap, melalui penguatan Kampung Tenun &lsquo;Tonun&rsquo; industri kreatif berbasis budaya ini tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh sebagai kekuatan ekonomi baru yang berakar pada kearifan lokal.</p>
<p>Dengan demikian, songket Batubara tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga tampil sebagai wajah budaya Indonesia di mata dunia. (aci/azw)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Upaya memperkuat identitas budaya lokal agar mampu bersaing di panggung global terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Batubara. Di antaranya melalui pengembangan tenun songket sebagai warisan budaya unggulan daerah.]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/diplomasi-budaya-dari-pematanggenting-songket-batubara-menuju-dunia-internasional-12712.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 14:09:38 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/04/31-3-KAKI-aci-Diplomasi-Budaya-dari-Pematang-Genting-Songket-Batubara-Diperkuat-Menuju-Dunia-Internasional.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>DPRD Medan Dorong Perda Pembatasan Medsos Anak</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/dprd-medan-dorong-perda-pembatasan-medsos-anak-12714.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>Dukungan terhadap kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun terus menguat. Kali ini datang dari anggota DPRD Kota Medan, Henry Jhon Hutagalung, yang mendorong pemerintah daerah segera menindaklanjuti aturan tersebut melalui regulasi turunan.</p>
<p>Menurut Henry Jhon, kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau PP Tunas harus segera direspons oleh pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Kota Medan, dengan membentuk Peraturan Daerah (Perda).</p>
<p>&ldquo;Wali kota maupun bupati harus segera membuat Perda sebagai turunan dari PP tersebut. Ini penting agar aturan bisa diterapkan secara efektif di daerah,&rdquo; ujarnya, Selasa (31/3/2026).</p>
<p>Ia menegaskan, salah satu poin penting dalam aturan tersebut adalah larangan bagi anak-anak untuk membawa ponsel ke sekolah. Selain itu, ia juga mendorong agar sistem pembelajaran kembali difokuskan pada metode tatap muka, bukan lagi berbasis daring.</p>
<p>&ldquo;Pembelajaran sebaiknya kembali tatap muka. Interaksi langsung antara guru dan siswa jauh lebih efektif dibandingkan melalui ponsel yang sifatnya satu arah,&rdquo; jelas politisi dari Partai Solidaritas Indonesia tersebut.</p>
<p>Henry Jhon menilai, pembatasan penggunaan media sosial bagi anak sebenarnya sudah terlambat diterapkan di Indonesia. Ia mencontohkan negara lain seperti China yang lebih dulu memberlakukan kebijakan serupa demi melindungi tumbuh kembang anak.</p>
<p>Menurutnya, pembatasan ini akan memberikan banyak dampak positif, mulai dari meningkatkan waktu belajar, memperbaiki kualitas tidur, hingga menjaga kesehatan mata dan otak anak. Selain itu, anak juga diharapkan lebih banyak berinteraksi secara langsung dengan keluarga dan lingkungan sekitarnya.</p>
<p>&ldquo;Yang paling penting, aturan ini dapat melindungi anak dari pengaruh negatif konten di media sosial, seperti kekerasan, pornografi, hingga perilaku kasar yang bisa membentuk karakter mereka,&rdquo; terangnya.</p>
<p>Ia menyoroti maraknya anak-anak yang meniru perilaku negatif dari konten digital, yang dinilai lebih dominan dibandingkan pengaruh pendidikan dari orang tua maupun guru di sekolah.</p>
<p>Namun demikian, Henry Jhon mengingatkan bahwa keberhasilan penerapan aturan ini tidak hanya bergantung pada regulasi pemerintah, tetapi juga pada peran aktif orang tua dalam mengawasi anak.</p>
<p>&ldquo;Peraturan ini tidak akan efektif tanpa pengawasan dari orang tua. Mereka harus sadar bahwa mengontrol penggunaan media sosial anak adalah tanggung jawab utama,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Ia juga menyoroti masih banyak orang tua yang cenderung membiarkan anak mengakses berbagai konten tanpa pengawasan, dengan alasan kesibukan. Padahal, hal tersebut justru membuka peluang besar bagi anak untuk terpapar konten yang tidak sesuai dengan usia mereka.</p>
<p>Dengan adanya dorongan dari DPRD Kota Medan, diharapkan Pemerintah Kota Medan segera merumuskan aturan turunan yang mampu mengakomodasi kebijakan pusat, sekaligus memperkuat perlindungan terhadap generasi muda di era digital. (map/ila)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>Dukungan terhadap kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun terus menguat. Kali ini datang dari anggota DPRD Kota Medan, Henry Jhon Hutagalung, yang mendorong pemerintah daerah segera menindaklanjuti aturan tersebut melalui regulasi turunan.</p>
<p>Menurut Henry Jhon, kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau PP Tunas harus segera direspons oleh pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Kota Medan, dengan membentuk Peraturan Daerah (Perda).</p>
<p>&ldquo;Wali kota maupun bupati harus segera membuat Perda sebagai turunan dari PP tersebut. Ini penting agar aturan bisa diterapkan secara efektif di daerah,&rdquo; ujarnya, Selasa (31/3/2026).</p>
<p>Ia menegaskan, salah satu poin penting dalam aturan tersebut adalah larangan bagi anak-anak untuk membawa ponsel ke sekolah. Selain itu, ia juga mendorong agar sistem pembelajaran kembali difokuskan pada metode tatap muka, bukan lagi berbasis daring.</p>
<p>&ldquo;Pembelajaran sebaiknya kembali tatap muka. Interaksi langsung antara guru dan siswa jauh lebih efektif dibandingkan melalui ponsel yang sifatnya satu arah,&rdquo; jelas politisi dari Partai Solidaritas Indonesia tersebut.</p>
<p>Henry Jhon menilai, pembatasan penggunaan media sosial bagi anak sebenarnya sudah terlambat diterapkan di Indonesia. Ia mencontohkan negara lain seperti China yang lebih dulu memberlakukan kebijakan serupa demi melindungi tumbuh kembang anak.</p>
<p>Menurutnya, pembatasan ini akan memberikan banyak dampak positif, mulai dari meningkatkan waktu belajar, memperbaiki kualitas tidur, hingga menjaga kesehatan mata dan otak anak. Selain itu, anak juga diharapkan lebih banyak berinteraksi secara langsung dengan keluarga dan lingkungan sekitarnya.</p>
<p>&ldquo;Yang paling penting, aturan ini dapat melindungi anak dari pengaruh negatif konten di media sosial, seperti kekerasan, pornografi, hingga perilaku kasar yang bisa membentuk karakter mereka,&rdquo; terangnya.</p>
<p>Ia menyoroti maraknya anak-anak yang meniru perilaku negatif dari konten digital, yang dinilai lebih dominan dibandingkan pengaruh pendidikan dari orang tua maupun guru di sekolah.</p>
<p>Namun demikian, Henry Jhon mengingatkan bahwa keberhasilan penerapan aturan ini tidak hanya bergantung pada regulasi pemerintah, tetapi juga pada peran aktif orang tua dalam mengawasi anak.</p>
<p>&ldquo;Peraturan ini tidak akan efektif tanpa pengawasan dari orang tua. Mereka harus sadar bahwa mengontrol penggunaan media sosial anak adalah tanggung jawab utama,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Ia juga menyoroti masih banyak orang tua yang cenderung membiarkan anak mengakses berbagai konten tanpa pengawasan, dengan alasan kesibukan. Padahal, hal tersebut justru membuka peluang besar bagi anak untuk terpapar konten yang tidak sesuai dengan usia mereka.</p>
<p>Dengan adanya dorongan dari DPRD Kota Medan, diharapkan Pemerintah Kota Medan segera merumuskan aturan turunan yang mampu mengakomodasi kebijakan pusat, sekaligus memperkuat perlindungan terhadap generasi muda di era digital. (map/ila)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Dukungan terhadap kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun terus menguat. Kali ini datang dari anggota DPRD Kota Medan, Henry Jhon Hutagalung, yang mendorong pemerintah daerah segera menindaklanjuti aturan tersebut melalui regulasi turunan.]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/dprd-medan-dorong-perda-pembatasan-medsos-anak-12714.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 14:09:38 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/04/31-3-KUPING-Pembatasan-Medsos.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Mobil Mewah Diduga Ngebut Hantam Rumah di Binjai, Sopir Luka dan Bangunan Hancur</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/mobil-mewah-diduga-ngebut-hantam-rumah-di-binjai-sopir-luka-dan-bangunan-hancur-12718.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p><strong>BINJAI</strong> &ndash; Sebuah mobil mewah Hyundai Palisade bernomor polisi BK 1778 AVG menabrak rumah di pinggir Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Cengkehturi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Sopir mobil, Suanto (55), warga Jalan Sekip, Komplek Merbau Mas, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga menabrak rumah milik Nuriman (62).</p>
<p>Pantauan wartawan, lokasi kejadian dipenuhi warga yang berkumpul melihat puing-puing bangunan dan mobil yang tergelincir di halaman rumah. Kepala lingkungan setempat, Sapin, mengaku kaget saat mendengar dentuman keras. &ldquo;Ini rumah abang saya yang ditabrak,&rdquo; ujarnya, Selasa (31/3/2026).</p>
<p>Menurut Sapin, peristiwa terjadi sangat cepat. Ia berada di dalam rumah ketika mendengar suara keras dari arah jalan. &ldquo;Saya langsung keluar rumah, mobil itu sudah menabrak rumah abang saya. Abang saya memang saat itu berada di luar sambil menggendong cucunya yang baru bangun tidur,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Bangunan yang ditabrak sebelumnya difungsikan sebagai warung, namun kini dijadikan kamar tidur. Beruntung, tidak ada orang di dalam rumah saat insiden terjadi. &ldquo;Kalau saja ada orang di dalam, bisa lebih fatal,&rdquo; kata Sapin.</p>
<p>Di dalam mobil terdapat tiga orang, termasuk sopir. Sapin menambahkan, sopir mengalami luka di kepala dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Warga sekitar membantu evakuasi korban dan mengamankan lokasi agar tidak terjadi kerusakan lebih luas.</p>
<p>Menurut Kasi Humas Polres Binjai AKP Junaidi, mobil mewah itu melaju dari arah Jalan Umar Baki / Simpang Payaroba menuju Jalan Perintis Kemerdekaan. &ldquo;Sopir diduga melaju tidak hati-hati sehingga menabrak rumah milik Nuriman yang berada di pinggir jalan,&rdquo; jelas Junaidi.</p>
<p>Akibat tabrakan, arus lalu lintas sempat tersendat karena warga dan aparat kepolisian mengamankan lokasi. Kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta, mencakup bangunan rumah yang rusak dan perabot di dalamnya. Meski sopir mengalami luka ringan, pihak keluarga dan warga memastikan insiden ini menjadi peringatan penting tentang keselamatan berkendara.</p>
<p>Warga sekitar menyatakan kejadian ini membuat mereka waswas, karena Jalan Perintis Kemerdekaan merupakan jalur padat yang sering dilalui kendaraan bermotor dan pejalan kaki. &ldquo;Kita tidak menyangka ada mobil mewah bisa ngebut dan menabrak rumah di sini. Untungnya keluarga korban selamat,&rdquo; ujar salah seorang tetangga.</p>
<p>Sapin menambahkan bahwa persoalan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak sopir bertanggung jawab memperbaiki bangunan yang rusak. &ldquo;Persoalan sudah beres, yang nabrak bertanggung jawab dan memperbaiki bangunan yang rusak,&rdquo; katanya. (ted/ila)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p><strong>BINJAI</strong> &ndash; Sebuah mobil mewah Hyundai Palisade bernomor polisi BK 1778 AVG menabrak rumah di pinggir Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Cengkehturi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Sopir mobil, Suanto (55), warga Jalan Sekip, Komplek Merbau Mas, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga menabrak rumah milik Nuriman (62).</p>
<p>Pantauan wartawan, lokasi kejadian dipenuhi warga yang berkumpul melihat puing-puing bangunan dan mobil yang tergelincir di halaman rumah. Kepala lingkungan setempat, Sapin, mengaku kaget saat mendengar dentuman keras. &ldquo;Ini rumah abang saya yang ditabrak,&rdquo; ujarnya, Selasa (31/3/2026).</p>
<p>Menurut Sapin, peristiwa terjadi sangat cepat. Ia berada di dalam rumah ketika mendengar suara keras dari arah jalan. &ldquo;Saya langsung keluar rumah, mobil itu sudah menabrak rumah abang saya. Abang saya memang saat itu berada di luar sambil menggendong cucunya yang baru bangun tidur,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Bangunan yang ditabrak sebelumnya difungsikan sebagai warung, namun kini dijadikan kamar tidur. Beruntung, tidak ada orang di dalam rumah saat insiden terjadi. &ldquo;Kalau saja ada orang di dalam, bisa lebih fatal,&rdquo; kata Sapin.</p>
<p>Di dalam mobil terdapat tiga orang, termasuk sopir. Sapin menambahkan, sopir mengalami luka di kepala dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Warga sekitar membantu evakuasi korban dan mengamankan lokasi agar tidak terjadi kerusakan lebih luas.</p>
<p>Menurut Kasi Humas Polres Binjai AKP Junaidi, mobil mewah itu melaju dari arah Jalan Umar Baki / Simpang Payaroba menuju Jalan Perintis Kemerdekaan. &ldquo;Sopir diduga melaju tidak hati-hati sehingga menabrak rumah milik Nuriman yang berada di pinggir jalan,&rdquo; jelas Junaidi.</p>
<p>Akibat tabrakan, arus lalu lintas sempat tersendat karena warga dan aparat kepolisian mengamankan lokasi. Kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta, mencakup bangunan rumah yang rusak dan perabot di dalamnya. Meski sopir mengalami luka ringan, pihak keluarga dan warga memastikan insiden ini menjadi peringatan penting tentang keselamatan berkendara.</p>
<p>Warga sekitar menyatakan kejadian ini membuat mereka waswas, karena Jalan Perintis Kemerdekaan merupakan jalur padat yang sering dilalui kendaraan bermotor dan pejalan kaki. &ldquo;Kita tidak menyangka ada mobil mewah bisa ngebut dan menabrak rumah di sini. Untungnya keluarga korban selamat,&rdquo; ujar salah seorang tetangga.</p>
<p>Sapin menambahkan bahwa persoalan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak sopir bertanggung jawab memperbaiki bangunan yang rusak. &ldquo;Persoalan sudah beres, yang nabrak bertanggung jawab dan memperbaiki bangunan yang rusak,&rdquo; katanya. (ted/ila)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Sebuah mobil mewah Hyundai Palisade bernomor polisi BK 1778 AVG menabrak rumah di pinggir Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Cengkehturi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Sopir mobil, Suanto (55), warga Jalan Sekip, Komplek Merbau Mas, Kecamatan Medan Petisah, Kota...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/mobil-mewah-diduga-ngebut-hantam-rumah-di-binjai-sopir-luka-dan-bangunan-hancur-12718.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 14:09:38 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/04/31-3-HL-Tabrakan2-2.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Puluhan Rumah Dirusak Puting Beliung</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/puluhan-rumah-dirusak-puting-beliung-12713.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>LUBUKPAKAM &ndash; Hujan disertai angin kencang menerjang dan merusak puluhan rumah warga di Kecamatan Pagarmerbau, Kabupaten Deliserdang, Senin (30/3) pukul 12.00 WIB. Meski tidak ada korban luka, namun kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.</p>
<p>Serda Sarman, Babinsa Koramil 06/Lubukpakam jajaran Kodim 0204/DS turun langsung mengecek kondisi dilapangan sekaligus mendata dan membantu evakuasi serta perbaikan rumah warga yang rusak.</p>
<p>Informasi dihimpun, hujan deras disertai angin kencang menerjang dan memporak porandakan puluhan rumah warga. Data sementara untuk Desa Sidoharjo I /Pasar Miring sebanyak lima rumah rusak berat yaitu milik Juliadi (44), warga Dusun Sempurna kerugian sekitar 4,5jutaan, Kadino (61) rumah rusak kerugian sekitar tiga jutaan, Sumarianto (49),rumah rusak kerugian sekitar Rp12 jutaan, Sujarno (39), warga Dusun Gotongroyong rumah rusak kerugian sekitar Rp2 jutaan, Boyamin (63), warga Dusun Abri atap rumah rusak kerugian sekitar Rp2,5 jutaan.</p>
<p>Untuk Desa Jatibaru tercatat data sementara tiga rumah di antaranya M Topan(33), warga Dusun Durina V kerugian sekitar Rp4,5 jutaan, Ngadisan (72), atap rumah rusak kerugian ditaksir sekitar tiga jutaan dan Halumah (49), mengalami kerusakan rumah kerugian sekitar hampir lima jutaan.</p>
<p>Sementara untuk Desa Perbarakan ada 32 rumah warga yang mengalami kerusakan diterjang angin meliputi sekitar 22 rumah rusak berat, sedang dan ringan.</p>
<p>Kepala Desa Perbarakan M Kariman saat dikonfirmasi membenarkan banyak rumah warganya yang rusak diterjang angin kencang malam tadi dan kini warga terdampak bencana sudah mulai memperbaiki rumah rumah mereka yang rusak dibantu aparat desa, Babinsa Koramil Lubukpakam warga lainnya.</p>
<p>&ldquo;Untuk korban luka tidak ada, dari catatan kami sekitar 32 rumah rusak diterjang angin dan 22 rumah rusak berat serta sedang,&rdquo; ujar M Kariman.</p>
<p>Warga terkena bencana saat ini masih membersihkan puing -puing rumah mereka yang berserakan, bagi rumahnya yang rusak parah sementara mengungsi ke tetangga dan kerabat mereka menunggu rumahnya diperbaiki dan bisa ditempati kembali.</p>
<p>Hujan deras disertai angin menerjang rumah warga&nbsp; tengah malam dari pukul 11.30 WIB hingga sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.(btr/azw)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>LUBUKPAKAM &ndash; Hujan disertai angin kencang menerjang dan merusak puluhan rumah warga di Kecamatan Pagarmerbau, Kabupaten Deliserdang, Senin (30/3) pukul 12.00 WIB. Meski tidak ada korban luka, namun kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.</p>
<p>Serda Sarman, Babinsa Koramil 06/Lubukpakam jajaran Kodim 0204/DS turun langsung mengecek kondisi dilapangan sekaligus mendata dan membantu evakuasi serta perbaikan rumah warga yang rusak.</p>
<p>Informasi dihimpun, hujan deras disertai angin kencang menerjang dan memporak porandakan puluhan rumah warga. Data sementara untuk Desa Sidoharjo I /Pasar Miring sebanyak lima rumah rusak berat yaitu milik Juliadi (44), warga Dusun Sempurna kerugian sekitar 4,5jutaan, Kadino (61) rumah rusak kerugian sekitar tiga jutaan, Sumarianto (49),rumah rusak kerugian sekitar Rp12 jutaan, Sujarno (39), warga Dusun Gotongroyong rumah rusak kerugian sekitar Rp2 jutaan, Boyamin (63), warga Dusun Abri atap rumah rusak kerugian sekitar Rp2,5 jutaan.</p>
<p>Untuk Desa Jatibaru tercatat data sementara tiga rumah di antaranya M Topan(33), warga Dusun Durina V kerugian sekitar Rp4,5 jutaan, Ngadisan (72), atap rumah rusak kerugian ditaksir sekitar tiga jutaan dan Halumah (49), mengalami kerusakan rumah kerugian sekitar hampir lima jutaan.</p>
<p>Sementara untuk Desa Perbarakan ada 32 rumah warga yang mengalami kerusakan diterjang angin meliputi sekitar 22 rumah rusak berat, sedang dan ringan.</p>
<p>Kepala Desa Perbarakan M Kariman saat dikonfirmasi membenarkan banyak rumah warganya yang rusak diterjang angin kencang malam tadi dan kini warga terdampak bencana sudah mulai memperbaiki rumah rumah mereka yang rusak dibantu aparat desa, Babinsa Koramil Lubukpakam warga lainnya.</p>
<p>&ldquo;Untuk korban luka tidak ada, dari catatan kami sekitar 32 rumah rusak diterjang angin dan 22 rumah rusak berat serta sedang,&rdquo; ujar M Kariman.</p>
<p>Warga terkena bencana saat ini masih membersihkan puing -puing rumah mereka yang berserakan, bagi rumahnya yang rusak parah sementara mengungsi ke tetangga dan kerabat mereka menunggu rumahnya diperbaiki dan bisa ditempati kembali.</p>
<p>Hujan deras disertai angin menerjang rumah warga&nbsp; tengah malam dari pukul 11.30 WIB hingga sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.(btr/azw)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Hujan disertai angin kencang menerjang dan merusak puluhan rumah warga di Kecamatan Pagarmerbau, Kabupaten Deliserdang, Senin (30/3) pukul 12.00 WIB. Meski tidak ada korban luka, namun kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/puluhan-rumah-dirusak-puting-beliung-12713.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 14:09:38 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/04/31-3-Hl-1-btr-Puluhan-Rumah-Dirusak-Angin-Puting-Beliung-di-Pagar-Merbau-2.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Puluhan Petani Bawang Karo Demo di DPRD Sumut, Desak Penertiban Impor Ilegal</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/puluhan-petani-bawang-karo-demo-di-dprd-sumut-desak-penertiban-impor-ilegal-12710.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>MEDAN-Puluhan petani bawang asal Kabupaten Tanah Karo menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Selasa (31/3/2026). Mereka menuntut pemerintah dan aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap maraknya peredaran bawang impor ilegal yang dinilai merugikan petani lokal.</p>
<p>Pantauan wartawan di lapangan, massa mulai berkumpul di Jalan Imam Bonjol, tepat di depan kantor DPRD Sumatera Utara sekitar pukul 13.20 WIB. Setibanya di lokasi, para petani langsung menyampaikan orasi secara bergantian dengan membawa berbagai tuntutan.</p>
<p>Dalam aksinya, massa mendesak pemerintah melakukan operasi terpadu untuk menertibkan peredaran bawang impor ilegal di seluruh wilayah Sumatera Utara. Mereka meminta keterlibatan aktif pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga instansi terkait agar distribusi ilegal yang merusak harga pasar dapat dihentikan.</p>
<p>&ldquo;Kami menuntut pengusutan menyeluruh terhadap aktor intelektual di balik praktik impor ilegal tersebut. Penindakan selama ini hanya menyasar pelaku lapangan, tanpa menyentuh jaringan besar yang diduga menjadi dalang praktik mafia pangan,&rdquo; ujar seorang massa aksi yang melakukan orasi.</p>
<p>Tak hanya itu, massa turut mendesak Bobby Nasution untuk mengevaluasi dan mencopot Kepala Dinas Perdagangan Sumut yang dianggap lalai dalam menjalankan fungsi pengawasan.</p>
<p>Di sisi legislatif, petani meminta Komisi B DPRD Sumut meningkatkan fungsi pengawasan melalui inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional, gudang distribusi, serta pusat perdagangan guna memastikan tidak adanya praktik ilegal dan menjaga stabilitas harga.</p>
<p>Aksi tersebut juga menyasar aparat kepolisian. Massa mendesak Kapolda Sumut memperketat pengawasan terhadap jalur masuk barang impor ilegal, baik melalui pelabuhan maupun jalur darat.</p>
<p>&ldquo;Evaluasi kinerja Satgas Pangan dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) juga menjadi tuntutan, karena kami menilai belum maksimalnya dalam pencegahan dan penindakan,&rdquo; katanya.</p>
<p>Meski berbagai tuntutan telah disampaikan, hingga aksi berlangsung belum terlihat perwakilan anggota DPRD Sumut yang menemui massa. Sementara itu, ratusan personel keamanan tampak berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif. (map/ila)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>MEDAN-Puluhan petani bawang asal Kabupaten Tanah Karo menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Selasa (31/3/2026). Mereka menuntut pemerintah dan aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap maraknya peredaran bawang impor ilegal yang dinilai merugikan petani lokal.</p>
<p>Pantauan wartawan di lapangan, massa mulai berkumpul di Jalan Imam Bonjol, tepat di depan kantor DPRD Sumatera Utara sekitar pukul 13.20 WIB. Setibanya di lokasi, para petani langsung menyampaikan orasi secara bergantian dengan membawa berbagai tuntutan.</p>
<p>Dalam aksinya, massa mendesak pemerintah melakukan operasi terpadu untuk menertibkan peredaran bawang impor ilegal di seluruh wilayah Sumatera Utara. Mereka meminta keterlibatan aktif pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga instansi terkait agar distribusi ilegal yang merusak harga pasar dapat dihentikan.</p>
<p>&ldquo;Kami menuntut pengusutan menyeluruh terhadap aktor intelektual di balik praktik impor ilegal tersebut. Penindakan selama ini hanya menyasar pelaku lapangan, tanpa menyentuh jaringan besar yang diduga menjadi dalang praktik mafia pangan,&rdquo; ujar seorang massa aksi yang melakukan orasi.</p>
<p>Tak hanya itu, massa turut mendesak Bobby Nasution untuk mengevaluasi dan mencopot Kepala Dinas Perdagangan Sumut yang dianggap lalai dalam menjalankan fungsi pengawasan.</p>
<p>Di sisi legislatif, petani meminta Komisi B DPRD Sumut meningkatkan fungsi pengawasan melalui inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional, gudang distribusi, serta pusat perdagangan guna memastikan tidak adanya praktik ilegal dan menjaga stabilitas harga.</p>
<p>Aksi tersebut juga menyasar aparat kepolisian. Massa mendesak Kapolda Sumut memperketat pengawasan terhadap jalur masuk barang impor ilegal, baik melalui pelabuhan maupun jalur darat.</p>
<p>&ldquo;Evaluasi kinerja Satgas Pangan dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) juga menjadi tuntutan, karena kami menilai belum maksimalnya dalam pencegahan dan penindakan,&rdquo; katanya.</p>
<p>Meski berbagai tuntutan telah disampaikan, hingga aksi berlangsung belum terlihat perwakilan anggota DPRD Sumut yang menemui massa. Sementara itu, ratusan personel keamanan tampak berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif. (map/ila)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Puluhan petani bawang asal Kabupaten Tanah Karo menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Selasa (31/3/2026). Mereka menuntut pemerintah dan aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap maraknya peredaran bawang impor ilegal yang dinilai merugikan petani...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/puluhan-petani-bawang-karo-demo-di-dprd-sumut-desak-penertiban-impor-ilegal-12710.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 14:09:38 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/04/31-3-KUPING-FOTO-HL-Puluhan-Petani-Bawang-Demo.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Pemprov Sumut Petakan Lokasi Tambang Emas Ilegal</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/pemprov-sumut-petakan-lokasi-tambang-emas-ilegal-12717.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>MEDAN &ndash; Maraknya aktivitas tambang ilegal di Sumatera Utara (Sumut) mendorong pemerintah daerah menyiapkan langkah penertiban lebih terstruktur. Dimulai dari pemetaan hingga kolaborasi dengan aparat penegak hukum.</p>
<p>Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Sumatera Utara, Dedi Jaminsyah Putra Harahap menegaskan bahwa penanganan tambang ilegal menjadi salah satu prioritas ke depan.</p>
<p>Ia mengakui, hingga saat ini masih terdapat berbagai laporan aktivitas tambang tanpa izin yang belum tertangani secara maksimal, salah satunya akibat keterbatasan kewenangan daerah.</p>
<p>&ldquo;Banyak laporan masuk, tapi tindak lanjutnya sering terkendala karena regulasi dan kewenangan,&rdquo; ujar Dedi saat memberikan keterangannya di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (31/3).</p>
<p>Sebagai langkah awal, pihaknya akan melakukan pemetaan wilayah tambang ilegal yang dianggap paling mendesak untuk ditangani. Proses ini ditargetkan mulai berjalan pada April 2026.</p>
<p>&ldquo;Minimal satu bulan kita petakan dulu mana yang paling urgent,&rdquo; katanya.</p>
<p>Setelah pemetaan, penindakan akan dilakukan melalui koordinasi dengan aparat penegak hukum (APH), mengingat pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan langsung untuk melakukan penindakan hukum.</p>
<p>Dalam kasus di Mandailing Natal, misalnya, Pemprov Sumut berperan sebagai saksi ahli dalam proses penegakan hukum yang dilakukan aparat.</p>
<p>Di sisi lain, pemerintah juga mendorong solusi jangka panjang melalui legalisasi tambang rakyat lewat skema Izin Pertambangan Rakyat (IPR).</p>
<p>Namun hingga kini, implementasi IPR masih menjadi persoalan nasional karena belum adanya model yang benar-benar mapan.</p>
<p>&ldquo;Kita targetkan 2026 IPR bisa terealisasi, khususnya di Mandailing Natal, supaya masyarakat punya alternatif legal,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Ia menegaskan, tanpa penataan yang jelas, tambang ilegal akan terus tumbuh dan berpotensi merugikan daerah baik dari sisi lingkungan maupun pendapatan.</p>
<p>&ldquo;Kalau tidak segera ditertibkan, kita hanya akan terus dirugikan,&rdquo; pungkasnya.(san/azw)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>MEDAN &ndash; Maraknya aktivitas tambang ilegal di Sumatera Utara (Sumut) mendorong pemerintah daerah menyiapkan langkah penertiban lebih terstruktur. Dimulai dari pemetaan hingga kolaborasi dengan aparat penegak hukum.</p>
<p>Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Sumatera Utara, Dedi Jaminsyah Putra Harahap menegaskan bahwa penanganan tambang ilegal menjadi salah satu prioritas ke depan.</p>
<p>Ia mengakui, hingga saat ini masih terdapat berbagai laporan aktivitas tambang tanpa izin yang belum tertangani secara maksimal, salah satunya akibat keterbatasan kewenangan daerah.</p>
<p>&ldquo;Banyak laporan masuk, tapi tindak lanjutnya sering terkendala karena regulasi dan kewenangan,&rdquo; ujar Dedi saat memberikan keterangannya di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (31/3).</p>
<p>Sebagai langkah awal, pihaknya akan melakukan pemetaan wilayah tambang ilegal yang dianggap paling mendesak untuk ditangani. Proses ini ditargetkan mulai berjalan pada April 2026.</p>
<p>&ldquo;Minimal satu bulan kita petakan dulu mana yang paling urgent,&rdquo; katanya.</p>
<p>Setelah pemetaan, penindakan akan dilakukan melalui koordinasi dengan aparat penegak hukum (APH), mengingat pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan langsung untuk melakukan penindakan hukum.</p>
<p>Dalam kasus di Mandailing Natal, misalnya, Pemprov Sumut berperan sebagai saksi ahli dalam proses penegakan hukum yang dilakukan aparat.</p>
<p>Di sisi lain, pemerintah juga mendorong solusi jangka panjang melalui legalisasi tambang rakyat lewat skema Izin Pertambangan Rakyat (IPR).</p>
<p>Namun hingga kini, implementasi IPR masih menjadi persoalan nasional karena belum adanya model yang benar-benar mapan.</p>
<p>&ldquo;Kita targetkan 2026 IPR bisa terealisasi, khususnya di Mandailing Natal, supaya masyarakat punya alternatif legal,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Ia menegaskan, tanpa penataan yang jelas, tambang ilegal akan terus tumbuh dan berpotensi merugikan daerah baik dari sisi lingkungan maupun pendapatan.</p>
<p>&ldquo;Kalau tidak segera ditertibkan, kita hanya akan terus dirugikan,&rdquo; pungkasnya.(san/azw)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Maraknya aktivitas tambang ilegal di Sumatera Utara (Sumut) mendorong pemerintah daerah menyiapkan langkah penertiban lebih terstruktur. Dimulai dari pemetaan hingga kolaborasi dengan aparat penegak hukum.]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/pemprov-sumut-petakan-lokasi-tambang-emas-ilegal-12717.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 14:09:38 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/04/31-3-Hl-3-san-Tambang-Ilegal-Marak.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Nunggak Rekening Listrik, Gedung Graha Pemkab Deliserdang Diputus PLN</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/nunggak-rekening-listrik-gedung-graha-pemkab-deliserdang-diputus-pln-12716.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>LUBUKPAKAM-Aliran listrik gedung Graha Bhineka Perkasa Jaya diputus sementara oleh PT Perusahaan Listrik Negera (PLN) karena nunggak pembayaran rekening listrik, Senin (30/3) malam. Akibatnya gedung milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang mengalami gelap gulita.</p>
<p>Disebutkan Gedung Convention Hall kini dikelola PT Bhineka Perkasa Jaya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menunggak pembayaran rekening senilai Rp31.413.222.</p>
<p>Informasi yang dihimpun, Selasa (31/3), pemutusan dilakukan pada Senin (30/3) sekitar pukul 18:40 WIB dan kembali aliran listrik teraliri setelah dilakukan pembayaran sekitar pukul 19:20 WIB.</p>
<p>Berdasarkan kwetansi yang dikeluarkan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatera Utara (Sumut), UP3 Lubukpakam, ULP Lubukpakam yang ditandatangani Manager ULP Lubukpakam Siti Asiyah Mutia besaran tagihan Rp31.413.222.</p>
<p>Dalam kwetansi itu diberitahukan aliran listrik terpaksa diputus untuk sementara karena rekening listrik belum dilunasi pada waktu yang telah ditetapkan.</p>
<p>Selanjutnya juga disebutkan penyambungan kembali akan dilakukan pada setiap hari jam kerja, apabila rekening dan biaya keterlambatan dilunasi di tempat penerimaan pembayaran rekening listrik, kantor pos atau bank yang ditunjuk PLN.</p>
<p>Manager ULP Lubukpakam Siti Asiyah Mutia ketika dikonfirmasi aliran listrik di gedung Graha Bhineka Perkasa Jaya milik Pemkab Deliserdang yang sempat diputus sementara oleh PT PLN saat ini sudah kembali menyala. &ldquo;Sudah menyala,&rdquo; katanya.</p>
<p>Senada diungkapkan Direktur Utama BUMD PT Bhineka Perkasa Jaya, Deny Reza membenarkan peristiwa pemutusan aliran listrik Gedung Graha, namun katanya saat ini sudah kembali normal setelah dilakukan pembayaran tunggakan.</p>

<p>Menurutnya, tagihan listrik yang belum dibayar hanya satu bulan dan pemutusan karena ada mis komunikasi antara pihak PLN dengan pihak Bhineka Perkasa Jaya. Dimana pihak PLN berkomunikasi dengan pihak Bhineka Perkasa Jaya yang menangani Kolam Renang, seharusnya berkomunikasi dengan pihak gedung Graha. &ldquo;Tiga puluh satu juta itu untuk sebulan itu Bang. Penjaga kolam kan gak paham,&rdquo; katanya.</p>
<p>Deny Reza pun mengakui, saat ini pihaknya tidak ada terkendala keuangan sehingga pemadam listriknya tidak memakan waktu yang lama karena tunggakkan langsung dibayarkan. &ldquo;Paling setengah jam gak sampai, begitu dari pihak kita datang ketemu sama PLN, sudah, selesai,&rdquo; akunya.</p>
<p>Terpisah Manager PLN Rayon Lubukpakam Siti Asiyah Mutia saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp menyebutkan bahwa pihak BPJ sudah membayar pascadiputus sementara. &ldquo;Waalaikumsalam, sudah dibayar bg,&rdquo; kata Siti Asiyah Mutia. (btr/azw)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>LUBUKPAKAM-Aliran listrik gedung Graha Bhineka Perkasa Jaya diputus sementara oleh PT Perusahaan Listrik Negera (PLN) karena nunggak pembayaran rekening listrik, Senin (30/3) malam. Akibatnya gedung milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang mengalami gelap gulita.</p>
<p>Disebutkan Gedung Convention Hall kini dikelola PT Bhineka Perkasa Jaya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menunggak pembayaran rekening senilai Rp31.413.222.</p>
<p>Informasi yang dihimpun, Selasa (31/3), pemutusan dilakukan pada Senin (30/3) sekitar pukul 18:40 WIB dan kembali aliran listrik teraliri setelah dilakukan pembayaran sekitar pukul 19:20 WIB.</p>
<p>Berdasarkan kwetansi yang dikeluarkan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatera Utara (Sumut), UP3 Lubukpakam, ULP Lubukpakam yang ditandatangani Manager ULP Lubukpakam Siti Asiyah Mutia besaran tagihan Rp31.413.222.</p>
<p>Dalam kwetansi itu diberitahukan aliran listrik terpaksa diputus untuk sementara karena rekening listrik belum dilunasi pada waktu yang telah ditetapkan.</p>
<p>Selanjutnya juga disebutkan penyambungan kembali akan dilakukan pada setiap hari jam kerja, apabila rekening dan biaya keterlambatan dilunasi di tempat penerimaan pembayaran rekening listrik, kantor pos atau bank yang ditunjuk PLN.</p>
<p>Manager ULP Lubukpakam Siti Asiyah Mutia ketika dikonfirmasi aliran listrik di gedung Graha Bhineka Perkasa Jaya milik Pemkab Deliserdang yang sempat diputus sementara oleh PT PLN saat ini sudah kembali menyala. &ldquo;Sudah menyala,&rdquo; katanya.</p>
<p>Senada diungkapkan Direktur Utama BUMD PT Bhineka Perkasa Jaya, Deny Reza membenarkan peristiwa pemutusan aliran listrik Gedung Graha, namun katanya saat ini sudah kembali normal setelah dilakukan pembayaran tunggakan.</p>

<p>Menurutnya, tagihan listrik yang belum dibayar hanya satu bulan dan pemutusan karena ada mis komunikasi antara pihak PLN dengan pihak Bhineka Perkasa Jaya. Dimana pihak PLN berkomunikasi dengan pihak Bhineka Perkasa Jaya yang menangani Kolam Renang, seharusnya berkomunikasi dengan pihak gedung Graha. &ldquo;Tiga puluh satu juta itu untuk sebulan itu Bang. Penjaga kolam kan gak paham,&rdquo; katanya.</p>
<p>Deny Reza pun mengakui, saat ini pihaknya tidak ada terkendala keuangan sehingga pemadam listriknya tidak memakan waktu yang lama karena tunggakkan langsung dibayarkan. &ldquo;Paling setengah jam gak sampai, begitu dari pihak kita datang ketemu sama PLN, sudah, selesai,&rdquo; akunya.</p>
<p>Terpisah Manager PLN Rayon Lubukpakam Siti Asiyah Mutia saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp menyebutkan bahwa pihak BPJ sudah membayar pascadiputus sementara. &ldquo;Waalaikumsalam, sudah dibayar bg,&rdquo; kata Siti Asiyah Mutia. (btr/azw)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Aliran listrik gedung Graha Bhineka Perkasa Jaya diputus sementara oleh PT Perusahaan Listrik Negera (PLN) karena nunggak pembayaran rekening listrik, Senin (30/3) malam. Akibatnya gedung milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang mengalami gelap gulita.]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/nunggak-rekening-listrik-gedung-graha-pemkab-deliserdang-diputus-pln-12716.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 14:09:38 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/04/31-3-Hl-2-btr-Nunggak-Rekening-Listrik.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Ide Bisnis di Balik Kebijakan ASN Cuma Ngantor 4 Hari, Cuan Bosku Ayo Tangkap Peluangnya</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/ide-bisnis-di-balik-kebijakan-asn-cuma-ngantor-4-hari-cuan-bosku-ayo-tangkap-peluangnya-12709.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/grok_image_x6wsjwv.jpg?fit=1024%2C687&amp;ssl=1" data-caption="Bisnis minuman sehat diprediksi bakal nendang ketika kebijakan ASN ngantor 4 hari diterapkan. Istimewa "><img width="1024" height="687" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/grok_image_x6wsjwv.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/grok_image_x6wsjwv.jpg?w=1024&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/grok_image_x6wsjwv.jpg?resize=681%2C457&amp;ssl=1 681w" sizes=" 1024px) 100vw, 1024px" alt="Minuman" title="Minuman"></a>Bisnis minuman sehat diprediksi bakal nendang ketika kebijakan ASN ngantor 4 hari diterapkan. Istimewa </figure></div>&#13;
        
<p><strong>WONOGIRI, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Skema kerja baru aparatur sipil negara (ASN) yang hanya masuk kantor empat hari dalam sepekan langsung memicu gelombang perubahan, bukan hanya di lingkungan birokrasi, tapi juga di sektor ekonomi lokal. Kebijakan yang disampaikan Airlangga Hartarto ini bukan sekadar soal fleksibilitas kerja&mdash;di baliknya tersembunyi peluang bisnis yang sangat besar bagi mereka yang jeli membaca arah perubahan.</p>
<p>Pola kerja baru ini jelas mengubah ritme kehidupan ASN:<br>
&bull; &#10003; Senin&ndash;Kamis kerja dari kantor<br>
&bull; &#10003; Jumat kerja dari rumah (WFH)<br>
&bull; &#10003; Sabtu&ndash;Minggu libur</p>

<p>Secara kasat mata, ini terlihat seperti tambahan waktu santai. Tapi jika dibaca lebih dalam, justru tercipta &ldquo;ruang ekonomi baru&rdquo; setiap hari Jumat&mdash;hari di mana jutaan ASN tetap bekerja, tapi dari rumah, dengan kebutuhan yang berbeda dari hari biasa.</p>


<p>Inilah titik krusialnya: perubahan pola kerja selalu melahirkan pasar baru.</p>

<p>WFH bukan libur. ASN tetap bekerja, tetap butuh produktif, tapi kini mereka berada di rumah. Artinya, kebutuhan mereka bergeser&mdash;dan di situlah peluang bisnis muncul.</p>


<p>Di Wonogiri dan wilayah sekitarnya, potensi ini bahkan lebih terasa karena basis ASN cukup besar dan pola hidupnya cenderung stabil. Begitu kebijakan ini berjalan konsisten, pola konsumsi mereka juga akan ikut berubah.</p>



<p>Beberapa ide bisnis yang langsung &ldquo;naik kelas&rdquo; akibat kebijakan ini antara lain:</p>
<p>&bull; &#128161; Jasa katering harian khusus WFH<br>
ASN yang bekerja dari rumah cenderung mencari makanan praktis tapi tetap sehat. Bukan sekadar warung biasa, tapi menu rumahan premium, diet, atau bahkan paket hemat mingguan.</p>

<p>&bull; &#128161; Kopi literan &amp; minuman siap kirim pagi hari<br>
WFH tetap butuh &ldquo;ritual kerja&rdquo;. Kopi, teh, dan minuman sehat bisa jadi kebutuhan rutin setiap Jumat.</p>


<p>&bull; &#128161; Ruang kerja rumahan / mini <a href="https://joglosemarnews.com/topik/coworking-desa/" title="coworking desa">coworking desa</a><br>
Tidak semua rumah nyaman untuk kerja. Peluang membuka ruang kerja kecil dengan WiFi stabil, AC, dan suasana tenang sangat besar, terutama di kota kecil.</p>



<p>&bull; &#128161; Jasa WiFi &amp; booster internet rumahan<br>
Koneksi jadi tulang punggung WFH. Bisnis pemasangan WiFi, router tambahan, hingga perbaikan jaringan akan meningkat.</p>
<p>&bull; &#128161; Laundry kilat &amp; jasa kebersihan rumah<br>
Karena ASN punya lebih banyak waktu di rumah, kesadaran menjaga kebersihan meningkat. Mereka akan cenderung outsource pekerjaan rumah.</p>



<p>&bull; &#128161; Kelas online &amp; side hustle training<br>
WFH membuka celah waktu lebih fleksibel. Banyak ASN mulai mencari penghasilan tambahan atau skill baru.</p>
<p>&bull; &#128161; Jasa antar barang harian (micro delivery lokal)<br>
Kebutuhan kecil tapi rutin&mdash;makanan, dokumen, kebutuhan rumah&mdash;akan meningkat drastis di hari Jumat.</p>

<p>&bull; &#128161; Bisnis frozen food &amp; meal prep mingguan<br>
Karena ritme kerja berubah, pola makan ikut berubah. Produk siap masak jadi primadona.</p>




<p>Yang menarik, peluang ini bukan hanya untuk pelaku usaha besar. Justru UMKM skala kecil yang paling cepat bisa masuk dan mengambil pasar karena fleksibel dan dekat dengan konsumen.</p>

<p>Di sisi lain, kebijakan ini juga memicu efek domino pada sektor lain. Pembatasan kendaraan dinas hingga 50 persen dan dorongan penggunaan transportasi publik akan membuat mobilitas berubah. Artinya, bisnis transportasi lokal, ojek, hingga jasa antar jemput juga berpotensi meningkat.</p>
<p>Namun ada satu hal penting yang sering disalahpahami: ini bukan &ldquo;libur tambahan terselubung&rdquo;. Pemerintah tetap menuntut produktivitas tinggi. Sistem kerja berbasis digital jadi tulang punggung, dan tidak semua sektor bisa menikmati fleksibilitas ini.</p>



<p>Beberapa sektor tetap bekerja penuh tanpa WFH:<br>
&bull; &#10003; Kesehatan<br>
&bull; &#10003; Keamanan<br>
&bull; &#10003; Transportasi &amp; logistik<br>
&bull; &#10003; Energi &amp; pangan<br>
&bull; &#10003; Layanan publik langsung</p>
<p>Artinya, peluang bisnis paling besar justru berada di segmen ASN administratif dan pekerja kantoran.</p>



<p>Jika ditarik lebih jauh, kebijakan ini bukan hanya soal efisiensi, tapi juga transformasi gaya hidup. Rumah berubah menjadi kantor kedua, dan aktivitas ekonomi ikut bergeser ke lingkungan perumahan.</p>


<p>Bagi yang hanya melihat ini sebagai &ldquo;ASN santai tiap Jumat&rdquo;, mereka akan tertinggal. Tapi bagi yang melihat perubahan pola konsumsi dan kebutuhan, ini adalah momentum.</p>

<p>Karena dalam setiap perubahan sistem kerja, selalu ada dua jenis orang: yang menyesuaikan diri&hellip; dan yang mengambil keuntungan.</p>
<p>Sekarang, bola ada di tangan pelaku usaha lokal&mdash;mau ikut arus, atau jadi yang paling duluan panen. <strong>Aris Arianto</strong></p>





<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Skema kerja baru aparatur sipil negara (ASN) yang hanya masuk kantor empat hari dalam sepekan langsung memicu gelombang perubahan, bukan hanya di lingkungan birokrasi, tapi juga di sektor ekonomi lokal. Kebijakan yang disampaikan Airlangga Hartarto ini...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/ide-bisnis-di-balik-kebijakan-asn-cuma-ngantor-4-hari-cuan-bosku-ayo-tangkap-peluangnya-12709.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 14:09:11 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/grok_image_x6wsjwv.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Video Viral Warga Borong BBM Menggunakan Jerigen, Begini Sragen Klarifikasi Pihak SPBU di Sumberlawang Sragen</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/video-viral-warga-borong-bbm-menggunakan-jerigen-begini-sragen-klarifikasi-pihak-spbu-di-sumberlawang-sragen-12705.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/spbu-sumbelawang.jpeg?fit=1024%2C768&amp;ssl=1" data-caption="Suasana SPBU Desa Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Selasa (31/3/2026) Huri Yanto"><img width="1024" height="768" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/spbu-sumbelawang.jpeg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/spbu-sumbelawang.jpeg?w=1024&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/spbu-sumbelawang.jpeg?resize=100%2C75&amp;ssl=1 100w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/spbu-sumbelawang.jpeg?resize=180%2C135&amp;ssl=1 180w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/spbu-sumbelawang.jpeg?resize=238%2C178&amp;ssl=1 238w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/spbu-sumbelawang.jpeg?resize=681%2C511&amp;ssl=1 681w" sizes=" 1024px) 100vw, 1024px" alt="" title="spbu sumbelawang"></a>Suasana SPBU Desa Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Selasa (31/3/2026) Huri Yanto</figure></div>&#13;
        
<p><strong>SRAGEN, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &mdash; Sempat viral di media sosial (Medsos) SPBU di Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah tertangkap kamera warga membeli bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jerigen.</p>
<p>Menyikapi video yang telah beradar di Medsos tersebut, pihak pengelola <a href="https://joglosemarnews.com/topik/spbu-sumberlawang/" title="SPBU Sumberlawang">SPBU Sumberlawang</a> memberikan klarifikasi dan keterangan menyikapi video viral itu. Tidak hanya itu, pihak SPBU juga menegaskan bahwa seluruh transaksi yang terekam telah melalui prosedur verifikasi digital yang ketat.</p>

<p>Pada <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b> Pengawas SPBU Mojopuro Sumberlawang, Aunur Rofiq meluruskan persepsi liar di masyarakat itu. Menurutnya, tudingan penimbunan di tengah isu kelangkaan BBM menjelang Lebaran dan pasca-Nyepi tersebut tidak berdasar.</p>


<figure id="attachment_632320" aria-describedby="caption-attachment-632320"><img data-recalc-dims="1" fetchpriority="high" decoding="async" src="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/petugas-spbu-sumberlawang.jpeg?resize=640%2C845&amp;ssl=1" alt="" width="640" height="845" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/petugas-spbu-sumberlawang.jpeg?w=776&amp;ssl=1 776w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/petugas-spbu-sumberlawang.jpeg?resize=681%2C899&amp;ssl=1 681w" sizes=" 640px) 100vw, 640px">Aunur Rofiq selaku pengawas SPBU 44-572-26 Mojopuro, Sumberlawang, Sragen, Jawa Tengah. Huri Yanto</figure>
<p>Rofiq menjelaskan bahwa pihaknya tidak memiliki wewenang untuk menolak konsumen selama mereka mengantongi barcode resmi yang diterbitkan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) maupun Dinas Pertanian.</p>

<p>&ldquo;Iya kami hanya penyalur. Selama konsumen menunjukkan barcode resmi, kami wajib melayani. Jika tidak ada barcode, otomatis kami arahkan ke BBM non-subsidi. Misal kalau kami tolak padahal mereka punya hak (barcode), kami yang salah,&rdquo; kata Aunur pada Selasa (31/3/2026).</p>


<p>Ia juga membeberkan mekanisme pada sistem nozzle SPBU. Setiap pengguna barcode memiliki kuota mingguan yang diatur langsung oleh BPH Migas dan dinas terkait.</p>



<p>&ldquo;Di SPBU kami, maksimal pembelian adalah 30 liter per hari untuk pengguna barcode. Jika kuota mingguan mereka sudah habis, secara sistem mereka tidak bisa beli lagi. Harus menunggu periode alokasi berikutnya,&rdquo; imbuhnya.</p>
<p>Selain mengklarifikasi soal jerigen, Rofiq juga menanggapi isu mengenai rencana kenaikan harga BBM yang sempat memicu gejolak di lapangan. Hingga saat ini, operasional di <a href="https://joglosemarnews.com/topik/spbu-sumberlawang/" title="SPBU Sumberlawang">SPBU Sumberlawang</a> diklaim masih berjalan normal tanpa adanya antrean yang membludak.</p>

<p>Terkait perubahan harga, ia mengaku pihak SPBU biasanya baru menerima informasi mendadak dari Pertamina pada malam hari sebelum kebijakan diberlakukan. &ldquo;Biasanya kabar masuk jam 20.00 atau 21.00 WIB jika nanti tengah malam ada perubahan harga. Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi,&rdquo; ujarnya. <strong>Huri Yanto</strong></p>




<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Sempat viral di media sosial (Medsos) SPBU di Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah tertangkap kamera warga membeli bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jerigen. Menyikapi video yang telah beradar di Medsos tersebut, pihak pengelola...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/video-viral-warga-borong-bbm-menggunakan-jerigen-begini-sragen-klarifikasi-pihak-spbu-di-sumberlawang-sragen-12705.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 10:09:13 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/spbu-sumbelawang.jpeg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Dampak Pembelian BBM Dibatasi, Dari Potensi Penimbunan Harga Naik Hingga Usaha Terpuruk</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/dampak-pembelian-bbm-dibatasi-dari-potensi-penimbunan-harga-naik-hingga-usaha-terpuruk-12707.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/grok_image_xu0dvbe.jpg?fit=1024%2C687&amp;ssl=1" data-caption="Ilustrasi pengisian bahan bakar minyak. Istimewa "><img width="1024" height="687" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/grok_image_xu0dvbe.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/grok_image_xu0dvbe.jpg?w=1024&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/04/grok_image_xu0dvbe.jpg?resize=681%2C457&amp;ssl=1 681w" sizes=" 1024px) 100vw, 1024px" alt="BBM" title="BBM"></a>Ilustrasi pengisian bahan bakar minyak. Istimewa </figure></div>&#13;
        
<p><strong>WONOGIRI, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Mulai 1 April 2026, kebijakan pembatasan BBM bersubsidi resmi diberlakukan oleh BPH Migas, dan dampaknya langsung terasa di lapangan. Aturan ini bukan sekadar pembatasan biasa, tapi sinyal keras bahwa krisis energi global mulai menghantam hingga ke level masyarakat kecil.</p>
<p>Keputusan bernomor 024/KOM/BPH.DBBM/2026 ini lahir dari kekhawatiran serius pemerintah atas potensi krisis energi akibat konflik di Timur Tengah. Efisiensi jadi alasan utama, tapi di sisi lain, masyarakat justru harus bersiap menghadapi realita baru: akses BBM makin dibatasi, aktivitas makin tercekik.</p>

<p>Banyak warga kaget karena kini pembelian Pertalite dan Solar tidak lagi sebebas sebelumnya. Setiap kendaraan kini dibatasi secara ketat, bahkan wajib tercatat nomor polisinya.</p>


<p>Kondisi ini memicu efek berantai yang tidak bisa dianggap remeh. Pembatasan ini langsung menghantam sektor transportasi, logistik, hingga usaha kecil yang sangat bergantung pada BBM bersubsidi.</p>

<p>Berikut dampak nyata yang mulai dirasakan masyarakat:</p>


<p>&bull; &#128308; Biaya operasional melonjak<br>
Pengusaha angkutan dan logistik harus putar otak. Dengan kuota Solar maksimal, perjalanan harus dibatasi atau mencari alternatif BBM non-subsidi yang harganya jauh lebih mahal.</p>



<p>&bull; &#128308; Harga barang berpotensi naik<br>
Distribusi tersendat karena kendaraan tak bisa bebas isi BBM. Efeknya, harga kebutuhan pokok bisa ikut terdorong naik di pasar.</p>
<p>&bull; &#128308; Mobilitas masyarakat terganggu<br>
Warga yang biasa beraktivitas menggunakan kendaraan pribadi kini harus mengatur ulang perjalanan. Tidak sedikit yang mulai mengurangi aktivitas karena khawatir kehabisan BBM di jalan.</p>

<p>&bull; &#128308; Usaha kecil terancam terpuruk<br>
Pelaku UMKM seperti pedagang keliling, jasa antar, hingga nelayan kecil yang bergantung pada BBM subsidi mulai tertekan. Pembatasan ini bisa memangkas penghasilan harian mereka.</p>


<p>&bull; &#128308; Potensi penimbunan dan permainan ilegal<br>
Saat akses dibatasi, celah permainan BBM ilegal terbuka lebar. Risiko penyalahgunaan meningkat jika pengawasan tidak ketat.</p>



<p>&bull; &#128308; Tekanan psikologis masyarakat meningkat<br>
Ketidakpastian soal ketersediaan BBM membuat warga resah. Kekhawatiran akan krisis energi mulai terasa nyata, bukan lagi isu jauh.</p>
<p>Dalam aturan tersebut, kendaraan roda 4 pribadi hanya boleh mengisi maksimal 50 liter per hari, sementara angkutan umum dan kendaraan besar memiliki batasan berbeda. Bahkan kendaraan layanan publik pun tetap dibatasi.</p>



<p>Keputusan pertama, Badan Usaha Penugasan wajib melakukan pengendalian penyaluran JBT Solar untuk konsumen pengguna<br>
transportasi dengan rincian sebagai berikut:</p>
<p>&ndash; kendaraan bermotor perseorangan untuk angkutan orang dan/ atau barang roda 4 paling banyak 50 liter/ hari/kendaraan</p>

<p>&ndash; kendaraan bermotor umum untuk angkutan orang<br>
dan/atau barang roda 4 paling banyak 80 liter/hari/kendaraan</p>




<p>&ndash; kendaraan bermotor umum untuk angkutan orang dan/ atau barang roda 6 atau lebih paling banyak 200 liter/hari/kendaraan</p>

<p>&ndash; kendaraan bermotor untuk pelayanan umum (mobil ambulance, mobil jenazah, mobil pemadam kebakaran dan mobil pengangkut sampah) paling banyak 50 liter/hari/kendaraan.</p>
<p>Kemudian, keputusan kedua yakni Badan Usaha Penugasan wajib melakukan pengendalian penyaluran JBKP Pertalite RON 90 dengan ketentuan yakni sebagai berikut:</p>



<p>&ndash; kendaraan bermotor perseorangan/umum untuk angkutan orang dan/atau barang roda 4 paling<br>
banyak 50 liter/hari/kendaraan</p>
<p>&ndash; kendaraan bermotor untuk pelayanan umum (mobil ambulance, mobil jenazah, mobil pemadam kebakaran dan mobil pengangkut sampah) paling banyak 50 liter/hari/kendaraan.</p>



<p>Selanjutnya, BPH Migas mewajibkan Badan Usaha Penugasan mencatat nomor polisi pada kendaraan bermotor setiap kali melakukan penyaluran JBT Solar dan JBKP Pertalite.</p>


<p>Pemerintah memang berdalih langkah ini untuk menjaga ketahanan energi nasional. Namun di lapangan, masyarakat kecil yang paling dulu merasakan tekanan.</p>

<p>Situasi ini bisa menjadi awal perubahan besar dalam pola konsumsi energi di Indonesia. Jika tidak diimbangi solusi konkret seperti transportasi publik yang memadai atau subsidi alternatif, dampaknya bisa semakin dalam dan meluas.</p>
<p>Kebijakan ini juga membuka pertanyaan besar: apakah ini hanya langkah sementara, atau justru awal dari era baru di mana BBM subsidi semakin sulit diakses, atau BBM bersubsidi bakal dihapus?</p>



<p>Satu hal yang pasti, masyarakat sekarang dipaksa beradaptasi cepat. Yang tidak siap, akan langsung terdampak. <strong>Aris Arianto</strong></p>




<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Mulai 1 April 2026, kebijakan pembatasan BBM bersubsidi resmi diberlakukan oleh BPH Migas, dan dampaknya langsung terasa di lapangan. Aturan ini bukan sekadar pembatasan biasa, tapi sinyal keras bahwa krisis energi global mulai menghantam hingga ke...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/dampak-pembelian-bbm-dibatasi-dari-potensi-penimbunan-harga-naik-hingga-usaha-terpuruk-12707.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 10:09:13 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/04/grok_image_xu0dvbe.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>ASN Disuruh Gowes ke Kantor, Sinyal Keras Harga Sepeda Bakal Naik Gila-Gilaan</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/asn-disuruh-gowes-ke-kantor-sinyal-keras-harga-sepeda-bakal-naik-gila-gilaan-12708.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        &#13;
        
<p><strong>WONOGIRI, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Sinyal perubahan gaya hidup mendadak muncul dari kebijakan hemat energi yang tengah digodok Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dampaknya bukan cuma soal transportasi, tapi berpotensi mengguncang pasar: harga sepeda bisa melonjak tajam, sementara bisnis sepeda bekas berpeluang meledak.</p>
<p>Pemicu utamanya bukan sepele. Distribusi minyak global terganggu akibat konflik panas di kawasan Teluk Persia yang melibatkan Israel-AS versus Iran. Efek dominonya mulai terasa hingga ke daerah, termasuk Jawa Tengah yang kini bersiap dengan berbagai skenario darurat energi.</p>

<p>Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara gamblang membuka opsi yang cukup &ldquo;radikal&rdquo; bagi sebagian orang: ASN diminta naik sepeda ke kantor. Bahkan bukan sekadar imbauan ringan, tapi sedang dihitung serius penerapannya.</p>


<p>&ldquo;Kita sudah punya 2.500 Desa Mandiri Energi, itu nanti kita maksimalkan. Kita juga punya BUMD Jateng Agro Berdikari (JTAB) terkait penggunaan gas alam, yang sudah digunakan di beberapa tempat,&rdquo; ujarnya di Grhadhika Bhakti Praja, Senin (30/3/2026).</p>

<p>Tidak berhenti di situ, skenario lain ikut disiapkan. Penggunaan kendaraan umum, hingga work from home (WFH) juga masuk dalam draf kebijakan yang tinggal menunggu edaran resmi dari pemerintah pusat.</p>


<p>&ldquo;Kita sudah kalkulasi, kalau perlu pada hari tertentu semua ASN kita naik sepeda dengan bupati/wali kota. Ke kantor naik sepeda. Masih dihitung-hitung, kemudian pakai kendaraan umum,&rdquo; tuturnya.</p>



<p>&ldquo;Target penghematan energi masih kita hitung-hitung. Naik sepeda, kalau perlu lari. Begitu pemerintah sudah bikin surat edaran, kita langsung,&rdquo; pungkasnya.</p>
<p>Di balik kebijakan ini, ada efek ekonomi yang mulai dihitung pelaku pasar. Jika aturan bersepeda benar-benar diterapkan secara luas, maka permintaan sepeda berpotensi melonjak drastis dalam waktu singkat. Polanya sangat mirip dengan fenomena saat pandemi COVID-19, ketika harga sepeda sempat naik gila-gilaan karena lonjakan permintaan.</p>

<p>Yang perlu digarisbawahi, lonjakan ini bisa lebih cepat terjadi karena sifatnya &ldquo;kebijakan massal&rdquo;, bukan sekadar tren gaya hidup. Jika ASN saja diwajibkan gowes, maka efek ikutannya ke masyarakat umum hampir pasti terjadi.</p>


<p>Beberapa potensi yang mulai terbaca:</p>



<p>&#10003; Permintaan sepeda harian meningkat tajam dalam waktu singkat<br>
&#10003; Stok sepeda baru bisa cepat menipis di pasaran<br>
&#10003; Harga sepeda baru berpotensi naik bertahap bahkan melonjak<br>
&#10003; Sepeda bekas jadi alternatif utama karena lebih cepat dan murah<br>
&#10003; Bengkel sepeda dan jasa servis ikut kebanjiran pelanggan</p>
<p>Yang paling menarik justru ada di pasar sekunder. Ketika sepeda baru mulai langka atau mahal, masyarakat akan beralih ke sepeda bekas. Di sinilah peluang bisnis terbuka lebar.</p>



<p><a href="https://joglosemarnews.com/topik/pasar-sepeda-bekas/" title="Pasar sepeda bekas">Pasar sepeda bekas</a> punya keunggulan:</p>
<p>&bull; Harga lebih terjangkau untuk kebutuhan mendesak<br>
&bull; Ketersediaan unit bisa lebih fleksibel<br>
&bull; Margin keuntungan bisa tinggi jika pintar sourcing<br>
&bull; Bisa dikombinasikan dengan jasa servis dan upgrade</p>

<p>Jika skenario ini benar terjadi, pedagang sepeda bekas berpotensi menikmati &ldquo;durian runtuh&rdquo; seperti yang pernah terjadi beberapa tahun lalu. Bahkan bukan tidak mungkin, sepeda-sepeda lama yang sebelumnya tidak dilirik, tiba-tiba kembali bernilai jual tinggi.</p>




<p>Namun ada satu catatan penting: lonjakan ini sangat tergantung pada seberapa tegas dan luas kebijakan diterapkan. Jika hanya sebatas imbauan, efeknya akan terbatas. Tapi jika masuk ke level kewajiban atau aturan rutin (misalnya hari tertentu wajib bersepeda), maka pasar bisa benar-benar bergerak agresif.</p>

<p>Kesimpulannya jelas: ini bukan sekadar isu transportasi, tapi potensi pergeseran ekonomi mikro yang cepat. Harga sepeda punya peluang besar naik, dan bisnis sepeda bekas bisa menjadi salah satu sektor paling cepat &ldquo;panas&rdquo; dalam waktu dekat. <strong>Aris Arianto</strong></p>


<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sinyal perubahan gaya hidup mendadak muncul dari kebijakan hemat energi yang tengah digodok Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dampaknya bukan cuma soal transportasi, tapi berpotensi mengguncang pasar: harga sepeda bisa melonjak tajam, sementara bisnis sepeda bekas berpeluang...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/asn-disuruh-gowes-ke-kantor-sinyal-keras-harga-sepeda-bakal-naik-gila-gilaan-12708.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 10:09:13 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2019/11/bg-joglosemarnews-new-scaled.jpg?fit=2560%2C1130&amp;ssl=1"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Poster “It’s Not a Vacation” Bawa Mahasiswi ISI Solo Lolos Pameran Internasional di Turki</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/poster-it-s-not-a-vacation-bawa-mahasiswi-isi-solo-lolos-pameran-internasional-di-turki-12706.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/3103-ISI.jpg?fit=700%2C467&amp;ssl=1" data-caption="Mahasiswi Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) ISI Surakarta, Gabriella Violy Smaradhana dengan karyanya yang lolos pameran internasional di Turki |  Istimewa"><img width="700" height="467" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/03/3103-ISI.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/3103-ISI.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/3103-ISI.jpg?resize=681%2C454&amp;ssl=1 681w" sizes=" 700px) 100vw, 700px" alt="" title="3103 - ISI"></a>Mahasiswi Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) ISI Surakarta, Gabriella Violy Smaradhana dengan karyanya yang lolos pameran internasional di Turki |  Istimewa</figure></div>&#13;
        
<p><strong>SOLO, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Di tengah ketatnya persaingan karya seni global, seorang mahasiswi semester II berhasil mencuri perhatian dunia. Ia bukan hanya sekadar berkarya, tetapi juga membawa pesan serius tentang krisis iklim yang kian nyata.</p>
<p>Adalah Gabriella Violy Smaradhana, mahasiswi Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) ISI Surakarta, yang sukses menembus seleksi Inuit-Turk International Poster Exhibition 2026, sebuah ajang pameran poster berskala internasional.</p>

<p>Capaian ini terbilang istimewa, mengingat Gabriella masih berada di awal masa studinya. Karya berjudul <em>&ldquo;It&rsquo;s Not a Vacation&rdquo;</em> yang ia buat berhasil lolos kurasi dan dipamerkan di Turki, tepatnya di Department of Graphic Arts, Faculty of Fine Arts, Bolu Abant Izzet Baysal University, pada 25&ndash;31 Maret 2026.</p>


<p>Poster berformat A3 tersebut dikerjakan selama kurang lebih satu bulan menggunakan teknik digital painting dengan bantuan aplikasi Procreate. Dalam karyanya, Gabriella mengangkat isu pemanasan global yang berdampak pada mencairnya es di wilayah kutub.</p>

<p>Ia menggambarkan beruang kutub yang seolah berada di pantai, sebuah ironi visual yang menegaskan perubahan lingkungan ekstrem akibat krisis iklim.</p>


<p>Mahasiswi asal Bandar Lampung itu mengaku tidak menyangka karyanya bisa lolos seleksi dalam ajang internasional tersebut.</p>



<p>&ldquo;Jujur, saat submit itu tidak punya ekspektasi untuk lolos kurasi, tapi bersyukur karya bisa lolos, terima kasih kepada dosen pembimbing dan orang tua saya yang sudah selalu mendukung. Saya berharap selanjutnya dapat ikutserta dan bisa lolos kurasi di pameran internasional lainnya,&rdquo; ungkapnya.</p>
<p>Pameran ini sendiri mengusung tema hubungan visual lintas budaya sekaligus menyoroti meningkatnya visibilitas krisis iklim di wilayah kutub. Dari total 398 karya yang dikirimkan oleh peserta dari 30 negara, hanya 75 desainer dari 15 negara yang dinyatakan lolos seleksi dan berhak memamerkan karya mereka.</p>

<p>Dosen pendamping Gabriella, Basnendar H, menilai capaian tersebut menunjukkan potensi besar mahasiswa DKV ISI Surakarta. Menurutnya, ruang-ruang apresiasi seperti pameran menjadi penting untuk mendorong mahasiswa agar terus berkembang dan berani tampil di level yang lebih luas.</p>


<p>Ia menambahkan, partisipasi aktif dalam pameran, baik lokal, nasional, hingga internasional, menjadi salah satu cara efektif untuk mengasah kualitas sekaligus memperluas jejaring kreatif mahasiswa.</p>



<p>Pameran ini juga dapat diakses secara daring melalui platform galeri virtual yang disediakan penyelenggara, sehingga publik dari berbagai negara tetap dapat menikmati karya-karya yang ditampilkan.</p>
<p>Keberhasilan Gabriella menjadi bukti bahwa usia studi bukanlah batas untuk menembus panggung global, selama keberanian berkarya dan kepekaan terhadap isu terus diasah. [*]</p>






<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Di tengah ketatnya persaingan karya seni global, seorang mahasiswi semester II berhasil mencuri perhatian dunia. Ia bukan hanya sekadar berkarya, tetapi juga membawa pesan serius tentang krisis iklim yang kian nyata. Adalah Gabriella Violy Smaradhana, mahasiswi...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/poster-it-s-not-a-vacation-bawa-mahasiswi-isi-solo-lolos-pameran-internasional-di-turki-12706.html</guid>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 10:09:13 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/3103-ISI.jpg?fit=700%2C467&amp;ssl=1"/>
            </item>
                    <item>
                <title>3.096 Pelajar Diterima di Unimed Melalui Jalur SNBP 2026</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/3-096-pelajar-diterima-di-unimed-melalui-jalur-snbp-2026-12704.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>MEDAN, SumutPos.co- Sebanyak 3.096 siswa dari total pendaftar ke Universitas Negeri Medan (Unimed) yang mencapai 23.629 siswa, dinyatakan lolos seleksi masuk melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) tahun 2026. Adapun mahasiswa penerima KIP-K yang berhasil lolos seleksi berjumlah 1.788 orang.</p>
<p>Rektor Unimed Prof Baharuddin, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para siswa yang telah berhasil melewati proses seleksi SNBP tahun ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari konsistensi prestasi akademik serta kerja keras selama menempuh pendidikan di sekolah.</p>
<p>&ldquo;Perlu disadari, saudara telah menyisihkan 23.629 pendaftar untuk dapat diterima di UNIMED. Namun karena keterbatasan kuota, hanya 3.096 orang yang dapat diterima. Oleh karena itu kita harus mengucapkan syukur kepada Tuhan atas capaian yang diperoleh para siswa,&rdquo; ungkapnya.</p>
<p>Rektor juga menyampaikan, jalur SNBP mengutamakan prestasi akademik yang konsisten, nilai rapor, serta pencapaian di berbagai bidang karena itu Rektor berharap mahasiswa yang diterima melalui jalur ini dapat terus menunjukkan keunggulan mereka selama menempuh pendidikan di Unimed.</p>
<p>Lanjut Rektor, bagi puluhan ribu siswa yang belum diterima melalui jalur SNBP, jangan berkecil hati karena saudara masih memiliki kesempatan untuk bersaing kembali di jalur UTBK-SNBT dan Seleksi Mandiri.</p>
<p>&ldquo;Kami mengajak para siswa yang belum berhasil di SNBP untuk tetap semangat dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk segera mendaftar jalur SNBT karena akan pendaftaran akan segera ditutup pada 7 April 2026. Selain jalur SNBT UNIMED masih membuka kesempatan bagi mereka yang ingin menjadi bagian dari kampus kami melalui jalur Mandiri yang akan dibuka pada bulan Juni nanti,&rdquo; jelas Rektor.</p>
<p>Dengan diumumkannya hasil SNBP ini, para calon mahasiswa yang diterima diharapkan segera menyiapkan berkas yang diperlukan untuk melakukan registrasi ulang sesuai dengan jadwal yang dimulai pada tanggal 1 April &ndash; 24 April 2026 pada laman https://devakad.unimed.ac.id/registrasi. Informasi lebih lanjut mengenai tahapan pendaftaran ulang dapat diakses melalui laman dan media sosial resmi UNIMED. (adz)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>MEDAN, SumutPos.co- Sebanyak 3.096 siswa dari total pendaftar ke Universitas Negeri Medan (Unimed) yang mencapai 23.629 siswa, dinyatakan lolos seleksi masuk melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) tahun 2026. Adapun mahasiswa penerima KIP-K yang berhasil lolos seleksi berjumlah 1.788 orang.</p>
<p>Rektor Unimed Prof Baharuddin, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para siswa yang telah berhasil melewati proses seleksi SNBP tahun ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari konsistensi prestasi akademik serta kerja keras selama menempuh pendidikan di sekolah.</p>
<p>&ldquo;Perlu disadari, saudara telah menyisihkan 23.629 pendaftar untuk dapat diterima di UNIMED. Namun karena keterbatasan kuota, hanya 3.096 orang yang dapat diterima. Oleh karena itu kita harus mengucapkan syukur kepada Tuhan atas capaian yang diperoleh para siswa,&rdquo; ungkapnya.</p>
<p>Rektor juga menyampaikan, jalur SNBP mengutamakan prestasi akademik yang konsisten, nilai rapor, serta pencapaian di berbagai bidang karena itu Rektor berharap mahasiswa yang diterima melalui jalur ini dapat terus menunjukkan keunggulan mereka selama menempuh pendidikan di Unimed.</p>
<p>Lanjut Rektor, bagi puluhan ribu siswa yang belum diterima melalui jalur SNBP, jangan berkecil hati karena saudara masih memiliki kesempatan untuk bersaing kembali di jalur UTBK-SNBT dan Seleksi Mandiri.</p>
<p>&ldquo;Kami mengajak para siswa yang belum berhasil di SNBP untuk tetap semangat dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk segera mendaftar jalur SNBT karena akan pendaftaran akan segera ditutup pada 7 April 2026. Selain jalur SNBT UNIMED masih membuka kesempatan bagi mereka yang ingin menjadi bagian dari kampus kami melalui jalur Mandiri yang akan dibuka pada bulan Juni nanti,&rdquo; jelas Rektor.</p>
<p>Dengan diumumkannya hasil SNBP ini, para calon mahasiswa yang diterima diharapkan segera menyiapkan berkas yang diperlukan untuk melakukan registrasi ulang sesuai dengan jadwal yang dimulai pada tanggal 1 April &ndash; 24 April 2026 pada laman https://devakad.unimed.ac.id/registrasi. Informasi lebih lanjut mengenai tahapan pendaftaran ulang dapat diakses melalui laman dan media sosial resmi UNIMED. (adz)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Sebanyak 3.096 siswa dari total pendaftar ke Universitas Negeri Medan (Unimed) yang mencapai 23.629 siswa, dinyatakan lolos seleksi masuk melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) tahun 2026. Adapun mahasiswa penerima KIP-K yang berhasil lolos seleksi berjumlah 1.788 orang.]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/3-096-pelajar-diterima-di-unimed-melalui-jalur-snbp-2026-12704.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 22:09:24 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-31-at-5.18.56-PM-1.jpeg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Blue Bird Catat Kinerja Keuangan Tertinggi, Pendapatan Rp 5,7 Triliun di 2025</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/blue-bird-catat-kinerja-keuangan-tertinggi-pendapatan-rp-5-7-triliun-di-2025-12703.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/Blue-Bird-Catat.jpeg?fit=1024%2C683&amp;ssl=1" data-caption="Pada tahun buku 2025, PT Blue Bird Tbk(BIRD) mencatatkan kinerja keuangan tertinggi sejak disrupsi teknologi. Istimewa"><img width="1024" height="683" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/03/Blue-Bird-Catat.jpeg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/Blue-Bird-Catat.jpeg?w=1024&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/Blue-Bird-Catat.jpeg?resize=681%2C454&amp;ssl=1 681w" sizes=" 1024px) 100vw, 1024px" alt="" title="Blue Bird Catat"></a>Pada tahun buku 2025, PT Blue Bird Tbk(BIRD) mencatatkan kinerja keuangan tertinggi sejak disrupsi teknologi. Istimewa</figure></div>&#13;
        
<p><b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b> &mdash; Pada tahun buku 2025, <a href="https://joglosemarnews.com/topik/pt-blue-bird-tbk/" title="PT Blue Bird Tbk">PT Blue Bird Tbk</a>(BIRD) mencatatkan kinerja keuangan tertinggi sejak disrupsi teknologi.</p>
<p>Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 5,7 triliun, tumbuh 13,2% secara tahunan (YoY).</p>

<p>Hal ini didorong oleh kinerja yang solid di seluruh lini bisnis, baik taksi maupun non-taksi, yang secara kolektif berkontribusi terhadap pertumbuhan pendapatan.</p>


<p>Dari sisi pro&#64257;tabilitas, Perseroan mencatat EBITDA sebesar Rp1,34 triliun dan laba bersih sebesar Rp643,4 miliar, masing-masing tumbuh dibandingkan tahun sebelumnya.</p>

<p>Kinerja ini juga menunjukkan bahwa Perseroan tidak hanya berhasil beradaptasi di tengah disrupsi industri, tetapi juga mampu tumbuh melampaui capaian pada era sebelum kehadiran ride-hailing, melalui konsistensi kualitas layanan sebagai fondasi utama bisnis.</p>


<p>&ldquo;Pencapaian ini mencerminkan konsistensi kinerja di tengah investasi berkelanjutan untuk peremajaan armada, peningkatan kesiapan layanan, serta pengembangan kapabilitas digital.Saat ini, kami secara kontinyu melakukan akselerasi untuk memperkuat posisi sebagai perusahaan Mobility-as-a-Service yang menghadirkan solusi mobilitas multimoda,&rdquo; ungkap Direktur Utama <a href="https://joglosemarnews.com/topik/pt-blue-bird-tbk/" title="PT Blue Bird Tbk">PT Blue Bird Tbk</a>, Andre Djokosoetono</p>



<p>Blue bird juga mengoptimalkan kapasitas layanan melalui penambahan sekitar 1.800 armada sepanjang 2025, sehingga total armada mencapai lebih dari 26.000 unit termasuk armada listrik.</p>
<p>Ekspansi jaringan operasional turut dilakukan melalui peningkatan jumlah pool menjadi 58 lokasi serta perluasan pangkalan yang kini telah mencapai lebih dari 1.300 titik strategis di berbagai kota.</p>

<p>Penguatan kanal digital menjadi salah satu pendorong pertumbuhan. Aplikasi My Blue bird mencatatkan peningkatan pengguna lebih dari 30%, dengan kontribusi pemesanan melalui aplikasi mencapai sekitar 40% dari total transaksi, menjadikan My Blue bird sebagai pilihan utama bagi pelanggan untuk mengakses layanan Bluebird Group.</p>


<p>Selain itu, &#64257;tur Fixed Price juga menunjukkan pertumbuhan penggunaan hingga 2x lipat, mencerminkan preferensi pelanggan terhadap kepastian tarif.</p>



<p>Memasuki 2026, Bluebird menetapkan arah strategi perusahaan untuk &ldquo;Gerak Cepat, Layan Tepat, Tumbuh Pesat&rdquo; sebagai respons terhadap dinamika industri dan ekspektasi pelanggan yang terus berkembang.</p>
<p>Perseroan akan fokus mempercepat pengembangan bisnis melalui ekspansi yang lebih adaptif ke kota-kota strategis, sekaligus memperkuat ekosistem layanan sesuai dengan karakter masing-masing wilayah.</p>



<p>Sejalan dengan upaya untuk terus menjaga momentum pertumbuhan layanan multimoda, Blue bird juga akan mengembangkan model layanan yang lebih &#64258;eksibel untuk menjangkau spektrum kebutuhan pelanggan yang semakin beragam, dengan tetap mempertahankan standar keamanan dan kenyamanan.</p>
<p>Strategi ini tidak berfokus pada kompetisi harga, melainkan pada perluasan relevansi layanan.</p>

<p>Dengan kapabilitas yang telah dibangun, Bluebird juga akan mendorong penciptaan permintaan baru melalui optimalisasi berbagai saluran distribusi, baik melalui kanal digital milik sendiri maupun kemitraan yang diperluas melalui platform digital dan titik layanan di lokasi strategis.</p>




<p>Seluruh upaya ini ditopang oleh peran para garda terdepan, termasuk pengemudi dan tim customer response, yang menghadirkan pengalaman layanan berbasis human connection dan menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan pelanggan.</p>

<p>&ldquo;Ke depan, kami akan terus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan melalui fokus pada kualitas layanan, relevansi solusi, serta eksekusi yang tetap presisi. Dengan strategi yang disiplin dan adaptif, kami optimis terus hadir sebagai pilihan utama dalam memenuhi berbagai kebutuhan mobilitas masyarakat,&rdquo; tutup Andre. Ando</p>


<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[JOGLOSEMARNEWS.COM — Pada tahun buku 2025, PT Blue Bird Tbk(BIRD) mencatatkan kinerja keuangan tertinggi sejak disrupsi teknologi. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 5,7 triliun, tumbuh 13,2% secara tahunan (YoY). Hal ini didorong oleh kinerja yang solid di seluruh lini...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/blue-bird-catat-kinerja-keuangan-tertinggi-pendapatan-rp-5-7-triliun-di-2025-12703.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 22:09:18 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/03/Blue-Bird-Catat.jpeg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Viral Video Warga Borong BBM Pakai Jerigen di Sumberlawang Sragen, Ada Apa?</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/viral-video-warga-borong-bbm-pakai-jerigen-di-sumberlawang-sragen-ada-apa-12702.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/borong-bbm-1.jpeg?fit=899%2C675&amp;ssl=1" data-caption="Sejumlah warga tertangkap kamera ramai-ramai membeli bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jerigen di salah SPBU di wilayah Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen. Istimewa"><img width="899" height="675" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/03/borong-bbm-1.jpeg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/borong-bbm-1.jpeg?w=899&amp;ssl=1 899w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/borong-bbm-1.jpeg?resize=100%2C75&amp;ssl=1 100w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/borong-bbm-1.jpeg?resize=180%2C135&amp;ssl=1 180w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/borong-bbm-1.jpeg?resize=238%2C178&amp;ssl=1 238w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/borong-bbm-1.jpeg?resize=681%2C511&amp;ssl=1 681w" sizes=" 899px) 100vw, 899px" alt="" title="borong bbm 1"></a>Sejumlah warga tertangkap kamera ramai-ramai membeli bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jerigen di salah SPBU di wilayah Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen. Istimewa</figure></div>&#13;
        
<p>SRAGEN, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b> &mdash; Sejumlah warga tertangkap kamera ramai-ramai membeli bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jerigen di salah SPBU di wilayah Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah menjelang adanya kabar akan dilakukan kenaikan harga oleh pemerintah.</p>
<p>Aksi warga memborong BBM di Sumberlawang itu juga tertangkap kamera dan ramai di media sosial (Medsos). Dalam video yang beredar, tampak sejumlah oknum mengisi bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jerigen dalam jumlah banyak, yang memicu spekulasi adanya praktik penimbunan di tengah isu krisis energi akibat perang di timur Tengah dan wacana menaikan harga oleh pemerintah awal April 2026.</p>

<p>Rekaman tersebut memperlihatkan seorang laki-laki rambut panjang menggunakan mobil pribadi sambil membawa jerigen berisi penuh BBM dan seorang perempuan berjilbab cokelat tengah bertransaksi di area pengisian Pertalite.</p>


<p>Tak tanggung-tanggung, ibu itu menenteng tiga jerigen sekaligus. Aksi ini disusul oleh seorang pria berambut gondrong yang juga membawa satu jerigen tambahan. Seluruh jerigen tersebut kemudian dimasukkan ke dalam mobil Daihatsu Ayla berwarna hitam.</p>

<p>Sempat muncul dugaan kuat bahwa jenis BBM yang dibeli adalah Pertalite, mengingat lokasi pengisian berada di jalur BBM bersubsidi. Hal ini pun langsung menuai reaksi negatif dari netizen yang menganggap jumlah tersebut tidak wajar, bahkan untuk keperluan UMKM atau pertanian sekalipun.</p>


<p>Pada awak media menanggapi kegaduhan tersebut Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Sragen, R. Widya Budi Mudhita, angkat bicara. Berdasarkan hasil penelusuran dan pengamatan visual pada video tersebut, pihaknya belum memastikan indikasi pelanggaran aturan niaga BBM.</p>



<p>&ldquo;Secara prinsip, pembelian BBM menggunakan jerigen di SPBU memang dilarang, kecuali untuk jenis non-subsidi (Pertamax Series). Atau, bisa diperbolehkan jika pembeli memiliki barcode khusus untuk keperluan UMKM dan pertanian,&rdquo; kata Widya.</p>
<p>Widya menambahkan, ada beberapa poin penting yang membuat aktivitas dalam video tersebut. Pertama identitas Jenis BBM, Secara visual, cairan yang diisikan lebih menyerupai warna Pertamax daripada Pertalite. Pembelian Pertamax dengan jerigen tidak dilarang oleh regulasi.</p>

<p>Meski belum memastikan Kepemilikan Barcode, Masyarakat umum dari petani, atau pelaku UMKM diperbolehkan mengisi BBM menggunakan wadah jerigen asal memiliki barcode resmi dan jumlahnya dibatasi sesuai kuota, misalnya 50 hingga 60 liter per minggu.</p>


<p>Kemudian Frekuensi Pembelian dari video yang beredar. &ldquo;Dari pantauan kami, kejadian itu tidak dilakukan berkali-kali oleh orang yang sama. Jadi belum ada indikasi penimbunan,&rdquo; ujarnya.</p>



<p>Perlu diketahui, saat ini pemerintah sedang memperketat pengawasan distribusi BBM bersubsidi melalui sistem digital. Meski seseorang membawa mobil atau motor, mereka tetap bisa membawa jerigen jika kapasitasnya sebagai petani atau pelaku UMKM yang terverifikasi. Huri Yanto</p>


<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Sejumlah warga tertangkap kamera ramai-ramai membeli bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jerigen di salah SPBU di wilayah Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah menjelang adanya kabar akan dilakukan kenaikan harga oleh pemerintah. Aksi warga memborong...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/viral-video-warga-borong-bbm-pakai-jerigen-di-sumberlawang-sragen-ada-apa-12702.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 22:09:18 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/03/borong-bbm-1.jpeg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>ASN Cuma Ngantor 4 Hari, Tiap Minggu Bisa Long Weekend?</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/asn-cuma-ngantor-4-hari-tiap-minggu-bisa-long-weekend-12701.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/12/Screenshot_20251218-104915_1.jpg?fit=656%2C379&amp;ssl=1" data-caption="Ilustrasi ASN. Istimewa "><img width="656" height="379" src="https://joglosemarnews.com/images/2025/12/Screenshot_20251218-104915_1.jpg" alt="ASN" title="ASN"></a>Ilustrasi ASN. Istimewa </figure></div>&#13;
        
<p><strong>WONOGIRI, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Kebijakan baru pemerintah soal pola kerja aparatur sipil negara (ASN) langsung memicu perbincangan luas. Bukan tanpa alasan, skema kerja terbaru ini membuka peluang ASN hanya masuk kantor selama empat hari dalam sepekan. Sisanya? Jumat kerja dari rumah (WFH), dilanjut Sabtu dan Minggu libur.</p>
<p>Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Airlangga Hartarto yang menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan eksperimen dadakan, melainkan hasil evaluasi panjang sejak masa pandemi COVID-19.</p>

<p>&ldquo;Mengapa dipilih Jumat? Karena memang sebagian kementerian telah melakukan itu, kerja 4 hari dalam satu minggu dengan aplikasi, ini pasca daripada COVID kemarin,&rdquo; kata Airlangga dalam jumpa pers, Selasa (31/3/2026).</p>


<p>Kalimat ini jadi kunci. Artinya, pola kerja ini sebenarnya sudah &ldquo;dicoba diam-diam&rdquo; di sejumlah instansi, dan hasilnya dianggap cukup efektif untuk diperluas.</p>

<p>Dengan skema ini, ritme kerja ASN berubah total:<br>
&bull; &#10003; Senin&ndash;Kamis: kerja dari kantor<br>
&bull; &#10003; Jumat: kerja dari rumah (WFH)<br>
&bull; &#10003; Sabtu&ndash;Minggu: libur</p>


<p>Pertanyaan yang langsung muncul di publik: apakah ini berarti ASN akan merasakan long weekend setiap minggu?</p>



<p>Secara teknis, jawabannya: bisa iya, tapi tidak sepenuhnya bebas.</p>
<p>Airlangga menegaskan bahwa Jumat dipilih karena beban kerja relatif lebih ringan dibanding hari lainnya. Namun, bukan berarti ASN bisa santai tanpa tanggung jawab.</p>

<p>&ldquo;Kita pilih hari Jumat karena memang setengah, artinya tidak sepenuh dari Senin sampai Kamis. Tetapi pelayanan publik itu tetap berjalan,&rdquo; ujarnya.</p>


<p>Di sinilah garis tegasnya. WFH bukan libur tambahan. ASN tetap wajib bekerja, hanya saja lokasinya dipindahkan dari kantor ke rumah. Sistem digital dan aplikasi pemerintahan menjadi tulang punggung agar pekerjaan tetap berjalan normal.</p>



<p>Namun, kebijakan ini tidak berlaku mutlak untuk semua sektor. Pemerintah sudah menetapkan daftar bidang yang tidak boleh WFH karena menyangkut layanan vital.</p>
<p>Beberapa sektor yang wajib tetap bekerja langsung:<br>
&bull; &#10003; Kesehatan (rumah sakit, puskesmas)<br>
&bull; &#10003; Keamanan (TNI, Polri, aparat terkait)<br>
&bull; &#10003; Kebersihan dan layanan publik langsung<br>
&bull; &#10003; Industri dan produksi<br>
&bull; &#10003; Energi dan air<br>
&bull; &#10003; Pangan dan distribusi bahan pokok<br>
&bull; &#10003; Transportasi dan logistik<br>
&bull; &#10003; Keuangan dan perbankan</p>



<p>&ldquo;Terdapat sektor yang dikecualikan dari WFH dan tetap bekerja dari kantor atau lapangan,&rdquo; tegas Airlangga.</p>
<p>Artinya, euforia &ldquo;long weekend tiap minggu&rdquo; tidak berlaku bagi semua ASN, terutama mereka yang berada di garis depan pelayanan masyarakat.</p>

<p>Pemerintah juga tidak ingin kebijakan ini menurunkan produktivitas. Setiap instansi diminta merancang sistem kerja berbasis aplikasi agar koordinasi tetap berjalan.</p>




<p>&ldquo;Kegiatan produktif termasuk perbankan dan pasar modal dan yang lain itu tetap berjalan&hellip; mereka mengatur dengan aplikasi tertentu dan aplikasi tertentu di pemerintahan sudah berjalan,&rdquo; lanjutnya.</p>

<p>Di sisi lain, kebijakan ini bukan berdiri sendiri. Ada paket efisiensi besar yang ikut diterapkan mulai 1 April 2026, sebagai respons terhadap tekanan global, termasuk dampak konflik kawasan Timur Tengah.</p>
<p>Langkah efisiensi tersebut meliputi:<br>
&bull; &#10003; Pembatasan penggunaan mobil dinas hingga 50 persen<br>
&bull; &#10003; Prioritas kendaraan operasional dan kendaraan listrik<br>
&bull; &#10003; Dorongan penggunaan transportasi publik</p>



<p>&ldquo;Efisiensi mobilitas termasuk pembatasan kendaraan dinas 50 persen&hellip; mendorong penggunaan transportasi publik,&rdquo; jelas Airlangga.</p>
<p>Tak hanya ASN, sektor swasta juga ikut terdampak. Pemerintah membuka ruang bagi perusahaan untuk menerapkan WFH, tetapi dengan pendekatan fleksibel sesuai karakter bisnis masing-masing.</p>



<p>&ldquo;Penerapan work from home bagi sektor swasta ini yang diatur lebih lanjut dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan&hellip; dengan tetap memperhatikan karakteristik dan kebutuhan masing-masing sektor usaha,&rdquo; tambahnya.</p>


<p>Jadi, apakah ASN benar-benar akan menikmati long weekend setiap minggu?</p>

<p>Jawaban realistisnya: tidak sepenuhnya. Jumat tetap hari kerja, hanya saja lebih fleksibel. Namun secara psikologis, pola ini tetap memberi efek &ldquo;napas panjang&rdquo; karena tidak harus datang ke kantor dan bisa mengatur waktu lebih efisien.</p>
<p>Bagi sebagian ASN, ini bisa terasa seperti long weekend. Tapi bagi sektor layanan publik, ritme kerja tetap ketat tanpa perubahan signifikan.</p>



<p>Yang jelas, kebijakan ini menandai perubahan besar dalam budaya kerja pemerintahan Indonesia&mdash;dari yang kaku menjadi lebih adaptif, digital, dan efisien. <strong>Aris Arianto</strong></p>




<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kebijakan baru pemerintah soal pola kerja aparatur sipil negara (ASN) langsung memicu perbincangan luas. Bukan tanpa alasan, skema kerja terbaru ini membuka peluang ASN hanya masuk kantor selama empat hari dalam sepekan. Sisanya? Jumat kerja dari...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/asn-cuma-ngantor-4-hari-tiap-minggu-bisa-long-weekend-12701.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 22:09:18 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2025/12/Screenshot_20251218-104915_1.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Seperti Teladan Yesus, Umat Dituntut Untuk Bersikap Rendah Hati, Setia dan Taat</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/seperti-teladan-yesus-umat-dituntut-untuk-bersikap-rendah-hati-setia-dan-taat-12694.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p><strong>Memaknai Perayaan Minggu Palma, Refleksi Iman di Tengah Sukacita dan Penderitaan</strong></p>
<p><em>Mengawali perayaan pekan suci, Umat Katolik di seluruh dunia termasuk di Kota Jayapura merayakan Minggu Palma, Minggu (29/3). Selain diwarnai perarakan, Minggu Palam ini juga dibacakan kisah sengsara yang panjang, mulai dari penangkapan hingga penyaliban dan kematian Yesus Kristus di Kayu Salib, yang membawa untuk perenungan iman yang mendalam.</em></p>
<p><em><strong>Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura</strong> </em></p>
<p>Suasana khidmat dan penuh makna mewarnai perayaan Misa Minggu Palma di Stasi St. Agustinus Entrop, Minggu (29/3). Ratusan umat katolik mengikuti perarakan daun palma sebagai simbol penyambutan Yesus Kristus yang memasuki Yerusalem, sekaligus menjadi awal dari rangkaian Pekan Suci.</p>
<p>Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi, umat hadir sejak pagi sambil membawa daun palma sebagai simbol kemenangan dan penyambutan Yesus di Yerusalem. Daun-daun tersebut kemudian diberkati dengan percikan air suci oleh Pastor yang memimpin misa.</p>
<p>Perayaan diawali dengan doa di depan gereja, dilanjutkan dengan perarakan masuk yang dimeriahkan lagu Yerusalem, Lihatlah Rajamu, sambil umat melambaikan daun palma.<br>
Perarakan berlangsung tertib dan penuh sukacita, menghidupkan kembali kisah Injil tentang sorak sorai umat yang menyambut Yesus sebagai Raja saat masuk ke Kota Yerusalem dengan menunggang seekor keledai.</p>
<p>Namun, di balik kegembiraan tersebut, tersimpan makna mendalam tentang penderitaan yang akan dialami-Nya. Orang-orang yang sebelumnya, menyambut Yesus sebagai seorang raja, begitu mudah berubah menghujat, menyiksa dan menyalibkan Yesus di kayu Salib.</p>
<p>Perayaan Misa Minggu Palma di Stasi Agustinus Entrop dipimpin oleh Pastor Agon Rusmaji, OFM. Dalam homilinya, Pastor Agon mengajak umat untuk tidak hanya larut dalam suasana sukacita, tetapi juga merenungkan perjalanan Yesus menuju penderitaan hingga wafat di kayu salib.</p>
<p>Oleh karena itu, umat diharapkan untuk ikut ambil bagian dalam penderitaan-Nya serta membawa Tuhan Yesus dalam kehidupan sehari-hari dan membagikan kasih kepada sesama sesuai dengan panggilan masing-masing.</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p><strong>Memaknai Perayaan Minggu Palma, Refleksi Iman di Tengah Sukacita dan Penderitaan</strong></p>
<p><em>Mengawali perayaan pekan suci, Umat Katolik di seluruh dunia termasuk di Kota Jayapura merayakan Minggu Palma, Minggu (29/3). Selain diwarnai perarakan, Minggu Palam ini juga dibacakan kisah sengsara yang panjang, mulai dari penangkapan hingga penyaliban dan kematian Yesus Kristus di Kayu Salib, yang membawa untuk perenungan iman yang mendalam.</em></p>
<p><em><strong>Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura</strong> </em></p>
<p>Suasana khidmat dan penuh makna mewarnai perayaan Misa Minggu Palma di Stasi St. Agustinus Entrop, Minggu (29/3). Ratusan umat katolik mengikuti perarakan daun palma sebagai simbol penyambutan Yesus Kristus yang memasuki Yerusalem, sekaligus menjadi awal dari rangkaian Pekan Suci.</p>
<p>Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi, umat hadir sejak pagi sambil membawa daun palma sebagai simbol kemenangan dan penyambutan Yesus di Yerusalem. Daun-daun tersebut kemudian diberkati dengan percikan air suci oleh Pastor yang memimpin misa.</p>
<p>Perayaan diawali dengan doa di depan gereja, dilanjutkan dengan perarakan masuk yang dimeriahkan lagu Yerusalem, Lihatlah Rajamu, sambil umat melambaikan daun palma.<br>
Perarakan berlangsung tertib dan penuh sukacita, menghidupkan kembali kisah Injil tentang sorak sorai umat yang menyambut Yesus sebagai Raja saat masuk ke Kota Yerusalem dengan menunggang seekor keledai.</p>
<p>Namun, di balik kegembiraan tersebut, tersimpan makna mendalam tentang penderitaan yang akan dialami-Nya. Orang-orang yang sebelumnya, menyambut Yesus sebagai seorang raja, begitu mudah berubah menghujat, menyiksa dan menyalibkan Yesus di kayu Salib.</p>
<p>Perayaan Misa Minggu Palma di Stasi Agustinus Entrop dipimpin oleh Pastor Agon Rusmaji, OFM. Dalam homilinya, Pastor Agon mengajak umat untuk tidak hanya larut dalam suasana sukacita, tetapi juga merenungkan perjalanan Yesus menuju penderitaan hingga wafat di kayu salib.</p>
<p>Oleh karena itu, umat diharapkan untuk ikut ambil bagian dalam penderitaan-Nya serta membawa Tuhan Yesus dalam kehidupan sehari-hari dan membagikan kasih kepada sesama sesuai dengan panggilan masing-masing.</p>
</div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Perayaan diawali dengan doa di depan gereja, dilanjutkan dengan perarakan masuk yang dimeriahkan lagu Yerusalem, Lihatlah Rajamu, sambil umat melambaikan daun palma. Perarakan berlangsung tertib dan penuh sukacita, mengh]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/seperti-teladan-yesus-umat-dituntut-untuk-bersikap-rendah-hati-setia-dan-taat-12694.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 18:09:59 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/03/foto-boks-1-1.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Wali Kota Ingatkan Warga Soal Sampah dan Ancaman Banjir</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/wali-kota-ingatkan-warga-soal-sampah-dan-ancaman-banjir-12695.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p>JAYAPURA &mdash; Memasuki musim hujan dengan intensitas curah hujan yang kian meningkat, Wali Kota Jayapura kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama dalam hal pengelolaan sampah. Sebab, tumpukan sampah yang tidak tertangani dengan baik dinilai menjadi salah satu penyebab utama terjadinya genangan air hingga banjir di sejumlah titik di kota.</p>
<p>Wali Kota menegaskan bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan juga menjadi kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat. Ia menyoroti masih adanya kebiasaan sebagian warga yang membuang sampah sembarangan, khususnya di saluran air, drainase, dan bantaran sungai.</p>
<p>&ldquo;Kalau sampah terus dibuang sembarangan, apalagi di musim hujan seperti sekarang, saluran air akan tersumbat. Akibatnya, air tidak mengalir lancar dan akhirnya terjadi genangan bahkan banjir,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan akibat lingkungan yang kotor dan lembap. Oleh karena itu, kesadaran kolektif masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah dampak yang lebih besar.</p>
<p>Wali Kota juga meminta peran aktif para ketua RT dan RW untuk terus mengawasi serta mengedukasi warganya terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ia menilai, peran perangkat kampung dan kelurahan sangat strategis dalam membangun kedisiplinan warga dari tingkat paling bawah.</p>
<p>&ldquo;RT dan RW harus aktif mengingatkan warganya agar tertib membuang sampah pada tempatnya. Kalau perlu, buat jadwal kerja bakti rutin supaya lingkungan tetap bersih, apalagi di tengah musim hujan seperti ini,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Selain itu, pemerintah kota melalui dinas terkait juga terus berupaya meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah serta melakukan pembersihan saluran drainase secara berkala. Namun demikian, upaya tersebut tidak akan maksimal tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat.</p>
<p>Sejumlah wilayah di Jayapura sendiri diketahui rawan terjadi genangan saat hujan deras mengguyur dalam waktu lama. Kondisi ini diperparah jika saluran air dipenuhi sampah rumah tangga seperti plastik, botol, hingga limbah lainnya.</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p>JAYAPURA &mdash; Memasuki musim hujan dengan intensitas curah hujan yang kian meningkat, Wali Kota Jayapura kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama dalam hal pengelolaan sampah. Sebab, tumpukan sampah yang tidak tertangani dengan baik dinilai menjadi salah satu penyebab utama terjadinya genangan air hingga banjir di sejumlah titik di kota.</p>
<p>Wali Kota menegaskan bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan juga menjadi kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat. Ia menyoroti masih adanya kebiasaan sebagian warga yang membuang sampah sembarangan, khususnya di saluran air, drainase, dan bantaran sungai.</p>
<p>&ldquo;Kalau sampah terus dibuang sembarangan, apalagi di musim hujan seperti sekarang, saluran air akan tersumbat. Akibatnya, air tidak mengalir lancar dan akhirnya terjadi genangan bahkan banjir,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan akibat lingkungan yang kotor dan lembap. Oleh karena itu, kesadaran kolektif masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah dampak yang lebih besar.</p>
<p>Wali Kota juga meminta peran aktif para ketua RT dan RW untuk terus mengawasi serta mengedukasi warganya terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ia menilai, peran perangkat kampung dan kelurahan sangat strategis dalam membangun kedisiplinan warga dari tingkat paling bawah.</p>
<p>&ldquo;RT dan RW harus aktif mengingatkan warganya agar tertib membuang sampah pada tempatnya. Kalau perlu, buat jadwal kerja bakti rutin supaya lingkungan tetap bersih, apalagi di tengah musim hujan seperti ini,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Selain itu, pemerintah kota melalui dinas terkait juga terus berupaya meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah serta melakukan pembersihan saluran drainase secara berkala. Namun demikian, upaya tersebut tidak akan maksimal tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat.</p>
<p>Sejumlah wilayah di Jayapura sendiri diketahui rawan terjadi genangan saat hujan deras mengguyur dalam waktu lama. Kondisi ini diperparah jika saluran air dipenuhi sampah rumah tangga seperti plastik, botol, hingga limbah lainnya.</p>
</div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Wali Kota menegaskan bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan juga menjadi kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat. Ia menyoroti masih adanya kebiasaan sebagian warga yang membua]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/wali-kota-ingatkan-warga-soal-sampah-dan-ancaman-banjir-12695.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 18:09:59 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/03/foto-opening-10.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Raperda RPJMD Selesai Dibahas, Pansus DPRP Beri Sejumlah Catatan</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/raperda-rpjmd-selesai-dibahas-pansus-dprp-beri-sejumlah-catatan-12696.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p><strong>JAYAPURA</strong>&ndash;Panitia Khusus (Pansus) DPR Papua bersama Pemerintah Provinsi Papua resmi merampungkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025&ndash;2029. Rapat penutupan digelar di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (28/3).</p>
<p>Ketua Pansus Pembahasan RPJMD DPR Papua, Jansen Monim, menyampaikan bahwa pembahasan dokumen rancangan akhir RPJMD telah selesai dan dituangkan dalam berita acara rapat. Selanjutnya, dokumen tersebut akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR Papua untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).</p>
<p>&ldquo;Secara umum, rancangan akhir RPJMD ini menunjukkan kemajuan signifikan dan sudah layak untuk ditetapkan, meski masih memerlukan sejumlah penyempurnaan,&rdquo; ujarnya membaca berita acara rapat.</p>
<p>Beberapa catatan penting yang disoroti Pansus antara lain perlunya penyempurnaan target indikator strategis, kelengkapan data pada tabel program, serta penguatan aspek monitoring dan implementasi agar lebih terukur.</p>
<p>Dalam evaluasi substansi, Pansus menilai sejumlah indikator strategis masih perlu diselaraskan dengan kebijakan nasional. Misalnya, target tingkat kemiskinan tahun 2029 sebesar 15,94 persen dinilai masih di atas rekomendasi nasional, sehingga perlu diturunkan. Selain itu, target angka kematian ibu (AKI) juga diminta disesuaikan dengan target nasional.</p>
<p>Pansus juga menyoroti anomali pada indikator konsumsi pangan, dimana prevalensi ketidakcukupan konsumsi justru meningkat dalam periode perencanaan. Target tersebut diminta dikoreksi agar lebih realistis dan menunjukkan perbaikan kondisi masyarakat.</p>
<p>Selain itu, terdapat sub-bab terkait ketangguhan diplomasi dan pertahanan kawasan yang masih kosong. Pansus meminta agar bagian tersebut segera dilengkapi dengan narasi yang menegaskan peran strategis Papua, khususnya dalam diplomasi perbatasan dan kerja sama dengan Papua Nugini.</p>
<p>&ldquo;Dari sisi teknis, Pansus menemukan masih adanya kekosongan data target dan pagu anggaran pada sejumlah tabel program perangkat daerah. Kondisi ini dinilai dapat memengaruhi kredibilitas dokumen sebagai dasar penyusunan RKPD dan APBD,&rdquo; ujar Jansen Monim.</p>
<p>Pansus juga meminta adanya konsistensi dalam penggunaan tahun perencanaan, serta penambahan informasi sumber pendanaan non-APBD seperti APBN, Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Otonomi Khusus, dan Dana Tambahan Infrastruktur.</p>
<p>Dalam aspek operasional, Pansus menekankan pentingnya mengakomodasi program prioritas nasional, seperti Sekolah Rakyat dan Rencana Induk Bidang Kesehatan (RIBK), ke dalam dokumen RPJMD. Selain itu, perlu kejelasan peran masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pelaksanaan program prioritas.</p>
<p>&ldquo;Penguatan manajemen risiko juga menjadi perhatian, dengan usulan penyusunan matriks risiko untuk program-program strategis seperti pengentasan kemiskinan dan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil,&rdquo; bebernya</p>
<p>Tak hanya itu, Pansus mendorong penyusunan rencana aksi tahunan agar implementasi RPJMD lebih terarah dan terukur. Penguatan aspek kewilayahan dan inklusivitas juga diminta, termasuk strategi berbeda untuk kawasan perkotaan, pesisir, pedalaman, dan perbatasan, serta keterlibatan masyarakat adat Papua secara lebih operasional.</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p><strong>JAYAPURA</strong>&ndash;Panitia Khusus (Pansus) DPR Papua bersama Pemerintah Provinsi Papua resmi merampungkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025&ndash;2029. Rapat penutupan digelar di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (28/3).</p>
<p>Ketua Pansus Pembahasan RPJMD DPR Papua, Jansen Monim, menyampaikan bahwa pembahasan dokumen rancangan akhir RPJMD telah selesai dan dituangkan dalam berita acara rapat. Selanjutnya, dokumen tersebut akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR Papua untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).</p>
<p>&ldquo;Secara umum, rancangan akhir RPJMD ini menunjukkan kemajuan signifikan dan sudah layak untuk ditetapkan, meski masih memerlukan sejumlah penyempurnaan,&rdquo; ujarnya membaca berita acara rapat.</p>
<p>Beberapa catatan penting yang disoroti Pansus antara lain perlunya penyempurnaan target indikator strategis, kelengkapan data pada tabel program, serta penguatan aspek monitoring dan implementasi agar lebih terukur.</p>
<p>Dalam evaluasi substansi, Pansus menilai sejumlah indikator strategis masih perlu diselaraskan dengan kebijakan nasional. Misalnya, target tingkat kemiskinan tahun 2029 sebesar 15,94 persen dinilai masih di atas rekomendasi nasional, sehingga perlu diturunkan. Selain itu, target angka kematian ibu (AKI) juga diminta disesuaikan dengan target nasional.</p>
<p>Pansus juga menyoroti anomali pada indikator konsumsi pangan, dimana prevalensi ketidakcukupan konsumsi justru meningkat dalam periode perencanaan. Target tersebut diminta dikoreksi agar lebih realistis dan menunjukkan perbaikan kondisi masyarakat.</p>
<p>Selain itu, terdapat sub-bab terkait ketangguhan diplomasi dan pertahanan kawasan yang masih kosong. Pansus meminta agar bagian tersebut segera dilengkapi dengan narasi yang menegaskan peran strategis Papua, khususnya dalam diplomasi perbatasan dan kerja sama dengan Papua Nugini.</p>
<p>&ldquo;Dari sisi teknis, Pansus menemukan masih adanya kekosongan data target dan pagu anggaran pada sejumlah tabel program perangkat daerah. Kondisi ini dinilai dapat memengaruhi kredibilitas dokumen sebagai dasar penyusunan RKPD dan APBD,&rdquo; ujar Jansen Monim.</p>
<p>Pansus juga meminta adanya konsistensi dalam penggunaan tahun perencanaan, serta penambahan informasi sumber pendanaan non-APBD seperti APBN, Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Otonomi Khusus, dan Dana Tambahan Infrastruktur.</p>
<p>Dalam aspek operasional, Pansus menekankan pentingnya mengakomodasi program prioritas nasional, seperti Sekolah Rakyat dan Rencana Induk Bidang Kesehatan (RIBK), ke dalam dokumen RPJMD. Selain itu, perlu kejelasan peran masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pelaksanaan program prioritas.</p>
<p>&ldquo;Penguatan manajemen risiko juga menjadi perhatian, dengan usulan penyusunan matriks risiko untuk program-program strategis seperti pengentasan kemiskinan dan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil,&rdquo; bebernya</p>
<p>Tak hanya itu, Pansus mendorong penyusunan rencana aksi tahunan agar implementasi RPJMD lebih terarah dan terukur. Penguatan aspek kewilayahan dan inklusivitas juga diminta, termasuk strategi berbeda untuk kawasan perkotaan, pesisir, pedalaman, dan perbatasan, serta keterlibatan masyarakat adat Papua secara lebih operasional.</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Ketua Pansus Pembahasan RPJMD DPR Papua, Jansen Monim, menyampaikan bahwa pembahasan dokumen rancangan akhir RPJMD telah selesai dan dituangkan dalam berita acara rapat. Selanjutnya, dokumen tersebut akan dibawa ke Rapat]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/raperda-rpjmd-selesai-dibahas-pansus-dprp-beri-sejumlah-catatan-12696.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 18:09:59 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/03/foto-3-tengah-10.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Utamakan Integritas dan Kebersamaan Dalam Laksanakan Tugas</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/utamakan-integritas-dan-kebersamaan-dalam-laksanakan-tugas-12697.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p>Pesan Wali Kota Soal Renovasi Gereja GKI Karmel Skow Yambe</p>
<p>JAYAPURA &ndash; Wali Kota Jayapura Abisai Rollo yang juga merupakan Ondoafi, resmi dilantik sebagai Ketua Panitia Renovasi Atap Gedung Gereja Jemaat GKI Karmel Skow Yambe. Prosesi pelantikan berlangsung dalam ibadah yang khidmat di gedung gereja setempat dan dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Jemaat, Olua F. Mayor, Minggu (29/3).</p>
<p>Pelantikan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan pembentukan panitia renovasi yang dibacakan oleh Sekretaris Jemaat di hadapan seluruh jemaat yang hadir. Dalam prosesi itu, para anggota panitia inti maju ke depan altar untuk diteguhkan, sementara anggota lainnya mengikuti dari tempat duduk masing-masing dalam suasana penuh kekhusyukan.</p>
<p>Dalam sambutannya sebagai Ketua Panitia, Abisai Rollo menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan bukan sekadar tugas organisasi, melainkan panggilan iman yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan ketulusan.</p>
<p>&ldquo;Hari ini kita dilantik. Ini adalah tanggung jawab yang Tuhan percayakan kepada saya sebagai ketua dan kepada seluruh bapak ibu dalam panitia. Mari kita bekerja dengan rasa takut akan Tuhan, khususnya dalam mengelola tanggung jawab ini, sehingga semuanya dapat dilakukan dengan tulus dan ikhlas,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Ia juga mengingatkan pentingnya integritas dan kebersamaan dalam menjalankan tugas, agar proses renovasi dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi jemaat.</p>
<p>Gedung Gereja GKI Karmel Skow Yambe sendiri memiliki sejarah panjang bagi Abisai Rollo.<br>
Abisai Rollo mengaku pernah terlibat sebagai bagian dari panitia pembangunan gereja tersebut sejak tahun 2010 hingga diresmikan pada 14 September 2014. Setelah lebih dari satu dekade digunakan, kondisi atap gereja dinilai sudah memerlukan pembaruan guna menunjang kenyamanan jemaat dalam beribadah.</p>
<p>Menurutnya, renovasi ini bukan hanya tentang memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kehidupan iman jemaat. &ldquo;Kita ingin membangun rumah Tuhan yang nyaman. Tetapi lebih dari itu, mari kita isi rumah Tuhan ini dengan kehadiran kita dalam ibadah. Walaupun sibuk, sempatkanlah diri untuk datang beribadah dan datang tepat waktu,&rdquo; pesannya kepada jemaat.</p>
<p>Ibadah pelantikan tersebut mengangkat tema &ldquo;Kasih Kristus Memulihkan Kegagalan Iman&rdquo;, dengan pembacaan Alkitab dari Markus 14:66&ndash;72 dan 1 Petrus 2:5. Suasana ibadah berlangsung penuh khidmat namun juga dipenuhi sukacita, mencerminkan semangat kebersamaan dan dukungan jemaat terhadap rencana renovasi gereja.</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p>Pesan Wali Kota Soal Renovasi Gereja GKI Karmel Skow Yambe</p>
<p>JAYAPURA &ndash; Wali Kota Jayapura Abisai Rollo yang juga merupakan Ondoafi, resmi dilantik sebagai Ketua Panitia Renovasi Atap Gedung Gereja Jemaat GKI Karmel Skow Yambe. Prosesi pelantikan berlangsung dalam ibadah yang khidmat di gedung gereja setempat dan dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Jemaat, Olua F. Mayor, Minggu (29/3).</p>
<p>Pelantikan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan pembentukan panitia renovasi yang dibacakan oleh Sekretaris Jemaat di hadapan seluruh jemaat yang hadir. Dalam prosesi itu, para anggota panitia inti maju ke depan altar untuk diteguhkan, sementara anggota lainnya mengikuti dari tempat duduk masing-masing dalam suasana penuh kekhusyukan.</p>
<p>Dalam sambutannya sebagai Ketua Panitia, Abisai Rollo menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan bukan sekadar tugas organisasi, melainkan panggilan iman yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan ketulusan.</p>
<p>&ldquo;Hari ini kita dilantik. Ini adalah tanggung jawab yang Tuhan percayakan kepada saya sebagai ketua dan kepada seluruh bapak ibu dalam panitia. Mari kita bekerja dengan rasa takut akan Tuhan, khususnya dalam mengelola tanggung jawab ini, sehingga semuanya dapat dilakukan dengan tulus dan ikhlas,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Ia juga mengingatkan pentingnya integritas dan kebersamaan dalam menjalankan tugas, agar proses renovasi dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi jemaat.</p>
<p>Gedung Gereja GKI Karmel Skow Yambe sendiri memiliki sejarah panjang bagi Abisai Rollo.<br>
Abisai Rollo mengaku pernah terlibat sebagai bagian dari panitia pembangunan gereja tersebut sejak tahun 2010 hingga diresmikan pada 14 September 2014. Setelah lebih dari satu dekade digunakan, kondisi atap gereja dinilai sudah memerlukan pembaruan guna menunjang kenyamanan jemaat dalam beribadah.</p>
<p>Menurutnya, renovasi ini bukan hanya tentang memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kehidupan iman jemaat. &ldquo;Kita ingin membangun rumah Tuhan yang nyaman. Tetapi lebih dari itu, mari kita isi rumah Tuhan ini dengan kehadiran kita dalam ibadah. Walaupun sibuk, sempatkanlah diri untuk datang beribadah dan datang tepat waktu,&rdquo; pesannya kepada jemaat.</p>
<p>Ibadah pelantikan tersebut mengangkat tema &ldquo;Kasih Kristus Memulihkan Kegagalan Iman&rdquo;, dengan pembacaan Alkitab dari Markus 14:66&ndash;72 dan 1 Petrus 2:5. Suasana ibadah berlangsung penuh khidmat namun juga dipenuhi sukacita, mencerminkan semangat kebersamaan dan dukungan jemaat terhadap rencana renovasi gereja.</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Pelantikan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan pembentukan panitia renovasi yang dibacakan oleh Sekretaris Jemaat di hadapan seluruh jemaat yang hadir. Dalam prosesi itu, para anggota panitia inti maju ke depan alta]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/utamakan-integritas-dan-kebersamaan-dalam-laksanakan-tugas-12697.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 18:09:59 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/03/foto-3-bawah-10.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Hari Pertama Kerja, Absensi Langsung Diperketat</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/hari-pertama-kerja-absensi-langsung-diperketat-12698.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p><strong>Pimpinan OPD Harus Jadi Teladan</strong></p>
<p>JAYAPURA &mdash; Memasuki hari pertama kerja usai libur panjang, Wali Kota Jayapura Abisai Rollo langsung menegaskan pentingnya disiplin aparatur sipil negara (ASN), khususnya dalam hal kehadiran.</p>
<p>Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memperketat sistem absensi, sekaligus menekankan bahwa pimpinan harus menjadi contoh nyata bagi seluruh pegawai.</p>
<p>Penegasan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Jayapura dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik. Menurut Abisai, kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membangun birokrasi yang profesional, responsif, dan berintegritas.</p>
<p>&ldquo;Di hari pertama kerja ini, saya minta tidak ada lagi toleransi bagi pegawai yang tidak disiplin. Absensi harus diperketat, dan pimpinan OPD wajib menjadi teladan. Kalau pimpinan tidak hadir tepat waktu, bagaimana bisa menuntut bawahannya untuk disiplin,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Ia menilai, momentum pasca-libur panjang sering kali menjadi titik rawan menurunnya tingkat kehadiran pegawai. Oleh karena itu, pengawasan harus dilakukan secara maksimal, termasuk melalui sistem absensi elektronik maupun pemantauan langsung di masing-masing instansi.</p>
<p>Lebih lanjut, Abisai menekankan bahwa kedisiplinan bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga menyangkut etos kerja dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat. ASN di lingkungan Pemkot Jayapura diminta untuk kembali fokus pada tugas dan fungsi masing-masing tanpa mengendurkan semangat kerja.</p>
<p>&ldquo;Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu. Sudah seharusnya kita hadir tepat waktu, bekerja dengan baik, dan memberikan pelayanan terbaik,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Dalam arahannya, Wali Kota juga mengingatkan para pimpinan OPD agar tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi pemimpin yang mampu membina dan mengawasi pegawai secara langsung.</p>
<p>Ia meminta adanya evaluasi rutin terhadap tingkat kehadiran dan kinerja pegawai, serta pemberian sanksi tegas bagi yang melanggar aturan. Di sisi lain, Abisai juga memberikan apresiasi kepada pegawai yang tetap menunjukkan komitmen tinggi terhadap tugasnya, termasuk mereka yang hadir tepat waktu dan langsung bekerja secara optimal di hari pertama.</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p><strong>Pimpinan OPD Harus Jadi Teladan</strong></p>
<p>JAYAPURA &mdash; Memasuki hari pertama kerja usai libur panjang, Wali Kota Jayapura Abisai Rollo langsung menegaskan pentingnya disiplin aparatur sipil negara (ASN), khususnya dalam hal kehadiran.</p>
<p>Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memperketat sistem absensi, sekaligus menekankan bahwa pimpinan harus menjadi contoh nyata bagi seluruh pegawai.</p>
<p>Penegasan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Jayapura dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik. Menurut Abisai, kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membangun birokrasi yang profesional, responsif, dan berintegritas.</p>
<p>&ldquo;Di hari pertama kerja ini, saya minta tidak ada lagi toleransi bagi pegawai yang tidak disiplin. Absensi harus diperketat, dan pimpinan OPD wajib menjadi teladan. Kalau pimpinan tidak hadir tepat waktu, bagaimana bisa menuntut bawahannya untuk disiplin,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Ia menilai, momentum pasca-libur panjang sering kali menjadi titik rawan menurunnya tingkat kehadiran pegawai. Oleh karena itu, pengawasan harus dilakukan secara maksimal, termasuk melalui sistem absensi elektronik maupun pemantauan langsung di masing-masing instansi.</p>
<p>Lebih lanjut, Abisai menekankan bahwa kedisiplinan bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga menyangkut etos kerja dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat. ASN di lingkungan Pemkot Jayapura diminta untuk kembali fokus pada tugas dan fungsi masing-masing tanpa mengendurkan semangat kerja.</p>
<p>&ldquo;Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu. Sudah seharusnya kita hadir tepat waktu, bekerja dengan baik, dan memberikan pelayanan terbaik,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Dalam arahannya, Wali Kota juga mengingatkan para pimpinan OPD agar tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi pemimpin yang mampu membina dan mengawasi pegawai secara langsung.</p>
<p>Ia meminta adanya evaluasi rutin terhadap tingkat kehadiran dan kinerja pegawai, serta pemberian sanksi tegas bagi yang melanggar aturan. Di sisi lain, Abisai juga memberikan apresiasi kepada pegawai yang tetap menunjukkan komitmen tinggi terhadap tugasnya, termasuk mereka yang hadir tepat waktu dan langsung bekerja secara optimal di hari pertama.</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Penegasan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Jayapura dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik. Menurut Abisai, kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membangun birokrasi yang profesion]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/hari-pertama-kerja-absensi-langsung-diperketat-12698.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 18:09:59 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/03/abr-1.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Generasi Muda Papua Tidak Bisa Dibatasi Dalam Suarakan Aspirasi Politik</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/generasi-muda-papua-tidak-bisa-dibatasi-dalam-suarakan-aspirasi-politik-12699.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p><strong>JAYAPURA</strong>&ndash;Komite Nasional Papua Barat (KNPB) akhirnya buka suara menanggapi pernyataan tokoh adat Papua, Max Ohee, yang menyebut Waena bukan wilayah KNPB serta menegaskan Papua sebagai bagian sah dari NKRI. Pernyataan tersebut sebelumnya disampaikan melalui sejumlah pemberitaan media massa pada 27 Maret 2026.</p>
<p>Juru Bicara Nasional KNPB, Ogram Wanimbo, menilai pernyataan Max Ohee sebagai keliru dan berpotensi membungkam ruang perjuangan politik rakyat Papua yang selama ini dimediasi oleh KNPB sebagai representasi media rakyat sipil, khususnya di wilayah Jayapura.</p>
<p>Menurutnya, KNPB menolak tegas klaim tersebut. Ia menegaskan bahwa lahan yang saat ini ditempati KNPB bukan diperoleh secara cuma-cuma, melainkan telah dibeli secara sah dan memiliki sertifikat hak milik.</p>
<p>Di sisi lain, Ketua KNPB Numbay, Hosea Yeimo, juga menegaskan bahwa wilayah Numbay, termasuk Perumnas III Waena, merupakan bagian dari wilayah yang diperjuangkan KNPB. Sikap tersebut disebut sebagai bentuk komitmen dalam mempertahankan tanah dan kehidupan masyarakat Papua, khususnya masyarakat Tabi dan Waena.</p>
<p>KNPB juga menilai pernyataan yang menyebut Papua sebagai bagian sah NKRI tidak sesuai dengan fakta sejarah. Mereka merujuk pada peristiwa Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) tahun 1969 yang dianggap tidak melibatkan seluruh rakyat Papua secara demokratis.</p>
<p>&ldquo;Generasi muda Papua tidak bisa dibatasi untuk menyuarakan aspirasi politiknya. Mereka perlu memahami sejarah dan realitas yang terjadi di tanah Papua,&rdquo; ujar Ogram dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/3)</p>
<p>Lebih lanjut, KNPB menyoroti berbagai persoalan yang disebut sebagai bentuk ketidakadilan, seperti marginalisasi masyarakat adat, eksploitasi sumber daya alam, hingga pembatasan ruang demokrasi.</p>
<p>KNPB juga menyinggung kasus meninggalnya tokoh Papua, Theys Hiyo Eluay, yang hingga kini dinilai belum tuntas secara hukum. Melalui Badan Pekerja Pusat, KNPB meminta Max Ohee untuk tidak menyampaikan pernyataan yang dinilai memicu polemik di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Tabi. Mereka juga mengkritik narasi NKRI harga mati yang dinilai tidak sejalan dengan pandangan sebagian kelompok masyarakat Papua.</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p><strong>JAYAPURA</strong>&ndash;Komite Nasional Papua Barat (KNPB) akhirnya buka suara menanggapi pernyataan tokoh adat Papua, Max Ohee, yang menyebut Waena bukan wilayah KNPB serta menegaskan Papua sebagai bagian sah dari NKRI. Pernyataan tersebut sebelumnya disampaikan melalui sejumlah pemberitaan media massa pada 27 Maret 2026.</p>
<p>Juru Bicara Nasional KNPB, Ogram Wanimbo, menilai pernyataan Max Ohee sebagai keliru dan berpotensi membungkam ruang perjuangan politik rakyat Papua yang selama ini dimediasi oleh KNPB sebagai representasi media rakyat sipil, khususnya di wilayah Jayapura.</p>
<p>Menurutnya, KNPB menolak tegas klaim tersebut. Ia menegaskan bahwa lahan yang saat ini ditempati KNPB bukan diperoleh secara cuma-cuma, melainkan telah dibeli secara sah dan memiliki sertifikat hak milik.</p>
<p>Di sisi lain, Ketua KNPB Numbay, Hosea Yeimo, juga menegaskan bahwa wilayah Numbay, termasuk Perumnas III Waena, merupakan bagian dari wilayah yang diperjuangkan KNPB. Sikap tersebut disebut sebagai bentuk komitmen dalam mempertahankan tanah dan kehidupan masyarakat Papua, khususnya masyarakat Tabi dan Waena.</p>
<p>KNPB juga menilai pernyataan yang menyebut Papua sebagai bagian sah NKRI tidak sesuai dengan fakta sejarah. Mereka merujuk pada peristiwa Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) tahun 1969 yang dianggap tidak melibatkan seluruh rakyat Papua secara demokratis.</p>
<p>&ldquo;Generasi muda Papua tidak bisa dibatasi untuk menyuarakan aspirasi politiknya. Mereka perlu memahami sejarah dan realitas yang terjadi di tanah Papua,&rdquo; ujar Ogram dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/3)</p>
<p>Lebih lanjut, KNPB menyoroti berbagai persoalan yang disebut sebagai bentuk ketidakadilan, seperti marginalisasi masyarakat adat, eksploitasi sumber daya alam, hingga pembatasan ruang demokrasi.</p>
<p>KNPB juga menyinggung kasus meninggalnya tokoh Papua, Theys Hiyo Eluay, yang hingga kini dinilai belum tuntas secara hukum. Melalui Badan Pekerja Pusat, KNPB meminta Max Ohee untuk tidak menyampaikan pernyataan yang dinilai memicu polemik di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Tabi. Mereka juga mengkritik narasi NKRI harga mati yang dinilai tidak sejalan dengan pandangan sebagian kelompok masyarakat Papua.</p>
</div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Juru Bicara Nasional KNPB, Ogram Wanimbo, menilai pernyataan Max Ohee sebagai keliru dan berpotensi membungkam ruang perjuangan politik rakyat Papua yang selama ini dimediasi oleh KNPB sebagai representasi media rakyat s]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/generasi-muda-papua-tidak-bisa-dibatasi-dalam-suarakan-aspirasi-politik-12699.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 18:09:59 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/03/foto-kanan1-2.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Pemuda Katolik Harus Hadir Bagi Masyarakat Kecil</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/pemuda-katolik-harus-hadir-bagi-masyarakat-kecil-12700.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p><strong>JAYAPURA</strong>&ndash;Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua periode 2025&ndash;2028 resmi dilantik oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma, di Hotel Horison Padang Bulan, Kota Jayapura, Sabtu (28/3).</p>
<p>Kepengurusan baru ini dinakhodai oleh Robertus Yewen. Dalam sambutannya, Robertus menegaskan bahwa pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi kebangkitan pemuda Katolik di Provinsi Papua.</p>
<p>&ldquo;Ini adalah peristiwa luar biasa bagi orang muda Katolik di Papua. Kita baru saja dilantik dan diberkati, sehingga memiliki tanggung jawab besar untuk menjalankan organisasi ini ke depan,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, dalam pelantikan dan rapat kerja tersebut, pihaknya mengusung tema PASTI BISA yang merupakan akronim dari Bangkit, Mandiri, Partisipatif, Solider, dan Terlibat di Tengah Masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, tema tersebut bukan sekadar slogan, tetapi menjadi arah gerak organisasi yang harus diwujudkan melalui kerja nyata di tengah umat dan masyarakat. &ldquo;Tema ini berat, tetapi harus kita jalankan. Ini juga selaras dengan visi misi Pemerintah Provinsi Papua dan Keuskupan Jayapura, yang mendorong keterlibatan umat secara aktif,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>Robertus juga mengungkapkan bahwa Pemuda Katolik Komda Papua masih menghadapi sejumlah tantangan internal. Bahkan, ia menyebut organisasi tersebut mendapat catatan merah dari pengurus pusat. &ldquo;Ini menjadi evaluasi bagi kita semua. Kita harus bekerja dari hal-hal kecil yang berdampak agar ke depan bisa berubah menjadi lebih baik,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Ia turut menyampaikan pesan dari Uskup Jayapura yang mendorong Pemuda Katolik untuk lebih membumi dan tidak hanya berorientasi pada program besar. &ldquo;Pemuda Katolik jangan hanya lihat ke atas, tetapi juga harus melihat ke bawah. Artinya, kita harus hadir bagi masyarakat kecil dan menjawab kebutuhan nyata di lapangan,&rdquo; katanya.</p>
<p>Dalam periode kepengurusannya, Robertus menargetkan pembentukan sembilan komisariat cabang (komcab) di seluruh Papua dapat rampung sebelum 2027. Ia menilai, belum terbentuknya komcab menjadi salah satu kelemahan utama organisasi selama ini.<br>
Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam tubuh organisasi, mulai dari kalangan politisi, birokrasi, akademisi, advokat, hingga pelaku usaha.</p>
<p>Di bidang advokasi, Pemuda Katolik juga menyiapkan program beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) bagi kader yang ingin berkarier di bidang hukum. Program ini diharapkan mampu memperkuat peran organisasi dalam isu-isu advokasi dan hak asasi manusia (HAM).</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p><strong>JAYAPURA</strong>&ndash;Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua periode 2025&ndash;2028 resmi dilantik oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma, di Hotel Horison Padang Bulan, Kota Jayapura, Sabtu (28/3).</p>
<p>Kepengurusan baru ini dinakhodai oleh Robertus Yewen. Dalam sambutannya, Robertus menegaskan bahwa pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi kebangkitan pemuda Katolik di Provinsi Papua.</p>
<p>&ldquo;Ini adalah peristiwa luar biasa bagi orang muda Katolik di Papua. Kita baru saja dilantik dan diberkati, sehingga memiliki tanggung jawab besar untuk menjalankan organisasi ini ke depan,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, dalam pelantikan dan rapat kerja tersebut, pihaknya mengusung tema PASTI BISA yang merupakan akronim dari Bangkit, Mandiri, Partisipatif, Solider, dan Terlibat di Tengah Masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, tema tersebut bukan sekadar slogan, tetapi menjadi arah gerak organisasi yang harus diwujudkan melalui kerja nyata di tengah umat dan masyarakat. &ldquo;Tema ini berat, tetapi harus kita jalankan. Ini juga selaras dengan visi misi Pemerintah Provinsi Papua dan Keuskupan Jayapura, yang mendorong keterlibatan umat secara aktif,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>Robertus juga mengungkapkan bahwa Pemuda Katolik Komda Papua masih menghadapi sejumlah tantangan internal. Bahkan, ia menyebut organisasi tersebut mendapat catatan merah dari pengurus pusat. &ldquo;Ini menjadi evaluasi bagi kita semua. Kita harus bekerja dari hal-hal kecil yang berdampak agar ke depan bisa berubah menjadi lebih baik,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Ia turut menyampaikan pesan dari Uskup Jayapura yang mendorong Pemuda Katolik untuk lebih membumi dan tidak hanya berorientasi pada program besar. &ldquo;Pemuda Katolik jangan hanya lihat ke atas, tetapi juga harus melihat ke bawah. Artinya, kita harus hadir bagi masyarakat kecil dan menjawab kebutuhan nyata di lapangan,&rdquo; katanya.</p>
<p>Dalam periode kepengurusannya, Robertus menargetkan pembentukan sembilan komisariat cabang (komcab) di seluruh Papua dapat rampung sebelum 2027. Ia menilai, belum terbentuknya komcab menjadi salah satu kelemahan utama organisasi selama ini.<br>
Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam tubuh organisasi, mulai dari kalangan politisi, birokrasi, akademisi, advokat, hingga pelaku usaha.</p>
<p>Di bidang advokasi, Pemuda Katolik juga menyiapkan program beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) bagi kader yang ingin berkarier di bidang hukum. Program ini diharapkan mampu memperkuat peran organisasi dalam isu-isu advokasi dan hak asasi manusia (HAM).</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Menurutnya, tema tersebut bukan sekadar slogan, tetapi menjadi arah gerak organisasi yang harus diwujudkan melalui kerja nyata di tengah umat dan masyarakat. "Tema ini berat, tetapi harus kita jalankan. Ini juga selaras]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/pemuda-katolik-harus-hadir-bagi-masyarakat-kecil-12700.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 18:09:59 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/03/foto-kiri-1-6.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Peminat SNBP 2026 Melonjak Hingga 33.096 Orang, USU Terima 2.614 Calon Mahasiswa Baru dari Seluruh Indonesia</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/peminat-snbp-2026-melonjak-hingga-33-096-orang-usu-terima-2-614-calon-mahasiswa-baru-dari-seluruh-indonesia-12693.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>MEDAN, SumutPos.co &ndash; Universitas Sumatera Utara (USU) menerima 2.614 calon mahasiswa baru dari total 33.096 pendaftar jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) T.A 2026/2027. Sesuai dengan jadwal, hasil SNBP diumumkan pada hari Selasa, 31 Maret 2026, mulai pukul 15.00 WIB, di laman https://snbp.usu.ac.id.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor I USU, Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan S.Si., M.Si., Apt., dalam rilis resmi yang dikeluarkan oleh Universitas Sumatera Utara sesaat setelah pengumuman hasil SNBP 2026 disiarkan.</p>
<p>Pada tahun ini, USU mengalami lonjakan peminat SNBP jika dibandingkan dengan peminat tahun 2025 yang berjumlah 31.900 peminat. Sebanyak 22.571 pendaftar menempatkan USU sebagai pilihan pertama, sementara 16.543 pendaftar menempatkan USU sebagai pilihan kedua. Adapun program studi yang menjadi favorit para peserta SNBP 2026 USU adalah prodi S1 ilmu hukum, S1 manajemen dan prodi S1 farmasi. Sementara itu, Program Studi Teknik Pertambangan masuk dalam 10 besar keketatan persaingan paling tinggi se-Indonesia.</p>
<p>Meneruskan pernyataan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru tahun 2026, Wakil Rektor I USU mengingatkan, peserta yang telah dinyatakan lulus Seleksi Jalur SNBP Tahun 2026 tidak dapat mendaftar untuk Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) Tahun 2026 dan serta Seleksi Jalur Mandiri. Oleh karena itu, peserta yang lulus Seleksi Jalur SNBP 2026 diimbau segera melakukan verifikasi data akademik dan registrasi ulang, yakni dari tanggal 1 hingga 7 April 2026.</p>
<p>Pengisian data pokok dan unggah berkas dilakukan secara online melalui website https://registrasi.usu.ac.id. Calon mahasiswa yang diterima melalui Jalur SNBP Tahun 2026 namun terlambat dalam melakukan pelaporan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, maka kelulusannya dapat dibatalkan dan tidak dapat mendaftar pada seleksi jalur SNBT 2026 dan seleksi jalur Mandiri di PTN manapun.</p>
<p>Pada verifikasi data akademik dan registrasi ulang, peserta lulus seleksi jalur SNBP wajib memenuhi ketentuan, yaitu menunjukkan rapor asli, dokumen prestasi asli, ijazah/Surat Keterangan Lulus (SKL) asli, dan memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan oleh PTN yang dituju. Bagi peserta lulus Seleksi Jalur SNBP Tahun 2026 yang melamar Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah), selain verifikasi data akademik, juga akan dilakukan verifikasi data ekonomi berdasarkan dokumen dan/atau kunjungan.</p>
<p>Wakil Rektor I USU menyampaikan, untuk seluruh peserta yang tidak lulus dalam SNBP 2026 tidak perlu berkecil hati dan patah semangat, karena masih ada peluang untuk masuk ke USU melalui dua jalur lain yang tersedia, yakni melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) dan Seleksi Masuk Mandiri (SMM). Kedua program tersebut membuka peluang bagi para lulusan SMA/MTS untuk mengisi kuota yang disediakan oleh USU.</p>
<p>Bagi para siswa yang ingin menjajal kemampuan di UTBK SNBT USU, telah dibuka pendaftarannya sejak tanggal 25 Maret hingga 07 April 2026 dan ujian akan berlangsung dari tanggal 21 hingga 30 April 2026. Untuk pengumuman hasil UTBK akan disiarkan pada tanggal 25 Mei 2026.<br>
Lebih lanjut Wakil Rektor I USU menegaskan, bahwa dalam pelaksanaan UTBK SNBT USU mendatang, para peserta diharapkan dapat mentaati seluruh peraturan yang telah ditetapkan dan jangan pernah mencoba untuk berbuat curang di dalam pelaksanaan ujian.</p>
<p>&ldquo;USU akan melakukan pengawasan ketat bagi seluruh peserta UTBK SNBT sehingga tidak memiliki peluang sedikitpun untuk berbuat curang. Para peserta tidak diperkenankan untuk membawa barang-barang yang tidak berkepentingan dengan pelaksanaan ujian. Untuk pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenai sanksi tidak diperbolehkan mengikuti ujian dan pembatalan terhadap status kepesertaannya,&rdquo; tandas Prof Poppy. (adz)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>MEDAN, SumutPos.co &ndash; Universitas Sumatera Utara (USU) menerima 2.614 calon mahasiswa baru dari total 33.096 pendaftar jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) T.A 2026/2027. Sesuai dengan jadwal, hasil SNBP diumumkan pada hari Selasa, 31 Maret 2026, mulai pukul 15.00 WIB, di laman https://snbp.usu.ac.id.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor I USU, Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan S.Si., M.Si., Apt., dalam rilis resmi yang dikeluarkan oleh Universitas Sumatera Utara sesaat setelah pengumuman hasil SNBP 2026 disiarkan.</p>
<p>Pada tahun ini, USU mengalami lonjakan peminat SNBP jika dibandingkan dengan peminat tahun 2025 yang berjumlah 31.900 peminat. Sebanyak 22.571 pendaftar menempatkan USU sebagai pilihan pertama, sementara 16.543 pendaftar menempatkan USU sebagai pilihan kedua. Adapun program studi yang menjadi favorit para peserta SNBP 2026 USU adalah prodi S1 ilmu hukum, S1 manajemen dan prodi S1 farmasi. Sementara itu, Program Studi Teknik Pertambangan masuk dalam 10 besar keketatan persaingan paling tinggi se-Indonesia.</p>
<p>Meneruskan pernyataan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru tahun 2026, Wakil Rektor I USU mengingatkan, peserta yang telah dinyatakan lulus Seleksi Jalur SNBP Tahun 2026 tidak dapat mendaftar untuk Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) Tahun 2026 dan serta Seleksi Jalur Mandiri. Oleh karena itu, peserta yang lulus Seleksi Jalur SNBP 2026 diimbau segera melakukan verifikasi data akademik dan registrasi ulang, yakni dari tanggal 1 hingga 7 April 2026.</p>
<p>Pengisian data pokok dan unggah berkas dilakukan secara online melalui website https://registrasi.usu.ac.id. Calon mahasiswa yang diterima melalui Jalur SNBP Tahun 2026 namun terlambat dalam melakukan pelaporan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, maka kelulusannya dapat dibatalkan dan tidak dapat mendaftar pada seleksi jalur SNBT 2026 dan seleksi jalur Mandiri di PTN manapun.</p>
<p>Pada verifikasi data akademik dan registrasi ulang, peserta lulus seleksi jalur SNBP wajib memenuhi ketentuan, yaitu menunjukkan rapor asli, dokumen prestasi asli, ijazah/Surat Keterangan Lulus (SKL) asli, dan memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan oleh PTN yang dituju. Bagi peserta lulus Seleksi Jalur SNBP Tahun 2026 yang melamar Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah), selain verifikasi data akademik, juga akan dilakukan verifikasi data ekonomi berdasarkan dokumen dan/atau kunjungan.</p>
<p>Wakil Rektor I USU menyampaikan, untuk seluruh peserta yang tidak lulus dalam SNBP 2026 tidak perlu berkecil hati dan patah semangat, karena masih ada peluang untuk masuk ke USU melalui dua jalur lain yang tersedia, yakni melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) dan Seleksi Masuk Mandiri (SMM). Kedua program tersebut membuka peluang bagi para lulusan SMA/MTS untuk mengisi kuota yang disediakan oleh USU.</p>
<p>Bagi para siswa yang ingin menjajal kemampuan di UTBK SNBT USU, telah dibuka pendaftarannya sejak tanggal 25 Maret hingga 07 April 2026 dan ujian akan berlangsung dari tanggal 21 hingga 30 April 2026. Untuk pengumuman hasil UTBK akan disiarkan pada tanggal 25 Mei 2026.<br>
Lebih lanjut Wakil Rektor I USU menegaskan, bahwa dalam pelaksanaan UTBK SNBT USU mendatang, para peserta diharapkan dapat mentaati seluruh peraturan yang telah ditetapkan dan jangan pernah mencoba untuk berbuat curang di dalam pelaksanaan ujian.</p>
<p>&ldquo;USU akan melakukan pengawasan ketat bagi seluruh peserta UTBK SNBT sehingga tidak memiliki peluang sedikitpun untuk berbuat curang. Para peserta tidak diperkenankan untuk membawa barang-barang yang tidak berkepentingan dengan pelaksanaan ujian. Untuk pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenai sanksi tidak diperbolehkan mengikuti ujian dan pembatalan terhadap status kepesertaannya,&rdquo; tandas Prof Poppy. (adz)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Universitas Sumatera Utara (USU) menerima 2.614 calon mahasiswa baru dari total 33.096 pendaftar jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) T.A 2026/2027. Sesuai dengan jadwal, hasil SNBP diumumkan pada hari Selasa, 31 Maret 2026, mulai pukul 15.00 WIB, di laman...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/peminat-snbp-2026-melonjak-hingga-33-096-orang-usu-terima-2-614-calon-mahasiswa-baru-dari-seluruh-indonesia-12693.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 18:09:30 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-31-at-4.20.57-PM.jpeg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Setelah Jadi Sorotan Publik, Bansos untuk Warga Tanjung Marulakhilir Diserahkan</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/setelah-jadi-sorotan-publik-bansos-untuk-warga-tanjung-marulakhilir-diserahkan-12692.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO &ndash; Bantuan sosial (bansos) kepada warga di Lingkungan II, Kelurahan Tanjung Marulakhilir Kota Tebingtinggi akhirnya disalurkan, Senin (30/3). Penyaluran dilakukan setelah adanya sorotan publik terkait dugaan belum tersalurkannya di wilayah tersebut oleh pemerintah setempat.</p>
<p>Heri Bima Utami Purba, warga Lingkungan II, yang sebelumnya tidak menerima bantuan sosial (bansos), akhirnya telah menerimanya. Hal ini terjadi setelah beberapa hari menjadi perbincangan di Kota Tebinttinggi, setelah pihak kelurahan bersama tokoh masyarakat mendatangi kediamannya dan membawanya ke kantor lurah untuk proses penyerahan.</p>
<p>Penyerahan bansos kepada Heri di Kantor Lurah Tanjung Marulakhilir turut dihadiri Lurah Eka Sapitri, Kasi Trantib Kecamatan Hatta, serta sejumlah perangkat kelurahan.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Heri menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak kelurahan, khususnya kepada lurah, atas perhatian yang telah menjemput dirinya langsung dari rumah.</p>
<p>Ia menyebutkan bahwa bantuan sembako tersebut akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama untuk anaknya.</p>
<p>Heri juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat menghadirkan istrinya, yang hingga kini belum diketahui keberadaannya saat ia mendatangi rumah mertuanya.</p>
<p>Sebelumnya, Heri tidak dapat menerima bantuan sosial diduga karena tidak dapat menghadirkan istrinya sebagaimana diminta oleh Kepala Lingkungan II, Idawati Damanik. Kondisi tersebut sempat menjadi sorotan publik dan viral di media sosial.</p>
<p>Pada penyaluran bansos yang dilaksanakan di Kelurahan Tanjung Marulakhilir pada Jumat (27/03/2026) dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih. Heri juga tidak menerima bantuan lantaran tidak memiliki surat undangan serta kendala komunikasi dengan pihak kelurahan.</p>
<p>Adapun ketika berada di kantor lurah, Kepala Lingkungan Idawati tidak banyak mau memberi komentar. &ldquo;Dia hanya mengatakan kepada media terima kasih sudah diviralkan saya,&rdquo; ujarnya sambil berjabat tangan.</p>
<p>Lurah Tanjung Marulakhilir, Eka Sapitri, dalam tanggapannya saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih profesional dalam bekerja.</p>
<p>Ke depan, ia juga berharap hal serupa tidak terulang kembali. Menurutnya, permasalahan tersebut terjadi karena tidak adanya komunikasi langsung dengan dirinya.</p>
<p>Dengan telah disalurkannya bantuan sosial tersebut, diharapkan tidak ada lagi kesalahpahaman maupun kendala komunikasi dalam penyaluran bansos di lingkungan masyarakat.</p>
<p>Kejadian ini juga menjadi evaluasi penting bagi seluruh pihak terkait agar ke depan dapat bekerja lebih profesional, transparan, dan tepat sasaran, sehingga hak-hak warga benar-benar terpenuhi tanpa hambatan. (mag-3/azw)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO &ndash; Bantuan sosial (bansos) kepada warga di Lingkungan II, Kelurahan Tanjung Marulakhilir Kota Tebingtinggi akhirnya disalurkan, Senin (30/3). Penyaluran dilakukan setelah adanya sorotan publik terkait dugaan belum tersalurkannya di wilayah tersebut oleh pemerintah setempat.</p>
<p>Heri Bima Utami Purba, warga Lingkungan II, yang sebelumnya tidak menerima bantuan sosial (bansos), akhirnya telah menerimanya. Hal ini terjadi setelah beberapa hari menjadi perbincangan di Kota Tebinttinggi, setelah pihak kelurahan bersama tokoh masyarakat mendatangi kediamannya dan membawanya ke kantor lurah untuk proses penyerahan.</p>
<p>Penyerahan bansos kepada Heri di Kantor Lurah Tanjung Marulakhilir turut dihadiri Lurah Eka Sapitri, Kasi Trantib Kecamatan Hatta, serta sejumlah perangkat kelurahan.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Heri menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak kelurahan, khususnya kepada lurah, atas perhatian yang telah menjemput dirinya langsung dari rumah.</p>
<p>Ia menyebutkan bahwa bantuan sembako tersebut akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama untuk anaknya.</p>
<p>Heri juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat menghadirkan istrinya, yang hingga kini belum diketahui keberadaannya saat ia mendatangi rumah mertuanya.</p>
<p>Sebelumnya, Heri tidak dapat menerima bantuan sosial diduga karena tidak dapat menghadirkan istrinya sebagaimana diminta oleh Kepala Lingkungan II, Idawati Damanik. Kondisi tersebut sempat menjadi sorotan publik dan viral di media sosial.</p>
<p>Pada penyaluran bansos yang dilaksanakan di Kelurahan Tanjung Marulakhilir pada Jumat (27/03/2026) dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih. Heri juga tidak menerima bantuan lantaran tidak memiliki surat undangan serta kendala komunikasi dengan pihak kelurahan.</p>
<p>Adapun ketika berada di kantor lurah, Kepala Lingkungan Idawati tidak banyak mau memberi komentar. &ldquo;Dia hanya mengatakan kepada media terima kasih sudah diviralkan saya,&rdquo; ujarnya sambil berjabat tangan.</p>
<p>Lurah Tanjung Marulakhilir, Eka Sapitri, dalam tanggapannya saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih profesional dalam bekerja.</p>
<p>Ke depan, ia juga berharap hal serupa tidak terulang kembali. Menurutnya, permasalahan tersebut terjadi karena tidak adanya komunikasi langsung dengan dirinya.</p>
<p>Dengan telah disalurkannya bantuan sosial tersebut, diharapkan tidak ada lagi kesalahpahaman maupun kendala komunikasi dalam penyaluran bansos di lingkungan masyarakat.</p>
<p>Kejadian ini juga menjadi evaluasi penting bagi seluruh pihak terkait agar ke depan dapat bekerja lebih profesional, transparan, dan tepat sasaran, sehingga hak-hak warga benar-benar terpenuhi tanpa hambatan. (mag-3/azw)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Bantuan sosial (bansos) kepada warga di Lingkungan II, Kelurahan Tanjung Marulakhilir Kota Tebingtinggi akhirnya disalurkan, Senin (30/3). Penyaluran dilakukan setelah adanya sorotan publik terkait dugaan belum tersalurkannya di wilayah tersebut oleh pemerintah setempat.]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/setelah-jadi-sorotan-publik-bansos-untuk-warga-tanjung-marulakhilir-diserahkan-12692.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 14:09:52 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/30-3-Hl-2-mag-3-Setelah-Jadi-Sorotan.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Kepling Lama Perkuat Silaturahim dan Komitmen Pelayanan</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/kepling-lama-perkuat-silaturahim-dan-komitmen-pelayanan-12691.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>TEBINGTINGGI &ndash; Camat Tebingtinggi Kota, Henci Boru Siregar, memimpin langsung apel pagi bersama seluruh jajaran staf, para lurah, serta kepala lingkungan (kepling) terpilih se-Kecamatan Tebingtinggi Kota di Halaman Kantor Camat Tebingtinggi Kota, yang berada di Jalan Thamrin(30/3).</p>
<p>Kegiatan tersebut juga dirangkai sebagai ajang silaturahim dan halalbihalal pasca-Idulfitri, yang diikuti oleh para kepala lingkungan (kepling), ASN kelurahan, serta seluruh staf Kecamatan Tebingtinggi Kota. Dan beberapa mantan kepling lama serta tidak terpilih turut hadir memenuhi undangan dalam kegiatan tersebut yang juga menerima souvenir dari Camat Henci boru Regar.</p>
<p>Adapun Henci boru Siregar selaku Camat Tebingtinggi Kota pada kata sambutannya mengatakan, bahwa apel gabungan pagi ini juga adalah merupakan ajang halalbilhalal dan silaturahim bagi semua pasca-Idul Fitri. Terutama kepada para kepling terpilih agar termotivasi memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di lingkungannya masing masing.</p>
<p>Henci juga menirukan bunyi pidato Wali Kota Tebingtinggi H Iman Irdian Saragih di saat apel pagi gabungan di Balai kota, yaitu meminta kepada semua supaya bekerja lebih baik lagi dengan penuh rasa tanggung jawab dan prinsip serta niat, kemauan, dan kemampuan.</p>
<p>&ldquo;Kegiatan apel pagi gabungan ini kita laksanakan berkesinambungan bertujuan untuk tetap mengenali diri kita tentang tugas dan tanggung jawab kita yang harus kita kerjakan sesuai dengan regulasi dan bidang kita masing masing,apalagi dalam waktu dekat ini kita akan memberikan bantuan pangan kepada masyarakat,&rdquo; katanya.</p>
<p>Henci berharap kepada para petugas yang berada di kelurahan yang sudah mendapatkan arahan dan bimbingan harus menyalurkan tepat sasaran.</p>
<p>&ldquo;Saya tidak mau pembagian pangan ini di dasari oleh kepentingan pribadi, kepentingan kelompok dan yang tidak mencerminkan tugas dan tanggung jawab,yang terpenting pelaksanaan pembagian sembako ini berlangsung baik dan tepat sasaran,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Kegiatan ini, katanya akan terus dipantau dan pimpinan kita juga akan turun. Jadi, harus bekerja secara profesional bertanggung jawab dan ikhlas dalam mengemban tugas. Apa lagi nama-nama penerima bantuan tersebut sudah tercatat di aplikasi.</p>
<p>&ldquo;Kami ingatkan jangan coba coba mengurangi bahkan mengganti orang yang sudah terdata secara sistem,&rdquo; tegasnya lagi.</p>
<p>&ldquo;Saya secara langsung akan menindak tegas bagi mereka petugas yang sudah menyalahi aturan yang berlaku,kita harus bekerja sesuai dengan SOP yang ada,&rdquo; imbuhnya.</p>
<p>Selanjutnya Henci selaku Camat Tebingtinggi Kota meminta kepada para peserta apel pagi gabungan,agar apel pagi ke depan nanti dipersilahkan menyampaikan saran, pendapat maupun usulan sesuai dengan bidang nya masing masing. Terutama, kepada para kepala lingkungan, supaya kegiatan ini memiliki makna positif. &ldquo;Jadim bukan hanya sekadar seremonial belaka,karena kami belum melihat secara individu dari para kepling dengan tugas tugasnya di lapangan walaupun belum begitu sempurna,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu salah seorang kepala lingkungan bernama Halimah Tussadiah Saragih.ketika di mintai komentarnya oleh Media terkait dengan apel pagi ini mengatakan, kegiatan ini menambah motivasi semangat,karena semua Kepling se kecamatan Tebingtinggi Kota di undang,selain semangat juga bisa saling mengenal dan sekaligus sebagai sarana bersilaturahmi di antara kami.</p>
<p>Menurut Halimah Kepling Lingkungan I Kelurahan Badakberjuang, yang merupakan kepling terlama, mengatakan bahwa hal ini merupakan suatu bukti bahwa camat Henci orangnya sangat baik dan patut di contoh. &ldquo;Ini merupakan bukti bahwa dia selaku camat berkehendak agar warganya tetap menjaga silaturahim dan tetap menjaga persaudaraan antar sesama,&rdquo; kata Jalimah yang sudah 25 tahun menjadi kepling.</p>
<p>&ldquo;Saya selaku kepling akan terus bekerja lebih baik lagi tidak akan membeda bedakan satu dengan yang lain dan juga harus patuh melaksanakan tugas sesuai dengan perintah pimpinan yaitu lurah maupun camat,&rdquo; tuturnya. (mag-3/azw)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>TEBINGTINGGI &ndash; Camat Tebingtinggi Kota, Henci Boru Siregar, memimpin langsung apel pagi bersama seluruh jajaran staf, para lurah, serta kepala lingkungan (kepling) terpilih se-Kecamatan Tebingtinggi Kota di Halaman Kantor Camat Tebingtinggi Kota, yang berada di Jalan Thamrin(30/3).</p>
<p>Kegiatan tersebut juga dirangkai sebagai ajang silaturahim dan halalbihalal pasca-Idulfitri, yang diikuti oleh para kepala lingkungan (kepling), ASN kelurahan, serta seluruh staf Kecamatan Tebingtinggi Kota. Dan beberapa mantan kepling lama serta tidak terpilih turut hadir memenuhi undangan dalam kegiatan tersebut yang juga menerima souvenir dari Camat Henci boru Regar.</p>
<p>Adapun Henci boru Siregar selaku Camat Tebingtinggi Kota pada kata sambutannya mengatakan, bahwa apel gabungan pagi ini juga adalah merupakan ajang halalbilhalal dan silaturahim bagi semua pasca-Idul Fitri. Terutama kepada para kepling terpilih agar termotivasi memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di lingkungannya masing masing.</p>
<p>Henci juga menirukan bunyi pidato Wali Kota Tebingtinggi H Iman Irdian Saragih di saat apel pagi gabungan di Balai kota, yaitu meminta kepada semua supaya bekerja lebih baik lagi dengan penuh rasa tanggung jawab dan prinsip serta niat, kemauan, dan kemampuan.</p>
<p>&ldquo;Kegiatan apel pagi gabungan ini kita laksanakan berkesinambungan bertujuan untuk tetap mengenali diri kita tentang tugas dan tanggung jawab kita yang harus kita kerjakan sesuai dengan regulasi dan bidang kita masing masing,apalagi dalam waktu dekat ini kita akan memberikan bantuan pangan kepada masyarakat,&rdquo; katanya.</p>
<p>Henci berharap kepada para petugas yang berada di kelurahan yang sudah mendapatkan arahan dan bimbingan harus menyalurkan tepat sasaran.</p>
<p>&ldquo;Saya tidak mau pembagian pangan ini di dasari oleh kepentingan pribadi, kepentingan kelompok dan yang tidak mencerminkan tugas dan tanggung jawab,yang terpenting pelaksanaan pembagian sembako ini berlangsung baik dan tepat sasaran,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Kegiatan ini, katanya akan terus dipantau dan pimpinan kita juga akan turun. Jadi, harus bekerja secara profesional bertanggung jawab dan ikhlas dalam mengemban tugas. Apa lagi nama-nama penerima bantuan tersebut sudah tercatat di aplikasi.</p>
<p>&ldquo;Kami ingatkan jangan coba coba mengurangi bahkan mengganti orang yang sudah terdata secara sistem,&rdquo; tegasnya lagi.</p>
<p>&ldquo;Saya secara langsung akan menindak tegas bagi mereka petugas yang sudah menyalahi aturan yang berlaku,kita harus bekerja sesuai dengan SOP yang ada,&rdquo; imbuhnya.</p>
<p>Selanjutnya Henci selaku Camat Tebingtinggi Kota meminta kepada para peserta apel pagi gabungan,agar apel pagi ke depan nanti dipersilahkan menyampaikan saran, pendapat maupun usulan sesuai dengan bidang nya masing masing. Terutama, kepada para kepala lingkungan, supaya kegiatan ini memiliki makna positif. &ldquo;Jadim bukan hanya sekadar seremonial belaka,karena kami belum melihat secara individu dari para kepling dengan tugas tugasnya di lapangan walaupun belum begitu sempurna,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu salah seorang kepala lingkungan bernama Halimah Tussadiah Saragih.ketika di mintai komentarnya oleh Media terkait dengan apel pagi ini mengatakan, kegiatan ini menambah motivasi semangat,karena semua Kepling se kecamatan Tebingtinggi Kota di undang,selain semangat juga bisa saling mengenal dan sekaligus sebagai sarana bersilaturahmi di antara kami.</p>
<p>Menurut Halimah Kepling Lingkungan I Kelurahan Badakberjuang, yang merupakan kepling terlama, mengatakan bahwa hal ini merupakan suatu bukti bahwa camat Henci orangnya sangat baik dan patut di contoh. &ldquo;Ini merupakan bukti bahwa dia selaku camat berkehendak agar warganya tetap menjaga silaturahim dan tetap menjaga persaudaraan antar sesama,&rdquo; kata Jalimah yang sudah 25 tahun menjadi kepling.</p>
<p>&ldquo;Saya selaku kepling akan terus bekerja lebih baik lagi tidak akan membeda bedakan satu dengan yang lain dan juga harus patuh melaksanakan tugas sesuai dengan perintah pimpinan yaitu lurah maupun camat,&rdquo; tuturnya. (mag-3/azw)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Camat Tebingtinggi Kota, Henci Boru Siregar, memimpin langsung apel pagi bersama seluruh jajaran staf, para lurah, serta kepala lingkungan (kepling) terpilih se-Kecamatan Tebingtinggi Kota di Halaman Kantor Camat Tebingtinggi Kota, yang berada di Jalan Thamrin(30/3).  ]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/kepling-lama-perkuat-silaturahim-dan-komitmen-pelayanan-12691.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 14:09:52 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/30-3-Hl-4-mag-3-Kehadiran-Kepling-Lama-Warnai-Apel.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Polda Sumut Monitoring Jembatan Penghubung Desa Liberia</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/polda-sumut-monitoring-jembatan-penghubung-desa-liberia-12690.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>MEDAN &ndash; Tim Biro Sumber Daya Manusia Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ro SDM Polda Sumut) bersama Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Serdangbedagai (Sergai) melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan jembatan penghubung antara Dusun II dan Dusun III, di Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Sergai, Sabtu (28/3).</p>
<p>Kegiatan tersebut dipimpin Kabag Pembinaan Karir (Binkar) Ro SDM Polda Sumut AKBP Taufiq Tayib didampingi Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu, beserta para Pejabat Utama (PJU) Polres Sergai.</p>
<p>Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi jembatan tetap layak dan aman digunakan oleh masyarakat sebagai akses utama penghubung antar dusun.</p>

<p>Usai melakukan pengecekan di lokasi, rombongan kemudian melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi Kantor Desa Liberia untuk berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.</p>
<p>Kabag Binkar Ro SDM Polda Sumut AKBP Taufiq Tayib menyampaikan, bahwa kegiatan monitoring tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, Polri tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga hadir dalam memastikan fasilitas umum yang digunakan warga berada dalam kondisi aman dan layak.</p>
<p>&ldquo;Kegiatan ini adalah bagian dari upaya preventif Polri untuk menjamin keselamatan masyarakat, khususnya dalam penggunaan fasilitas publik seperti jembatan yang menjadi akses vital warga,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Ada pun, kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. Warga menilai kegiatan monitoring ini memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan kepedulian negara terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.</p>
<p>Masyarakat juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala guna memastikan akses penghubung antar wilayah tetap terjaga dan aman digunakan.</p>
<p>Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.</p>
<p>Polda Sumut bersama Polres Sergai menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, melalui langkah langkah preventif dan sinergis dalam menjaga keselamatan, keamanan, serta kelancaran aktivitas warga di wilayah Kabupaten Sergai. (dwi/azw)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>MEDAN &ndash; Tim Biro Sumber Daya Manusia Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ro SDM Polda Sumut) bersama Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Serdangbedagai (Sergai) melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan jembatan penghubung antara Dusun II dan Dusun III, di Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Sergai, Sabtu (28/3).</p>
<p>Kegiatan tersebut dipimpin Kabag Pembinaan Karir (Binkar) Ro SDM Polda Sumut AKBP Taufiq Tayib didampingi Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu, beserta para Pejabat Utama (PJU) Polres Sergai.</p>
<p>Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi jembatan tetap layak dan aman digunakan oleh masyarakat sebagai akses utama penghubung antar dusun.</p>

<p>Usai melakukan pengecekan di lokasi, rombongan kemudian melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi Kantor Desa Liberia untuk berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.</p>
<p>Kabag Binkar Ro SDM Polda Sumut AKBP Taufiq Tayib menyampaikan, bahwa kegiatan monitoring tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, Polri tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga hadir dalam memastikan fasilitas umum yang digunakan warga berada dalam kondisi aman dan layak.</p>
<p>&ldquo;Kegiatan ini adalah bagian dari upaya preventif Polri untuk menjamin keselamatan masyarakat, khususnya dalam penggunaan fasilitas publik seperti jembatan yang menjadi akses vital warga,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Ada pun, kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. Warga menilai kegiatan monitoring ini memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan kepedulian negara terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.</p>
<p>Masyarakat juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala guna memastikan akses penghubung antar wilayah tetap terjaga dan aman digunakan.</p>
<p>Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.</p>
<p>Polda Sumut bersama Polres Sergai menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, melalui langkah langkah preventif dan sinergis dalam menjaga keselamatan, keamanan, serta kelancaran aktivitas warga di wilayah Kabupaten Sergai. (dwi/azw)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Tim Biro Sumber Daya Manusia Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ro SDM Polda Sumut) bersama Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Serdangbedagai (Sergai) melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan jembatan penghubung antara Dusun II dan Dusun III, di Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu,...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/polda-sumut-monitoring-jembatan-penghubung-desa-liberia-12690.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 14:09:52 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/30-3-KAKI-dwi-Polda-Sumut-Monitoring-Jembatan-Penghubung-di-Desa-Liberia-Sergai.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Pdt Penrad Siagian Dorong DOB Nias sebagai Prioritas Moratorium Terbatas</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/pdt-penrad-siagian-dorong-dob-nias-sebagai-prioritas-moratorium-terbatas-12689.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>JAKARTA, SumutPos.co&ndash; Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komite I DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (30/3/2026), mendadak hangat saat Pdt Penrad Siagian angkat bicara. Anggota DPD RI tersebut melontarkan kritik tajam terhadap cara pandang pemerintah pusat yang selama ini dinilai &ldquo;pelit&rdquo; dan skeptis terhadap pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB).</p>
<p>Penrad menegaskan, pemerintah pusat harus segera membuang jauh-jauh paradigma yang menganggap pemekaran daerah, khususnya Provinsi Kepulauan Nias, hanya sebagai beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).</p>
<p>Menurut Penrad, alasan &ldquo;beban anggaran&rdquo; muncul karena pemerintah pusat melakukan sentralisasi besar-besaran terhadap pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA). &ldquo;Kalau perspektifnya beban, maka basis pemikirannya selalu angka dan uang. Padahal, daerah seperti Nias itu kaya raya. Masalahnya, perizinan dan pengelolaan SDA semua ditarik ke pusat. Kalau semua diangkut ke pusat, ya betul pemekaran ini akhirnya cuma jadi beban bagi-bagi anggaran saja,&rdquo; cetus Penrad di hadapan peserta rapat.</p>
<p>Ia mendorong adanya revisi regulasi agar daerah memiliki taring untuk mengelola potensinya sendiri, sehingga kemandirian ekonomi bukan sekadar angan-angan.</p>
<p>Penrad yang rutin turun ke lapangan menyaksikan sendiri getirnya kehidupan di Kepulauan Nias. Ia memaparkan fakta memilukan tentang ketimpangan layanan publik yang terjadi akibat jarak geografis yang terlalu jauh dari pemerintah induk (Sumatera Utara).</p>
<p>Di Pulau-pulau Batu, misalnya, layanan kesehatan masih menjadi barang mewah yang bertaruh nyawa. &ldquo;Banyak pasien meninggal di tengah laut karena dihantam ombak besar saat menuju Nias untuk berobat. Puskesmas ada, tapi fasilitasnya kosong,&rdquo; ungkapnya pedih.</p>
<p>Kondisi pendidikan yang tertinggal, angka stunting yang tinggi, hingga sekolah yang kekurangan guru menjadi alasan kuat mengapa status provinsi adalah harga mati. Penrad memperingatkan, tanpa pemekaran, rakyat Nias hanya akan menjadi penonton dalam visi besar Indonesia Emas 2045.</p>
<p>Tak hanya soal kesejahteraan, Penrad dan Ketua Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias, Mayjen TNI (Purn) Christian Zebua, sepakat bahwa Nias adalah isu kedaulatan negara. Christian Zebua menyebut Nias sebagai &ldquo;zona frontier&rdquo; atau garda terdepan di Samudera Hindia.</p>
<p>Secara geopolitik, Nias adalah titik strategis dalam dinamika Indo-Pasifik yang rawan dimanfaatkan pihak asing jika negara tidak hadir secara kuat melalui struktur pemerintahan provinsi. &ldquo;Banyak pulau tak berpenghuni di sana. Minim pengawasan. Ini bukan cuma soal urusan perut, tapi soal pertahanan negara,&rdquo; tambah Penrad menekankan pentingnya pendekatan top down (kebijakan strategis nasional) selain aspirasi bottom up dari rakyat.</p>
<p><strong>Akhiri Moratorium Terbatas</strong><br>
Sebagai tindak lanjut nyata dari pertemuannya dengan Christian Zebua di Gunungsitoli awal Maret lalu, Penrad kini resmi membawa gerbong aspirasi ini ke meja Komite I DPD RI. Ia mendesak pemerintah untuk membuka moratorium pemekaran daerah secara terbatas.</p>
<p>Bagi Penrad, Provinsi Kepulauan Nias bukan lagi soal keinginan, melainkan kebutuhan mendesak untuk memotong rantai kemiskinan dan memperkuat benteng barat Indonesia.<br>
&ldquo;Kita tidak boleh membiarkan Nias tertinggal lebih lama lagi hanya karena urusan birokrasi dan jarak,&rdquo; tutupnya optimistis. (adz)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>JAKARTA, SumutPos.co&ndash; Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komite I DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (30/3/2026), mendadak hangat saat Pdt Penrad Siagian angkat bicara. Anggota DPD RI tersebut melontarkan kritik tajam terhadap cara pandang pemerintah pusat yang selama ini dinilai &ldquo;pelit&rdquo; dan skeptis terhadap pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB).</p>
<p>Penrad menegaskan, pemerintah pusat harus segera membuang jauh-jauh paradigma yang menganggap pemekaran daerah, khususnya Provinsi Kepulauan Nias, hanya sebagai beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).</p>
<p>Menurut Penrad, alasan &ldquo;beban anggaran&rdquo; muncul karena pemerintah pusat melakukan sentralisasi besar-besaran terhadap pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA). &ldquo;Kalau perspektifnya beban, maka basis pemikirannya selalu angka dan uang. Padahal, daerah seperti Nias itu kaya raya. Masalahnya, perizinan dan pengelolaan SDA semua ditarik ke pusat. Kalau semua diangkut ke pusat, ya betul pemekaran ini akhirnya cuma jadi beban bagi-bagi anggaran saja,&rdquo; cetus Penrad di hadapan peserta rapat.</p>
<p>Ia mendorong adanya revisi regulasi agar daerah memiliki taring untuk mengelola potensinya sendiri, sehingga kemandirian ekonomi bukan sekadar angan-angan.</p>
<p>Penrad yang rutin turun ke lapangan menyaksikan sendiri getirnya kehidupan di Kepulauan Nias. Ia memaparkan fakta memilukan tentang ketimpangan layanan publik yang terjadi akibat jarak geografis yang terlalu jauh dari pemerintah induk (Sumatera Utara).</p>
<p>Di Pulau-pulau Batu, misalnya, layanan kesehatan masih menjadi barang mewah yang bertaruh nyawa. &ldquo;Banyak pasien meninggal di tengah laut karena dihantam ombak besar saat menuju Nias untuk berobat. Puskesmas ada, tapi fasilitasnya kosong,&rdquo; ungkapnya pedih.</p>
<p>Kondisi pendidikan yang tertinggal, angka stunting yang tinggi, hingga sekolah yang kekurangan guru menjadi alasan kuat mengapa status provinsi adalah harga mati. Penrad memperingatkan, tanpa pemekaran, rakyat Nias hanya akan menjadi penonton dalam visi besar Indonesia Emas 2045.</p>
<p>Tak hanya soal kesejahteraan, Penrad dan Ketua Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias, Mayjen TNI (Purn) Christian Zebua, sepakat bahwa Nias adalah isu kedaulatan negara. Christian Zebua menyebut Nias sebagai &ldquo;zona frontier&rdquo; atau garda terdepan di Samudera Hindia.</p>
<p>Secara geopolitik, Nias adalah titik strategis dalam dinamika Indo-Pasifik yang rawan dimanfaatkan pihak asing jika negara tidak hadir secara kuat melalui struktur pemerintahan provinsi. &ldquo;Banyak pulau tak berpenghuni di sana. Minim pengawasan. Ini bukan cuma soal urusan perut, tapi soal pertahanan negara,&rdquo; tambah Penrad menekankan pentingnya pendekatan top down (kebijakan strategis nasional) selain aspirasi bottom up dari rakyat.</p>
<p><strong>Akhiri Moratorium Terbatas</strong><br>
Sebagai tindak lanjut nyata dari pertemuannya dengan Christian Zebua di Gunungsitoli awal Maret lalu, Penrad kini resmi membawa gerbong aspirasi ini ke meja Komite I DPD RI. Ia mendesak pemerintah untuk membuka moratorium pemekaran daerah secara terbatas.</p>
<p>Bagi Penrad, Provinsi Kepulauan Nias bukan lagi soal keinginan, melainkan kebutuhan mendesak untuk memotong rantai kemiskinan dan memperkuat benteng barat Indonesia.<br>
&ldquo;Kita tidak boleh membiarkan Nias tertinggal lebih lama lagi hanya karena urusan birokrasi dan jarak,&rdquo; tutupnya optimistis. (adz)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komite I DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (30/3/2026), mendadak hangat saat Pdt Penrad Siagian angkat bicara. Anggota DPD RI tersebut melontarkan kritik tajam terhadap cara pandang pemerintah pusat yang selama ini dinilai...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/pdt-penrad-siagian-dorong-dob-nias-sebagai-prioritas-moratorium-terbatas-12689.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 14:09:52 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-31-at-10.49.09-AM.jpeg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Sinergi Akademis dan Tradisi, Unimed Kawal Pelestarian Budaya pada HAGAF ke-67 di Labura</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/sinergi-akademis-dan-tradisi-unimed-kawal-pelestarian-budaya-pada-hagaf-ke-67-di-labura-12687.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>LABURA, SUMUTPOS.CO- Perayaan Hari Gembira Aidil Fitri (HAGAF) ke-67 yang digelar di Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) pada 22-25 Maret 2026, tampil berbeda. Selain kemeriahan lomba rakyat dan kehadiran artis ibu kota, HAGAF ke-67 menjadi panggung nyata bagi Universitas Negeri Medan (Unimed) dalam menjalankan peran strategisnya menjaga warisan budaya lokal melalui pendekatan ilmiah dan pengabdian masyarakat.</p>
<p>Keterlibatan Unimed dalam perhelatan ini dimotori melalui skema Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) Wilayah yang mengintegrasikan Gema Bordah Festival Rakyat ke dalam rangkaian HAGAF. Langkah ini diambil sebagai respons atas mulai pudarnya minat generasi muda terhadap seni Bordah, musik perkusi islami khas Melayu pesisir.</p>
<p>Wakil Rektor I Unimed, Dr. Abil Mansyur, M.Si., yang juga merupakan putra daerah asli Gunting Saga, hadir langsung memberikan pendampingan intensif. Dalam sambutannya, Dr Abil Mansyur menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi benteng pelestarian budaya.</p>
<p>&ldquo;Sebagai institusi pendidikan, Unimed tidak boleh berjarak dengan realitas budaya masyarakat. Kehadiran kami di HAGAF ke-67 adalah bentuk komitmen untuk memastikan bahwa kearifan lokal seperti Bordah tidak hanya menjadi kenangan, tetapi tetap hidup dan relevan bagi generasi Z dan Alpha di Labura,&rdquo; tegas Dr. Abil Mansyur.</p>
<p>Senada dengan itu, Ketua PKM Unimed, Dr. Tappil Rambe, M.Si., menjelaskan, pihaknya memberikan dukungan teknis dan manajerial agar festival ini memenuhi standar pelestarian yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan RI dalam skema PRP Dana Indonesia, PKM Unimed berhasil mengkurasi penampilan lima grup Bordah terbaik untuk memperebutkan Piala Bergilir Bupati Labura.</p>
<p>&ldquo;Kami berterima kasih telah diperkenankan menjadi bagian dari sejarah HAGAF ke-67. Fokus kami adalah revitalisasi; bagaimana seni tradisional ini bisa memiliki nilai ekonomi kreatif tanpa menghilangkan pakem aslinya,&rdquo; ujar Dr. Tappil Rambe.</p>
<p>Ketua Panitia Jusri Hasibuan mengakui, sentuhan akademis dari Unimed membuat pelaksanaan HAGAF tahun ini lebih tertata dan memiliki bobot edukasi yang kuat. Hal ini terbukti dari antusiasme warga saat menyaksikan grup Tunas Muda Kuala Bangka menyabet Juara I Festival Bordah, diikuti Pantai Kualuh Tanjung Leidong dan Putra Kualuh Tanah Tinggi.</p>
<p>Acara yang ditutup secara resmi oleh Asisten I Pemkab Labura, H. Marwansyah, S.H., M.AP., ini meninggalkan pesan mendalam. Sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan akademisi Unimed membuktikan bahwa pelestarian budaya adalah kerja kolaboratif. Dengan dukungan dana pembinaan total Rp15.000.000,-, diharapkan generasi muda Labura semakin termotivasi untuk menekuni seni Bordah sebagai identitas diri di tengah arus modernisasi. (rel/adz)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>LABURA, SUMUTPOS.CO- Perayaan Hari Gembira Aidil Fitri (HAGAF) ke-67 yang digelar di Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) pada 22-25 Maret 2026, tampil berbeda. Selain kemeriahan lomba rakyat dan kehadiran artis ibu kota, HAGAF ke-67 menjadi panggung nyata bagi Universitas Negeri Medan (Unimed) dalam menjalankan peran strategisnya menjaga warisan budaya lokal melalui pendekatan ilmiah dan pengabdian masyarakat.</p>
<p>Keterlibatan Unimed dalam perhelatan ini dimotori melalui skema Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) Wilayah yang mengintegrasikan Gema Bordah Festival Rakyat ke dalam rangkaian HAGAF. Langkah ini diambil sebagai respons atas mulai pudarnya minat generasi muda terhadap seni Bordah, musik perkusi islami khas Melayu pesisir.</p>
<p>Wakil Rektor I Unimed, Dr. Abil Mansyur, M.Si., yang juga merupakan putra daerah asli Gunting Saga, hadir langsung memberikan pendampingan intensif. Dalam sambutannya, Dr Abil Mansyur menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi benteng pelestarian budaya.</p>
<p>&ldquo;Sebagai institusi pendidikan, Unimed tidak boleh berjarak dengan realitas budaya masyarakat. Kehadiran kami di HAGAF ke-67 adalah bentuk komitmen untuk memastikan bahwa kearifan lokal seperti Bordah tidak hanya menjadi kenangan, tetapi tetap hidup dan relevan bagi generasi Z dan Alpha di Labura,&rdquo; tegas Dr. Abil Mansyur.</p>
<p>Senada dengan itu, Ketua PKM Unimed, Dr. Tappil Rambe, M.Si., menjelaskan, pihaknya memberikan dukungan teknis dan manajerial agar festival ini memenuhi standar pelestarian yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan RI dalam skema PRP Dana Indonesia, PKM Unimed berhasil mengkurasi penampilan lima grup Bordah terbaik untuk memperebutkan Piala Bergilir Bupati Labura.</p>
<p>&ldquo;Kami berterima kasih telah diperkenankan menjadi bagian dari sejarah HAGAF ke-67. Fokus kami adalah revitalisasi; bagaimana seni tradisional ini bisa memiliki nilai ekonomi kreatif tanpa menghilangkan pakem aslinya,&rdquo; ujar Dr. Tappil Rambe.</p>
<p>Ketua Panitia Jusri Hasibuan mengakui, sentuhan akademis dari Unimed membuat pelaksanaan HAGAF tahun ini lebih tertata dan memiliki bobot edukasi yang kuat. Hal ini terbukti dari antusiasme warga saat menyaksikan grup Tunas Muda Kuala Bangka menyabet Juara I Festival Bordah, diikuti Pantai Kualuh Tanjung Leidong dan Putra Kualuh Tanah Tinggi.</p>
<p>Acara yang ditutup secara resmi oleh Asisten I Pemkab Labura, H. Marwansyah, S.H., M.AP., ini meninggalkan pesan mendalam. Sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan akademisi Unimed membuktikan bahwa pelestarian budaya adalah kerja kolaboratif. Dengan dukungan dana pembinaan total Rp15.000.000,-, diharapkan generasi muda Labura semakin termotivasi untuk menekuni seni Bordah sebagai identitas diri di tengah arus modernisasi. (rel/adz)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Perayaan Hari Gembira Aidil Fitri (HAGAF) ke-67 yang digelar di Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) pada 22-25 Maret 2026, tampil berbeda. Selain kemeriahan lomba rakyat dan kehadiran artis ibu kota, HAGAF ke-67 menjadi panggung...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/sinergi-akademis-dan-tradisi-unimed-kawal-pelestarian-budaya-pada-hagaf-ke-67-di-labura-12687.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 14:09:52 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-31-at-1.24.09-PM.jpeg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Bobby Nasution Sampaikan LKPJ 2025 ke DPRD, Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/bobby-nasution-sampaikan-lkpj-2025-ke-dprd-ekonomi-tumbuh-kemiskinan-turun-12688.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><p>Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, memaparkan capaian makro ekonomi daerah tahun 2025 dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepada DPRD Sumut di Medan, Senin (30/3/2026).</p>
<p>Dalam rapat paripurna tersebut, Bobby menekankan sejumlah indikator penting yang menunjukkan tren positif, mulai dari penurunan angka kemiskinan, peningkatan ketenagakerjaan, hingga naiknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pertumbuhan ekonomi daerah.</p>
<p>Program pengentasan kemiskinan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terbukti memberikan dampak signifikan. Angka kemiskinan tercatat turun sebesar 0,63 poin, dari 7,99% pada 2024 menjadi 7,36% pada 2025. Penurunan ini setara dengan berkurangnya sekitar 87.760 jiwa dari kategori penduduk miskin.</p>
<p>Di sektor ketenagakerjaan, tingkat partisipasi angkatan kerja juga mengalami peningkatan. Pada 2025, angka partisipasi mencapai 72,29%, naik dari 71,36% pada tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam aktivitas ekonomi produktif.</p>
<p>Selain itu, IPM Sumatera Utara turut mengalami kenaikan sebesar 0,71 poin, dari 75,76 pada 2024 menjadi 76,47 di 2025. Peningkatan ini mencerminkan kemajuan dalam aspek pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Begitu juga dengan pertumbuhan ekonomi, mengalami peningkatan PDRB per kapita dalam tiga tahun terakhir, yakni dari Rp62,08 juta pada 2023 menjadi Rp67,42 juta di 2024, dan meningkat lagi menjadi Rp72,62 juta pada 2025,&rdquo; ujar Bobby dalam rapat yang digelar di gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol.</p>
<p>Dari sisi fiskal, Bobby juga memaparkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 yang ditargetkan sekitar Rp12,7 triliun dengan realisasi Rp12,27 triliun. Sementara itu, belanja daerah dialokasikan sebesar Rp12,5 triliun dengan realisasi Rp11,5 triliun atau sekitar 92 persen.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa penggunaan anggaran difokuskan pada prinsip efisiensi, efektivitas, serta penghematan, guna memastikan program prioritas daerah berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p>
<p><strong>BKP Sumut 2026 Dipastikan Jalan</strong></p>
<p>Selain itu, Bobby juga memastikan program Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) tahun anggaran 2026 akan kembali dilaksanakan dan disalurkan kepada pemerintah kabupaten/kota di Sumut.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menuntaskan seluruh kewajiban pembayaran BKP yang sebelumnya sempat tertunda, termasuk tunggakan dari tahun-tahun sebelumnya. &ldquo;BKP tetap ada. Tahun 2025 ada, dan tahun 2026 juga ada. Bahkan yang sempat terutang sebelumnya sudah kita bayarkan,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Bobby mengatakan, realisasi penyaluran BKP tahun 2026 akan diupayakan berlangsung cepat dan optimal. Namun demikian, pelaksanaannya tetap bergantung pada kesiapan masing-masing pemerintah daerah penerima.</p>
<p>&ldquo;Kalau bisa cepat, tentu kita dorong cepat. Tapi tetap tergantung kesiapan daerah, karena ini berkaitan dengan pekerjaan yang menjadi kewenangan kabupaten/kota,&rdquo; ucap mantan Wali Kota Medan tersebut.</p>
<p>Lebih lanjut, Bobby mengungkapkan bahwa besaran bantuan keuangan yang diterima tiap daerah akan disesuaikan dengan proposal yang diajukan oleh pemerintah kabupaten/kota. &ldquo;Semua berdasarkan proposal dari daerah. Tahun ini komposisi dan pembobotannya juga sudah kita tentukan,&rdquo; katanya.</p>
<p>Dikatakan Bobby, daerah yang terdampak bencana berpotensi mendapatkan alokasi BKP lebih besar dibandingkan daerah lain, sebagai bentuk prioritas penanganan dan pemulihan. &ldquo;Daerah yang terdampak bencana kemungkinan akan mendapatkan porsi lebih besar dibandingkan daerah yang dampaknya tidak terlalu signifikan,&rdquo; katanya.</p>
<p>Rapat tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Wakil Gubernur Sumut Surya, serta Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap. Hadir pula unsur Forkopimda, anggota DPRD, dan pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.</p>
<p>Dengan capaian ini, Pemprov Sumut optimistis tren positif pembangunan daerah akan terus berlanjut dan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tahun-tahun mendatang. (san/ila)</p>
</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, memaparkan capaian makro ekonomi daerah tahun 2025 dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepada DPRD Sumut di Medan, Senin (30/3/2026).]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/bobby-nasution-sampaikan-lkpj-2025-ke-dprd-ekonomi-tumbuh-kemiskinan-turun-12688.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 14:09:52 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/30-3-HL-LKPJ-2025.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Tiga Bulan Tanpa Gaji, Buruh Garmen Sleman Gelar Unjuk Rasa</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/tiga-bulan-tanpa-gaji-buruh-garmen-sleman-gelar-unjuk-rasa-12685.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/10/3010-ilustrasi-Unjuk-Rasa.jpeg?fit=700%2C350&amp;ssl=1" data-caption="Ilustrasi aksi unjuk rasa | freepik"><img width="700" height="350" src="https://joglosemarnews.com/images/2025/10/3010-ilustrasi-Unjuk-Rasa.jpeg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/10/3010-ilustrasi-Unjuk-Rasa.jpeg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/10/3010-ilustrasi-Unjuk-Rasa.jpeg?resize=681%2C341&amp;ssl=1 681w" sizes=" 700px) 100vw, 700px" alt="" title="3010 - ilustrasi Unjuk Rasa"></a>Ilustrasi aksi unjuk rasa | freepik</figure></div>&#13;
        
<p><strong>SLEMAN, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Ketika upah tak kunjung dibayar dan jaminan sosial justru terputus, kesabaran buruh akhirnya habis. Ratusan pekerja CV Evergreen Buana Prima Sandang di Kalasan memilih turun ke jalan, menuntut hak dasar yang selama ini tak kunjung dipenuhi perusahaan.</p>
<p>Aksi demonstrasi digelar di depan gerbang pabrik pada Senin (30/3/2026), menjadi puncak akumulasi kekecewaan setelah gaji pekerja selama tiga bulan, sejak Januari hingga Maret 2026, belum juga dibayarkan.</p>

<p>Perusahaan garmen yang memproduksi pakaian anak tersebut diketahui mempekerjakan sekitar 500 orang, sebagian besar berstatus pekerja kontrak dengan upah setara UMK Kabupaten Sleman.</p>


<p>Salah satu pekerja, Aveliyani Pingky Saputri, mengungkapkan bahwa upaya penyelesaian sebenarnya sudah ditempuh melalui jalur mediasi. Bahkan, telah ada Perjanjian Bersama yang ditandatangani pada pertengahan Maret. Namun realisasinya nihil.</p>

<p>&ldquo;Tanggal 18 Maret yang seharusnya bayar gaji bulan Januari tapi tidak terealisasi. Embel-embelnya tunggu sebentar, tunggu sebenta, tapi (sampai sekarang) tidak terealisasi,&rdquo; katanya kecewa di sela aksi.</p>


<p>Ia menjelaskan, keterlambatan pembayaran sebenarnya sudah mulai terjadi sejak September tahun lalu. Namun saat itu, buruh masih bersabar karena hak mereka akhirnya tetap dibayarkan meski terlambat.</p>



<p>Situasi berubah drastis pada awal 2026. Selama tiga bulan terakhir, upah yang rata-rata sekitar Rp 2,6 juta per bulan sama sekali tidak diterima, membuat kondisi ekonomi pekerja semakin terjepit.</p>
<p>Tak hanya soal gaji, persoalan lain yang memicu kemarahan buruh adalah tidak aktifnya layanan BPJS. Padahal, iuran rutin tetap dipotong dari upah mereka.</p>

<p>&ldquo;BPJS ketenagakerjaan setahu saya tidak dibayar sejak Juli 2025. BPJS kesehatan juga sudah ditutup. Teman-teman mau periksa sulit, tidak bisa diakses, karena juga belum dibayarkan,&rdquo; ungkapnya.</p>


<p>Ketua DPD K.SPSI DIY, Kirnadi, menyebut aksi ini sebagai langkah terakhir setelah berbagai upaya persuasif tidak membuahkan hasil.</p>



<p>Menurutnya, perusahaan telah melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan serta regulasi turunan dalam Undang-Undang Cipta Kerja.</p>
<p>Ia menambahkan, laporan sudah disampaikan ke Pengawas Dinas Tenaga Kerja DIY hingga kepolisian, namun belum ada tindakan tegas yang mampu memaksa perusahaan memenuhi kewajibannya.</p>



<p>&ldquo;Kami terus melakukan upaya agar perusahaan mau membayar hak pekerja. Komunikasi dengan perusahaan, ada.Tapi prinsipnya mereka belum bisa membayarkan saja. (Alasannya kenapa), karena likuiditas dan sedang melakukan upaya mencari modal baru. Tapi saya tidak tahu pasti ya, infonya begitu,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>Upaya konfirmasi kepada manajemen perusahaan juga belum membuahkan hasil. Saat didatangi, pihak keamanan menyampaikan bahwa manajemen tidak bersedia menemui.</p>

<p>Dengan kondisi yang semakin mendesak, para buruh berharap ada intervensi serius dari pemerintah agar hak mereka segera dipenuhi, sebelum krisis ini semakin meluas dan berdampak pada kehidupan keluarga mereka. [*] <em>Disarikan dari sumber berita media daring</em></p>






<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ketika upah tak kunjung dibayar dan jaminan sosial justru terputus, kesabaran buruh akhirnya habis. Ratusan pekerja CV Evergreen Buana Prima Sandang di Kalasan memilih turun ke jalan, menuntut hak dasar yang selama ini tak kunjung dipenuhi...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/tiga-bulan-tanpa-gaji-buruh-garmen-sleman-gelar-unjuk-rasa-12685.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 14:09:22 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/10/3010-ilustrasi-Unjuk-Rasa.jpeg?fit=700%2C350&amp;ssl=1"/>
            </item>
                    <item>
                <title>BBM Naik Lagi Siap-Siap Dompet Terkuras! Ini Cara Bertahan Tanpa Harus Tumbang Diam-Diam</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/bbm-naik-lagi-siap-siap-dompet-terkuras-ini-cara-bertahan-tanpa-harus-tumbang-diam-diam-12686.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/grok_image_xy1c2lx.jpg?fit=1024%2C687&amp;ssl=1" data-caption="Ilustrasi mengisi BBM. Istimewa "><img width="1024" height="687" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/03/grok_image_xy1c2lx.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/grok_image_xy1c2lx.jpg?w=1024&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/grok_image_xy1c2lx.jpg?resize=681%2C457&amp;ssl=1 681w" sizes=" 1024px) 100vw, 1024px" alt="BBM" title="BBM"></a>Ilustrasi mengisi BBM. Istimewa </figure></div>&#13;
        
<p><strong>WONOGIRI, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Kenaikan harga BBM bukan sekadar urusan isi tangki kendaraan. Dampaknya menjalar cepat ke mana-mana: ongkos transportasi naik, distribusi barang ikut mahal, hingga harga bahan pokok merangkak naik tanpa kompromi. Situasi ini sering bikin pengeluaran bulanan tiba-tiba membengkak tanpa disadari. Kalau tidak diantisipasi, kondisi keuangan bisa langsung goyah.</p>
<p>Masalahnya jelas: saat BBM naik, efek dominonya langsung terasa di kehidupan sehari-hari. Pedagang menaikkan harga karena ongkos kirim naik, tarif angkutan berubah, bahkan biaya jasa ikut terdongkrak. Artinya, bukan hanya pengendara yang terdampak&mdash;semua orang kena.</p>

<p>Lalu apa yang harus dilakukan agar tetap bertahan dan tidak panik menghadapi kondisi seperti ini?</p>


<p>Pertama, mulai dari langkah paling mendasar: kendalikan pengeluaran. Ini bukan sekadar hemat, tapi benar-benar memilah mana kebutuhan utama dan mana yang bisa ditunda. Pengeluaran kecil yang biasanya dianggap sepele justru sering jadi sumber kebocoran terbesar.</p>

<p>&#10003; Prioritaskan kebutuhan pokok dibanding gaya hidup<br>
&#10003; Kurangi frekuensi jajan di luar<br>
&#10003; Tunda pembelian barang yang tidak mendesak</p>


<p>Langkah berikutnya, atur ulang pola transportasi. Karena BBM jadi mahal, penggunaan kendaraan pribadi perlu dipikir ulang. Kalau tetap dipakai tanpa kontrol, pengeluaran akan terus membengkak.</p>



<p>&bull; Gunakan kendaraan hanya untuk keperluan penting<br>
&bull; Manfaatkan transportasi umum jika memungkinkan<br>
&bull; Pertimbangkan berbagi kendaraan (carpool)</p>
<p>Selain itu, penting juga mulai berpikir efisiensi dalam konsumsi energi. Bukan hanya BBM, tapi juga listrik dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Saat harga naik, semua harus dikontrol.</p>

<p>&#10003; Gunakan listrik seperlunya<br>
&#10003; Hindari pemborosan energi di rumah<br>
&#10003; Pilih peralatan yang lebih hemat energi</p>


<p>Strategi lain yang sering diabaikan adalah menambah sumber penghasilan. Saat pengeluaran sulit ditekan, maka solusi realistis adalah meningkatkan pemasukan.</p>



<p>&bull; Cari penghasilan tambahan dari skill yang dimiliki<br>
&bull; Manfaatkan peluang usaha kecil-kecilan<br>
&bull; Gunakan platform digital untuk menambah income</p>
<p>Tidak kalah penting, ubah cara belanja. Harga bahan pokok yang naik menuntut strategi agar tetap bisa memenuhi kebutuhan tanpa boros.</p>



<p>&#10003; Belanja dalam jumlah besar untuk barang tahan lama<br>
&#10003; Bandingkan harga sebelum membeli<br>
&#10003; Manfaatkan promo atau diskon dengan cerdas</p>
<p>Yang sering terjadi, banyak orang panik saat harga naik dan justru mengambil keputusan yang salah, seperti borong berlebihan atau mengeluarkan uang tanpa perhitungan. Ini justru memperparah kondisi keuangan.</p>

<p>Kunci utamanya adalah adaptasi cepat. Siapa yang bisa menyesuaikan diri lebih awal, dia yang akan lebih aman. <a href="https://joglosemarnews.com/topik/kenaikan-bbm/" title="Kenaikan BBM">Kenaikan BBM</a> memang tidak bisa dikendalikan, tapi cara kita meresponsnya sepenuhnya ada di tangan sendiri.</p>




<p>Kalau dibiarkan tanpa strategi, efek <a href="https://joglosemarnews.com/topik/kenaikan-bbm/" title="kenaikan BBM">kenaikan BBM</a> bisa diam-diam menggerus keuangan hingga tidak terasa. Tapi kalau dihadapi dengan langkah yang tepat, kondisi ini masih bisa dilalui tanpa harus jatuh. <strong>Aris Arianto</strong></p>



<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kenaikan harga BBM bukan sekadar urusan isi tangki kendaraan. Dampaknya menjalar cepat ke mana-mana: ongkos transportasi naik, distribusi barang ikut mahal, hingga harga bahan pokok merangkak naik tanpa kompromi. Situasi ini sering bikin pengeluaran bulanan tiba-tiba...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/bbm-naik-lagi-siap-siap-dompet-terkuras-ini-cara-bertahan-tanpa-harus-tumbang-diam-diam-12686.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 14:09:22 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/03/grok_image_xy1c2lx.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Bank Sampah Joso Makmur Temboro Temukan Cara Cerdas Ubah Larahan Jadi Duit</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/bank-sampah-joso-makmur-temboro-temukan-cara-cerdas-ubah-larahan-jadi-duit-12683.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/Screenshot_20260331-061809_1.jpg?fit=621%2C434&amp;ssl=1" data-caption="Pemilahan sampah di Temboro Karangtengah Wonogiri. Istimewa "><img width="621" height="434" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/03/Screenshot_20260331-061809_1.jpg" alt="Sampah" title="Sampah"></a>Pemilahan sampah di Temboro Karangtengah Wonogiri. Istimewa </figure></div>&#13;
        
<p><strong>WONOGIRI, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Gerakan pengelolaan <a href="https://joglosemarnews.com/topik/larahan/" title="larahan">larahan</a> alias <a href="https://joglosemarnews.com/topik/uwuh/" title="uwuh">uwuh</a> bin sampah berbasis masyarakat di Desa Temboro, Kecamatan Karangtengah, Wonogiri mulai menunjukkan taringnya. Bank Sampah Joso Makmur yang baru dirintis sejak Desember 2023 kini menjelma menjadi motor perubahan, setelah mendapatkan suntikan Program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan untuk mengembangkan inovasi pengolahan sampah bernilai ekonomi.</p>
<p>Bank Sampah Unit (BSU) Joso Makmur ini resmi berdiri lewat Keputusan Kepala Desa Temboro Nomor 51 Tahun 2024. Di bawah kepemimpinan Ning Lestari bersama 11 pengurus, kegiatan operasional berjalan aktif dan semakin berkembang, tidak hanya sebatas pilah dan jual sampah, tetapi juga merambah ke produksi inovatif.</p>

<p>&ldquo;Awalnya kami terinspirasi dari bank sampah sukses di Desa Krandegan, Bulukerto. Kami belajar langsung ke lapangan untuk mengembangkan <a href="https://joglosemarnews.com/topik/pengelolaan-sampah-rumah-tangga/" title="pengelolaan sampah rumah tangga">pengelolaan sampah rumah tangga</a> sebagai bagian dari implementasi Pilar ke-4 STBM,&rdquo; ungkap Ning Lestari, baru baru ini.</p>


<p>Dari awal berdiri, <a href="https://joglosemarnews.com/topik/bsu-joso-makmur/" title="BSU Joso Makmur">BSU Joso Makmur</a> mengandalkan iuran swadaya anggota. Namun semangat gotong royong membuat unit ini terus bertahan dan berkembang. Hasil penjualan sampah terbukti mampu menambah pemasukan warga, membantu ekonomi rumah tangga, sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan.</p>

<p>Masuknya bantuan CSR menjadi titik balik besar. Dana tersebut dimanfaatkan untuk mengembangkan inovasi yang tidak biasa.</p>


<p>&#10024; Inovasi yang kini dijalankan <a href="https://joglosemarnews.com/topik/bsu-joso-makmur/" title="BSU Joso Makmur">BSU Joso Makmur</a>:<br>
&#10003; Produksi <a href="https://joglosemarnews.com/topik/pupuk-organik-cair/" title="pupuk organik cair">pupuk organik cair</a> dari limbah rumah tangga<br>
&#10003; Pembuatan batako dari hasil daur ulang sampah<br>
&#10003; Penguatan sistem pilah dan jual sampah bernilai ekonomi<br>
&#10003; Edukasi warga soal pengelolaan sampah mandiri</p>



<p>Kini aktivitas anggota tak lagi sekadar menabung sampah, tetapi juga memproduksi barang bernilai jual tinggi. Ini menjadikan bank sampah sebagai pusat ekonomi baru berbasis lingkungan di tingkat desa.</p>
<p>Di sisi lain, kondisi pengelolaan sampah di Kabupaten Wonogiri sedang dalam tekanan serius. Saat ini, Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang masih aktif hanya berada di Kecamatan Ngadirojo dan diprediksi hanya mampu bertahan hingga Juli 2026. Artinya, solusi alternatif seperti bank sampah menjadi sangat krusial.</p>

<p>Camat Karangtengah, Lilik Hendratno, menegaskan bahwa keberadaan <a href="https://joglosemarnews.com/topik/bsu-joso-makmur/" title="BSU Joso Makmur">BSU Joso Makmur</a> menjadi contoh konkret yang akan direplikasi di desa lain.</p>


<p>&ldquo;Di Karangtengah baru ada satu BSU. Kami dorong desa-desa lain segera membentuk bank sampah. Ini langkah strategis untuk mengurangi sampah rumah tangga sekaligus memberdayakan masyarakat,&rdquo; tegasnya.</p>



<p>Ia juga menambahkan, bank sampah bukan sekadar tempat pengumpulan sampah, tetapi menjadi jembatan antara kepedulian lingkungan dan peningkatan ekonomi warga.</p>
<p>Dengan sistem pilah sampah dari rumah, volume sampah yang dikirim ke TPA bisa ditekan drastis. Warga pun mendapatkan manfaat langsung berupa tambahan penghasilan dari sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan logam.</p>



<p>Tak berhenti di situ, bank sampah juga menjadi pusat edukasi dan kreativitas. Warga diajarkan mengolah sampah menjadi produk bernilai jual, mulai dari kerajinan hingga pupuk organik.</p>
<p>Langkah yang dilakukan <a href="https://joglosemarnews.com/topik/bsu-joso-makmur/" title="BSU Joso Makmur">BSU Joso Makmur</a> ini menunjukkan satu hal jelas: sampah bukan lagi beban, tapi peluang besar jika dikelola dengan serius. <strong>Aris Arianto</strong></p>



<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gerakan pengelolaan larahan alias uwuh bin sampah berbasis masyarakat di Desa Temboro, Kecamatan Karangtengah, Wonogiri mulai menunjukkan taringnya. Bank Sampah Joso Makmur yang baru dirintis sejak Desember 2023 kini menjelma menjadi motor perubahan, setelah mendapatkan suntikan...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/bank-sampah-joso-makmur-temboro-temukan-cara-cerdas-ubah-larahan-jadi-duit-12683.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 10:09:18 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/03/Screenshot_20260331-061809_1.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Duar! Saluran Limbah Teras Malioboro 1 Meledak, Tiga Wisatawan Terluka</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/duar-saluran-limbah-teras-malioboro-1-meledak-tiga-wisatawan-terluka-12684.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/02/2302-ledakan.jpg?fit=700%2C393&amp;ssl=1" data-caption="Ilustrasi ledakan | freepik"><img width="700" height="393" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/02/2302-ledakan.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/02/2302-ledakan.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/02/2302-ledakan.jpg?resize=681%2C382&amp;ssl=1 681w" sizes=" 700px) 100vw, 700px" alt="" title="2302 - ledakan"></a>Ilustrasi ledakan | freepik</figure></div>&#13;
        
<p><strong>YOGYAKARTA, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Ledakan mendadak dari bawah lantai kawasan <a href="https://joglosemarnews.com/topik/teras-malioboro/" title="Teras Malioboro">Teras Malioboro</a> 1 menjadi peringatan serius bagi pengelolaan infrastruktur di jantung wisata Kota Yogyakarta. Insiden yang terjadi saat aktivitas belum sepenuhnya ramai itu justru melukai pengunjung dan membuka celah risiko yang sebelumnya luput dari perhatian.</p>
<p>Peristiwa terjadi pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 07.20 WIB di area kuliner lantai dasar. Ledakan berasal dari instalasi saluran air limbah (bio-filter) yang memicu kerusakan pada lantai konblok serta menyebabkan tiga wisatawan asal Bangkalan, Jawa Timur, mengalami luka bakar akibat paparan gas panas.</p>

<p>Kepala BLUT Koperasi dan UMKM DIY, Wisnu Hermawan, menyatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu kejadian terjadi, mulai dari evakuasi korban hingga koordinasi dengan aparat kepolisian.</p>


<p>&ldquo;Pagi tadi sekitar pukul 07.20 selalu ada semacam kejadian luar biasa, ledakan yang bersumber dari mampatnya saluran elemen. Pagi tadi, ketika tenant-tenant sedang bersiap berjualan, suasana memang agak sepi, tapi ada setidaknya tiga pengunjung yang menjadi korban terkait kejadian luar biasa ini,&rdquo; ungkap Wisnu.</p>

<p>Ia menambahkan bahwa korban segera dilarikan ke RSUP Dr. Sardjito untuk mendapatkan penanganan medis.</p>


<p>&ldquo;Teman-teman pengelola yang ada di sini tadi sudah bertindak cukup cepat untuk berkoordinasi dengan para pihak. Yang pertama, sudah dilakukan langkah untuk membawa korban ke Rumah Sakit Sardjito. Teman-teman juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengecekan terkait apa yang terjadi di sini,&rdquo; lanjutnya.</p>



<p>Tiga korban tersebut merupakan satu keluarga, yakni H. R. Zainal Alim (60) yang mengalami luka bakar di lengan, Mukhsinatul Ishaqiya (54) dengan luka pada wajah kiri dan kaki kanan, serta Oval (15) yang mengalami luka di bagian leher.</p>
<p>Menurut keterangan saksi, ledakan terjadi secara tiba-tiba saat para pedagang tengah bersiap membuka lapak. Dentuman keras disertai terangkatnya material lantai mengindikasikan adanya tekanan dari bawah tanah.</p>

<p>Hasil penyelidikan awal menyebutkan ledakan dipicu oleh akumulasi gas metana akibat penyumbatan saluran limbah. Gas yang terperangkap tanpa ventilasi memadai menciptakan tekanan hingga memicu ledakan fisik.</p>


<p>Meski demikian, Wisnu menegaskan pihaknya masih menunggu hasil investigasi lengkap. Ia juga memastikan seluruh biaya pengobatan korban menjadi tanggung jawab pengelola.</p>



<p>&ldquo;Ini sementara masih dalam investigasi, tapi tadi saya juga sudah langsung mengunjungi para korban yang ada di Rumah Sakit Sardjito untuk memberikan support psikologis pada mereka yang kebetulan mengalami sesuatu yang tidak nyaman di area yang sedang dalam wilayah pengelolaan UPT <a href="https://joglosemarnews.com/topik/teras-malioboro/" title="Teras Malioboro">Teras Malioboro</a>. Ini bentuk tanggung jawab kami, di mana semua biaya pengobatan dan layanan atas ketidaknyamanan mereka di sini kita tanggung,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Ia juga menyebut kondisi korban tidak memerlukan rawat inap dan kini telah kembali ke hotel.</p>



<p>&ldquo;Saat ini korban sudah kembali dari rumah sakit ke hotel karena menurut penilaian tenaga kesehatan di Rumah Sakit Sardjito, luka mereka bisa rawat jalan dan tidak perlu rawat inap di rumah sakit. Untuk biaya penanganan korban, semuanya di-cover oleh pihak <a href="https://joglosemarnews.com/topik/teras-malioboro/" title="Teras Malioboro">Teras Malioboro</a>,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>Di sisi lain, pihak kepolisian yang dipimpin Kapolsek Gondomanan AKP Basungkawa telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi di lokasi.</p>

<p>&ldquo;Kami telah melakukan olah TKP awal dan berkoordinasi dengan pengelola <a href="https://joglosemarnews.com/topik/teras-malioboro/" title="Teras Malioboro">Teras Malioboro</a> 1. Saat ini, fokus kami adalah memantau kondisi para korban di RSUP Dr Sardjito. Kami mengimbau pengelola untuk segera melakukan pembersihan dan pengurasan instalasi bio-filter secara menyeluruh serta menambah sistem ventilasi pada saluran limbah untuk membuang tekanan gas. Hal ini penting agar aktivitas ekonomi di <a href="https://joglosemarnews.com/topik/teras-malioboro/" title="Teras Malioboro">Teras Malioboro</a> 1 dapat kembali berjalan dengan standar keamanan yang terjamin,&rdquo; ujarnya.</p>




<p>Pengelola juga mengakui bahwa lonjakan pengunjung selama libur Lebaran, yang sempat mencapai puluhan ribu orang per hari, berpotensi meningkatkan beban sistem limbah.</p>

<p>&ldquo;Mengenai apakah kejadian luar biasa itu memang ledakan dan apa penyebabnya, saat ini masih diinvestigasi. Kemungkinan adanya gas metana yang terakumulasi. Tapi kita masih mendalami, karena sebenarnya di area <a href="https://joglosemarnews.com/topik/teras-malioboro/" title="Teras Malioboro">Teras Malioboro</a> ini pembersihan saluran cukup rutin dilakukan dua kali sebulan. Sebelum Lebaran kemarin kita sudah membersihkan, sudah sedot WC rutin, dan setelah Lebaran juga sudah dilakukan dua kali,&rdquo; jelas Wisnu.</p>
<p>Ia memastikan akan dilakukan evaluasi menyeluruh, termasuk kemungkinan rekayasa ulang konstruksi agar kejadian serupa tidak terulang.</p>



<p>&ldquo;SOP untuk penanganan air limbah di tempat kita sebenarnya sudah sangat ketat sekali. Kami akan melihat apakah nanti ada konstruksi yang harus dibenahi atau direkayasa. Ini baru pertama kali terjadi. Kita lagi mendalami apakah ada kendala konstruksi yang memungkinkan kita melakukan rekayasa kembali agar saluran ini bisa berfungsi secara optimal dan aman. Maka dari itu, kita akan mendalami lebih lanjut apakah penyebabnya karena tumpuan beban yang terlalu besar atau seperti apa. Kita terus evaluasi agar jangan sampai kasus ini berulang kembali,&rdquo; tandasnya. [*] <em>Disarikan dari sumber berita media daring</em></p>


<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ledakan mendadak dari bawah lantai kawasan Teras Malioboro 1 menjadi peringatan serius bagi pengelolaan infrastruktur di jantung wisata Kota Yogyakarta. Insiden yang terjadi saat aktivitas belum sepenuhnya ramai itu justru melukai pengunjung dan membuka celah risiko...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/duar-saluran-limbah-teras-malioboro-1-meledak-tiga-wisatawan-terluka-12684.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 10:09:18 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/02/2302-ledakan.jpg?fit=700%2C393&amp;ssl=1"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Harga BBM Mulai April: Naik? Tidak, Naik? Tidak, Bahlil: Pak Prabowo Masih Punya Hati</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/harga-bbm-mulai-april-naik-tidak-naik-tidak-bahlil-pak-prabowo-masih-punya-hati-12682.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/08/00508-Bahlil.jpeg?fit=700%2C448&amp;ssl=1" data-caption="Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia | Instagram"><img width="700" height="448" src="https://joglosemarnews.com/images/2025/08/00508-Bahlil.jpeg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/08/00508-Bahlil.jpeg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/08/00508-Bahlil.jpeg?resize=681%2C436&amp;ssl=1 681w" sizes=" 700px) 100vw, 700px" alt="" title="00508 - Bahlil"></a>Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia | Instagram</figure></div>&#13;
        
<p><strong>JAKARTA, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Lonjakan harga minyak dunia yang menembus angka 115 dolar AS per barel mulai menguji ketahanan kebijakan energi nasional. Di tengah tekanan global dan isu kenaikan harga BBM yang kian santer, pemerintah belum juga memberikan kepastian, meski sinyal arah kebijakan mulai disampaikan.</p>
<p>Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa keputusan terkait harga BBM subsidi sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.</p>

<p>Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil saat mendampingi Presiden dalam agenda kenegaraan di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026), sekaligus merespons isu yang menyebutkan adanya rencana kenaikan harga BBM mulai 1 April.</p>


<p>&ldquo;Insya Allah atas arahan Bapak Presiden untuk BBM subsidi sampai dengan sekarang saya pikir Bapak Presiden punya hatilah untuk memperhatikan rakyat kecil. Percayalah nanti tunggu tanggal mainnya Bapak Presiden akan memutuskan seperti apa untuk kebaikan rakyat bangsa dan negara,&rdquo; ujar Bahlil.</p>

<p>Menurutnya, Presiden terus mempertimbangkan kondisi masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah, sebelum mengambil kebijakan strategis yang berdampak luas.</p>


<p>Di tengah gejolak geopolitik global, harga minyak mentah dunia memang mengalami kenaikan signifikan. Kondisi ini bahkan telah mendorong sejumlah negara seperti Thailand, Filipina, dan Australia untuk menyesuaikan harga BBM di dalam negeri.</p>



<p>Namun, pemerintah Indonesia sejauh ini memilih menahan harga BBM subsidi demi menjaga daya beli masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Harga sekarang sudah mencapai 115 dolar AS (per barel). Di dalam negeri (harga) masih stabil. Bapak Presiden kita ini kan tiap hari memikirkan tentang bagaimana pembangunan negara tapi juga bagaimana memperhatikan kebutuhan dan kondisi masyarakat kita di bawah,&rdquo; kata Bahlil.</p>

<p>Ia menegaskan, fokus pemerintah saat ini adalah memastikan subsidi tetap tepat sasaran, sehingga hanya dinikmati oleh kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.</p>


<p>&ldquo;Nah tadi saya katakan bahwa subsidi tunggu tanggal mainnya insyaallah saya yakinkan bahwa Bapak Presiden dalam membuat kebijakan selalu mempertimbangkan dan memprioritaskan tentang kondisi masyarakat. Insyaallah baik nanti tunggu tanggal mainnya ya,&rdquo; tegasnya.</p>



<p>Di sisi lain, Bahlil juga menegaskan bahwa harga BBM non-subsidi, khususnya untuk sektor industri, akan tetap mengikuti mekanisme pasar sesuai aturan yang berlaku.</p>
<p>Ia menilai kelompok masyarakat mampu tidak seharusnya bergantung pada BBM bersubsidi yang memang diperuntukkan bagi rakyat kecil.</p>



<p>&ldquo;Apa itu definisi yang industri adalah bensin RON 95, 98 itu kan orang-orang yang mampulah seperti mohon maaf contoh Pak Rosan, Pak Seskab masa pakai minyak subsidi ya kan? Dan selama mereka mau jalan banyak selama ada uang untuk bayar monggo tugas negara menyiapkan yang membayar mereka itu tidak ada tanggungan negara sama sekali,&rdquo; tandasnya.</p>
<p>Dengan kondisi global yang belum stabil, keputusan terkait harga BBM subsidi kini menjadi salah satu ujian besar bagi pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas ekonomi dan perlindungan sosial. [*] <em>Disarikan dari sumber berita media daring</em></p>








<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Lonjakan harga minyak dunia yang menembus angka 115 dolar AS per barel mulai menguji ketahanan kebijakan energi nasional. Di tengah tekanan global dan isu kenaikan harga BBM yang kian santer, pemerintah belum juga memberikan kepastian, meski...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/harga-bbm-mulai-april-naik-tidak-naik-tidak-bahlil-pak-prabowo-masih-punya-hati-12682.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 10:09:18 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/08/00508-Bahlil.jpeg?fit=700%2C448&amp;ssl=1"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Wonogiri Gila Voli! Hadiah Motor Sampai Mobil Bekas Jadi Rebutan, Turnamen Meledak Di 25 Kecamatan</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/wonogiri-gila-voli-hadiah-motor-sampai-mobil-bekas-jadi-rebutan-turnamen-meledak-di-25-kecamatan-12681.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/IMG-20260325-WA0012.jpg?fit=1024%2C768&amp;ssl=1" data-caption="Tim SVC kampiun GardaMask 2026. Istimewa "><img width="1024" height="768" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/03/IMG-20260325-WA0012.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/IMG-20260325-WA0012.jpg?w=1024&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/IMG-20260325-WA0012.jpg?resize=100%2C75&amp;ssl=1 100w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/IMG-20260325-WA0012.jpg?resize=180%2C135&amp;ssl=1 180w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/IMG-20260325-WA0012.jpg?resize=238%2C178&amp;ssl=1 238w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/IMG-20260325-WA0012.jpg?resize=681%2C511&amp;ssl=1 681w" sizes=" 1024px) 100vw, 1024px" alt="Voli" title="Voli"></a>Tim SVC kampiun GardaMask 2026. Istimewa </figure></div>&#13;
        
<p><strong>WONOGIRI, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &ndash; Fenomena &ldquo;gila voli&rdquo; benar-benar terasa di Wonogiri. Dalam beberapa tahun terakhir, hampir seluruh desa di 25 kecamatan serempak menggelar turnamen bola voli, bahkan menjadikannya agenda rutin yang nyaris wajib setiap peringatan 17 Agustus. Skala kegiatan pun tidak lagi sederhana&mdash;mulai dari level antar-RT hingga se-kecamatan bahkan antar provinsi dengan menghadirkan pemain top, semua berlomba menghadirkan kompetisi paling meriah.</p>
<p>Yang membuat fenomena ini semakin panas adalah hadiah yang diperebutkan. Tidak tanggung-tanggung, panitia menyediakan hadiah seperti sapi, kambing, hingga kendaraan roda dua dan roda empat bekas berkualitas. Menariknya, banyak penonton justru lebih mengincar kendaraan bekas dibanding baru, karena tidak terbebani pajak awal yang besar seperti kendaraan baru. Praktis, hadiah bisa langsung dimanfaatkan tanpa tambahan biaya berat.</p>

<p>Di sisi lain, geliat ini bukan sekadar olahraga. Turnamen voli berubah menjadi magnet hiburan rakyat sekaligus penggerak ekonomi desa. Pedagang makanan, minuman, hingga pelaku UMKM lokal kebanjiran pembeli setiap malam pertandingan berlangsung. Bahkan, beberapa lokasi pertandingan mampu menarik ratusan hingga ribuan penonton, menciptakan suasana layaknya event besar.</p>


<p>Salah satu contoh nyata terlihat dalam Turnamen Bola Voli Putra Widyatama Cup I se-Distrik Purwantoro yang digelar di Lapangan Desa Bangsri, Kecamatan Purwantoro, Senin (30/3/2026) malam. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB ini dihadiri panitia, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta sekitar 700 warga yang antusias menyaksikan pertandingan.</p>

<p>Pengamanan kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Purwantoro, Nugroho Setyo Hartono, dengan melibatkan tiga personel untuk memastikan jalannya turnamen tetap aman dan kondusif. Dalam laga penyisihan, tim Putra VOLKAS Bangsri harus mengakui keunggulan tim Putra SVC GANK Sumber dengan skor 0-3. Sementara pertandingan lainnya berlangsung ketat antara tim Putra Pucung Kismantoro melawan tim Putra Kusuma Purwantoro yang berakhir dengan skor 2-3.</p>


<p>Kasihumas Polres Wonogiri, Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wahyu Sulistyo, menyampaikan bahwa kehadiran aparat menjadi bagian penting dalam menjamin keamanan kegiatan masyarakat. Ia menegaskan seluruh rangkaian turnamen berjalan aman dan lancar, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan menjunjung sportivitas.</p>



<p>Fenomena ini menunjukkan perubahan besar dalam wajah hiburan desa di Wonogiri. Jika dulu pentas seni atau hiburan dangdut menjadi pusat keramaian, kini voli mengambil alih sebagai magnet utama. Bahkan, beberapa turnamen menghadirkan pemain &ldquo;tarkam&rdquo; (antar kampung) dari luar daerah, yang semakin meningkatkan kualitas pertandingan sekaligus gengsi antar tim.</p>
<p>Dampak yang terlihat cukup jelas:</p>

<p>&#10003; &#128994; Perputaran ekonomi meningkat di sekitar lokasi pertandingan<br>
&#10003; &#128993; Lapangan desa hidup setiap malam dengan penonton membludak<br>
&#10003; &#128309; Solidaritas warga makin kuat melalui dukungan tim lokal<br>
&#10003; &#128308; Munculnya bibit atlet voli potensial dari desa-desa<br>
&#10003; &#128995; Hiburan rakyat lebih sehat dan kompetitif</p>


<p>Tak berlebihan jika Wonogiri kini disebut sebagai &ldquo;kabupaten gila voli&rdquo;. Turnamen bukan lagi sekadar lomba, tetapi sudah menjadi budaya baru yang menyatukan olahraga, hiburan, dan ekonomi dalam satu panggung besar di tingkat desa. <strong>Aris Arianto </strong></p>





<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Fenomena “gila voli” benar-benar terasa di Wonogiri. Dalam beberapa tahun terakhir, hampir seluruh desa di 25 kecamatan serempak menggelar turnamen bola voli, bahkan menjadikannya agenda rutin yang nyaris wajib setiap peringatan 17 Agustus. Skala kegiatan pun...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/wonogiri-gila-voli-hadiah-motor-sampai-mobil-bekas-jadi-rebutan-turnamen-meledak-di-25-kecamatan-12681.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 10:09:18 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/03/IMG-20260325-WA0012.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Warga Sragen Jadi Korban Penipuan Investasi Bodong Air Minum Kemasan, Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/warga-sragen-jadi-korban-penipuan-investasi-bodong-air-minum-kemasan-kerugian-mencapai-ratusan-juta-rupiah-12680.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/Penipuan-Investasi-Bodong-Air-Minum-Kemasan.jpeg?fit=1024%2C598&amp;ssl=1" data-caption="Kasus investasi bodong kembali makan korban di Sragen. Huri Yanto"><img width="1024" height="598" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/03/Penipuan-Investasi-Bodong-Air-Minum-Kemasan.jpeg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/Penipuan-Investasi-Bodong-Air-Minum-Kemasan.jpeg?w=1024&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/Penipuan-Investasi-Bodong-Air-Minum-Kemasan.jpeg?resize=681%2C398&amp;ssl=1 681w" sizes=" 1024px) 100vw, 1024px" alt="" title="Penipuan Investasi Bodong Air Minum Kemasan"></a>Kasus investasi bodong kembali makan korban di Sragen. Huri Yanto</figure></div>&#13;
        
<p>SRAGEN, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b> &mdash; Kasus investasi bodong kembali makan korban di Sragen, baru-baru ini warga Sragen telah melaporkan kasus dugaan investasi fiktif yang menjanjikan keuntungan menggiurkan dari bisnis pembuatan air minum kemasan yang merugikan korban sampai ratusan juta rupiah.</p>
<p>Informasi yang dihimpun <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b> korban <a href="https://joglosemarnews.com/topik/investasi-bodong-air-minum-kemasan/" title="investasi bodong air minum kemasan">investasi bodong air minum kemasan</a> tersebut yaitu bernama Pardho Handoko warga Desa Plosorejo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Pardho pada wartawan blak-blakan mengungkap kronologi penipuan yang dialaminya selama lima tahun terakhir.</p>

<p>Kasus ini sedang dalam proses kepolisian Polres Sragen. Bahkan diduga turut menyeret nama salah satu mantan ketua partai politik di Sragen inisial R sebagai saksi berdasarkan data yang dihimpun di lapangan.</p>


<p>Janji Manis di Balik Merek air minum &ldquo;TLOGO Waseso&rdquo; semua bermula pada Maret 2020. Pardho mengaku awalnya tidak tertarik berinvestasi. Namun, ia terus dibujuk m oleh tetangga desanya yakni, M alias Baut, untuk membeli saham di sebuah proyek ambisius produksi air minum kemasan bernama TLOGO Waseso.</p>

<p>Bisnis ini diklaim bekerja sama dengan BUMDES Kaliwedi dan bertujuan menguasai depo-depo air bersih di seluruh Kabupaten Sragen. Pardho dijanjikan sistem bagi hasil yang &ldquo;nyaman&rdquo;, cukup menyetor modal dan memetik hasil bulanan tanpa perlu bekerja keras.</p>


<p>Terbuai janji tersebut, Pardho akhirnya dipertemukan dengan sosok utama bernama ES. Dalam kurun waktu singkat, Pardho menggelontorkan dana besar dalam dua tahap. Pada 19 Maret 2020 Transfer sebesar Rp150 juta untuk pembelian 30 persen saham pembangunan pabrik. Kemudian 20 April 2020 Penambahan modal sebesar Rp57,5 juta (Rp47,5 juta via transfer dan Rp10 juta tunai) untuk pengalihan saham unit bisnis yang diklaim sudah berjalan.</p>



<p>&ldquo;Total kerugian saya mencapai ratusan juta. Sempat dikembalikan Rp24 juta, jadi sisa yang belum kembali sekitar Rp183,5 juta,&rdquo; kata Pardho pada Senin (30/3/2026).</p>
<p>Meski uang sudah disetor, proyek air kemasan tersebut ternyata mangkrak dan tidak pernah berjalan. Pardho juga menyebutkan sempat ada pertemuan di wilayah Jenawi yang dihadiri oleh seorang mantan ketua partai di Sragen.</p>

<p>&ldquo;Saya diajak ke gunung, foto-foto dan makan bersama. Katanya dia pengusahanya, tapi saya tidak tahu kapasitasnya sebagai apa. Katanya Pak Baut punya 10 persen, tapi Pak Rsendiri tidak pernah cerita ke saya,&rdquo; tambahnya.</p>


<p>Meski dijanjikan akan ada rapat jajaran direksi setiap tiga bulan, hal tersebut tidak pernah terjadi. Meski diajak oleh M alias Baut, Pardho merasa hanya berurusan dengan ES karena yang menerima uang.</p>



<p>Frustrasi karena tidak ada itikad baik selama lima tahun, Pardho telah melaporkan kasus ini ke Polres Sragen berkali-kali. Namun, hingga saat ini ia merasa penanganannya belum memberikan hasil yang nyata.</p>
<p>&ldquo;Berkas sudah digelar, ada surat-surat seperti LO (Legal Opinion), tapi sampai sekarang belum ada tim yang bergerak maju. Saya sudah bilang ke polisi, kalau memang tidak ada uangnya untuk dikembalikan, ya dipenjarakan saja,&rdquo; tegas Pardho.</p>



<p>Pardho menegaskan bahwa uang yang ia setorkan murni untuk pembiayaan saham, bukan utang piutang biasa. Ia memegang bukti kuat berupa surat perjanjian tulisan tangan maupun dokumen dari pengacara yang menyatakan uang tersebut bisa dikembalikan 100 persen jika ia mengundurkan diri.</p>
<p>&ldquo;Harapan saya cuma satu, uang kembali 100 persan . Saya tahu korbannya bukan cuma saya, ada banyak yang lain, tapi mereka tidak berani lapor,&rdquo; tutupnya.</p>

<p>Terpisah, Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Catur Agus Yudho Praseno saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya akan mengecek berkas terkait laporan itu. &ldquo;Saya cek ke Kanit dulu,&rdquo; ujarnya. Huri Yanto</p>






<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kasus investasi bodong kembali makan korban di Sragen, baru-baru ini warga Sragen telah melaporkan kasus dugaan investasi fiktif yang menjanjikan keuntungan menggiurkan dari bisnis pembuatan air minum kemasan yang merugikan korban sampai ratusan juta rupiah. Informasi...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/warga-sragen-jadi-korban-penipuan-investasi-bodong-air-minum-kemasan-kerugian-mencapai-ratusan-juta-rupiah-12680.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 10:09:18 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/Penipuan-Investasi-Bodong-Air-Minum-Kemasan.jpeg?fit=1024%2C598&amp;ssl=1"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Lokasi TWA Teluk Yotefa Terancam Hilang</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/lokasi-twa-teluk-yotefa-terancam-hilang-12679.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p>JAYAPURA &ndash; Keberadaan Taman Wisata Alam (TWA) Teluk Yotefa yang berada di Distrik Jayapura Selatan terancam hilang. Ini setelah ada upaya untuk mengalihfungsian lahan oleh pemodal. Malah beberapa bagian kawasan hutan sudah terlihat dilakukan pembangunan. Bentuknya bukan lagi semi permanen melainkan diprediksi akan full beton.</p>
<p>Lokasi yang tengah dilakukan pembangunan berada di Jl Pantai Hamadi yang bersebelahan dengan lokasi sengketa di tahun 2023 lalu. Ketika itu di tahun 2023 BBKSDA bersengketa dengan pemodal yang mengklaim menguasai lokasi tersebut, Samsunar. Setelah berproses hukum, Samsunar kemudian dijatuhi hukuman 3,6 tahun pidana penjara. Namun setelah kasasi, pengadilan memvonis 1 tahun 6 bulan.</p>
<p>Namun saat ini terlihat aktifitas pembangunan kembali dilakukan persis bersebelahan dengan lokasi gugatan yang terjadi di tahun 2023 lalu. Bagian depan yang berpapasan dengan bibir jalan mulai dibangun pondasi permanen. Sementara Pantauan Cenderawasih Pos disepanjang lokasi Pantai Hamadi ada dua lokasi yang sedang disorot. Pertama ekekusi objek sengketa tanah oleh PN Jayapura, yang memenangkan penggugat atas nama Samsunar dan 1 orang lainnya.</p>
<figure id="attachment_172104" aria-describedby="caption-attachment-172104"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/03/1-twa-teluk-yotefa-300x169.webp" alt="1-TWA Teluk Yotefa" width="300" height="169" srcset="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/03/1-twa-teluk-yotefa-300x169.webp 300w, https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/03/1-twa-teluk-yotefa.webp 680w" sizes=" 300px) 100vw, 300px">Lokasi hutan bakau di Jl Pantai Hamadi yang ditimbun material karang dan sempat menjadi sengketa hingga berproses hukum di tahun 2023 lalu. Saat ini disebelah dilokasi ini tengah dilakukan pembangunan (istimewa)</figure>
<p>Lalu lokasi kedua adalah pemasangan plang besi yang diklaim kepemilikan oleh Rizal Muin. Plang ini dipasang di bagian belakang plang yang dipasang oleh BBKSDA yang isi dalam plag tersebut adalah peringatan untuk tidak mengubah bentangan alam.</p>
<p>&ldquo;Ini sedikit membuat kami bingung. Kawasan hutan bakau ini sebenarnya tidak boleh dibangun atau bisa dibangun ketika ada orang datang dengan sertipikat dan surat-surat lainnya,&rdquo; ujar Julian Howai, salah satu pegiat lingkungan di Jayapura, Sabtu (28/3).</p>
<p>Ia berpendapat bahwa jika berstatus sebagai TWA maka seharusnya tak boleh diterbitkan sertipikat. Namun yang diketahui saat ini telah terbit banyak sertipikat di lokasi yang masuk dalam kawasan TWA. &ldquo;Kemarin sudah ada vonis tapi kok sekarang malah ada pembangunan. Kami pikir para pihak baik BBKSD maupun BPN harus memberikan jawaban ini,&rdquo; jelasnya.</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p>JAYAPURA &ndash; Keberadaan Taman Wisata Alam (TWA) Teluk Yotefa yang berada di Distrik Jayapura Selatan terancam hilang. Ini setelah ada upaya untuk mengalihfungsian lahan oleh pemodal. Malah beberapa bagian kawasan hutan sudah terlihat dilakukan pembangunan. Bentuknya bukan lagi semi permanen melainkan diprediksi akan full beton.</p>
<p>Lokasi yang tengah dilakukan pembangunan berada di Jl Pantai Hamadi yang bersebelahan dengan lokasi sengketa di tahun 2023 lalu. Ketika itu di tahun 2023 BBKSDA bersengketa dengan pemodal yang mengklaim menguasai lokasi tersebut, Samsunar. Setelah berproses hukum, Samsunar kemudian dijatuhi hukuman 3,6 tahun pidana penjara. Namun setelah kasasi, pengadilan memvonis 1 tahun 6 bulan.</p>
<p>Namun saat ini terlihat aktifitas pembangunan kembali dilakukan persis bersebelahan dengan lokasi gugatan yang terjadi di tahun 2023 lalu. Bagian depan yang berpapasan dengan bibir jalan mulai dibangun pondasi permanen. Sementara Pantauan Cenderawasih Pos disepanjang lokasi Pantai Hamadi ada dua lokasi yang sedang disorot. Pertama ekekusi objek sengketa tanah oleh PN Jayapura, yang memenangkan penggugat atas nama Samsunar dan 1 orang lainnya.</p>
<figure id="attachment_172104" aria-describedby="caption-attachment-172104"><img decoding="async" src="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/03/1-twa-teluk-yotefa-300x169.webp" alt="1-TWA Teluk Yotefa" width="300" height="169" srcset="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/03/1-twa-teluk-yotefa-300x169.webp 300w, https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/03/1-twa-teluk-yotefa.webp 680w" sizes=" 300px) 100vw, 300px">Lokasi hutan bakau di Jl Pantai Hamadi yang ditimbun material karang dan sempat menjadi sengketa hingga berproses hukum di tahun 2023 lalu. Saat ini disebelah dilokasi ini tengah dilakukan pembangunan (istimewa)</figure>
<p>Lalu lokasi kedua adalah pemasangan plang besi yang diklaim kepemilikan oleh Rizal Muin. Plang ini dipasang di bagian belakang plang yang dipasang oleh BBKSDA yang isi dalam plag tersebut adalah peringatan untuk tidak mengubah bentangan alam.</p>
<p>&ldquo;Ini sedikit membuat kami bingung. Kawasan hutan bakau ini sebenarnya tidak boleh dibangun atau bisa dibangun ketika ada orang datang dengan sertipikat dan surat-surat lainnya,&rdquo; ujar Julian Howai, salah satu pegiat lingkungan di Jayapura, Sabtu (28/3).</p>
<p>Ia berpendapat bahwa jika berstatus sebagai TWA maka seharusnya tak boleh diterbitkan sertipikat. Namun yang diketahui saat ini telah terbit banyak sertipikat di lokasi yang masuk dalam kawasan TWA. &ldquo;Kemarin sudah ada vonis tapi kok sekarang malah ada pembangunan. Kami pikir para pihak baik BBKSD maupun BPN harus memberikan jawaban ini,&rdquo; jelasnya.</p>
</div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Lokasi yang tengah dilakukan pembangunan berada di Jl Pantai Hamadi yang bersebelahan dengan lokasi sengketa di tahun 2023 lalu. Ketika itu di tahun 2023 BBKSDA bersengketa dengan pemodal yang mengklaim menguasai lokasi]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/lokasi-twa-teluk-yotefa-terancam-hilang-12679.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 02:09:18 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/03/1-twa-teluk-yotefa1.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Mendagri Minta Kepala Daerah Putar Otak untuk Cegah Pemecatan PPPK Dampak Efisiensi</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/mendagri-minta-kepala-daerah-putar-otak-untuk-cegah-pemecatan-pppk-dampak-efisiensi-12678.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/08/Screenshot_20250819-131531_Instagram.jpg?fit=748%2C442&amp;ssl=1" data-caption="Mendagri Tito Karnavian (kanan) / Instagram"><img width="748" height="442" src="https://joglosemarnews.com/images/2025/08/Screenshot_20250819-131531_Instagram.jpg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/08/Screenshot_20250819-131531_Instagram.jpg?w=748&amp;ssl=1 748w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2025/08/Screenshot_20250819-131531_Instagram.jpg?resize=681%2C402&amp;ssl=1 681w" sizes=" 748px) 100vw, 748px" alt="" title="Screenshot_20250819-131531_Instagram"></a>Mendagri Tito Karnavian (kanan) / Instagram</figure></div>&#13;
        
<p><strong>JAKARTA, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b> &ndash;</strong> Beban kepala daerah sekarang ini menjadi lebih berat, apalagi di tengah efisiensi anggaran dari pusat. Kondisi tersebut menuntut para pemimpin daerah untuk tidak sekadar menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi juga mampu menghadirkan terobosan guna menjaga stabilitas keuangan daerah, termasuk melindungi nasib ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).</p>
<p>Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengingatkan keras agar kepala daerah tidak hanya bergantung pada alokasi Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Ia menilai, kemampuan mengelola dan menggali potensi daerah menjadi kunci utama menghadapi tekanan fiskal yang kian meningkat.</p>

<p>Pernyataan tersebut disampaikan Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026). Ia menegaskan bahwa kreativitas dalam meningkatkan pendapatan daerah adalah tanggung jawab mendasar seorang kepala daerah.</p>


<p>&ldquo;Daerah juga harus kreatif mencari pendapatan baru. Tidak hanya dengan mengandalkan TKD. Itulah gunanya kepala daerah. Kalau cuma kerja-kerja rutin saja, ngabisin APBD, semua orang bisa,&rdquo; ujar Tito.</p>

<p>Lebih lanjut, Tito menyoroti tingginya beban belanja pegawai di sejumlah daerah yang telah melampaui ambang batas 30 persen. Kondisi ini dinilai berisiko terhadap keberlangsungan pembiayaan, termasuk untuk gaji PPPK.</p>


<p>Untuk itu, ia meminta dilakukan langkah efisiensi secara serius, terutama dengan memangkas pengeluaran yang dinilai tidak mendesak. Pos anggaran seperti rapat, perjalanan dinas, konsumsi, hingga biaya pemeliharaan menjadi fokus evaluasi.</p>



<p>&ldquo;Saya khawatir mereka (daerah lain) belum melakukan itu,&rdquo; katanya.</p>
<p>Selain efisiensi, Tito juga mendorong pemerintah daerah mengoptimalkan sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu yang disorot adalah peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar tidak sekadar menjadi beban, tetapi mampu memberikan kontribusi keuntungan.</p>

<p>Ia juga menyinggung pentingnya penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta perbaikan sistem perpajakan daerah, termasuk pajak restoran, agar tidak terjadi kebocoran pendapatan.</p>


<p>&ldquo;Bagaimana seorang kepala daerah punya kreativitas sehingga dia bisa tidak memberatkan rakyat, misalnya melalui BUMD-nya yang dibuat bisa untung,&rdquo; imbuhnya.</p>



<p>Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen yang akan diberlakukan mulai 1 Januari 2027 melalui Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), Tito mengingatkan agar daerah tidak menunda penyesuaian.</p>
<p>Meski terdapat kemungkinan relaksasi melalui keputusan menteri, ia menegaskan hal tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk menghindari pembenahan sejak dini.</p>



<p>Dalam pernyataannya, Tito juga menyentil kepala daerah yang dinilai kurang berupaya mencari solusi atas tekanan fiskal yang dihadapi.</p>
<p>&ldquo;Kita juga ingin lihat kepala daerah-daerah yang hebat itu siapa. Ada kepala daerah yang mungkin langsung menyerah gitu saja. Biarkan rakyatnya melihat kenapa pilih dia, kalau tidak kreatif,&rdquo; pungkasnya. [*] <em>Disarikan dari sumber berita media daring</em></p>



<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Beban kepala daerah sekarang ini menjadi lebih berat, apalagi di tengah efisiensi anggaran dari pusat. Kondisi tersebut menuntut para pemimpin daerah untuk tidak sekadar menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi juga mampu menghadirkan terobosan guna menjaga stabilitas keuangan...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/mendagri-minta-kepala-daerah-putar-otak-untuk-cegah-pemecatan-pppk-dampak-efisiensi-12678.html</guid>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 02:09:10 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2025/08/Screenshot_20250819-131531_Instagram.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Kajian Ungkap Proyek Kerja Sama Lahan PTPN Untung Triliunan</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/kajian-ungkap-proyek-kerja-sama-lahan-ptpn-untung-triliunan-12677.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><p>MEDAN, SumutPos.co&ndash; Fakta menarik terungkap dalam sidang dugaan korupsi penjualan aset PTPN di Pengadilan Negeri Medan, Senin (30/3/2026). Saksi dari PT Bahana Sekuritas menyebut proyek kerja sama pengelolaan lahan tersebut berpotensi menghasilkan keuntungan hingga triliunan rupiah.</p>
<p>Director Investment Banking PT Bahana Sekuritas, Nelwin Aldriansyah menyampaikan, kerja sama operasional antara PT Nusa Dua Propertindo (NDP) dengan PT Deli Megapolitan Kawasan Residential (DMKR), anak perusahaan PT Ciputra Land, diproyeksikan meraup keuntungan hingga Rp7,7 triliun.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Nelwin saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi penjualan aset PTPN ke Ciputra Land di Pengadilan Negeri Medan, Senin (30/3/2026). Ia menjelaskan, kerja sama operasional tersebut telah melalui kajian kelayakan yang mereka lakukan. Menurutnya, pengoptimalan aset PTPN seluas 8.077 hektare merupakan langkah yang dinilai tepat untuk meningkatkan nilai lahan yang sebelumnya tidak produktif.</p>
<p>&ldquo;Itu pada tahun 2012 itu adanya keinginan PTPN untuk mengoptimalkan lahan yang mereka miliki seluas 8.077 hektare yang dikerjasamakan ada kawasan hijau dan kawasan yang dikembangkan. Berdasarkan parameter yang kami lakukan kajian uji kelayakan, menurut kami layak dikerjasamakan. Tapi izin baru 2019 diberikan oleh Kementerian,&rdquo; kata Nelwin.</p>
<p>Nelwin menambahkan, kerja sama antara PT NDP sebagai anak usaha PTPN dengan PT DMKR dilakukan setelah adanya kajian serta persetujuan dari Kementerian BUMN yang terbit pada 2019.<br>
Ia juga menjelaskan bahwa pembentukan PT NDP tidak terlepas dari keterbatasan ruang lingkup usaha PTPN sebagai perusahaan perkebunan. Karena keterbatasan unit usaha itu, PT NDP didirikan sebagai unit usaha baru yang kemudian mendapatkan saham berupa lahan PTPN lewat mekanisme inbreng.</p>
<p>&ldquo;Yang kami tahu PTPN izin usaha kebun itu jadi landasan mengapa adanya PT NDP. Kalau kami pahami untuk menangani lahan ribuan hektare perlu modal, karena itu perlu kerja sama pihak ketiga. Karena itu yang paling menguntungkan kerja sama dengan pihak ketiga. Sudah ada persetujuan RUPS dari Kementerian BUMN, bahkan sebelum Irwan sebagai direktur PTPN,&rdquo; kata Nelwin.</p>
<p>Dalam kajian tersebut, kerja sama pengelolaan selama 30 tahun diproyeksikan menghasilkan keuntungan signifikan dari pengembangan kawasan perumahan, bisnis, dan ruang terbuka hijau. &ldquo;Dalam kajian selama 30 tahun yang kami lakukan dari masing-masing segmen bisnis yang akan dibangun hingga tahun 2051 didapatkan nilai profit total proyek ini Rp7,7 triliun. Positif untung Rp7,7 triliun,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>Terkait kewajiban penyerahan 20 persen lahan kepada negara, Nelwin mengaku tidak mengetahui hal tersebut dalam kajian yang dilakukan saat itu. &ldquo;Pada saat itu belum ada. Tapi kesimpulan kami proyek ini layak dijalankan,&rdquo; katanya.</p>
<p>Dalam persidangan yang sama, Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara juga menghadirkan empat saksi lainnya yang berprofesi sebagai notaris, yakni M Zunuza, Dr Sutrisno, Dr Belahim, dan Arifin. Para saksi tersebut dimintai keterangan oleh majelis hakim terkait proses perubahan Hak Guna Usaha (HGU) menjadi Hak Guna Bangunan (HGB) pada lahan PTPN.</p>
<p>M Zunuza menjelaskan, pihaknya berperan dalam pembuatan akta jual beli untuk properti yang dibangun di atas lahan eks HGU PTPN. Ia menyebutkan, dari total 2.514 hektare lahan, baru sekitar 289 hektare yang telah dikembangkan menjadi kawasan perumahan, antara lain di wilayah Helvetia hingga Sampali.</p>
<p>&ldquo;Jadi inbreng ini sebagai penyertaan modal dalam bentuk tanah yang berbentuk HGU milik PTPN. Setelah itu kami urus ke Menkumham untuk perubahan dalam proses pelepasan HGU induk agar dilepaskan status hak tanahnya. Helvetia, Bangun Sari, Sampali. Kami menerima permintaan dari DMKR untuk pembuatan akta jual beli dengan konsumen ada 30 nasabah di Helvetia. Dari pemilik HGB atas nama NDP, namun proses balik nama belum selesai,&rdquo; kata dia.</p>
<p>Ia menambahkan, hingga saat ini status lahan tersebut masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama PT NDP. Menurutnya, setelah proses akta jual beli dilakukan, seharusnya dapat dilanjutkan dengan proses balik nama di Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk ditingkatkan menjadi hak milik.</p>
<p>&ldquo;Setelah dilakukan pemeriksaan di BPN semua bersih, telah ada akta jual belinya, setelah dilakukan itu proses balik nama untuk ditingkatkan ke surat hak milik yang kemudian terhenti. Biasanya setelah dilakukan proses balik namanya selesai status HGB kemudian ditingkatkan jadi SHM,&rdquo; terang Zunuza. (rel/adz)</p>
</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Fakta menarik terungkap dalam sidang dugaan korupsi penjualan aset PTPN di Pengadilan Negeri Medan, Senin (30/3/2026). Saksi dari PT Bahana Sekuritas menyebut proyek kerja sama pengelolaan lahan tersebut berpotensi menghasilkan keuntungan hingga triliunan rupiah.]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/kajian-ungkap-proyek-kerja-sama-lahan-ptpn-untung-triliunan-12677.html</guid>
                <pubDate>Mon, 30 Mar 2026 22:09:23 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-30-at-9.30.28-PM.jpeg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>UMUKA Edukasi Keselamatan Radiasi di SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/umuka-edukasi-keselamatan-radiasi-di-smk-muhammadiyah-2-karanganyar-12676.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>&#13;
&#13;
        <div><figure><a href="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/IMG_8911.JPG.jpeg?fit=1024%2C683&amp;ssl=1" data-caption="Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UMUKA sedang menyampaikan paparan materi seputar keselamatan radiasi kepada para siswa SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar, Rabu (11/3/2026) | Istimewa"><img width="1024" height="683" src="https://joglosemarnews.com/images/2026/03/IMG_8911.JPG.jpeg" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/IMG_8911.JPG.jpeg?w=1024&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/IMG_8911.JPG.jpeg?resize=681%2C454&amp;ssl=1 681w" sizes=" 1024px) 100vw, 1024px" alt="" title="IMG_8911.JPG"></a>Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UMUKA sedang menyampaikan paparan materi seputar keselamatan radiasi kepada para siswa SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar, Rabu (11/3/2026) | Istimewa</figure></div>&#13;
        

<p><strong>KARANGANYAR, <b>JOGLOSEMAR<span>NEWS.COM </span></b></strong> &mdash; Rendahnya pemahaman masyarakat terkait radiasi yang kerap diwarnai berbagai miskonsepsi, mendorong Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) menggelar edukasi yang lebih komunikatif dan mudah dipahami.</p>

<p>Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), tim kolaboratif dari Program Studi Ilmu Komunikasi dan Program Studi Teknologi Radiologi Pencitraan UMUKA menggelar edukasi keselamatan radiasi berbasis multimedia interaktif di ruang perpustakaan SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar, Rabu (11/3/2026).</p>


<p>Tim Pengabdian kepada Masyarakat UMUKA yang beranggotakan Dezy Zahrotul Istiqomah Nurdin dan Khusna Syarafina Khanifati tersebut diketuai oleh Mahesa Malulana.</p>

<figure id="attachment_632250" aria-describedby="caption-attachment-632250"><img data-recalc-dims="1" fetchpriority="high" decoding="async" src="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/3003-UMUKA2-penyerahan.jpg?resize=640%2C426&amp;ssl=1" alt="" width="640" height="426" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/3003-UMUKA2-penyerahan.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/3003-UMUKA2-penyerahan.jpg?resize=681%2C453&amp;ssl=1 681w" sizes=" 640px) 100vw, 640px">Penyerahan Piagam dari Ketua Pengabdian Masyarakat kepada perwakilan anggota PDNA Karanganyar | Istimewa</figure>
<p>Ketua Tim Pengabdian, Mahesa Maulana menjelaskan, kegiatan yang didanai Majelis Diktilitbang melalui skema RisetMu tersebut bertujuan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait radiasi dan penggunaannya dalam dunia medis.</p>


<p>Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mulai dari pengertian radiasi, manfaat pemeriksaan radiologi, perbedaan radiasi pengion dan nonpengion, simbol keselamatan radiasi, hingga prinsip proteksi radiasi. Materi disampaikan melalui video edukasi, presentasi interaktif, serta diskusi agar lebih mudah dipahami.</p>



<p>Ketua tim pengabdian, Mahesa Maulana, menjelaskan selama ini masyarakat kerap menerima informasi tentang radiasi secara sepotong-sepotong, sehingga menimbulkan persepsi bahwa radiasi selalu berbahaya.</p>
<p>&ldquo;Padahal dalam dunia medis, pemeriksaan radiologi dilakukan berdasarkan kebutuhan klinis dengan prinsip keselamatan yang ketat dan manfaatnya jauh lebih besar bagi pasien,&rdquo; ujarnya.</p>

<p>Ia menambahkan, penggunaan multimedia interaktif menjadi strategi efektif karena mampu memadukan unsur visual, audio, dan penjelasan langsung sehingga peserta lebih mudah memahami materi yang bersifat teknis.</p>


<p>Tak hanya penyampaian materi, kegiatan itu &nbsp;juga dilengkapi evaluasi untuk mengukur efektivitas pembelajaran. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang cukup signifikan.</p>



<p>Nilai rata-rata peserta tercatat naik dari 8,65 pada pretest menjadi 12,50 pada posttest, atau meningkat sekitar 44,51 persen. Analisis juga menunjukkan peningkatan tersebut signifikan secara statistik.</p>
<p>&ldquo;Ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi yang komunikatif dan partisipatif mampu membantu masyarakat memahami materi kesehatan yang selama ini dianggap rumit,&rdquo; imbuhnya.</p>



<p>Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya menerima informasi, tetapi juga diajak memahami mitos dan fakta tentang radiasi, mengenali simbol keselamatan, serta membangun sikap yang lebih tepat terhadap pemeriksaan radiologi.</p>
<figure id="attachment_632251" aria-describedby="caption-attachment-632251"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/3003-UMUKA3-Fober.jpg?resize=640%2C426&amp;ssl=1" alt="" width="640" height="426" srcset="https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/3003-UMUKA3-Fober.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/joglosemarnews.com/images/2026/03/3003-UMUKA3-Fober.jpg?resize=681%2C453&amp;ssl=1 681w" sizes=" 640px) 100vw, 640px"><br>Tim Pengabdian kepada Masyarakat UMUKA tengah berpose bersama dengan para siswa SMK Muhammadiyah Karanganyar usai acara | Istimewa</figure>
<p>Pihak sekolah pun menyambut positif kegiatan tersebut. Salah satu guru SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar, Baroroh Mustaqimah K., mengapresiasi metode yang digunakan tim UMUKA.</p>

<p>Menurutnya, pendekatan multimedia interaktif membuat materi lebih menarik dan mudah dipahami, sekaligus membantu mengurangi anggapan bahwa radiasi selalu identik dengan hal yang menakutkan.</p>




<p>Antusiasme juga terlihat dari para peserta yang mengaku mendapatkan wawasan baru tentang radiasi, manfaatnya dalam dunia kesehatan, serta pentingnya menyikapi informasi secara bijak.</p>

<p>Tim pengabdian menilai, model edukasi ini berpotensi direplikasi di berbagai komunitas sebagai bagian dari penguatan literasi kesehatan berbasis teknologi di tingkat lokal.</p>
<p>Melalui kegiatan tersebut, UMUKA menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperluas edukasi keselamatan radiasi bagi khalayak yang lebih luas di masa mendatang. [*]</p>






<div><p>&#13;
  Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.&#13;
</p>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</div>        </div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[  KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM — Rendahnya pemahaman masyarakat terkait radiasi yang kerap diwarnai berbagai miskonsepsi, mendorong Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) menggelar edukasi yang lebih komunikatif dan mudah dipahami. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), tim kolaboratif dari Program Studi Ilmu...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/umuka-edukasi-keselamatan-radiasi-di-smk-muhammadiyah-2-karanganyar-12676.html</guid>
                <pubDate>Mon, 30 Mar 2026 18:09:13 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://joglosemarnews.com/images/2026/03/IMG_8911.JPG.jpeg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Halal Bihalal MAI Medan Jadi Ajang Konsolidasi, Siap Kawal Program Presiden Prabowo</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/halal-bihalal-mai-medan-jadi-ajang-konsolidasi-siap-kawal-program-presiden-prabowo-12671.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>Semangat konsolidasi dan penguatan organisasi mewarnai kegiatan Halal Bihalal Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan bersama jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 21 kecamatan, Sabtu (28/3/2026) malam.</p>
<p>Acara yang dihadiri ratusan kader ini dipimpin langsung Ketua DPC MAI Kota Medan, Suwarno, didampingi Sekretaris Zullifkar serta jajaran pengurus lainnya.</p>
<p>Momentum tersebut dimanfaatkan tidak hanya sebagai ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga sebagai langkah strategis memperkuat soliditas internal organisasi.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, MAI Kota Medan menyatakan komitmennya untuk mengawal berbagai program unggulan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto agar berjalan efektif dan tepat sasaran di tengah masyarakat.</p>
<p>Suwarno menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi titik awal penguatan peran organisasi dalam memastikan implementasi program pemerintah, khususnya delapan misi utama atau Asta Cita, benar-benar dirasakan masyarakat hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.</p>
<p>&ldquo;Ini bukan sekadar seremoni. Kita harus menjadi mata dan telinga Presiden di daerah. Pastikan setiap program berjalan sesuai tujuan dan tidak melenceng dari sasaran,&rdquo; tegasnya di hadapan para kader.</p>
<p>Ia juga menginstruksikan seluruh Ketua PAC untuk segera melakukan pemetaan wilayah masing-masing. Langkah ini dinilai penting agar kebijakan pemerintah, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial dan pembangunan berkelanjutan, dapat diterapkan tanpa kendala birokrasi.</p>
<p>Selain fokus pada program Asta Cita, MAI Kota Medan turut menyoroti pentingnya pembangunan berbasis lingkungan melalui konsep Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah). Organisasi ini berkomitmen mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih hijau dan tertata.</p>
<p>Kegiatan ditutup dengan pernyataan sikap bersama seluruh kader yang siap bersinergi dengan tokoh masyarakat dan aparat di tingkat akar rumput. MAI Kota Medan menegaskan kesiapannya untuk aktif mengawal jalannya program pemerintah sepanjang tahun 2026.</p>
<p>&ldquo;Kami siap turun langsung ke masyarakat. Dari kecamatan hingga lorong-lorong, kami hadir untuk memastikan program benar-benar dirasakan rakyat,&rdquo; pungkas Suwarno, disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.</p>
<p>Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, MAI Kota Medan resmi memulai langkah strategis dalam mengawal realisasi program pemerintah demi mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kota Medan. (map/ila)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>Semangat konsolidasi dan penguatan organisasi mewarnai kegiatan Halal Bihalal Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan bersama jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 21 kecamatan, Sabtu (28/3/2026) malam.</p>
<p>Acara yang dihadiri ratusan kader ini dipimpin langsung Ketua DPC MAI Kota Medan, Suwarno, didampingi Sekretaris Zullifkar serta jajaran pengurus lainnya.</p>
<p>Momentum tersebut dimanfaatkan tidak hanya sebagai ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga sebagai langkah strategis memperkuat soliditas internal organisasi.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, MAI Kota Medan menyatakan komitmennya untuk mengawal berbagai program unggulan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto agar berjalan efektif dan tepat sasaran di tengah masyarakat.</p>
<p>Suwarno menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi titik awal penguatan peran organisasi dalam memastikan implementasi program pemerintah, khususnya delapan misi utama atau Asta Cita, benar-benar dirasakan masyarakat hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.</p>
<p>&ldquo;Ini bukan sekadar seremoni. Kita harus menjadi mata dan telinga Presiden di daerah. Pastikan setiap program berjalan sesuai tujuan dan tidak melenceng dari sasaran,&rdquo; tegasnya di hadapan para kader.</p>
<p>Ia juga menginstruksikan seluruh Ketua PAC untuk segera melakukan pemetaan wilayah masing-masing. Langkah ini dinilai penting agar kebijakan pemerintah, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial dan pembangunan berkelanjutan, dapat diterapkan tanpa kendala birokrasi.</p>
<p>Selain fokus pada program Asta Cita, MAI Kota Medan turut menyoroti pentingnya pembangunan berbasis lingkungan melalui konsep Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah). Organisasi ini berkomitmen mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih hijau dan tertata.</p>
<p>Kegiatan ditutup dengan pernyataan sikap bersama seluruh kader yang siap bersinergi dengan tokoh masyarakat dan aparat di tingkat akar rumput. MAI Kota Medan menegaskan kesiapannya untuk aktif mengawal jalannya program pemerintah sepanjang tahun 2026.</p>
<p>&ldquo;Kami siap turun langsung ke masyarakat. Dari kecamatan hingga lorong-lorong, kami hadir untuk memastikan program benar-benar dirasakan rakyat,&rdquo; pungkas Suwarno, disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.</p>
<p>Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, MAI Kota Medan resmi memulai langkah strategis dalam mengawal realisasi program pemerintah demi mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kota Medan. (map/ila)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Semangat konsolidasi dan penguatan organisasi mewarnai kegiatan Halal Bihalal Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan bersama jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 21 kecamatan, Sabtu (28/3/2026) malam.]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/halal-bihalal-mai-medan-jadi-ajang-konsolidasi-siap-kawal-program-presiden-prabowo-12671.html</guid>
                <pubDate>Mon, 30 Mar 2026 14:09:32 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/29-3-BAWAH-MAI-Medan-.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen, Medan Tak Perlu Penyesuaian</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/pembatasan-belanja-pegawai-30-persen-medan-tak-perlu-penyesuaian-12672.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>Rencana pemerintah pusat membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mendapat respons positif dari Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Ia memastikan, kondisi keuangan Kota Medan saat ini sudah berada dalam koridor yang ditetapkan.</p>
<p>Menurut Rico, porsi belanja pegawai Pemerintah Kota (Pemko) Medan selama ini selalu dijaga di bawah ambang batas 30 persen. Dengan demikian, kebijakan yang akan mulai diberlakukan pada 2027 tersebut tidak akan menjadi kendala bagi daerah.</p>
<p>&ldquo;Selama ini kita sudah sesuai. Belanja pegawai Pemko Medan memang berada di bawah 30 persen, jadi tidak ada masalah,&rdquo; ujarnya, Sabtu (28/3/2026).</p>
<p>Ia menegaskan, kebijakan tersebut juga tidak akan berdampak pada sektor lain dalam struktur anggaran daerah. Program pembangunan dan pelayanan publik dipastikan tetap berjalan tanpa gangguan. &ldquo;Tidak ada dampak ke sektor lain. Semua tetap berjalan seperti biasa,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Rico menjelaskan bahwa pengelolaan APBD Kota Medan selama ini telah dirancang secara proporsional antara belanja pegawai dan belanja pembangunan. Hal ini membuat Pemko tidak perlu melakukan penyesuaian besar ketika aturan tersebut resmi diterapkan.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen merupakan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD), khususnya Pasal 146 Ayat (1).</p>
<p>Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa belanja pegawai&mdash;meliputi Aparatur Sipil Negara (ASN), kepala daerah, hingga anggota DPRD&mdash;tidak boleh melebihi 30 persen dari total belanja APBD, di luar alokasi tunjangan guru yang berasal dari transfer pusat ke daerah.</p>
<p>Dengan kesiapan yang telah dimiliki, Pemko Medan optimistis kebijakan ini justru akan memperkuat efisiensi anggaran sekaligus mendorong peningkatan belanja produktif untuk pembangunan kota ke depan. (map/ila)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>Rencana pemerintah pusat membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mendapat respons positif dari Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Ia memastikan, kondisi keuangan Kota Medan saat ini sudah berada dalam koridor yang ditetapkan.</p>
<p>Menurut Rico, porsi belanja pegawai Pemerintah Kota (Pemko) Medan selama ini selalu dijaga di bawah ambang batas 30 persen. Dengan demikian, kebijakan yang akan mulai diberlakukan pada 2027 tersebut tidak akan menjadi kendala bagi daerah.</p>
<p>&ldquo;Selama ini kita sudah sesuai. Belanja pegawai Pemko Medan memang berada di bawah 30 persen, jadi tidak ada masalah,&rdquo; ujarnya, Sabtu (28/3/2026).</p>
<p>Ia menegaskan, kebijakan tersebut juga tidak akan berdampak pada sektor lain dalam struktur anggaran daerah. Program pembangunan dan pelayanan publik dipastikan tetap berjalan tanpa gangguan. &ldquo;Tidak ada dampak ke sektor lain. Semua tetap berjalan seperti biasa,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Rico menjelaskan bahwa pengelolaan APBD Kota Medan selama ini telah dirancang secara proporsional antara belanja pegawai dan belanja pembangunan. Hal ini membuat Pemko tidak perlu melakukan penyesuaian besar ketika aturan tersebut resmi diterapkan.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen merupakan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD), khususnya Pasal 146 Ayat (1).</p>
<p>Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa belanja pegawai&mdash;meliputi Aparatur Sipil Negara (ASN), kepala daerah, hingga anggota DPRD&mdash;tidak boleh melebihi 30 persen dari total belanja APBD, di luar alokasi tunjangan guru yang berasal dari transfer pusat ke daerah.</p>
<p>Dengan kesiapan yang telah dimiliki, Pemko Medan optimistis kebijakan ini justru akan memperkuat efisiensi anggaran sekaligus mendorong peningkatan belanja produktif untuk pembangunan kota ke depan. (map/ila)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Rencana pemerintah pusat membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mendapat respons positif dari Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Ia memastikan, kondisi keuangan Kota Medan saat ini sudah berada...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/pembatasan-belanja-pegawai-30-persen-medan-tak-perlu-penyesuaian-12672.html</guid>
                <pubDate>Mon, 30 Mar 2026 14:09:32 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/29-3-HL2-Belanja-Pegawai.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Waspada Cuaca Ekstrem, DPRD Dorong Mitigasi Dini Karhutla</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/waspada-cuaca-ekstrem-dprd-dorong-mitigasi-dini-karhutla-12673.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>Cuaca panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara dalam beberapa pekan terakhir mulai memicu kekhawatiran berbagai pihak. Kondisi suhu tinggi yang disertai minimnya curah hujan dinilai berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di kawasan gambut yang rentan terbakar.</p>
<p>Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara, Muniruddin Ritonga, menegaskan bahwa pemerintah provinsi tidak boleh menunggu hingga kebakaran benar-benar terjadi untuk bertindak. Ia meminta langkah mitigasi segera diperkuat sebagai bentuk antisipasi dini.</p>
<p>Menurutnya, karakteristik cuaca yang kering membuat vegetasi mudah terbakar, sehingga potensi munculnya titik api semakin tinggi. Jika tidak diwaspadai sejak awal, kondisi ini bisa berkembang menjadi kebakaran besar yang sulit dikendalikan.</p>
<p>&ldquo;Langkah pencegahan harus menjadi prioritas. Jangan sampai kita bergerak setelah kebakaran meluas,&rdquo; ujarnya saat memberikan keterangan, Minggu (29/3/2026).</p>
<p>Muniruddin menilai, pendekatan preventif jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan upaya pemadaman saat api sudah menyebar luas. Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, mulai dari aparat keamanan hingga masyarakat di sekitar kawasan hutan.</p>
<p>Ia juga menguraikan sejumlah langkah konkret yang dapat segera dilakukan untuk menekan potensi karhutla. Salah satunya adalah pelaksanaan patroli terpadu secara rutin di wilayah rawan, dengan melibatkan unsur TNI, Polri, serta masyarakat setempat.</p>
<p>Selain itu, pemanfaatan teknologi dalam sistem deteksi dini dinilai sangat penting. Penggunaan data hotspot berbasis satelit dan aplikasi pemantauan dapat membantu mengidentifikasi potensi kebakaran sejak tahap awal, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat.</p>
<p>Upaya fisik di lapangan juga tak kalah penting. Muniruddin menyarankan pembuatan sekat bakar atau jalur pembatas di area rawan guna mencegah api merambat ke wilayah yang lebih luas. Untuk kawasan gambut, langkah pembasahan atau rewetting perlu dilakukan secara berkala agar kondisi tanah tetap lembap dan tidak mudah terbakar.</p>
<p>Di sisi lain, ia menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari strategi pencegahan. Sosialisasi terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar harus terus digencarkan, disertai penegakan hukum yang tegas bagi pelanggar.</p>
<p>Tak hanya itu, ketersediaan sarana dan prasarana pemadaman di tingkat desa juga perlu diperhatikan. Penyediaan embung air, pompa, serta peralatan pemadam sederhana dinilai dapat mempercepat respons awal ketika muncul titik api.</p>
<p>Muniruddin mengingatkan, keberhasilan pencegahan karhutla sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat. Ia mengajak warga untuk lebih waspada dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.</p>
<p>&ldquo;Karhutla bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat akibat kabut asap, serta mengganggu aktivitas ekonomi,&rdquo; pungkasnya.(san/ila)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>Cuaca panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara dalam beberapa pekan terakhir mulai memicu kekhawatiran berbagai pihak. Kondisi suhu tinggi yang disertai minimnya curah hujan dinilai berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di kawasan gambut yang rentan terbakar.</p>
<p>Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara, Muniruddin Ritonga, menegaskan bahwa pemerintah provinsi tidak boleh menunggu hingga kebakaran benar-benar terjadi untuk bertindak. Ia meminta langkah mitigasi segera diperkuat sebagai bentuk antisipasi dini.</p>
<p>Menurutnya, karakteristik cuaca yang kering membuat vegetasi mudah terbakar, sehingga potensi munculnya titik api semakin tinggi. Jika tidak diwaspadai sejak awal, kondisi ini bisa berkembang menjadi kebakaran besar yang sulit dikendalikan.</p>
<p>&ldquo;Langkah pencegahan harus menjadi prioritas. Jangan sampai kita bergerak setelah kebakaran meluas,&rdquo; ujarnya saat memberikan keterangan, Minggu (29/3/2026).</p>
<p>Muniruddin menilai, pendekatan preventif jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan upaya pemadaman saat api sudah menyebar luas. Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, mulai dari aparat keamanan hingga masyarakat di sekitar kawasan hutan.</p>
<p>Ia juga menguraikan sejumlah langkah konkret yang dapat segera dilakukan untuk menekan potensi karhutla. Salah satunya adalah pelaksanaan patroli terpadu secara rutin di wilayah rawan, dengan melibatkan unsur TNI, Polri, serta masyarakat setempat.</p>
<p>Selain itu, pemanfaatan teknologi dalam sistem deteksi dini dinilai sangat penting. Penggunaan data hotspot berbasis satelit dan aplikasi pemantauan dapat membantu mengidentifikasi potensi kebakaran sejak tahap awal, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat.</p>
<p>Upaya fisik di lapangan juga tak kalah penting. Muniruddin menyarankan pembuatan sekat bakar atau jalur pembatas di area rawan guna mencegah api merambat ke wilayah yang lebih luas. Untuk kawasan gambut, langkah pembasahan atau rewetting perlu dilakukan secara berkala agar kondisi tanah tetap lembap dan tidak mudah terbakar.</p>
<p>Di sisi lain, ia menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari strategi pencegahan. Sosialisasi terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar harus terus digencarkan, disertai penegakan hukum yang tegas bagi pelanggar.</p>
<p>Tak hanya itu, ketersediaan sarana dan prasarana pemadaman di tingkat desa juga perlu diperhatikan. Penyediaan embung air, pompa, serta peralatan pemadam sederhana dinilai dapat mempercepat respons awal ketika muncul titik api.</p>
<p>Muniruddin mengingatkan, keberhasilan pencegahan karhutla sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat. Ia mengajak warga untuk lebih waspada dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.</p>
<p>&ldquo;Karhutla bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat akibat kabut asap, serta mengganggu aktivitas ekonomi,&rdquo; pungkasnya.(san/ila)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Cuaca panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara dalam beberapa pekan terakhir mulai memicu kekhawatiran berbagai pihak. Kondisi suhu tinggi yang disertai minimnya curah hujan dinilai berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di kawasan...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/waspada-cuaca-ekstrem-dprd-dorong-mitigasi-dini-karhutla-12673.html</guid>
                <pubDate>Mon, 30 Mar 2026 14:09:32 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/29-3-HL3-Cuaca-Ekstrem.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Puluhan Buruh Demo Kanwil BRI Medan, Tuntut Pesangon Belum Dibayar</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/puluhan-buruh-demo-kanwil-bri-medan-tuntut-pesangon-belum-dibayar-12674.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>Puluhan buruh menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Wilayah Bank Rakyat Indonesia (Kanwil BRI) Medan, Sabtu (28/3), menuntut pembayaran pesangon yang hingga kini belum mereka terima. Aksi ini menjadi bentuk protes atas janji perusahaan bersama mitranya, PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS), yang dinilai belum direalisasikan.</p>
<p>Aksi tersebut dikawal oleh Koordinator Wilayah Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Sumatera Utara, Donald P. Sitorus dan Herwin Gandatua Pasaribu, serta didampingi tim kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) KSBSI. Para buruh mendesak agar hak mereka dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Kuasa hukum buruh, Thomas Sipayung, menyebutkan bahwa sebanyak 34 pekerja menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak. &ldquo;Para pekerja ini diberhentikan tanpa alasan yang jelas, bahkan pemberitahuan PHK dilakukan melalui pertemuan daring,&rdquo; ujarnya, Minggu (29/3).</p>
<p>Permasalahan ini disebut telah berlangsung sejak April 2025. Para pekerja yang telah lama mengabdi merasa dirugikan karena tidak hanya kehilangan pekerjaan, tetapi juga tidak memperoleh pesangon yang menjadi hak mereka.</p>
<p>Sementara itu, Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara telah mengeluarkan surat anjuran dan nota pemeriksaan sebagai rekomendasi penyelesaian. Namun, hingga saat ini, pihak perusahaan disebut belum menindaklanjuti rekomendasi tersebut.</p>
<p>Meski demikian, upaya penyelesaian masih terus diupayakan. Perundingan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada 10 April 2026 dengan melibatkan pihak perusahaan, serikat buruh, serta aparat terkait.</p>
<p>Aksi tersebut diterima oleh pihak Vendor PT PKSS, Raja Panggabean yang menyatakan bahwa pihaknya akan mengundang BRI, KSBSI, dan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) untuk membahas mekanisme penyelesaian masalah tersebut.</p>
<p>Aksi unjuk rasa pun berakhir dengan tertib setelah perwakilan buruh diterima untuk berdialog. Para peserta aksi memilih membubarkan diri sambil menunggu realisasi dari pertemuan yang telah dijadwalkan. Namun, mereka menegaskan akan kembali menggelar aksi dengan massa lebih besar jika tuntutan tidak dipenuhi. (dwi/ila)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>Puluhan buruh menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Wilayah Bank Rakyat Indonesia (Kanwil BRI) Medan, Sabtu (28/3), menuntut pembayaran pesangon yang hingga kini belum mereka terima. Aksi ini menjadi bentuk protes atas janji perusahaan bersama mitranya, PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS), yang dinilai belum direalisasikan.</p>
<p>Aksi tersebut dikawal oleh Koordinator Wilayah Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Sumatera Utara, Donald P. Sitorus dan Herwin Gandatua Pasaribu, serta didampingi tim kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) KSBSI. Para buruh mendesak agar hak mereka dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Kuasa hukum buruh, Thomas Sipayung, menyebutkan bahwa sebanyak 34 pekerja menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak. &ldquo;Para pekerja ini diberhentikan tanpa alasan yang jelas, bahkan pemberitahuan PHK dilakukan melalui pertemuan daring,&rdquo; ujarnya, Minggu (29/3).</p>
<p>Permasalahan ini disebut telah berlangsung sejak April 2025. Para pekerja yang telah lama mengabdi merasa dirugikan karena tidak hanya kehilangan pekerjaan, tetapi juga tidak memperoleh pesangon yang menjadi hak mereka.</p>
<p>Sementara itu, Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara telah mengeluarkan surat anjuran dan nota pemeriksaan sebagai rekomendasi penyelesaian. Namun, hingga saat ini, pihak perusahaan disebut belum menindaklanjuti rekomendasi tersebut.</p>
<p>Meski demikian, upaya penyelesaian masih terus diupayakan. Perundingan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada 10 April 2026 dengan melibatkan pihak perusahaan, serikat buruh, serta aparat terkait.</p>
<p>Aksi tersebut diterima oleh pihak Vendor PT PKSS, Raja Panggabean yang menyatakan bahwa pihaknya akan mengundang BRI, KSBSI, dan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) untuk membahas mekanisme penyelesaian masalah tersebut.</p>
<p>Aksi unjuk rasa pun berakhir dengan tertib setelah perwakilan buruh diterima untuk berdialog. Para peserta aksi memilih membubarkan diri sambil menunggu realisasi dari pertemuan yang telah dijadwalkan. Namun, mereka menegaskan akan kembali menggelar aksi dengan massa lebih besar jika tuntutan tidak dipenuhi. (dwi/ila)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Puluhan buruh menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Wilayah Bank Rakyat Indonesia (Kanwil BRI) Medan, Sabtu (28/3), menuntut pembayaran pesangon yang hingga kini belum mereka terima. Aksi ini menjadi bentuk protes atas janji perusahaan bersama mitranya, PT Prima Karya...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/puluhan-buruh-demo-kanwil-bri-medan-tuntut-pesangon-belum-dibayar-12674.html</guid>
                <pubDate>Mon, 30 Mar 2026 14:09:32 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/29-3-HL-Demo-Kanwil-BRI-3.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>DPRD Medan Dukung Pelatihan Digital UMKM</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/dprd-medan-dukung-pelatihan-digital-umkm-12675.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>Komisi III DPRD Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui pelatihan digitalisasi.</p>
<p>Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Faisal Arbie, menilai pelatihan strategi digital yang digagas melalui Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) merupakan langkah tepat di tengah perkembangan zaman yang serba digital.</p>
<p>&ldquo;Dunia terus bergerak ke arah digitalisasi, termasuk dalam pemasaran produk UMKM. Kita sangat mendukung pelatihan ini agar pelaku usaha mampu mengembangkan bisnisnya,&rdquo; ujarnya, Minggu (29/3/2026).</p>
<p>Menurutnya, digitalisasi tidak hanya berdampak pada peningkatan penjualan, tetapi juga mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi, mulai dari kualitas produk hingga tampilan kemasan (packaging) agar lebih menarik di pasar online.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program tersebut. Evaluasi berkala dinilai perlu dilakukan agar manfaat pelatihan benar-benar dirasakan secara maksimal oleh para pelaku usaha.</p>
<p>&ldquo;Ke depan, sosialisasi harus menjangkau hingga tingkat kecamatan dan kelurahan agar tidak ada kesenjangan informasi,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>Sebelumnya, Kepala Diskop UKM Perindag Kota Medan, Hendra Ridho Gunawan Siregar, menjelaskan bahwa pelatihan digitalisasi telah dilaksanakan pada 27 Maret 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memasarkan produk secara online di tengah persaingan digital yang semakin ketat.</p>
<p>Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber profesional, termasuk trainer dari Lazada serta fotografer profesional yang memberikan materi terkait strategi pemasaran digital dan teknik visual produk.</p>
<p>Peserta tidak hanya diajarkan strategi berjualan online, tetapi juga dibekali kemampuan membuat konten visual yang menarik untuk memperkuat identitas brand di platform digital.</p>
<p>&ldquo;Harapannya, UMKM di Kota Medan bisa bangkit kembali dan naik kelas melalui pemanfaatan teknologi digital,&rdquo; ujar Hendra.</p>
<p>Dengan dukungan legislatif dan program pelatihan yang berkelanjutan, Pemko Medan optimistis pelaku UMKM mampu beradaptasi dengan era digital sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian daerah. (map/ila)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>Komisi III DPRD Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui pelatihan digitalisasi.</p>
<p>Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Faisal Arbie, menilai pelatihan strategi digital yang digagas melalui Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) merupakan langkah tepat di tengah perkembangan zaman yang serba digital.</p>
<p>&ldquo;Dunia terus bergerak ke arah digitalisasi, termasuk dalam pemasaran produk UMKM. Kita sangat mendukung pelatihan ini agar pelaku usaha mampu mengembangkan bisnisnya,&rdquo; ujarnya, Minggu (29/3/2026).</p>
<p>Menurutnya, digitalisasi tidak hanya berdampak pada peningkatan penjualan, tetapi juga mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi, mulai dari kualitas produk hingga tampilan kemasan (packaging) agar lebih menarik di pasar online.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program tersebut. Evaluasi berkala dinilai perlu dilakukan agar manfaat pelatihan benar-benar dirasakan secara maksimal oleh para pelaku usaha.</p>
<p>&ldquo;Ke depan, sosialisasi harus menjangkau hingga tingkat kecamatan dan kelurahan agar tidak ada kesenjangan informasi,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>Sebelumnya, Kepala Diskop UKM Perindag Kota Medan, Hendra Ridho Gunawan Siregar, menjelaskan bahwa pelatihan digitalisasi telah dilaksanakan pada 27 Maret 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memasarkan produk secara online di tengah persaingan digital yang semakin ketat.</p>
<p>Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber profesional, termasuk trainer dari Lazada serta fotografer profesional yang memberikan materi terkait strategi pemasaran digital dan teknik visual produk.</p>
<p>Peserta tidak hanya diajarkan strategi berjualan online, tetapi juga dibekali kemampuan membuat konten visual yang menarik untuk memperkuat identitas brand di platform digital.</p>
<p>&ldquo;Harapannya, UMKM di Kota Medan bisa bangkit kembali dan naik kelas melalui pemanfaatan teknologi digital,&rdquo; ujar Hendra.</p>
<p>Dengan dukungan legislatif dan program pelatihan yang berkelanjutan, Pemko Medan optimistis pelaku UMKM mampu beradaptasi dengan era digital sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian daerah. (map/ila)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Komisi III DPRD Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui pelatihan digitalisasi.]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/dprd-medan-dukung-pelatihan-digital-umkm-12675.html</guid>
                <pubDate>Mon, 30 Mar 2026 14:09:32 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/29-3-KUPING-Digital-UMKM.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Rektor UMSU Apresiasi Kiprah Tun Dr H Rahmat Shah </title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/rektor-umsu-apresiasi-kiprah-tun-dr-h-rahmat-shah-12670.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><p>MEDAN &ndash; Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Prof.Dr. H Agussani, MAP mengapresiasi Tun Dr H Rahmat Shah sebagai tokoh yang peduli dan memiliki komitmen kuat dalam memajukan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, keadilan dan pelestarian lingkungan.</p>
<p>Hal tersebut dia sampaikan usai kegiatan silaturahim 15 tahun Monumen Nasional Keadilan yang dilaksanakan di &lsquo;Rahmat&rsquo; International Wildlife Museum dan Gallery Jalan S Parman Medan, Kamis (26/3).</p>
<p>Hadir Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan periode 2019&ndash;2024 yang juga Pakar Hukum Tata Negara, Prof Dr Mohammad Mahfud MD, SH, SU, MIP, Forkopimda Sumut, Konsul Jenderal negara sahabat dan tokoh lainnya.</p>
<p>Menurut Prof Agussani sosok Rahmat Shah yang mendapat julukan tokoh serbabisa asal Sumatera Utara ini, teladan sekaligus inspirasi bagi masyarakat khususnya generasi muda.</p>
<p>Rahmat Shah dikenal sebagai pengusaha sukses, diplomat Konsul Kehormatan Turkiye untuk Sumatera, penggiat konservasi alam,&nbsp; anggota DPD/MPR RI tahun 1999-2014, Ketua Umum Dewan Pengurus Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI) periode 2023-2028.</p>
<p>Di lingkup Internasional, dia dikenal oleh kalangan pemimpin dunia seperti Presiden AS, Bill Clinton dan PM Malaysia, dr. Tun Mahathir Mohamad, sebagai tokoh konservasi terkemuka yang&nbsp; mendirikan museum satwa liar pertama di Asia bernama Rahmat International Wildlife Museum &amp; Gallery Medan serta menerima penghargaan International Conservation Award.</p>
<p>Rektor UMSU menyampaikan bahwa Rahmat Shah juga peduli dan konsen dalam membangun dan memajukan pendidikan melalui kerja sama dengan lembaga pendidikan khususnya di Turkiye. &ldquo;UMSU salah satu yang difasilitasi membangun kemitraan dengan universitas di Turkiye dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan,&rdquo; kata Prof. Agussani.</p>
<p>Menurut Prof Agussani berbagai aktifitas yang dijalani Tun Dr Rahmat Shah menunjukkan bahwa dia sosok yang memiliki nilai ketokohan luar bias dikenal secara luas baik nasional maupun Internsional.</p>
<p>Rahmat Shah aktif memimpin berbagai organisasi nirlaba dan kemanusiaan seperti menjadi Ketua PMI Sumatera Utara berperan dalam misi kemanusiaan dan Ketua Umum FORKI Sumut yang terlibat dalam pengembangan olahraga, khususnya karate (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia) di Sumatera Utara.</p>
<p>Tokoh serbabisa itu pun mendirikan Monumen Nasional Keadilan yang telah berjalan selama 15 tahun. Terdapat ciri khas berupa ornamen uang koin di bagian puncaknya. Katanya, pendirian monumen ini untuk mengingatkan masyarakat dan pemerintah Indonesia agar senantiasa bersikap adil dalam segala aspek kehidupan.&nbsp; &nbsp;&ldquo;Moumen Nasional Keadilan ini menjadi bukti sahih kepedulian dan besarnya rasa tanggungjawab&nbsp; terhadap kehidupn berbangsa dan bernegara,&rdquo; ungkap Rektor.</p>
<p>Sebelumnya, Prof Mahfud dalam acara silaturahim 15 tahun Monumen Nasional Keadilan menyampaikan bahwa keadilan inti perjuangan yang harus ditegakkan negara manapun di dunia ini. Sejarah juga menyatat, negara yang tidak dapat menegakkan keadilan akan roboh.</p>

<p>&ldquo;Tujuan negara kita itu ada empat. Itu semuanya hanya bisa dicapai dengan keadilan. Pertama menjaga integrasi bangsa, melindungi bangsa dan tumpah darah, memajukan kesejahteraan umum serta mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Ini tidak akan tercapai kalau tidak adil,&rdquo; tuturnya.</p>
<p>Menurut Prof Mahfud, Monumen Nasional Keadilan satu-satunya di Indonesia ini memiliki nilai penting untuk tidak main-main dengan keadilan, &ldquo;Mudah-mudahan pesan dari Monumen Nasional Keadilan yang meskipun ada di Medan, sampai ke seluruh negeri,&rdquo; harapnya.</p>
<p>Tun Dr H Rahmat Shah mencetuskan yel-yel keadilan, &ldquo;Keadilan, Tegakkan!&rdquo;. Hal itu dimaksudkan agar semua pihak terpanggil untuk bersama-sama menegakkan keadilan di Indonesia.</p>
<p>&ldquo;Karena gak mungkin Pak Mahfud, saya dan kita beberapa orang saja mau negara ini menjadi adil keseluruhan tanpa semua pihak ikut terpanggil. Itulah kenapa kita lahirkan yel-yel itu hari ini,&rdquo; ucap Rahmat Shah.</p>
<p>Menurutnya, jika keadilan tidak ditegakkan, maka akan membawa bencana bagi Indonesia ke depan. &ldquo;Itu akan membangkitkan semangat di tengah-tengah masyarakat yang akhirnya kebahagiaan dan kesejahteraan bagi semuanya,&rdquo; pungkas pemilik Yayasan Rahmat Indonesia.</p>
<p>Acara monumental ini diawali dengan ceramah oleh Prof Dr H. Muzakkir, M.A. Dilanjutkan pemutaran video perjalanan awal hadirnya Monumen Nasional Keadilan yang peletakan batu pertama dilakukan Prof. Dr. Bagir Manan MCL pada 3 April 2010. Monumen Nasional Keadilan diresmikan oleh Irman Gusman pada 19 Maret 2011. (dmp/ila)</p>
</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Prof.Dr. H Agussani, MAP mengapresiasi Tun Dr H Rahmat Shah sebagai tokoh yang peduli dan memiliki komitmen kuat dalam memajukan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, keadilan dan pelestarian lingkungan.]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/rektor-umsu-apresiasi-kiprah-tun-dr-h-rahmat-shah-12670.html</guid>
                <pubDate>Mon, 30 Mar 2026 14:09:32 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/29-3-HL-SAMBUNGAN-Rahmat-Shah-.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Ada Jaringan Jual Beli Amunisi di Sentani</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/ada-jaringan-jual-beli-amunisi-di-sentani-12668.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p><strong>JAYAPURA</strong>&ndash;Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali mengungkap jaringan peredaran amunisi ilegal yang diduga berkaitan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Penindakan dilakukan secara bertahap mulai Rabu, 25 Maret hingga Kamis, 26 Maret 2026. Menariknya jika selama ini para pelaku lebih suka bermain di wilayah perbatasan hingga pegunungan, kali ini diungkap di Sentani Kabupaten Jayapura.</p>
<p>Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, AKBP Andria, menjelaskan bahwa dalam operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan empat tersangka berinisial KO (45), SM (40), HM (53), dan AK (51). &ldquo;Keempat tersangka yang diamankan memiliki peran berbeda dalam jaringan ini,&rdquo; ujarnya dalam rilis yang dikirim Jumat malam.</p>
<p>Penangkapan ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan atas kasus sebelumnya yang juga berkaitan dengan jaringan distribusi senjata dan amunisi ilegal di sejumlah wilayah Papua. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tiga tersangka yakni KO, SM dan AK diduga berperan sebagai perantara atau fasilitator dalam transaksi amunisi ilegal.</p>
<p>Sementara itu, tersangka HM diduga berperan sebagai penyedia atau penjual amunisi. &ldquo;Hingga saat ini, penyidik masih terus melakukan pendalaman secara intensif untuk mengungkap jaringan yang lebih luas,&rdquo; jelas AKBP Andria dalam keterangan tertulis Jumat (27/3).</p>
<p>Dalam penindakan tersebut, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa perangkat komunikasi, kendaraan, serta senjata api rakitan yang diduga digunakan dalam aktivitas ilegal tersebut.</p>
<p>Berdasarkan hasil koordinasi dengan penyidik, para tersangka dijerat dengan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Nomor 1 Tahun 2023, khususnya Pasal 306 juncto Pasal 20 yang mengatur tentang kepemilikan senjata ilegal serta perbantuan dalam tindak pidana. Penerapan pasal tersebut menegaskan bahwa tidak hanya pelaku utama, tetapi juga pihak yang membantu, memfasilitasi, maupun menjadi perantara dalam peredaran senjata dan amunisi ilegal dapat dimintai pertanggungjawaban pidana sesuai hukum yang berlaku.</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p><strong>JAYAPURA</strong>&ndash;Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali mengungkap jaringan peredaran amunisi ilegal yang diduga berkaitan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Penindakan dilakukan secara bertahap mulai Rabu, 25 Maret hingga Kamis, 26 Maret 2026. Menariknya jika selama ini para pelaku lebih suka bermain di wilayah perbatasan hingga pegunungan, kali ini diungkap di Sentani Kabupaten Jayapura.</p>
<p>Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, AKBP Andria, menjelaskan bahwa dalam operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan empat tersangka berinisial KO (45), SM (40), HM (53), dan AK (51). &ldquo;Keempat tersangka yang diamankan memiliki peran berbeda dalam jaringan ini,&rdquo; ujarnya dalam rilis yang dikirim Jumat malam.</p>
<p>Penangkapan ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan atas kasus sebelumnya yang juga berkaitan dengan jaringan distribusi senjata dan amunisi ilegal di sejumlah wilayah Papua. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tiga tersangka yakni KO, SM dan AK diduga berperan sebagai perantara atau fasilitator dalam transaksi amunisi ilegal.</p>
<p>Sementara itu, tersangka HM diduga berperan sebagai penyedia atau penjual amunisi. &ldquo;Hingga saat ini, penyidik masih terus melakukan pendalaman secara intensif untuk mengungkap jaringan yang lebih luas,&rdquo; jelas AKBP Andria dalam keterangan tertulis Jumat (27/3).</p>
<p>Dalam penindakan tersebut, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa perangkat komunikasi, kendaraan, serta senjata api rakitan yang diduga digunakan dalam aktivitas ilegal tersebut.</p>
<p>Berdasarkan hasil koordinasi dengan penyidik, para tersangka dijerat dengan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Nomor 1 Tahun 2023, khususnya Pasal 306 juncto Pasal 20 yang mengatur tentang kepemilikan senjata ilegal serta perbantuan dalam tindak pidana. Penerapan pasal tersebut menegaskan bahwa tidak hanya pelaku utama, tetapi juga pihak yang membantu, memfasilitasi, maupun menjadi perantara dalam peredaran senjata dan amunisi ilegal dapat dimintai pertanggungjawaban pidana sesuai hukum yang berlaku.</p>
</div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Penangkapan ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan atas kasus sebelumnya yang juga berkaitan dengan jaringan distribusi senjata dan amunisi ilegal di sejumlah wilayah Papua. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal,]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/ada-jaringan-jual-beli-amunisi-di-sentani-12668.html</guid>
                <pubDate>Mon, 30 Mar 2026 10:09:51 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/03/1-sindikat-amunisi.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Belajar dari YouTube, Khawatir Jika Pelanggan Tak Puas</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/belajar-dari-youtube-khawatir-jika-pelanggan-tak-puas-12669.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_86">

<div><p><strong>Cerita Yason You, Pemuda Asal Meepago yang Membangun Usaha POM Mini dari Modal Nekat</strong></p>
<p><em>Seorang pengusaha milenial Orang Asli Papua (OAP) di kawasan Pantai Nabire membuktikan bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk memulai usaha. Berbekal tekad, keberanian, dan kemauan belajar, ia berhasil merintis usaha POM Mini yang kini mulai berkembang.</em></p>
<p><em><strong>Laporan: Theresia _ Nabire</strong></em></p>
<p>Perjalanan usahanya dimulai dari pengalaman sederhana. Ia pernah bekerja di salah satu usaha fotokopi di wilayah Sirewini, Nabire, selama kurang lebih empat bulan. Di tempat tersebut, ia bertugas di bagian percetakan sekaligus belajar dasar-dasar pelayanan dan pengelolaan usaha.</p>
<p>&ldquo;Awalnya saya kerja di fotokopi sekitar empat bulan. Dari situ saya belajar banyak hal, terutama di bagian percetakan,&rdquo; ujar Yason You kepada media ini saat diwawancarai di tempat kerjanya yang beralamat di Pantai Nabire, Selasa, (24/3).</p>
<p>Setelah merasa cukup memperoleh pengalaman, ia memutuskan kembali ke kampung untuk mencari peluang usaha dengan modal yang dimiliki. Ia sempat berencana membuka usaha fotokopi sendiri, namun terkendala tempat usaha yang sebagian besar harus disewa.</p>
<p>Tak menyerah, ia kemudian mencoba usaha lain berupa kios kecil yang dijalankan selama tujuh bulan. Namun, usaha tersebut menghadapi berbagai tantangan sehingga ia kembali mencari peluang baru yang lebih menjanjikan. Melihat tingginya mobilitas kendaraan di sekitar pantai Nabire serta belum adanya penjual bahan bakar di lokasi tersebut, ia pun melihat peluang untuk membuka usaha POM Mini.</p>
<p>&ldquo;Di sini tempatnya strategis, kendaraan banyak, tapi belum ada yang jual bensin di sekitar sini. Dari situ saya lihat ini peluang,&rdquo; katanya. Meski tidak memiliki pengalaman dalam mengoperasikan POM Mini, ia tidak patah semangat. Ia belajar secara mandiri melalui berbagai sumber, termasuk menonton video di YouTube dan bertanya langsung kepada pelaku usaha yang lebih berpengalaman.</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_87">

<div><p><strong>Cerita Yason You, Pemuda Asal Meepago yang Membangun Usaha POM Mini dari Modal Nekat</strong></p>
<p><em>Seorang pengusaha milenial Orang Asli Papua (OAP) di kawasan Pantai Nabire membuktikan bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk memulai usaha. Berbekal tekad, keberanian, dan kemauan belajar, ia berhasil merintis usaha POM Mini yang kini mulai berkembang.</em></p>
<p><em><strong>Laporan: Theresia _ Nabire</strong></em></p>
<p>Perjalanan usahanya dimulai dari pengalaman sederhana. Ia pernah bekerja di salah satu usaha fotokopi di wilayah Sirewini, Nabire, selama kurang lebih empat bulan. Di tempat tersebut, ia bertugas di bagian percetakan sekaligus belajar dasar-dasar pelayanan dan pengelolaan usaha.</p>
<p>&ldquo;Awalnya saya kerja di fotokopi sekitar empat bulan. Dari situ saya belajar banyak hal, terutama di bagian percetakan,&rdquo; ujar Yason You kepada media ini saat diwawancarai di tempat kerjanya yang beralamat di Pantai Nabire, Selasa, (24/3).</p>
<p>Setelah merasa cukup memperoleh pengalaman, ia memutuskan kembali ke kampung untuk mencari peluang usaha dengan modal yang dimiliki. Ia sempat berencana membuka usaha fotokopi sendiri, namun terkendala tempat usaha yang sebagian besar harus disewa.</p>
<p>Tak menyerah, ia kemudian mencoba usaha lain berupa kios kecil yang dijalankan selama tujuh bulan. Namun, usaha tersebut menghadapi berbagai tantangan sehingga ia kembali mencari peluang baru yang lebih menjanjikan. Melihat tingginya mobilitas kendaraan di sekitar pantai Nabire serta belum adanya penjual bahan bakar di lokasi tersebut, ia pun melihat peluang untuk membuka usaha POM Mini.</p>
<p>&ldquo;Di sini tempatnya strategis, kendaraan banyak, tapi belum ada yang jual bensin di sekitar sini. Dari situ saya lihat ini peluang,&rdquo; katanya. Meski tidak memiliki pengalaman dalam mengoperasikan POM Mini, ia tidak patah semangat. Ia belajar secara mandiri melalui berbagai sumber, termasuk menonton video di YouTube dan bertanya langsung kepada pelaku usaha yang lebih berpengalaman.</p>
</div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Tak menyerah, ia kemudian mencoba usaha lain berupa kios kecil yang dijalankan selama tujuh bulan. Namun, usaha tersebut menghadapi berbagai tantangan sehingga ia kembali mencari peluang baru yang lebih menjanjikan. Meli]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/belajar-dari-youtube-khawatir-jika-pelanggan-tak-puas-12669.html</guid>
                <pubDate>Mon, 30 Mar 2026 10:09:51 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://cenderawasihpos.jawapos.com/wp-content/uploads/2026/03/1-pengusaha-pom-mini.webp"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Bupati Ikut Pelepasan Jenazah Camat Kutabuluh</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/bupati-ikut-pelepasan-jenazah-camat-kutabuluh-12664.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>KARO-Suasana khidmat menyelimuti Jambur Sempakata, Kabanjahe, saat keluarga besar Pemerintah Kabupaten Karo memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Camat Kuta Buluh Josua Sebayang, SE, Sabtu (28/3).</p>
<p>Bupati Karo&nbsp; Antonius Ginting hadir langsung mengikuti prosesi adat sebagai bentuk penghormatan dan rasa duka mendalam atas berpulangnya salah satu putra terbaik daerah yang dikenal berdedikasi tinggi.</p>
<p>Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam bagi jajaran pemerintahan maupun masyarakat Kabupaten Karo. &ldquo;Kami sangat berduka atas kepergian saudara kami, Josua Sebayang, SE. Beliau adalah sosok yang pekerja keras dan memiliki loyalitas tinggi dalam melayani masyarakat di Kecamatan Kutabuluh. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Karo, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian dan dedikasi yang telah almarhum berikan selama ini,&rdquo; ujar Bupati Karo.</p>
<p>Setelah prosesi adat selesai, acara dilanjutkan dengan upacara pelepasan jenazah secara kedinasan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM. Upacara berlangsung dengan lancar dan penuh haru, diikuti oleh jajaran ASN di lingkungan Pemkab Karo.</p>
<p>Momen emosional terlihat saat peti jenazah almarhum diangkat bersama-sama oleh seluruh Camat se-Kabupaten Karo. Aksi ini dilakukan sebagai simbol solidaritas dan persaudaraan yang kuat antar-rekan sejawat yang selama ini berjuang bersama dalam membangun wilayah Kabupaten Karo.</p>
<p>Selain Bupati dan Sekda, acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi Golkar, Frans Dante Ginting,&nbsp; sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta keluarga besar almarhum. Kehadiran para pelayat yang memadati Jambur Sempakata menunjukkan sosok almarhum Josua Sebayang adalah pribadi yang dihormati dan dicintai semasa hidupnya. (deo/ila)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>KARO-Suasana khidmat menyelimuti Jambur Sempakata, Kabanjahe, saat keluarga besar Pemerintah Kabupaten Karo memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Camat Kuta Buluh Josua Sebayang, SE, Sabtu (28/3).</p>
<p>Bupati Karo&nbsp; Antonius Ginting hadir langsung mengikuti prosesi adat sebagai bentuk penghormatan dan rasa duka mendalam atas berpulangnya salah satu putra terbaik daerah yang dikenal berdedikasi tinggi.</p>
<p>Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam bagi jajaran pemerintahan maupun masyarakat Kabupaten Karo. &ldquo;Kami sangat berduka atas kepergian saudara kami, Josua Sebayang, SE. Beliau adalah sosok yang pekerja keras dan memiliki loyalitas tinggi dalam melayani masyarakat di Kecamatan Kutabuluh. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Karo, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian dan dedikasi yang telah almarhum berikan selama ini,&rdquo; ujar Bupati Karo.</p>
<p>Setelah prosesi adat selesai, acara dilanjutkan dengan upacara pelepasan jenazah secara kedinasan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM. Upacara berlangsung dengan lancar dan penuh haru, diikuti oleh jajaran ASN di lingkungan Pemkab Karo.</p>
<p>Momen emosional terlihat saat peti jenazah almarhum diangkat bersama-sama oleh seluruh Camat se-Kabupaten Karo. Aksi ini dilakukan sebagai simbol solidaritas dan persaudaraan yang kuat antar-rekan sejawat yang selama ini berjuang bersama dalam membangun wilayah Kabupaten Karo.</p>
<p>Selain Bupati dan Sekda, acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi Golkar, Frans Dante Ginting,&nbsp; sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta keluarga besar almarhum. Kehadiran para pelayat yang memadati Jambur Sempakata menunjukkan sosok almarhum Josua Sebayang adalah pribadi yang dihormati dan dicintai semasa hidupnya. (deo/ila)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Suasana khidmat menyelimuti Jambur Sempakata, Kabanjahe, saat keluarga besar Pemerintah Kabupaten Karo memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Camat Kuta Buluh Josua Sebayang, SE, Sabtu (28/3).]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/bupati-ikut-pelepasan-jenazah-camat-kutabuluh-12664.html</guid>
                <pubDate>Mon, 30 Mar 2026 10:09:36 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/29-3-KUPING-Pelepasan-Jenazah-.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Sudah Dibayar 90 Persen, Gedung Catlab RSUD Sidikalang Belum Rampung</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/sudah-dibayar-90-persen-gedung-catlab-rsud-sidikalang-belum-rampung-12665.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p><strong>DAIRI, SUMUTPOS.CO &ndash; </strong>Proyek pembangunan gedung <em>Catheterization Laboratory</em> (Catlab) khusus penanganan penyakit jantung di RSUD Sidikalang menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, meski anggaran proyek telah dibayarkan hingga 90 persen, kondisi bangunan justru dilaporkan rusak parah dan belum selesai dikerjakan.</p>
<p>Gedung yang dibangun melalui anggaran tahun 2025 dengan nilai kontrak sekitar Rp1,8 miliar lebih itu kini tampak memprihatinkan. Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan serius, mulai dari plafon yang ambruk, interior yang belum rampung, hingga instalasi listrik yang belum selesai.</p>
<p>Ironisnya, proyek tersebut seharusnya telah selesai pada Desember 2025. Namun hingga menjelang triwulan kedua tahun 2026, pekerjaan masih terus berlangsung. Sejumlah pekerja bahkan terlihat masih memasang fasilitas seperti pintu dorong berbahan stainless steel.</p>
<p>Kondisi ini memunculkan dugaan pekerjaan dilakukan secara asal jadi. Apalagi, proyek dengan nilai kontrak Rp1.889.955.760 tersebut dinilai tidak mencerminkan kualitas pembangunan yang semestinya.</p>
<p>Kepala Bidang Sarana dan Prasarana RSUD Sidikalang sekaligus Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Santy Limbong, mengakui bahwa pembangunan fisik gedung belum rampung.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa proyek mengalami keterlambatan sejak awal pelaksanaan. &ldquo;Kontrak pekerjaan berlangsung dari Juli hingga Desember 2025. Namun saya baru melanjutkan tugas pada Oktober, sehingga ada beberapa kendala dalam prosesnya,&rdquo; ujarnya, Jumat (27/3).</p>
<p>Menurut Santy, pihaknya bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) telah berulang kali mengingatkan kontraktor untuk mempercepat pengerjaan, termasuk dengan menambah jumlah tenaga kerja.</p>
<p>Ia juga menyebut keterlambatan disebabkan oleh kendala di lapangan, seperti kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan cuaca ekstrem. Meski demikian, pihak rekanan disebut telah berjanji akan menyelesaikan seluruh pekerjaan, termasuk memperbaiki plafon yang ambruk karena dinilai membahayakan.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Dairi Rahmat Syah Munthe, mengungkapkan bahwa pembayaran proyek telah mencapai 90 persen dari total nilai kontrak.&ldquo;Pembayaran sudah 90 persen, tinggal 10 persen lagi yang belum dicairkan,&rdquo; jelasnya, Sabtu (28/3).</p>
<p>Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik terkait pengawasan dan kualitas pengerjaan proyek yang menggunakan anggaran besar tersebut. Terlebih, gedung Catlab memiliki peran vital dalam penanganan penyakit jantung yang sangat dibutuhkan masyarakat.</p>
<p>Masyarakat pun berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk memastikan penyelesaian proyek sesuai standar, agar fasilitas kesehatan tersebut dapat segera difungsikan secara optimal dan aman. (rud/ila)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p><strong>DAIRI, SUMUTPOS.CO &ndash; </strong>Proyek pembangunan gedung <em>Catheterization Laboratory</em> (Catlab) khusus penanganan penyakit jantung di RSUD Sidikalang menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, meski anggaran proyek telah dibayarkan hingga 90 persen, kondisi bangunan justru dilaporkan rusak parah dan belum selesai dikerjakan.</p>
<p>Gedung yang dibangun melalui anggaran tahun 2025 dengan nilai kontrak sekitar Rp1,8 miliar lebih itu kini tampak memprihatinkan. Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan serius, mulai dari plafon yang ambruk, interior yang belum rampung, hingga instalasi listrik yang belum selesai.</p>
<p>Ironisnya, proyek tersebut seharusnya telah selesai pada Desember 2025. Namun hingga menjelang triwulan kedua tahun 2026, pekerjaan masih terus berlangsung. Sejumlah pekerja bahkan terlihat masih memasang fasilitas seperti pintu dorong berbahan stainless steel.</p>
<p>Kondisi ini memunculkan dugaan pekerjaan dilakukan secara asal jadi. Apalagi, proyek dengan nilai kontrak Rp1.889.955.760 tersebut dinilai tidak mencerminkan kualitas pembangunan yang semestinya.</p>
<p>Kepala Bidang Sarana dan Prasarana RSUD Sidikalang sekaligus Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Santy Limbong, mengakui bahwa pembangunan fisik gedung belum rampung.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa proyek mengalami keterlambatan sejak awal pelaksanaan. &ldquo;Kontrak pekerjaan berlangsung dari Juli hingga Desember 2025. Namun saya baru melanjutkan tugas pada Oktober, sehingga ada beberapa kendala dalam prosesnya,&rdquo; ujarnya, Jumat (27/3).</p>
<p>Menurut Santy, pihaknya bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) telah berulang kali mengingatkan kontraktor untuk mempercepat pengerjaan, termasuk dengan menambah jumlah tenaga kerja.</p>
<p>Ia juga menyebut keterlambatan disebabkan oleh kendala di lapangan, seperti kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan cuaca ekstrem. Meski demikian, pihak rekanan disebut telah berjanji akan menyelesaikan seluruh pekerjaan, termasuk memperbaiki plafon yang ambruk karena dinilai membahayakan.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Dairi Rahmat Syah Munthe, mengungkapkan bahwa pembayaran proyek telah mencapai 90 persen dari total nilai kontrak.&ldquo;Pembayaran sudah 90 persen, tinggal 10 persen lagi yang belum dicairkan,&rdquo; jelasnya, Sabtu (28/3).</p>
<p>Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik terkait pengawasan dan kualitas pengerjaan proyek yang menggunakan anggaran besar tersebut. Terlebih, gedung Catlab memiliki peran vital dalam penanganan penyakit jantung yang sangat dibutuhkan masyarakat.</p>
<p>Masyarakat pun berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk memastikan penyelesaian proyek sesuai standar, agar fasilitas kesehatan tersebut dapat segera difungsikan secara optimal dan aman. (rud/ila)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Proyek pembangunan gedung Catheterization Laboratory (Catlab) khusus penanganan penyakit jantung di RSUD Sidikalang menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, meski anggaran proyek telah dibayarkan hingga 90 persen, kondisi bangunan justru dilaporkan rusak parah dan belum selesai dikerjakan.]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/sudah-dibayar-90-persen-gedung-catlab-rsud-sidikalang-belum-rampung-12665.html</guid>
                <pubDate>Mon, 30 Mar 2026 10:09:36 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/29-3-HL-RSUD-Sidikalang-.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Penerapan Kebijakan WFH, RS Pemerintah Tunggu Arahan Pusat</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/penerapan-kebijakan-wfh-rs-pemerintah-tunggu-arahan-pusat-12663.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>Rencana pemerintah pusat menerapkan kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam seminggu mulai menuai respons dari berbagai sektor, termasuk layanan kesehatan. Sejumlah rumah sakit pemerintah di Kota Medan menyatakan masih menunggu arahan resmi sebelum mengambil langkah.</p>
<p>Manajer Hukum dan Humas RSUP H Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak, MIKom, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima instruksi dari Kementerian Kesehatan terkait penerapan kebijakan tersebut.</p>
<p>&ldquo;Kami belum mendapatkan arahan atau instruksi resmi. Jadi saat ini belum ada hal yang dapat kami informasikan,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Meski demikian, ia menegaskan bahwa sebagai fasilitas layanan publik, rumah sakit tetap akan memprioritaskan pelayanan pasien di atas kebijakan fleksibilitas kerja.</p>
<p>Hal senada disampaikan Direktur RSU Haji Medan, dr Yulinda Elvi Nasution. Ia menyebut pihaknya juga belum menerima surat edaran maupun petunjuk teknis terkait penerapan WFH.</p>
<p>&ldquo;Kami masih menunggu arahan lebih lanjut. Jika nanti ada kebijakan resmi, tentu akan kami tindak lanjuti,&rdquo; katanya.</p>
<p>Yulinda memastikan, apapun bentuk kebijakan yang akan diterapkan, pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu. Rumah sakit akan menyesuaikan langkah agar tetap optimal dalam melayani pasien.</p>
<p>Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur RSUD dr Pirngadi Medan, dr Mardohar Tambunan, juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, hingga kini belum ada arahan resmi dari pemerintah pusat.</p>
<p>&ldquo;Kita masih menunggu kebijakan dari pimpinan. Namun sebagai rumah sakit, tentu harus mempertimbangkan pelayanan langsung kepada masyarakat,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Diketahui, pemerintah tengah merancang kebijakan WFH satu hari dalam sepekan sebagai upaya menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM), di tengah dinamika geopolitik global yang berdampak pada energi.</p>
<p>Meski demikian, sektor kesehatan dinilai memiliki karakteristik berbeda dibandingkan sektor lainnya. Dengan layanan yang bersifat langsung dan krusial, penerapan WFH di rumah sakit diperkirakan akan memerlukan skema khusus agar tidak mengganggu pelayanan publik.</p>
<p>Untuk itu, pihak rumah sakit memilih bersikap hati-hati sambil menunggu regulasi resmi, sembari memastikan komitmen utama tetap terjaga, yakni memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (ila)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>Rencana pemerintah pusat menerapkan kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam seminggu mulai menuai respons dari berbagai sektor, termasuk layanan kesehatan. Sejumlah rumah sakit pemerintah di Kota Medan menyatakan masih menunggu arahan resmi sebelum mengambil langkah.</p>
<p>Manajer Hukum dan Humas RSUP H Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak, MIKom, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima instruksi dari Kementerian Kesehatan terkait penerapan kebijakan tersebut.</p>
<p>&ldquo;Kami belum mendapatkan arahan atau instruksi resmi. Jadi saat ini belum ada hal yang dapat kami informasikan,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Meski demikian, ia menegaskan bahwa sebagai fasilitas layanan publik, rumah sakit tetap akan memprioritaskan pelayanan pasien di atas kebijakan fleksibilitas kerja.</p>
<p>Hal senada disampaikan Direktur RSU Haji Medan, dr Yulinda Elvi Nasution. Ia menyebut pihaknya juga belum menerima surat edaran maupun petunjuk teknis terkait penerapan WFH.</p>
<p>&ldquo;Kami masih menunggu arahan lebih lanjut. Jika nanti ada kebijakan resmi, tentu akan kami tindak lanjuti,&rdquo; katanya.</p>
<p>Yulinda memastikan, apapun bentuk kebijakan yang akan diterapkan, pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu. Rumah sakit akan menyesuaikan langkah agar tetap optimal dalam melayani pasien.</p>
<p>Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur RSUD dr Pirngadi Medan, dr Mardohar Tambunan, juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, hingga kini belum ada arahan resmi dari pemerintah pusat.</p>
<p>&ldquo;Kita masih menunggu kebijakan dari pimpinan. Namun sebagai rumah sakit, tentu harus mempertimbangkan pelayanan langsung kepada masyarakat,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Diketahui, pemerintah tengah merancang kebijakan WFH satu hari dalam sepekan sebagai upaya menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM), di tengah dinamika geopolitik global yang berdampak pada energi.</p>
<p>Meski demikian, sektor kesehatan dinilai memiliki karakteristik berbeda dibandingkan sektor lainnya. Dengan layanan yang bersifat langsung dan krusial, penerapan WFH di rumah sakit diperkirakan akan memerlukan skema khusus agar tidak mengganggu pelayanan publik.</p>
<p>Untuk itu, pihak rumah sakit memilih bersikap hati-hati sambil menunggu regulasi resmi, sembari memastikan komitmen utama tetap terjaga, yakni memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (ila)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Rencana pemerintah pusat menerapkan kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam seminggu mulai menuai respons dari berbagai sektor, termasuk layanan kesehatan. Sejumlah rumah sakit pemerintah di Kota Medan menyatakan masih menunggu arahan resmi sebelum mengambil langkah.]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/penerapan-kebijakan-wfh-rs-pemerintah-tunggu-arahan-pusat-12663.html</guid>
                <pubDate>Mon, 30 Mar 2026 10:09:36 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/29-3-KUPING-Kebijakan-WFH.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Berbagai Rekomendasi Pilihan Nike Official Store Online</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/berbagai-rekomendasi-pilihan-nike-official-store-online-12667.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>Dengan adanya berbagai aplikasi yang mendukung untuk mendapatkan barang dengan mudah dan cepat, transaksi jual beli online kini dimudahkan</p>
<p>Salah satunya produk Nike official store yang sudah tersedia secara online yang menyediakan barang-barang ori dengan kualitas terbaik yang bisa jadi pilihan.</p>
<p>Toko online di Indonesia sudah tersedia dalam berbagai pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Jumlah pengunjung di setiap marketplace cenderung mengalami kenaikan karena maraknya pilihan belanja online yang banyak digunakan.</p>
<h2><b>Toko Nike Official Store&nbsp;Online</b></h2>
<ol>
<li aria-level="1"><span>Blibli&nbsp;</span></li>
</ol>
<p><span>Blibli menyediakan </span><a href="https://www.blibli.com/merchant/nike-sports-flagship-store/NIE-12227"><span>Nike official store online</span></a><span> yang bisa didapatkan dengan mudah melalui aplikasi yang telah disediakan. Marketplace Blibli merupakan milik dari perusahaan Djarum Group sebagai salah satu marketplace terpopuler di Indonesia dengan jumlah pengunjungnya yang terus mengalami kenaikan setiap bulan.&nbsp;</span></p>
<p><span>Kategori produk yang seringkali dicari di marketplace ini yaitu produk fashion, elektronik hingga bahan makanan. Sehingga untuk menemukan produk Nike tentunya sudah tidak sulit lagi karena Blibli sudah menyediakan official store yang bisa dikunjungi oleh semua orang.</span></p>
<ol>
<li aria-level="1"><span>Shopee&nbsp;</span></li>
</ol>
<p><span>Shopee menjadi salah satu e-commerce yang asalnya dari Asia Tenggara dan pertama kalinya berdiri di Singapura dan sudah meluaskan jangkauan bisnisnya ke negara lain seperti Indonesia Thailand, Taiwan, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Shopee juga memiliki urutan kedua dengan pengunjung terbanyak di Indonesia.</span></p>
<p><span>Termasuk untuk mendapatkan produk Nike tentunya bisa didapatkan di Shopee karena sudah tersedia official store. Anda tidak perlu meragukan kualitas yang ditawarkan oleh Shopee dalam menyediakan produk Nike.</span></p>
<ol>
<li aria-level="1"><span>Lazada&nbsp;</span></li>
</ol>
<p><span>Lazada adalah perusahaan besutan dari Alibaba Group yang sudah berdiri dari tahun 2012 dan saat ini menjadi salah satu marketplace yang cukup populer di Indonesia. Lazada adalah marketplace yang juga menyediakan jasa menjadi mitra dengan modalnya mulai dari 500 ribu saja.</span></p>
<p><span>Aplikasi Lazada ini juga tersedia official store untuk pembelian Nike dengan harga yang jauh lebih murah karena tersedia berbagai promo yang bisa digunakan. Saat ini untuk mendapatkan produk sepatu Nike sudah tidak sulit lagi karena Lazada menyediakan berbagai seri yang dibutuhkan oleh para pembeli.&nbsp;</span></p>
<ol>
<li aria-level="1"><span>Tokopedia&nbsp;</span></li>
</ol>
<p><span>Tokopedia adalah salah satu marketplace atau e-commerce di Indonesia yang menyediakan lapak penjual serta ekspedisi yang sangat mumpuni hingga yang paling populer diminati oleh para penggemar. Tokopedia inilah yang dijadikan sebagai marketplace urutan nomor 1 terbanyak pengunjungnya di Indonesia.</span></p>
<p><span>Marketplace ini telah menyediakan berbagai fitur untuk merchant yang bisa berjualan di aplikasi seperti adanya fitur promosi, broadcast chat, statistik toko hingga keuangan yang nantinya penjual bisa meminjam modal untuk pengembangan bisnis di Tokopedia. Adanya berbagai fitur itulah yang memberikan kemudahan bagi seller untuk memulai berjualan.&nbsp;</span></p>
<ol>
<li aria-level="1"><span>Bukalapak&nbsp;</span></li>
</ol>
<p><span>Bukalapak termasuk official store Nike online yang sangat direkomendasikan dengan berbagai tipe yang ada di aplikasi belanja online ini. Bukalapak adalah marketplace Indonesia yang sudah berdiri dari tahun 2010 dengan ditujukan pada para pelaku UMKM yang ingin membuka lapak secara online.&nbsp;</span></p>
<p><span>Seiring berjalannya waktu Bukalapak dikenal oleh banyak orang hingga memiliki pengunjung terbanyak di Indonesia urutan ketiga. Sehingga tidak heran lagi apabila Bukalapak juga menyediakan official store untuk produk Nike yang bisa didapatkan dengan mudah oleh para pembeli.&nbsp;</span></p>
<p><span>Itulah beberapa Nike official store online yang menyediakan produk berkualitas dan harga lebih terjangkau. Setiap marketplace menawarkan harga yang berbeda-beda karena tergantung dari promo dan voucher yang digunakan.(rel/sih)</span></p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>Dengan adanya berbagai aplikasi yang mendukung untuk mendapatkan barang dengan mudah dan cepat, transaksi jual beli online kini dimudahkan</p>
<p>Salah satunya produk Nike official store yang sudah tersedia secara online yang menyediakan barang-barang ori dengan kualitas terbaik yang bisa jadi pilihan.</p>
<p>Toko online di Indonesia sudah tersedia dalam berbagai pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Jumlah pengunjung di setiap marketplace cenderung mengalami kenaikan karena maraknya pilihan belanja online yang banyak digunakan.</p>
<h2><b>Toko Nike Official Store&nbsp;Online</b></h2>
<ol>
<li aria-level="1"><span>Blibli&nbsp;</span></li>
</ol>
<p><span>Blibli menyediakan </span><a href="https://www.blibli.com/merchant/nike-sports-flagship-store/NIE-12227"><span>Nike official store online</span></a><span> yang bisa didapatkan dengan mudah melalui aplikasi yang telah disediakan. Marketplace Blibli merupakan milik dari perusahaan Djarum Group sebagai salah satu marketplace terpopuler di Indonesia dengan jumlah pengunjungnya yang terus mengalami kenaikan setiap bulan.&nbsp;</span></p>
<p><span>Kategori produk yang seringkali dicari di marketplace ini yaitu produk fashion, elektronik hingga bahan makanan. Sehingga untuk menemukan produk Nike tentunya sudah tidak sulit lagi karena Blibli sudah menyediakan official store yang bisa dikunjungi oleh semua orang.</span></p>
<ol>
<li aria-level="1"><span>Shopee&nbsp;</span></li>
</ol>
<p><span>Shopee menjadi salah satu e-commerce yang asalnya dari Asia Tenggara dan pertama kalinya berdiri di Singapura dan sudah meluaskan jangkauan bisnisnya ke negara lain seperti Indonesia Thailand, Taiwan, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Shopee juga memiliki urutan kedua dengan pengunjung terbanyak di Indonesia.</span></p>
<p><span>Termasuk untuk mendapatkan produk Nike tentunya bisa didapatkan di Shopee karena sudah tersedia official store. Anda tidak perlu meragukan kualitas yang ditawarkan oleh Shopee dalam menyediakan produk Nike.</span></p>
<ol>
<li aria-level="1"><span>Lazada&nbsp;</span></li>
</ol>
<p><span>Lazada adalah perusahaan besutan dari Alibaba Group yang sudah berdiri dari tahun 2012 dan saat ini menjadi salah satu marketplace yang cukup populer di Indonesia. Lazada adalah marketplace yang juga menyediakan jasa menjadi mitra dengan modalnya mulai dari 500 ribu saja.</span></p>
<p><span>Aplikasi Lazada ini juga tersedia official store untuk pembelian Nike dengan harga yang jauh lebih murah karena tersedia berbagai promo yang bisa digunakan. Saat ini untuk mendapatkan produk sepatu Nike sudah tidak sulit lagi karena Lazada menyediakan berbagai seri yang dibutuhkan oleh para pembeli.&nbsp;</span></p>
<ol>
<li aria-level="1"><span>Tokopedia&nbsp;</span></li>
</ol>
<p><span>Tokopedia adalah salah satu marketplace atau e-commerce di Indonesia yang menyediakan lapak penjual serta ekspedisi yang sangat mumpuni hingga yang paling populer diminati oleh para penggemar. Tokopedia inilah yang dijadikan sebagai marketplace urutan nomor 1 terbanyak pengunjungnya di Indonesia.</span></p>
<p><span>Marketplace ini telah menyediakan berbagai fitur untuk merchant yang bisa berjualan di aplikasi seperti adanya fitur promosi, broadcast chat, statistik toko hingga keuangan yang nantinya penjual bisa meminjam modal untuk pengembangan bisnis di Tokopedia. Adanya berbagai fitur itulah yang memberikan kemudahan bagi seller untuk memulai berjualan.&nbsp;</span></p>
<ol>
<li aria-level="1"><span>Bukalapak&nbsp;</span></li>
</ol>
<p><span>Bukalapak termasuk official store Nike online yang sangat direkomendasikan dengan berbagai tipe yang ada di aplikasi belanja online ini. Bukalapak adalah marketplace Indonesia yang sudah berdiri dari tahun 2010 dengan ditujukan pada para pelaku UMKM yang ingin membuka lapak secara online.&nbsp;</span></p>
<p><span>Seiring berjalannya waktu Bukalapak dikenal oleh banyak orang hingga memiliki pengunjung terbanyak di Indonesia urutan ketiga. Sehingga tidak heran lagi apabila Bukalapak juga menyediakan official store untuk produk Nike yang bisa didapatkan dengan mudah oleh para pembeli.&nbsp;</span></p>
<p><span>Itulah beberapa Nike official store online yang menyediakan produk berkualitas dan harga lebih terjangkau. Setiap marketplace menawarkan harga yang berbeda-beda karena tergantung dari promo dan voucher yang digunakan.(rel/sih)</span></p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Transaksi jual beli online sekarang dimudahkan dengan adanya berbagai aplikasi yang telah mendukung untuk mendapatkan barang dengan mudah dan cepat. Salah satunya produk Nike official store yang sudah tersedia secara online untuk menyediakan barang-barang ori dengan kualitas terbaik yang...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/berbagai-rekomendasi-pilihan-nike-official-store-online-12667.html</guid>
                <pubDate>Mon, 30 Mar 2026 10:09:36 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-29-at-7.03.22-AM.jpeg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Abaikan Data Resmi Penerima Bansos Lingkungan 2 Tanjungmarulak Hilir, Kepling di Tebingtinggi Diduga Tahan Hak Warga</title>
                <link>https://www.seputarnegara.com/abaikan-data-resmi-penerima-bansos-lingkungan-2-tanjungmarulak-hilir-kepling-di-tebingtinggi-diduga-tahan-hak-warga-12666.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div><div><div data-td-block-uid="tdi_91">

<div><p>TEBINGTINGGI &ndash; Kinerja Kepala Lingkungan (Kepling) 2 di Kelurahan Tanjungmarulak Hilir, Kecamatan Rambutan, menuai sorotan tajam dari masyarakat, Sabtu (28/3).</p>
<p>Oknum kepala lingkungan tersebut diduga tidak menjalankan tugas secara profesional, khususnya dalam penyaluran bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, bantuan tersebut seharusnya diberikan kepada warga yang telah terdata dan dinyatakan layak menerima sesuai data dari bulog. Namun di lapangan, ditemukan sejumlah warga yang berhak justru tidak menerima bantuan, sehingga memicu kekecewaan di tengah masyarakat.</p>
<p>Hingga saat ini, berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 1 kepala keluarga (KK) yang bantuan sosialnya diduga ditahan. Salah satu warga, Heri Bima Utami Purba, mengaku kecewa karena dirinya yang telah terdata sebagai penerima bantuan tidak mendapatkan undangan pengambilan.</p>
<p>&ldquo;Saya ini terdata sebagai penerima bantuan, tapi tidak diberikan undangan. Masalah pribadi saya dengan istri malah dibawa-bawa,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Heri menjelaskan bahwa dirinya memang sedang berpisah dengan istrinya, namun belum bercerai. Ia juga menegaskan bahwa anaknya tetap berada dalam pengasuhannya bersama kedua orangtuanya.</p>
<p>&ldquo;Kami memang pisah, tapi belum cerai. Anak saya saya rawat bersama orangtua saya. Tidak seharusnya itu jadi alasan bantuan saya tidak diberikan,&rdquo; katanya dengan nada kecewa.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Lingkungan, Idawati Damanik, saat dikonfirmasi menyampaikan alasan penundaan pemberian bantuan tersebut. Ia menilai Heri menelantarkan istrinya. &ldquo;Dia menelantarkan istrinya, jadi undangan tidak saya berikan. Suruh saja istrinya datang kemari,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, Idawati juga mengakui adanya hubungan pribadi yang kurang baik dengan keluarga Heri sejak lama, bahkan sebelum dirinya menjabat sebagai kepala lingkungan.</p>
<p>Dari informasi yang dihimpun di lingkungan setempat, hubungan antara kedua pihak memang sudah tidak harmonis. Namun demikian, sikap tersebut dinilai tidak seharusnya memengaruhi pelaksanaan tugas sebagai aparatur pelayanan masyarakat.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Camat Rambutan, Hersan Koto, menegaskan bahwa penyaluran bantuan telah dilakukan sesuai prosedur. Bantuan dari Bulog disalurkan ke kelurahan berdasarkan data resmi, kemudian didistribusikan kepada masyarakat melalui kepala lingkungan.</p>
<p>&ldquo;Kami menyalurkan bantuan sesuai data dari Bulog. Selanjutnya diserahkan ke kelurahan dan dibagikan kepada masyarakat melalui kepala lingkungan,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Namun, fakta di lapangan menunjukkan adanya dugaan bahwa kepala lingkungan tidak menyampaikan surat undangan kepada warga yang berhak, meskipun nama mereka tercantum dalam data resmi berdasarkan kategori desil.</p>
<p>Informasi lain menyebutkan, kepala lingkungan tersebut baru pertama kali menjabat. Dalam tugas perdananya, ia diduga belum mampu bersikap profesional karena persoalan pribadi turut memengaruhi kinerja, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi tidak objektif.</p>
<p>Sementara itu, Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, menegaskan bahwa bantuan sosial harus tepat sasaran dan sesuai data yang telah ditetapkan.</p>
<p>&ldquo;Bantuan ini wajib tepat sasaran, sudah didata DTSEN. Kita pastikan bantuan yang diberikan berkualitas baik dan bisa dimanfaatkan masyarakat,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Peristiwa ini diharapkan menjadi evaluasi bagi seluruh aparatur lingkungan agar mengedepankan profesionalitas, transparansi, dan keadilan dalam menjalankan tugas. Bantuan sosial merupakan hak masyarakat yang telah terdata, bukan untuk kepentingan pribadi atau ajang pilih kasih.(mag-3/azw)</p>
</div></div><div data-td-block-uid="tdi_92">

<div><p>TEBINGTINGGI &ndash; Kinerja Kepala Lingkungan (Kepling) 2 di Kelurahan Tanjungmarulak Hilir, Kecamatan Rambutan, menuai sorotan tajam dari masyarakat, Sabtu (28/3).</p>
<p>Oknum kepala lingkungan tersebut diduga tidak menjalankan tugas secara profesional, khususnya dalam penyaluran bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, bantuan tersebut seharusnya diberikan kepada warga yang telah terdata dan dinyatakan layak menerima sesuai data dari bulog. Namun di lapangan, ditemukan sejumlah warga yang berhak justru tidak menerima bantuan, sehingga memicu kekecewaan di tengah masyarakat.</p>
<p>Hingga saat ini, berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 1 kepala keluarga (KK) yang bantuan sosialnya diduga ditahan. Salah satu warga, Heri Bima Utami Purba, mengaku kecewa karena dirinya yang telah terdata sebagai penerima bantuan tidak mendapatkan undangan pengambilan.</p>
<p>&ldquo;Saya ini terdata sebagai penerima bantuan, tapi tidak diberikan undangan. Masalah pribadi saya dengan istri malah dibawa-bawa,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Heri menjelaskan bahwa dirinya memang sedang berpisah dengan istrinya, namun belum bercerai. Ia juga menegaskan bahwa anaknya tetap berada dalam pengasuhannya bersama kedua orangtuanya.</p>
<p>&ldquo;Kami memang pisah, tapi belum cerai. Anak saya saya rawat bersama orangtua saya. Tidak seharusnya itu jadi alasan bantuan saya tidak diberikan,&rdquo; katanya dengan nada kecewa.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Lingkungan, Idawati Damanik, saat dikonfirmasi menyampaikan alasan penundaan pemberian bantuan tersebut. Ia menilai Heri menelantarkan istrinya. &ldquo;Dia menelantarkan istrinya, jadi undangan tidak saya berikan. Suruh saja istrinya datang kemari,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, Idawati juga mengakui adanya hubungan pribadi yang kurang baik dengan keluarga Heri sejak lama, bahkan sebelum dirinya menjabat sebagai kepala lingkungan.</p>
<p>Dari informasi yang dihimpun di lingkungan setempat, hubungan antara kedua pihak memang sudah tidak harmonis. Namun demikian, sikap tersebut dinilai tidak seharusnya memengaruhi pelaksanaan tugas sebagai aparatur pelayanan masyarakat.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Camat Rambutan, Hersan Koto, menegaskan bahwa penyaluran bantuan telah dilakukan sesuai prosedur. Bantuan dari Bulog disalurkan ke kelurahan berdasarkan data resmi, kemudian didistribusikan kepada masyarakat melalui kepala lingkungan.</p>
<p>&ldquo;Kami menyalurkan bantuan sesuai data dari Bulog. Selanjutnya diserahkan ke kelurahan dan dibagikan kepada masyarakat melalui kepala lingkungan,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Namun, fakta di lapangan menunjukkan adanya dugaan bahwa kepala lingkungan tidak menyampaikan surat undangan kepada warga yang berhak, meskipun nama mereka tercantum dalam data resmi berdasarkan kategori desil.</p>
<p>Informasi lain menyebutkan, kepala lingkungan tersebut baru pertama kali menjabat. Dalam tugas perdananya, ia diduga belum mampu bersikap profesional karena persoalan pribadi turut memengaruhi kinerja, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi tidak objektif.</p>
<p>Sementara itu, Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, menegaskan bahwa bantuan sosial harus tepat sasaran dan sesuai data yang telah ditetapkan.</p>
<p>&ldquo;Bantuan ini wajib tepat sasaran, sudah didata DTSEN. Kita pastikan bantuan yang diberikan berkualitas baik dan bisa dimanfaatkan masyarakat,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Peristiwa ini diharapkan menjadi evaluasi bagi seluruh aparatur lingkungan agar mengedepankan profesionalitas, transparansi, dan keadilan dalam menjalankan tugas. Bantuan sosial merupakan hak masyarakat yang telah terdata, bukan untuk kepentingan pribadi atau ajang pilih kasih.(mag-3/azw)</p>
</div></div></div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Kinerja Kepala Lingkungan (Kepling) 2 di Kelurahan Tanjungmarulak Hilir, Kecamatan Rambutan, menuai sorotan tajam dari masyarakat, Sabtu (28/3).]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.seputarnegara.com/abaikan-data-resmi-penerima-bansos-lingkungan-2-tanjungmarulak-hilir-kepling-di-tebingtinggi-diduga-tahan-hak-warga-12666.html</guid>
                <pubDate>Mon, 30 Mar 2026 10:09:36 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://sumutpos.co/wp-content/uploads/2026/03/29-3-Hl-1-mag-3-Abaikan-Data-Resmi-Kepling-2-Tanjung-Marulak-Hilir-Diduga-Tahan-Hak-Warga.jpg"/>
            </item>
            </channel>
</rss>
